alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Tech / ... / Hardware Review Lab /
Review ASUS X83VM-X1
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000002666123/review-asus-x83vm-x1

Review ASUS X83VM-X1

Lagi gak ada kerjaan iseng bikin review laptop yang udah dibeli sekitar 2 bulan yang lalu. Mudah-mudahan bisa berguna buat rekan-rekan kaskuser semua. emoticon-Big Grin

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada omhugo dari fjb kaskus yang udah mencarikan laptop ASUS X83VM-X1 ini, akhirnya dapet juga dengan harga yg cukup kompetitif yaitu Rp. 8.950.000. Sebenernya dulu sih pesennya ASUS N80VM-X2 yang processornya Intel Core 2 Duo P7450 tapi yang datang malah X83VM-X1 tanpa OS dengan processor yang lebih bagus tentunya yaitu Intel Core 2 Duo P8400. So sebenarnya kalo dipikir-pikir malah untung ya emoticon-Big Grin Thanks ya OMemoticon-Kiss

Terima kaih juga kepada crayonyes dengan tutorial undervoltnya yang bagus sehingga optimalisasi laptop pun dapat dilakukan dengan baik.emoticon-Kiss

Langsung aja sekilas mengenai spesifikasi laptop ini (diambil dengan bantuan software SISoftware Sandra 2009 SP4 + ditambahkan sedikit karena ada beberapa yang kurang).

SPESIFIKASI :

Processor

Model : Intel(R) Core(TM)2 Duo CPU P8400 @ 2.26GHz
Speed : 2.26GHz
Cores per Processor : 2 Unit(s)
Threads per Core : 1 Unit(s)
Type : Mobile, Dual-Core
Integrated Data Cache : 2x 32kB, Synchronous, Write-Thru, 8-way, 64 byte line size
L2 On-board Cache : 3MB, ECC, Synchronous, ATC, 12-way, 64 byte line size, 2 threads sharing

Monitor\t
AU Optronics B141EW05 V0
14.1" LCD (WXGA) Max Resolution 1280x800 @60 Hz

Computer
Platform Compliance : Intel Centrino Pro Mobile Technology
Mainboard : Asus N80Vm
BIOS : American Megatrends Inc. 207 12/05/2008
Bus(es) : ISA PCI PCIe IMB USB FireWire/1394 i2c/SMBus
Multi-Processor (MP) Support : No
Multi-Processor Advanced PIC (APIC) : Yes
Total Memory : 4GB SO-DIMM DDR2

Chipset
Model : ASUS PM45 Mobile Controller Hub
Front Side Bus Speed : 4x 266MHz (1GHz)
Total Memory : 4GB SO-DIMM
Memory Bus Speed : 2x 399MHz (798MHz)


Memory Module(s)
Memory Module : 2 X Qimonda 64T256020EDL25C2 2GB DDR2 SO-DIMM PC2-6400U DDR2-800 (6-6-6-18-24-2T) Total 4GB Dual Channel

Video System
Video Adapter : NVIDIA GeForce 9600M GS (32 SM4.0 1.1GHz, 1GB DDR2 2x400MHz, PCIe 2.00 x16)

Graphics Processor
Adapter : NVIDIA GeForce 9600M GS (32SP 1GHz, 1GB 2x400MHz)

Storage Devices
ST9320320AS (320GB, SATA300, 2.5", NCQ, 8MB Cache, 5400 Rpm)
HL-DT-ST DVDRAM GSA-T50L (SATA150, DVD+-RW, CD-RW, 2MB Cache)

Peripherals
LPC Hub Controller 1 : ASUS (ICH9M) LPC Interface Controller
Audio Device : ASUS (ICH9) HD Audio Controller
Audio Codec : Realtek Semiconductor 0663h
Disk Controller : ASUS (ICH9) Mobile 2 port Serial ATA Storage Controller 1
Disk Controller : ASUS (ICH9) Mobile 2 port Serial ATA Storage Controller 2
USB Controller 1 : ASUS (ICH9) USB Universal Host Controller
USB Controller 2 : ASUS (ICH9) USB Universal Host Controller
USB Controller 3 : ASUS (ICH9) USB Universal Host Controller
USB Controller 4 : ASUS (ICH9) USB2 Enhanced Host Controller
USB Controller 5 : ASUS (ICH9) USB Universal Host Controller
USB Controller 6 : ASUS (ICH9) USB Universal Host Controller
USB Controller 7 : ASUS (ICH9) USB Universal Host Controller
USB Controller 8 : ASUS (ICH9) USB2 Enhanced Host Controller
FireWire/1394 Controller 1 : ASUS R5C832 IEEE-1394 Controller
SMBus/i2c Controller 1 : Intel 801xx/63xx SMBus
1.3 MP Camera
Express Card Slot 54mm
8 in 1 Card Reader

Network Services
Network Adapter : Realtek RTL8168C(P)/8111C(P) Family PCI-E Gigabit Ethernet NIC (NDIS 6.0)
Wireless Adapter 1 : Intel(R) WiFi Link 5100 AGN

Speaker
Built in Stereo Speaker

Dimensi
Pangjang x Lebar : 13.4 x 10 inches
Ketebalan
1.3 to 1.5 inches
Bobot
2,6 Kg

Pertama-tama ada sedikit tutorial optimaliasi tegangan processor dengan menggunakan software CPUGenie. Software ini hanya dapat digunakan untuk processor Intel kalo AMD tidak bisa. Softwarenya dapat didownload disini atau disini juga. Pilih aja yg sesuai kantong anda.emoticon-Kiss

CPUGenie adalah software sejenis RM Clock yang dapat digunakan untuk melakukan optimalisasi tegangan processor pada setiap level performanya. Singkatnya mari kita lihat gambar berikut :

Review ASUS X83VM-X1

Pada gambar terlihat ada beberapa parameter seperti State Type, Multiplier, Voltage, dan State Frekuency, yang dioptimalisasinya yaitu pada bagian Voltage(VID). Perlu diingat kebanyakan processor dibuat untuk bekerja pada rating tertingginya dengan Core VID standard dari pabrikannya. Akan tetapi ternyata banyak processor dapat bekerja normal pada rating tertingginya, tetapi dengan vcore yang lebih rendah.
Contohnya saja Processor Intel Core 2 Duo P8400 ini. Pada kecepatan 2261 Mhz standarnya Core VID : 1,088 V. Setelah dilakukan optimalisasi ternyata hanya butuh Core VID sebesar 0,963 V, ada selisih sekitar 0,125 V. Hal inilah yang dapat dimanfaatkan agar performa yang dihasilkannya sama tetapi daya tahan barerai menjadi lebih lama serta suhu processornya pun menjadi lebih dingin.

Selanjutnya adalah bagaimana cara melakukan optimalisasinya.
Review ASUS X83VM-X1

Pertama-tama kita set CPU-Management Profile On-Battery and AC Power ke keadaan Balanced, lalu set tegangan pada setiap level, setelah itu lakukan testnya seperti terlihat pada gambar diatas dengan cara menekan tombol Test yang berada sebelah kanan bagian State Frequency pada setiap level. Apabila terjadi error hal tersebut dikarenakan Voltage (VID) nya kurang tinggi, dan apabila tidak terjadi error kita dapat menset Voltage (VID) lebih rendah lagi. Pastikan juga power plan pada windows juga pada keadaan balanced.

Pengesetan ini dapat dilakukan secara manual ataupun otomatis. Untuk yang sudah mahir mungkin dapat dilakukan secara manual, akan tetapi untuk yang masih awam mungkin diset secara otomatis supaya lebih aman. Untuk pengesetan otomatis seperti terlihat pada gambar berikut.
Review ASUS X83VM-X1

Dari hasil pengetesan secara manual Intel Core 2 Duo P8400 ternyata butuh Core VID : 0,963 pada kecepatan 2261 Mhz, Kecepatan dibawah itu hanya membutuhkan Core VID sebesar : 0,9 V.
Review ASUS X83VM-X1

Sebenarnya pada saat idle(Super LFM) Core VID bisa diset di dibawah 0,9 V dengan menghidupkan mode Unlock Voltages. Hanya saja dalam kenyataanya Core VID dibawah 0,9 V tidak dapat diaplikasikan. Meskipun diset di bawah 0,9 V, software monitoring seperti CPU-Z, dll tetap saja mendeteksi Core VID sebesar 0,9V. Sepertinya processor ini sudah di lock agar tidak dapat memakai Core VID yang kurang dari 0,9 V. Sebenarnya apabila Core VID dibawah 0,9 V ini dapat dilakukan selain daya tahan baterai pada saat idle menjadi lebih lama, hal ini juga dapat membuat suhu processor pada saat idle menjadi lebih rendah lagi.
Selanjutnya apabila kita telah menemukan semua setting yang optimal tinggal kita set software CPUGenie agar dapat berjalan secara otomatis pada saat start up, seperti terlihat pada gambar berikut.
Review ASUS X83VM-X1

Tidak lupa pastikan juga bahwa CPU Management pada bagian Overview dalam keadaan ON.
Review ASUS X83VM-X1

Mungkin hanya segitu dulu sedikit tutorial optimalisasi dengan menggunakan software CPUGenie. Selanjutnya dapat dikembangkan sendiri, soalnya masih ada beberapa fitur-fitur yang belum diaktifkan, dan jangan takut untuk mencoba sebab dengan pengalaman kita dapat menjadi lebih baik lagi. emoticon-Big Grin

Selanjutnya kita lihat fisik dari ASUS X83VM-X1 ini :

Tampak Atas
Review ASUS X83VM-X1
Pada bagian atas ini didominasi warna coklat dengan corak yang cukup unik dengan lambang asus di bagian tengahnya.

Tampak Bawah
Review ASUS X83VM-X1
Dari bawah terlihat beberapa ventilasi udara dan ASUS Li-Ion(6-Cell) Battery dengan rating 11,1 V - 4800mAH serta dua buah speaker serta 1 buah infra-red.

Tampak Depan
Review ASUS X83VM-X1
Dari depan terlihat laptop ini didominasi oleh warna coklat dengan corak yang unik.

Tampak Belakang
Review ASUS X83VM-X1
Pada bagian belakang terlihat ada beberapa port diantaranya colokan power adaptor, 2 buah USB 2.0, VGA-Out, HDMI, E-SATA, dan Gigabit Lan.

Tampang Samping Kanan
Review ASUS X83VM-X1
Pada bagian samping kanan ini terlihat card reader 8 in 1 yang terletak diatas DVD-RW, disampingnya lagi terlihat 1 buah USB 2.0, 1 buah Firewire (IEEE1394), 2 buah Jack Audio untuk microphone dan headset, dan tidak lupa Slot Express Card/54mm untuk penambahan periferal lain seperti modem express card, dll.

Tampak Samping Kiri
Review ASUS X83VM-X1
Pada bagian samping kiri terdapat 2 buah USB 2.0 dan ventilasi pembuangan panas dari processor.

Keyboard dan Touchpad

Review ASUS X83VM-X1

Lagi-lagi keyboard dan touchpad juga didominasi oleh warna coklat dan ada sedikit warna biru pada bagian HOTKEY-nya.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Selanjutnya kita lihat performanya. Kali ini menggunakan Mikocok Jendela keluaran terbaru dari Mikocok yaitu Mikocok Jendela 7 Ultimate.emoticon-Kiss

Mikocok Jendela 7 Experience Index
Review ASUS X83VM-X1
Skor yang diraih hanya 4,9. Untuk Score lainnya bisa dilihat pada gambar.

3D Mark 2006
Review ASUS X83VM-X1
Score yang didapatkan yaitu 6310.
Tapi resolusi yang digunakan adalah 640x480. Bagaimana dengan resolusi maksimal laptop ini yaitu 1280x800. Kita lihat pada screenshot selanjutnya.

Review ASUS X83VM-X1
Score yang diraih hanya 4236, berdasarkan pengalaman penulis score sebesar 4000an pada 3D Mark 2006 mungkin 9600M GS ini hanya setara 8500 GT DDR3 pada komputer desktop. Jadi jangan disamakan antara grafik card pada laptop dengan grafik card pada desktop, bagaimanapun grafik card pada desktop lebih baik dari pada laptop. Misalnya 9600M GT pada laptop tidak sama kemampuannya dengan 9600 GT pada desktop, kebanyakan dari kita hanya melihat seri nya saja (Misalnya seri nVidia 9600M GT) dan beranggapan bahwa grafik card tersebut setara 9600 GT pada desktop, dalam kenyataannya tidak demikian. Arsitektur grafik card tersebutlah yang membedakan keduanya. Nama boleh mirip tapi kemampuan belum tentu, mungkin seperti itu singkatnya.

PC Mark 2005
Review ASUS X83VM-X1
Score yang didapat hanya 4837. Test dilakukan tanpa tweak sedikitpun, jadi benar-benar pada kondisi default.


Everest Cache & Memory Bencmark
Review ASUS X83VM-X1
Score yang didapat semuanya diatas 5000 MB/s baik untuk Read, Write, dan Copy, dengan latency 82.8 ns.

HD Tune Pro 3.50
Review ASUS X83VM-X1

Hasil testnya terlihat pada gambar diatas.

Selanjutnya kita lihat lagi kemampuan nVidia 9600M GS ini untuk melakukan test selanjutnya.

SiSoftware Sandra - Video Rendering
Review ASUS X83VM-X1

Dari gambar terlihat 9600M GS ini masih dibawah 9600 GT, 9500GT, serta ATi Radeon 3850 tetapi masih diatas 7600GT.

SiSoftware Sandra - GPGPU Processing
Review ASUS X83VM-X1

Test ini memanfaatkan fitur CUDA pada grafik card keluaran nVidia. Dari gambar dapat terlihat bahwa 9600M GS ini tetap berada dibawah 9600GT dan 9500 GT, tapi ternyata berada diatas 8500 GT. Hal ini mungkin dikarenakan 8500 GT yang hanya mempunyai 16 SP sedangkan 9600 M GS mempunyai 32 SP.

Sekarang kita lanjutkan test pada processornya untuk melihat seberapa cepatkan Intel Core 2 Duo P8400 ini.

SiSoftware Sandra - Processor Arithmetic
Review ASUS X83VM-X1

Dari grafik tersebut dapat terlihat P8400 ini masih dibawah P8600, T9300, dan SP9600, tetapi masih diatas SL9600. Detailnya silahkan dilihat pada screenshot diatas.

Selanjutnya kita lihat suhunya.

Suhu pada saat idle
Review ASUS X83VM-X1
Suhu pada saat idle masih dapat dikatakan normal.

Suhu pada saat full load
Review ASUS X83VM-X1
Begitu juga pada keadaan full load masih dapat dikatakan normal.

Selanjutnya kita lihat kemampuan baterainya.

Kita simulasikan menggunakan game, sebagai contoh saya menggunakan game The Last Renmant, hal ini dilakukan agar dapat mengetahui seberapa lama baterai dapat bertahan apabila full stress hampir pada semua komponen laptop dilakukan.

Review ASUS X83VM-X1

Pada saat full load dengan Core VID : 0,963 V dengan Core Speed : 2261 Mhz dengan baterai pada kondisi 89 % ternyata hanya mampu bertahan selama 1 ham 4 menit saja.

Selanjutnya kita coba dengan Core VID : 0,900 V dengan Core Speed : 2126 Mhz.
Review ASUS X83VM-X1

Dengan baterai pada kondisi 90 % ternyata mampu bertahan selama 1 jam 35 menit. Ada selisih sekitar 30 menit, dari Core VID : 0,963 V pada kecepatan processor 2261 Mhz dengan Core VID : 0,9 V pada kecepatan processor 2126 Mhz. Melihat selisih yang cukup besar ini rasanya cukup ideal apabila Intel P8400 ini di downclock sebesar 133 Mhz dari seharusnya, agar daya tahan baterai ketika menjalankan game atau aplikasi berat lainnya menjadi lebih lama.

Selanjutnya kita lihat kemampuan baterainya pada saat idle.
Review ASUS X83VM-X1
Dengan baterai pada kondisi 86 % laptop masih dapat bertahan selama 2 jam 32 menit.

Selanjutnya kita lakukan real test dengan beberapa game.emoticon-Kiss

CRYSIS WARHEAD
Dengan game Crysis Warhead ternyata hanya nyaman dimainkan pada resolusi 800x600 (Performance-Mainstream)
Diatas itu terlihat sekali patah-patahnya.

800x600-Mainstream (30an-40an FPS)
Review ASUS X83VM-X1

800x600-Performance (50an-60an FPS)
Review ASUS X83VM-X1

DMC 4

800x600 - All High
Review ASUS X83VM-X1
Score yang didapat adalah B

1280x800 - All High
Review ASUS X83VM-X1
Score yang didapat adalah D

The Last Remnant

800x600 Full Screen
Review ASUS X83VM-X1

1280x800 Full Screen
Review ASUS X83VM-X1

Mungkin seperti itu saja test real gamenya silahkan dinilai sendiri performa dari nVidia 9600M GS ini, yang pasti 9600M GS ini bukan ditujukan untuk gamer kelas berat:maho

Dari yang dirasakan penulis ada beberapa kelebihan dan kekurangan laptop ASUS X83VM-X1 ini.

Kelebihan :
a. Daya Tahan Baterai Cukup baik lebih dari 2,5 jam apabila hanya dipakai aplikasi ringan, seperti browsing dan aplikasi office.
b. Setelah dilakukan optimalisasi tegangan pada saat bermain game baterai dapat bertahan selama 1,5 jam.
c. Keyboard cukup empuk dan enak dipakai untuk mengetik.
d. Suaranya juga cukup bagus, apabila volume di set sampai 100% suaranya tidak pecah.
e. Port USB 2.0 ada 5 buah dan pariferal lainnya juga cukup lengkap seperti E-Sata, firewire, HDMI, 8 in 1 Card Reader, Infra Red, dll.
f. Adanya software face recognition dimana apabila login wajah kita akan discan, apabila cocok maka akan login secara otomatis, dan apabila tidak cocok kita harus memasukan password untuk dapat masuk ke windows.

Kekurangan :
a. Tidak adanya bluetooth dan modem internal menjadi nilai minus pada laptop ini.
b. Kamera hanya 1.3 MP akan lebih baik apabila kameranya 2 MP
c. Fitur Asus Express Gate yang tidak dapat aktif. Meskipun penulis telah mendownload softwarenya tetap saja Asus Express Gate nya tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Mungkin sekian saja. Mohon maaf apabila ada kesalahan. emoticon-I Love Kaskus
Semoga berguna bagi rekan-rekan kaskuser semuanya.emoticon-Kiss
detil gilaaaaa, keren bro!!
Quote:


Thanks gan. Semoga bermanfaatemoticon-Kiss
keren gan reviewnya emoticon-Angkat Beer

ntar gue nabung dulu biar bisa beli gan emoticon-Hammer
nice review..emoticon-thumbsup:

ini garansi asus indo apa garansi luar?emoticon-Confused:

harga bener cuma segitu?
^^
Benerlah bro masa gw boong.
Garansi 1 tahun by distributor, disini selaku distributornya yaitu janurtech
Nice review bro emoticon-thumbsup: emoticon-Big Grin

notebooknya yg keren dan teroptimalisasi dijamin awet dah wkwkwkw

CPUGenie oke banget tuh,, cocok buat yg punya procie dgn half-multiplier.. Mantab emoticon-Big Grin

emoticon-I Love Kaskus
@crayonyes

Ini juga saya belajar dari broemoticon-Kiss
Cumah masih penasaran kok tetep gak bisa dibawah 0,9V ya bro.
Padahal kalo bisa bakalan mantep dahemoticon-I Love Indonesia
waaaahhhh...Salam soB....

ada temennya juga gwa yang make Laptop Inih.....

Bgini...

Waktu gwa beli, katanya recovery folder instalernya udah ada di hardisk
Pas gwe cek dah sebulanan gitu, Ternyata baru nyadar klo itu bukan file installer..

Sapa tau Ente punya Recoverry CD nya (atau mungkin Yang ada windows vista home premium 64 Bit sekalian) ???

thx atas responnya...
@Dr
Justru punya gw X83VM-X1 nya tanpa os broemoticon-Kiss
Jadi gak ada tuh recovery di hdd nya.

Emang bro beli dimana ?

Gw juga pertamanya bingung. Gw sebenernya pesen ASUS N80VM-X2 yang Processornya P7450 & HDD 320GB 7200 Rpm. Tapi yang datang malah P8400 dengan HDD 320GB 5400 Rpm.emoticon-Kiss

Jadi gw simpulkan ini sebenarnya adalah X83VM-X1 tapi tanpa OS.
beli di Om Hugo--JanurtecH kaleeee bosss...

Sama ama Ente...

Emang MangTabs untuk Laptop Kita yang satu ini, whaahahaha....

Dilanjutkan atas Kontak--Sharing nya yha Gan,...
OK Sip broemoticon-Kiss

emoticon-I Love Kaskus
hmm ....emoticon-I Love Kaskus
Baru nyadar bahwa ternyata PCI-E 2.0 16x nya dalam mode 1x.
Review ASUS X83VM-X1

Apa semua laptop dengan vga deddicated mode PCI-E 2.0 16X semuanya dalam mode 1x ?
artinya apatuh gan..??
Quote:


Setelah gw cek tenyata Mode PCI-E 2.0 16x @1x nya baru aktif ke tika GPU nya dalam kedaan tidak menjalankan aplikasi 3D. Kalo menjalankan aplikasi 3D baru deh dalam mode 16x. Berarti normal aja laptop kita broemoticon-I Love Kaskus

Review ASUS X83VM-X1
bro.. gw juga punya ni asus x83vm-x1.. udah terinstall vista premium 64 bit.. nah kalo gw mo pindah ke windows 7 ultimate 64 bit, driver nya masih jalan ga ya bro?? apa ada driver khusus buat windows 7 64bit??
Quote:


Kebanyakan sih masih jalan, cuman ada beberapa yang harus download.
Kalo dari dvd driver bawaannya ketika menginstall drivernya harus pake mode compatibility vista sp2 dulu baru jalan.
Review ASUS X83VM-X1

Driver yang ada tulisan ATK nya harus download bro, di link ini :

Link Driver ATK

Kalo mau download semua liat aja link berikut :

Link Driver ASUS X83VM Windows 7

Oh iya untuk VGA ama Motherboard & Sound Card gw download dari link ini :

VGA nVidia 9600M GS

Motherboard-Chipset Intel PM45


Realtek HD Audio

Good Luckemoticon-I Love Indonesia
dari Link Driver ASUS X83VM Windows 7 yang bos kasih itu dah lengkap semua yah? ko bos donlot VGA nVidia 9600M GS, Motherboard-Chipset Intel PM45 ama Realtek HD Audio nya ditempat laen si?? kenapa bos??
eh bos, kalo ntar ane da nginstall windows 7 trus mau balik lagi ke vista premium yang bawaan itu bisa pake dvd restore yang dikasi pas pembelian itu ga?
sori bos kebanyakan nanya, pengen nyoba bgt ni hehehe
Untuk Driver VGA, Mobo-Chipset, Ama Realtek HD Audio biasanya produsen pembuat nya lebih aktif buat driver baru, sedangkan kalo yang dari web asus biasanya sih jarang diupdate(Driver X83VM aja ngambil dari link laptop lain kan?). Itulah sebabnya gw download ketiga driver itu dari produsennya langsung. emoticon-Big Grin

Kalo DVD Restore gw kurang tau bro, sebab punya gw ini dari sananya Non-OS.
Saran sih kalo mau restore pake dvd itu, data-data kita yg penting harus di back-up dulu, soalnya ada kemungkinan ketika direstore semua data kita dipartisi lain ikut hilang, karena laptop dikembalikan ke posisi awal ketika belom ada data dan program-program lain.

Tapi sejauh ini menurut gw Win 7 lebih ringan dari vista emoticon-Big Grin
ok bro.. thanks.. gw donlot2 dulu deh driver2nya..
kalo menurut bro gmana nih asus x83vm-x1 ni? puas ga?
yang aneh, dia punya tombol bluetooth ma indikatornya tapi sebenernya gada bluetoothnya yah?? maksudnya apa coba hahahaha..
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di