CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Bogor /
[INFO] Surat Pembaca Regional Bogor #ANNIVERSARY KASKUS REGIONAL BOGOR KE 11
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000003906228/info-surat-pembaca-regional-bogor-anniversary-kaskus-regional-bogor-ke-11

[INFO] Surat Pembaca Regional Bogor

[INFO] Surat Pembaca Regional Bogor #ANNIVERSARY KASKUS REGIONAL BOGOR KE 11[INFO] Surat Pembaca Regional Bogor #ANNIVERSARY KASKUS REGIONAL BOGOR KE 11





[INFO] Surat Pembaca Regional Bogor #ANNIVERSARY KASKUS REGIONAL BOGOR KE 11



Thread ini disediakan untuk menampung segala keluh kesah para kaskusers yang kecewa dengan pelayanan publik, produk, service, dan sebagainya disekitar wilayah Bogor.

Keluhan yang disampaikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab si penyampai. Semoga alam demokrasi yang semakin terbuka ini bisa dimanfaatkan dengan sikap dewasa.



profile-picture
profile-picture
adhiet6 dan grg. memberi reputasi
Diubah oleh thoto
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 12
akhirnya ada surat pembaca khususson warga bogor emoticon-Big Grin
cuman kira² surat pembaca ini akan di baca oleh instansi terkait ga yess emoticon-Malu
gw ikut andil untuk laporan pertama nya aja ah emoticon-army:

Untuk PLN

mohon di cek en ricek untuk area daerah gw di taman sari daerah bonkir emoticon-army:
meuni geleuh aing.bagian kabeh harurung diurang kadang bisa ti isuk jam 9 nepi ka jam 5 sore padahal eweuh pemberitahuan arek pemadamam emoticon-Mad:
jangan mentang² daerah pedesaan jadi kadang dibedain prioritasnya emoticon-Mad:


Untuk PAM

Daerah kota batu kecamatan ciomas sudah masuk PAM saat ini, tapi itu bekas² galiannya yang menuju ciapus mohon segera dirapihken jangan cuman asal ngebacok tanah aja bis itu lari ga tanggung janab....... emoticon-Mad:
acak²an mana bikin area jalan jadi acak kadut tah emoticon-Mad:



eta hungkul ah urang mah emoticon-Nohope
Quote:


mangga sarerea urang ngadua meh aya kaskuser oge di dua instansi di luhur...
abdi oge hoyong protes ka PLN gan....
maenya pareum lampu ngan sekerejep....
mana komputer keur hurung deuih, pan ngaruksak kana elektronik mun kitu mah panginten..??
jadi sok keuheul....
Buat telkomsel, eta kunaon d smansa sinyal strength na ampe 100% tp donlot am aplot na 0bytes? Aneh pisan euy emoticon-Mad: padahal ane bayr, kata smansa nya juga ini dri telkom nya gt emoticon-Cape deeehh
[INFO] Surat Pembaca Regional Bogor #ANNIVERSARY KASKUS REGIONAL BOGOR KE 11
Quote:


lamun kitu kuduna melayangkan keluhan ka nomor PLN gan emoticon-thumbsup:
ngan anjrit na teh lamun di telp pasti nada sibuk wae emoticon-Mad:

kan kalo berenti aka padamnya 1-2 jam itu lumayan lah........si PLN bisa irit² bahan bakar per rumah...kalo pas pemadamannya lebih lama lagih...tinggal itung jumlah rumeh yg padam kali berapa jam.....kan bener² runyem kalo dah gituh emoticon-EEK!:


biasanya kalo udah jadi "RAHASIA UMUM" itu sih dianggap biasa emoticon-Mad:


Quote:


yang paling geleuh ka Telkomsel adalah setiap kali perubahan layanan GA PERNAH ADA NOTIFIKASI dari yg bersangkutan emoticon-Mad: tapi apa mo dikata...terpaksa pake Tsel.......emoticon-Hammer (S)
Quote:


nu keur haram jadil pisan ayeuna mah aya pop-up message bagian ti t-sel menu ..

anjis, teu penting pisan bari jeung teu bisa dinanaonkeun ..

gila, ngabeakeun batre .. emoticon-Nohope
Quote:


betus.......sungguh menguras batre emoticon-Nohope
jaba deui lamun rek TM ayeuna mah kudu jam 00.00 emoticon-Busa:
liwat ti jam 2 pagi geus ora isooooh....ngan untung² an ari bisa ge emoticon-Busa:
peperiheun kudu hudang peuting pas keur ngeunah² myuler emoticon-Hammer
berharap hiji mangsa bisa stabil dan cuman bukan turun harga karena promo emoticon-shakehand meski itu mustang hill emoticon-Busa:

-----

ane gembira dengan didirikannya puskesmas ini dengan bentuk gedung....jadi terlihat lebih baik perform nya puskesmas emoticon-Big Grin

Spoiler for puskesmas:


hanya gw rada terusik dengan beberapa dokter yang terkesan jutek dan acuh tak acuh dan kadang belaga bener dalam melayani masyarakat karena mereka pikir kalo masuk ke puskesmas adalah orang² tak mampuh dan orang² kampung yang tidak mengertos medicine emoticon-Busa:
harusnya sebagai ujung tombak kementerian kesehatan adalah melayani masyarakat tanpa pandang² bulu dan segenap jiwa emoticon-shakehand
ditambah lagi anehnya kurang nya beberapa hal yang mungkin menjadi masukan buat puskesmas tsb agar memperbaiki kondisi tempat parkir yang minim emoticon-shakehand kalo ga bisa di aspal ya minimal di tembok emoticon-Smilie tambah lagi kondisi mentereng tapi kursi buat yang antri adalah korsi butut dari besi yang terkesan udah karatan emoticon-Busa

Spoiler for puskesmas:


Spoiler for puskesmas:


gw bukan niat menjatuhkan.....tapi gw merasa ini adalah sesuatu yang harus di perbaiki dalam melayani masyarakat bogor khususnya daerah gw emoticon-shakehand
mungkinkah dana tiluhur na mah budget na harga sopa.. tapi nepi dieu janten korsi urut .. emoticon-Shutup

puskesmas anyar pan eta .. maenya puskesmas anyar tp korsina korsi jaman walanda .. tp teuing oge ketang .. bisi janten pitnah ah .. hampunten .. ke ditewak deui urg ..
Quote:


sudah bisa pak obos ..

berkat petunjuk dari bapake kehed, ahirna bisa leungit oge eta pop-up .. emoticon-shakehand

T-Sel Menu > PopScreen > Aktivasi > Non-aktifkan

mudah2an berguna pak obos .. emoticon-Angkat Beer
Quote:


mangkana hanya masukan aja kang dari sisayah emoticon-Big Grin
margi ti saencan di bangun megah eta korsi asaan teh teu leungit² emoticon-Amazed
masih keneh nu eta emoticon-Hammer

jadi sisayah mah ngan masihan masukan hungkul emoticon-shakehand

Quote:


roger that barader J emoticon-Angkat Beer
Quote:


hatur nuhun kang obos ... sangat berguna sikili buat akyu ... emoticon-Wowcantik
Alhamdulillah akhirnya jalan ke arah banten di perbaiki jg...
jalan soleh iskandar ntu jg belum tuntas pengerjaannya... masa udah ditinggalin begitu ajah... itu motor jg bisa jatuh ntu.. krn di sambungan aspal yg baru [betonan yaa] ama aspal lama nga dialus, sehingga ada jarak yg cukup bikin kendaraan harus pelan2 jalannya...
Quote:


iya tuh .. ga beres2 .. emoticon-Busa:
untung dah jarang lewat jalur situ
Quote:


waahhh kl ane emang musti lewat situ gan jalan terpendeknya...
tp terpendek blm tentu tercepat jg seh... macetna kdg msih mengganggu sekale...... hehehe
mo lewat yg johar jg suka macet kdg2...

Buat PLN Bogor

Kepada Yth, PIMPINAN PLN Cabang Bogor.

dengan ini saya sampaikan keluhan saya atas tegangan 220 v di daerah Sindangbarang yang sering ngedrop jadi 150 - 180 v kalo malam hari.
hal ini membuat usaha saya cukup merugi, meningat usaha saya sangat bergantung pada stabilnya tegangan listrik. (WARNET).

demikian keluhan ini saya sampaikan. atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

wassalam.
Quote:


betul.. jadi sumber kemacetan kalo jam kantor.... mudah2an cepat diselesaikan...

Bantu sebarkan informasi yang benar

Save Permata Hati!
July 4th, 2010 | Uncategorized

Tulisan ini didasari pemberitaan yang bias mengenai Panti Asuhan Permata Hati Bogor yang telah dituduh melakukan praktik penjualan anak. Ini adalah tulisan M. Agus Salim, salah satu volunteer yang telah terlibat kegiatan panti selama paling tidak dua tahun yang mencoba memberikan sisi lain dari pemberitaan buruk mengenai panti

“Saya harus membayar uang sebesar Rp10 juta agar bisa pulang bersama bayi setelah persalinan di yayasan yang beralamat di Jalan Roda Nomor 29, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah itu,” ujarnya, di Bogor, Kamis. (Antara News - http://www.antaranews.com/berita/127...dagangkan-bayi)

Sisi lain dari sebuah cerita

Isu penjualan anak dimulai saat adanya laporan dari seorang ibu, Diah Ayu Maliana, yang mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) & Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) karena tidak bisa mengambil bayinya setelah melahirkan di Panti Asuhan Permata Hati Bogor. Laporan itulah yang menjadi awal dugaan tidak benar atas terjadinya penjualan bayi. LBH, KPAI beserta pihak kepolisian dan media melakukan pengrebekan ke Panti Asuhan Permata Hati Bogor berdasarkan laporan sepihak tanpa dasar yang kuat dan cek silang. Menggunakan kata sakti ‘diduga’, opini-pun digiring seakan pengurus panti telah melakukan praktik penjualan bayi.

Ibu Diah dan Panti Asuhan Permata Hati Bogor

Sebelum anaknya lahir, Ibu Diah (35 tahun, warga Bintaro, Jakarta Selatan) dalam kondisi hamil tua menghubungi Panti Asuhan Permata Hati Bogor menyampaikan niat melalui email untuk meminta bantuan biaya persalinan dan keinginannya untuk menitipkan calon bayinya pasca proses persalinan.

(korespondensi antara Ibu Diah dengan pihak panti:



Surat perjanjian antara Ibu Diah dan panti:



Salah satu alasan yang dia utarakan saat itu adalah faktor ekonomi. Saat itu dia berfikir kondisi yang dihadapinya tidak memungkinkan untuk membesarkan calon anaknya yang ketiga: kehamilan yang tidak diinginkan, tanpa suami dan kehamilan yang disembunyikan dari keluarga. Meski menyadari bahwa dirinya berada dalam situasi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk merawat dan membesarkan calon bayinya, dia berharap masih dapat memantau dan mengikuti perkembangan calon bayinya jika nantinya diasuh oleh orang lain maupun panti. Keinginan tersebut itu sangat dimengerti oleh pihak panti. Akhirnya Ibu Diah melahirkan dengan operasi caesar di salah satu rumah sakit di Depok dan menghabiskan biaya total sekitar 10 juta rupiah (biaya bersalin, perawatan dan pemeliharaan). Setelah melahirkan, Ibu Diah berubah pikiran dan ingin merawat bayinya sendiri.

Panti mempertanyakan kesungguhan Ibu Diah

Sesungguhnya keinginan untuk membesarkan anaknya sendiri adalah keputusan sangat wajar, namun pihak panti tentunya mempertanyakan kesanggupan Ibu Diah karena di awal komunikasi dengan panti, salah satu alasan utama untuk menyerahkan calon anaknya ke panti adalah faktor ketidak mampuan secara ekonomi. Ibu Diah menyatakan mampu membesarkan anaknya karena baru saja mendapatkan pekerjaan. Karena menyatakan sudah mampu pihak panti juga mempertanyakan kesanggupannya menutupi biaya persalinan yang telah ditanggung pihak panti.

Panti merasa perlu meminta penyelesaian biaya persalinan ini karena dana yang digunakan untuk membayar biaya kelahiran adalah dana kas panti yang merupakan uang donasi, hak anak yatim dan fakir miskin, yang hanya bisa digunakan untuk membantu orang tidak mampu. Jika Ibu Diah menyatakan sudah mampu, maka beliau sudah tidak berhak lagi mendapatkan alokasi dana panti asuhan tersebut. Ada hal lain yang diminta pihak panti untuk memastikan keteguhan keputusannya; panti meminta pihak keluarga besar Ibu Diah (orang tua dari Ibu Diah) untuk datang, sehingga serah terima bayi dilakukan tidak hanya kepada Ibu Diah namun juga kepada keluarga besarnya. Hal ini dilakukan agar tanggung jawab mengenai bayi menjadi tanggung jawab kolektif yang akan dipikul bersama keluarga besar, karena selama ini kehamilannya tidak diketahui oleh keluarga besar, demi kebaikan sang bayi. Namun, syarat ini tidak dipenuhi Ibu Diah.

Bagaimana tuduhan ini bermula?

Ibu Diah akhirnya melaporkan hal ini kepada LBH dan KPAI dengan aduan bayinya ditahan oleh pihak panti dan harus menyelesaikan biaya persalinan yang telah dikeluarkan. Mereka lalu menyebutnya sebagai kasus penjualan anak. Dugaan yang sangat keliru, biaya 10 juta yang dibicarakan adalah murni biaya Rumah Sakit dan perawatan yang ditanggung oleh pihak panti. Lalu apakah saat meminta pengembalian biaya yang telah dikeluarkan untuk Ibu Diah dapat dikatakan indikasi terjadi jual beli anak? Kalau ini bisnis, dimana margin keuntungannya? Analoginya, jika ada rumah sakit yang meminta pasien bersalin menyelesaikan terlebih dahulu biaya bersalin, apakah Rumah Sakit bisa dituduh melakukan penjualan anak?

Opini saya sebagai seorang volunteer dan kakak asuh

Bukankan wajar jikalau setelah mampu, Ibu Diah selayaknya diminta untuk menyelesaikan biaya yang telah dikeluarkannya? 10 juta adalah jumlah yang sangat besar untuk kas panti dan merupakan hak anak yatim serta fakir miskin. Orang yang telah mampu memiliki kewajiban untuk mengembalikannya jika telah mampu.

Bukankah juga hal yang wajar kalau panti mensyaratkan agar sang bayi hanya diserahkan kalau Ibu Diah ditemani keluarga besarnya? Toh, hal ini bertujuan agar pihak keluarga besar ikut memberikan jaminan terhadap kelangsungan kehidupan sang bayi. Mengingat pihak keluarga besarnya tidak mengetahui keberadaan bayi ini dan dalam waktu beberapa minggu saja Ibu Diah sudah berubah pikiran mengenai keputusan besar dalam hidupnya, wajar jika panti memastikan bahwa dirinya akan teguh dengan keputusannya dan tidak akan mengabaikan bayinya dikemudian hari. Bukankah wajar jika panti meminta kehidupan bayi ini menjadi tanggung jawab komunal antara Ibu Diah dan keluarga besarnya?

Issue kemudian dibelokkan kearah kelayakan panti, mengkritik kalau panti tidak layak, kumuh dan sebagainya. Panti Asuhan Permata Hati bukan panti yang sempurna, masih banyak yang perlu dibenahi dan saya 100% sepakat dengan hal itu. Keterbatasan yang dimilikinya justru mendorong saya untuk terlibat dari dalam untuk mencoba memperbaiki keadaan. Jika orang berkomentar panti ini kumuh dan tidak layak, lalu apa yang mereka lakukan agar membuatnya layak dan tidak kumuh? Bukankan ikut berkontribusi melalui tindakan real meskipun kecil lebih baik daripada hanya berbicara dan menjerumuskan orang-orang yang justru punya itikad baik untuk memperbaiki keadaan dengan sukarela.


Bahagia ditengah keterbatasan, apakah sebuah kesalahan?

Apakah panti asuhan telah sempurna? Panti masih jauh dari sempurna, tapi yang perlu diketahui adalah panti menuju ke arah yang lebih baik. Tidak pernah ada yang bertanya apa yang pengurus panti sedang lakukan untuk memperbaiki keadaan. Mereka tidak tahu, dan tidak mau tahu, bahwa panti saat ini sedang membangun rumah yang lebih baik dilahan yang lebih luas dengan kondisi yang jauh lebih baik. LBH dan KPAI saat ini hanya berkutat di kekurangan yang terdapat didalam panti dan menuduh pengurus panti melakukan tindakan amoral; penjualan bayi.

Pertanyaan yang tersisa adalah: “Kalau pengurus panti dengan itikad baik mencoba secara sukarela memberi naungan, makanan, pendidikan, kesehatan kepada anak yatim piatu dan dengan segala keterbatasannya dikatakan tidak bermoral, apakah orang yang haus publisitas dan hanya bisa berkomentar adalah orang yang lebih baik?”


Buat Agan" yang pengen tau lebih detil, langsung liat aja d TKP.
http://saveorphan.dagdigdug.com/save-permata-hati/
Sebelumnya mohon maaf apabila sudah pernah ada yang posting alias ripos...

Sangat keberatan dengan tarif parkir Ekalokasari...sekalinya jalan ke Elos emang selalu lebih dari 4 jam (kalau nonton), hehehe...

Tarifnya boo'...pernah sampai 12 ribu...
paling murah...9 ribu...

mana parkirannya sempit, kalau udah ramai, motor bisa baret2...

kalau udah penuh harus turun lagi ke basement yang pengaturan parkirnya berantakan, ga ada yg bantuin kalau kesulitan ngeluarin motor...

masih mending botani, paling mahal parkir di sana 4500...

gimana nih pengelola? :maho
Quote:


bener banget ..

emang kaco tu ekalos .. ga pake tarif maksimal ..

kmrn parkir smp kena 15rb-an .. udah dapet nasi bungkus segitu mah .. emoticon-Nohope

parkir mobil sendiri, acakadut pulak .. emoticon-thumbdown
Quote:


sungguh terwelu tah lamun kitu emoticon-Mad:
berarti jadwal tarip parkir naek 5 % dari total jumlah teh iraha sih.....apa bogor berjalan lebih cepat dari jakarta kah emoticon-Gila
Halaman 1 dari 12
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di