~~~(info- Unofficial) All About Pariwisata Bali - Panduan Yg Mau Liburan~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ------== VISIT BALI ==------
Ini Thread sebenernya unofficial...
cuman cape aj byk thread2 baru yg nanya tempat2 enak ketika liburan di bali..
di mohon tuk kawan2 reg bali isa sedikit menyumbangkan informasi..
Info bisa seputar objek pariwisata, tempat makan (kuliner), cafe/club, Rent car mobil/motor (tuk khusus ini ada ahli nya), Hotel/penginapan, water sport and hal2 yg berhubungan dgn bali dan pariwisatanya...
nanti info2 akan di gabungkan di Hal satu..
Mohon kepada kawan2 tuk menyumbangkan info nya kalo bisa berikut no kontak dan gambar
(jadi isa di pastikan info'nya valid)
skalian kita promo pariwisata bali dan membersihkan thread2 sejenis...
Anda tahu burung Bangau kan? Nah di Desa PETULU, Ubud sekitar 10 menit drive dari central Ubud, terdapat sekumpulan burung bangau ini. Bangau atau Ibis atau bahasa Bali-nya KOKOKAN hidup dengan damai dipohon2 yg ada di desa Petulu tanpa diganggu sedikitpun. Saya pertama kali tahu lokasi ini th 1993, saat tidak sengaja tersesat mencari jalan ke Ubud. Saat itu saya terkejut mendapati desa yg masih banyak sawahnya ini dihuni oleh ratusan burung kokokan. Banyak deh. Kemaren pas menyusuri Ubud ricefields, kembali saya melewati desa ini. Wah ternyata udah banyak perubahan. Sawah yg tadinya sepanjang jalan desa kini telah menjadi rumah2 penduduk dan gudang pemotongan kayu. Sawahnya sih masih banyak. Cuman yg ga berubah, burung kokokan masih banyak, lebih banyak lagi dari 13 tahun yg lalu (ribuan kai jumlahnya buanyak dech!). Saya berhenti dan ambil gambar. Sekalian ngobrol2 dengan penduduk sekitar utk mengetahui cerita keberadaan kokokan di Petulu ini.
Dari Pak Siti, orang tua yg saya temui disawah, kokokan ini mulai bersarang di desa Petulu sejak th 1965. Dia inget karena anaknya yg pertama masih berusia 1 bulan dan burung2 ini mulai datang ke pohon2 yg ada di desa itu. Jumlahnya hanya sekitar 5 ekor. Beberapa bulan kemudian, jumlahnya mulai bertambah banyak. Istilah kerennya tuh burung migrasi dari tempat yg dulu ke desa Petulu. Awalnya oleh masyarakat sekitar, burung2 ini ditangkap utk dipelihara atau dipotong jadi makanan. Dari sini keanehan terjadi. Mereka yg menangkap burung2 ini selalu datang kembali ke desa dan mengembalikannya. Tidak kuat katanya. Tidak kuat kenapa? Menurut Pak Siti, orang2 ini setelah menangkap burung kokokan tsb mulai didatangi oleh makhluk2 aneh bertubuh besar dan menyeramkan. Dalam mimpi maupun kenyataan. Ini bukan halusinasi, karena yg mengalaminya lebih dari 50 orang. Akhirnya setelah berkonsultasi dengan seorang pendeta, dilakukanlah ritual permintaan maaf di Pura Desa setempat. Saat prosesi berlangsung, pemangku pura desa mengalami trance dan mengatakan kalo burung kokokan ini sebenarnya adalah rencang (pengawal) Ida Betara yg dipuja di pura desa setempat. Burung2 ini adalah pasukan yg akan menjaga desa secara segi niskala (dunia maya) dari gangguan penyakit dan hama yg menyerang sawah mereka. Ini terbukti, setelah masyarakat membuat sebuah tugu di pura desa sbg persembahan thd kokokan ini, desa menjadi makmur, panen melimpah dan tidak ada bahaya yg mengancam sampai dengan hari ini.
Burung Kokokan yg ada di desa Petulu memiliki warna badan putih dengan punggung dan wajah coklat. Mereka hidup dipohon2 yg ada disepanjang jalan desa sampai depan Pura Desa Adat Petulu (3 km). Kokokan akan ada disini mulai sasih (bulan Bali) kelima sampai kesanga (bulan ke-5 s/d ke-9) atau dalam masehinya Oktober-Maret. Periode ini ribuan ekor burung kokokan akan membuat sarang, bertelur, mengeramkan telurnya sampai menetas, dan bulan Maret anak2 kokoan sudah mulai bisa terbang. Periode April-September, populasi Kokokan yg terlihat disini jumlahnya berkurang siang hari. Mungkin mereka terbang ke daerah lain utk mencari makanan. Dan saat senja sekitar jam 5.30, mereka akan kembali lagi ke desa Petulu. Jadi paling enak kalo mau lihat ribuan burung kokokan di Petulu adalah periode Oktober-Maret. Jika kita berkunjung kesini, jangan lupa untuk menaruh sejumlah uang kecil sbg donation terhadap desa dikotak yg telah disediakan di Pos Penjagaan ujung desa. Kita akan sangat beruntung jika saat main ke Petulu bisa melihat kokokan yg berwarna hitam. Menurut penduduk desa, jumlahnya cuman 2 ekor, dan mereka adalah pemimpin dari ribuan kokokan di Petulu. Katanya sih itu pertanda good luck..!!!
PURA DESA & PURA PUSEH BATUAN
Spoiler for info:
Pura Desa dan pura Puseh desa adat Batuan adalah tempat suci yg dimiliki oleh warga desa adat Batuan, Sukawati, Gianyar. Kedua pura ini adalah bagian dari konsep Kahyangan Tiga yg diajarkan oleh Mpu Kuturan sekitar abad ke-10 kepada masyarakat hindu Bali kala itu. Pura yg termasuk Kahyangan Tiga adalah Pura Desa sbg tempat pemujaan Dewa Brahma, Pura Puseh utk pemujaan Dewa Wisnu, dan Pura Dalem untuk pemujaan Dewa Siwa.
Pura Desa & Puseh Batuan ini didirikan pada tahun isaka 944 (1020 Masehi). Hampir mencapai 1000 tahun umurnya. Tidak semua bangunan yg ada disini itu bangunan lama, ada beberapa yg telah mengalami renovasi. Bangunan meru, bale-bale, kori agung, dan patung-patung yg ada menunjukan betapa kentalnya ornamen Bali di pura ini.
Diareal parkir pura, kita bisa melihat sebuah stage yg merupakan tempat dilakukannya pertunjukan tarian berupa Tari Gambuh. Kemudian dihalaman tengah pura terdapat satu bale panjang yg disebut dgn Bale Agung dan Bale Kulkul (kentongan). Dihalaman ini juga terdapat sebuah pintu masuk tinggi khas Bali yg disebut Kori Agung, yg diapit oleh banyak patung2 penjaga berbentuk patung2 raksasa. Fungsi Kori Agung adalah pintu tempat keluar masuknya para dewa yg disimbolkan dengan arca2 berupa pratima (patung kecil). Disebelah kori agung terdapat 2 pintu kecil sbg tempat keluar masuknya umat kedalam halaman utama pura. Dihalaman utama pura terdapat beberapa bale pengiyasan dan meru tumpang tiga sbg simbol dari pura Besakih. Terdapat juga bangunan Padmasana sbg tempat pemujaan kepada Sang Hyang Widhi.
Jika kita pengen tahu patung-patung kuno yg ada di pura ini, silahkan melihat di halaman belakang yg berupa Wantilan Purbakala. Disinilah patung2 tersebut disimpan. Pegang aja, pasti akan kerasa beda jenis batu yg digunakan dengan batu yg ada jaman sekarang lebih keras.
Lokasi pura ini adalah setelah Pasar Seni Sukawati. Bisa juga melalui desa Celuk. Sebagai bentuk respect terhadap adat saat kita memasuki sebuah kawasan suci, pengunjung diwajibkan memakai kain yg telah disediakan oleh para pecalang desa. Disini tidak ada tiket masuk, tapi berupa donation. Jadi jangan lupa untuk memasukan donation (Rp.10.000.- biasanya) kedalam kotak donation yg telah disediakan. Dana ini akan sangat membantu untuk menjaga kelestarian kawasan suci ini.
ARUNG JERAM di TELAGA WAJA
Spoiler for info:
Mendengar kata Rafting, langsung terbayang deh ama yg namanya sugai dengan air yg mengalir deras. Yah, sebuah wisata arung jeram yg fun banget. Kebetulan Jumat kemaren ketemu dengan teman lama, namanya Oka, saat saya makan siang di Sanur. Biasalah, ngobrol2 gitu. Trus dia nanya apakah saya masih kerja di Spa? Saya jawab udah engak lagi, sekarang hanya nyopir ajah anterin orang2 tour. Teman saya ini dulunya punya travel agent Korea yg cukup besar. Tapi dia cerita sekarang travel lagi lesu dan dia beralih bikin usaha rafting alias arung jeram di Telaga Waja. Dia baru bikin sekitar bulan Juli 2006 yg lalu. Akhirnya singkat cerita dia mengundang saya utk nyobain arung jeram ini besok Minggu.
Hari Minggu pagi saya meluncur ke lokasi arung jeram di Telaga Waja, tepatnya di starting point Dusun Langsat, Kecamatan Rendang, Kab. Karangasem. 1.5 jam kemudian saya nyampe disana dan salah seorang staffnya Oka telah menunggu saya. Gimana udah siap Bli Komang?, Tanya dia. Oooo..siap!!, kata saya dengan perasaan agak ngeri juga sih ngelihat sungai dan lokasi arung jeramnya. Busyet, saya yg udah pernah nyoba derasnya sungai Ayung melihat kondisi Telaga Waja sedikit keder juga. Ayung hanya grade II, Telaga Waja grade-nya IV. Lebih heboh deh. Setelah proses registrasi selesai, saya diberikan pengarahan oleh intrukturnya ttg hal2 yg harus dilakukan dan diperhatikan saat beraktivitas di sungai nanti. 10 menit kemudian Oka-pun muncul. Rupanya dia berniat menemani saya hari ini mengarungi Telaga Waja. Dengan menggunakan life jacket dan helmet, saya turun di rubber boat yg dipakai. Dan byurrr pengalaman dimulai. Awalnya tegang juga, tapi setelah boat jalan perasaan itu hilang dan berubah menjadi exciting. Boat saya di-intruktur oleh 2 orang (biasanya 1 boat 1 instruktur, cuman yg naik bossnya jadi dipakai 2 instruktur hehehe). Pemandangan sekitar sungai luar biasa eksotisnya, hijau semuaaa. Belum lagi sawah2 penduduk sekitar bener2 membuat mata ini fresh. Perjalanan sekitar 2.5 jam mengarungi Telaga Waja emang mantap. Mulai dari pemandangannya yg eksotis, kemudian air2 terjun yg ada di sepenjang alur sungai, perahu yg jumping 2 meter melewati arus deras, dan meloncati Dam Bajing setinggi 4 meter. Selama trip saya dan Oka teriak2 sambil tertawa. Bahkan Oka sempat meminum air disungai yg dia bilang air bersih karena bersumber dari mata air, bukan air sungai. Sayapun ikut nyobain dan sueegeerrr .kayak air mineral oeey. Ternyata air Telaga Waja bersumber dari mata air yg ada di bukit sana dan emang dipakai penduduk sekitar untuk minum, masak dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
Setelah 2.5 jam mengarungi derasnya Telaga Waja sepanjang 12.5 km, saya pun sampai di finish point di dusun Tabu Sirang. Wuihhh basah bener. Kemudian Oka mengajak saya menuju ke restaurant yg merupakan tempat istirahat tamu2 raftingnya sambil menikmati makan siang. Wah, makan siangnya prasmanan, ada nasi goreng, nasi putih, ayam goreng, sayur, sate, salad, dll. Enak banget, apalage lapar abis 2.5 jam ber-arung jeram. Disini tamu2 boleh makan sepuas-puasnya, kata Oka sambil memberikan piring kepada saya. Nah sambil makan, saya nanya2 ke Oka apa sih service yg didapat kalau ikutan arung jeram dia di Telaga Waja. Dengan membayar senilai yg sudah ditentukan, tamu akan dijemput dan diantar balik ke hotel tempatnya menginap. Kemudian dilokasi dapat welcome drink the atau kopi, kalau membawa kamera akan dikasi tas yg tidak tembus air, makan buffet, handuk, tempat ganti pakaian dan kamar mandinya, serta yg paling penting adalah insurance cover sampai USD 50.000.-. Oka juga bilang dengan resiko permainan ini, dia juga siap menanggung biaya jika tamu2nya mengalami luka tergores atau patah sekalipun berupa insurance cover sampai nilai sekian. Tapi selama ini sih belum pernah terjadi hal yg seperti itu. Saya mengamininya. Saya pikir mereka pasti sudah survey lokasi dulu. Belum lagi peralatan yg dipakai, internasional standard equipment dan baru semua. Ditambah tenaga instruktur yg experience dan ramah2 banget. Pokoknya worthed and safe banget deh.
Seperti biasa, pengen tahu juga harga/orangnya berapa sama siap ajah yg bisa memainkan rafting ini. Saya sarankan yg bermain minimal usianya 7 tahun dan maksimal 65 tahun. Harga untuk wisatawan asing itu USD 65.00 dan untuk wisatawan lokal IDR 350.000.-, kata Oka. Saya pikir worthed sih harga sekian dengan service yg diterima oleh pemakai jasa. Dari info yg saya dapat di internet dan beberapa lokal agent, harga untuk lokal di Telaga Waja Rafting emang IDR 350ribu/pax. Di Ayung yg lokasinya dekat, jalur sungai pendek dan tantangannya tidak seperti di Telaga Waja biasanya dijual IDR 250.000-300.000.-/orang.
- Minimal 2 (dua) orang
Satu hal yg perlu anda ketahui, di sekitar Kuta area, baik itu di hotel counter ataupun dijalanan, banyak yg akan nawarin rafting dgn harga miring bahkan lebih murah dari harga yg saya dapat. Silahkan saja, tapi jgn terkejut kalau service yg diterima jauh dari kenyataan dan kalau anda komplain, mereka akan mengelak bahkan kabur duluan deh . Yg katanya dapat makan ternyata enggak ada meals, yg sering dan udah pasti ga ada kalau harganya nyampe dibawah 200rb adalah insurance. Anda tidak akan tercover insurance, kalo saya sih ga mau main arung jeram tanpa insurance. Lebih aman cari yg jelas-jelas aja deh .Arung jeram, siapa takut ????
ULAR SUCI PENJAGA TANAH LOT
Spoiler for info:
Ini adalah cerita yg beredar di kalangan masyarakat sekitar Tanah Lot ttg ULAR penjaga areal tsb. Kalo anda pernah ke Tanah Lot, didepan areal pura, tepatnya dibawah goa karang, anda akan menemukan bapak-bapak yg duduk sambil membawa lampu senter didalam goa. Nah disitulah terdapat Ular suci atau Holy Snake Ular tsb sebenarnya adalah jenis Ular Laut yg berwarna hitam putih. Lihat saja ekornya, pasti pipih seperti halnya jenis ular laut yg lain. Besarnya kira2 sekitar jempol tangan orang dewasa saja dan tidak terlalu panjang. Biasanya muncul disana 2 ekor, kadang 3 ekor saja, bahkan saat-saat tertentu bisa mencapai 5 ekor.
Yg saya tahu, jenis ular laut termasuk ular yg mematikan, racunnya lebih ganas daripada cobra. Tapi yg di Tanah lot ini sangat jinak, bisa dipegang dan dielus. Ular ini disebut dgn Ular Suci karena diyakini bahwa mereka ditugaskan utk menjaga areal Pura Tanah Lot. Dari story yg saya denger, induk ular ini dulunya adalah IKAT PINGGANG dari Dang Hyang Nirartha (Dang Hyang Dwijendra) yg merupakan pendeta suci dari Jawa. Dalam perjalanan Beliau keliling Bali, Beliau sempat singgah di Tanah Lot dan mengajarkan agama Hindu Siwa kpd penduduk sekitar yg notabene adalah kaum nelayan. Disamping itu, Beliau juga memberikan pengobatan kepada masyarakat setempat. Saat akan meninggalkan Pura Tanah Lot, Beliau menaruh ikat pinggangnya sebagai bukti bahwa Beliau pernah singgah disana, sekaligus dijadikan oleh Beliau ikat pinggang itu dijadikan penjaga pura.
Ada satu mitos yg kebenarannya terserah kepada kita, jika orang yg sedang pacaran dan membawa pacarnya berkunjung ke Tanah Lot dan melihat ular tsb, akan mengakibatkan bubarnya hubungan pacaran tsb. Percaya atau tidak. Tapi jika anda tidak membawa pacar, dalam arti sendiri atau pacarnya ga ikut, atau bawa keluarga dan teman, silahkan melihat ular itu dan memegangnya sambil berdoa dalam hati. Mudah2an doa anda tsb terkabul. Jangan lupa menaruh sedikit uang untuk donation di kotak yg telah disediakan disana. Tapi sekali lagi ini hanya mitos, mau percaya yah silahkan, enggak percaya-pun no problem. Yang pasti, kalau liburan ke Bali tanpa mampir di Tanah Lot, bukan ke Bali namanya hehehehhe
Museum ANTONIO BLANCO Ubud
Spoiler for info:
Museum Renaissance BLANCO adalah sebuah penghargaan terhadap seniman besar DON ANTONIO BLANCO yg terletak di rumahnya, Campuhan-Ubud. Lokasinya yg tepat diatas sungai Campuhan dengan hawa perbukitan yg sejuk dan tenang, membuat Antonio Blanco menerima tanah pemberian Raja Ubud ini untuk dijadikan rumah sekaligus studio seni-nya. Blanco bukan hanya seorang pelukis, dia adalah seniman serba bisa. Pelukis kelahiran Spanyol th 1911 ini pernah menjadi aktor di Hollywood, juga suka membuat puisi-puisi yg dipadukan dengan unsur seni rupa lainnya. Yang tidak bisa ditiru dari seorang Blanco adalah kemampuannya dalam menggambarkan keindahan wanita. Semua lukisan Blanco bertemakan keindahan wanita dalam bentuk wanita yg sedang telanjang. Berbeda dengan pornografi, lukisan Blanco benar-benar adalah art kelas tinggi. Model yg dipakai adalah istrinya sendiri, Ni Rondji, anak sulungnya Tjempaka Blanco, dan model-model lain yg dianggap layak untuk diabadikan keindahannya. Tidak heran, Presiden Soekarno pada jamannya sering mengunjungi rumah Blanco, kedua-duanya adalah penganggum wanita.
Antonio Blanco meninggal th 1999 dalam usia 88 tahun. Sang Maestro diaben dengan upacara Hindu di Ubud. Satu-satunya anak laki yg dimiliki oleh Antonio Blanco, Made Mario Blanco kini meneruskan kemaestroan bapaknya. Lukisan Mario berbeda dengan lukisan Antonio. Mario lebih menjadikan sesuatu benda sbg obyek dengan gaya 3 dimensi yg luar biasa. Terus terang saya lebih menyukai lukisan Mario daripada Antonio. Kesamaan bapak anak ini adalah kreativitas yg luar biasa dalam membuat bingkai/pigura. Kita tidak akan menjumpai model dan style pigura seperti yg dipakai pada lukisan Blanco. Sangat unik sangat menarik. Saya kenal keluarga Blanco ini th 1993-1994, saat itu saya berkawan akrab Iwan, keponakan Ni Rondji, yg kebetulan dari kecil sudah diajak tinggal dikeluarga Blanco. Sering saya menemani Iwan menunggui rumah Blanco yg di Sanur. Dan kalo ke Ubud rumahnya Blanco, sering dulu ikut makan disana. Jangan pikir makanannya elite, adanya cuman nasi ketela kayak makanan orang-orang kita era th 1940-1960. Yg saya tahu saat itu, kalau Antonio Blanco yg dirumahnya disebut TUAN sedang melukis, tidak diperbolehkan masuk ke studio lukisnya. Satu kata yg sering diucapkan oleh Tuan saat sedang marah adalah Sakit Gede, ekspresi khas orang Ubud kalau sedang marah yg kira-kira artinya sama dengan wong uedaann !! hehehehe
Cukup dengan membayar tiket masuk Rp.20.000.- per orang, kita tidak akan rugi mengunjungi Museum Blanco. Rumah yg asri dan sangat hijau, burung-burung jenis golden macaw, kakatua raja dan kakatua putih menjadi pemandangan yg menarik. Kita akan dipandu oleh staff yg ada disini untuk melihat museum berlantai dua tempat lukisan asli Blanco berada. Didepan museum terpampang megah tanda tangan Antonio Blanco yg dibuat dalam kertas lipatan. Didalam museum terlihat banyak lukisan Antonio Blanco terpajang didinding lantai 1 dan 2. Sorry guys, no camera allowed here..!!!. Selanjutnya menuju ke ruangan yg ada photo-photo Antonio dengan keluarga dan orang-orang penting, yg tembus ke ruangan tempat Mario Blanco memajang karya-karyanya. Terakhir adalah studio tempat Blanco melukis yg sekarang dipakai Mario untuk melukis. Kalo mau photo bergaya bak pelukis, dipersilahkan. Disini juga disediakan souvenir yg bisa kita beli bawa pulang berupa foto lukisan asli Antonio Blanco yg ditempel diatas selembar kertas dan ditandatangani oleh Mario. Kalau mau nambahin tulisan lain misalnya Kenang-kenangan untuk (siapa), tinggal kasih tahu staffnya aja, nanti dia akan minta Mario menuliskan sekaligus membubuhkan tanda tangannya. Oh yah, Mario Blanco mostly berada dirumah itu setiap harinya, so kita bisa ngobrol-ngobrol sama dia. Lihat juga web Blanco di http://blancobali.com
PURI SAREN UBUD
Spoiler for info:
Salah satu obyek menarik untuk dikunjungi di Ubud adalah PURI SAREN UBUD. Puri dalam bahasa Bali berarti rumah raja. Puri Saren Ubud adalah rumah tempat tinggal Raja Ubud dan kerabatnya. Puri Ubud berlokasi pas ditengah-tengah kota Ubud, yaitu depan Pasar Ubud atau Warung Babi Guling Ibu Oka yg mak nyuss itu. Puri membuka diri untuk dikunjungi oleh wisatawan mulai th 1930-an saat Raja Cokorda Sukawati masih menjadi raja. Sampai dengan hari ini, para penerus darah biru tetap memperbolehkan para turis melihat2 lingkungan puri. **padahal puri-puri lain tertutup loh untuk umum**. Memasuki areal puri, kita melihat ada 2 buah pintu utama berupa candi bentar diarah barat dan selatan halaman depan puri. Ada 3 buah Bale Bali yg biasa dipakai untuk duduk-duduk dan menaruh perangkat gambelan. Disini juga terdapat sebuah kori agung (pintu utama) yg merupakan ciri khas sebuah rumah raja di Bali. Nah dihalaman depan ini, para turis bisa menikmati sajian berupa tari2an Bali yg dipentaskan setiap malam mulai pukul 19.00 WITA. Rumah Raja Ubud terletak dibelakang areal ini. Kita bisa melihat bagaimana rumah2 khas Bali dihiasi ukiran Bali dengan cat keemasan (prada). Agar tidak mengotori lantai, pengunjung tidak diperbolehkan naik ke lantai. Dont climb up please terpampang disetiap bangunan yang ada. Bangunan utama puri disini adalah yg paling besar dan penuh dgn ukiran Bali yg terletak diarah utara (seperti yg ada diphoto). Disinilah Raja Ubud biasanya menerima tamu2 beliau. Disisi timur terdapat Balai Dangin yg difungsikan untuk kegiatan2 yg bersifat kemanusiaan seperti wedding, potong gigi dan tempat me-nyemayamkan jenazah sebelum ngaben. Aturan disini adalah jangan naik ke lantai, no smoking dan jangan berisik. Tapi feel free to take picture here. Jangan khawatir, pihak puri tidak memungut biaya tiket kok untuk lihat2 (raja Ubud termasuk golongan the haves di Bali). Satu hal lagi, pihak puri juga memberikan kesempatan bagi mereka yg ingin merasakan menjadi bagian dari royal family dengan menyewa kamar2 yg ada disitu. Jika berminat, kita bisa tanya ama receptionis yg jaga diareal depan puri. Welcome to the royal family house .
Pantai PULAU NUSA DUA (Peninsula Island)
Spoiler for info:
Kawasan NUSADUA cukup terkenal sbg satu lokasi elite dengan hotel-hotel berkelas bintang 5-nya. Mulai dari Westin, Hyatt, Melia, Niko, Nusadua Beach, dll. Semua numplek di Nusa Dua. Memang jarang dalam item tour NusaDua dimasukan sbg destinasi. Lha wong cuman lihat kawasan perhotelan ajah, ga ada menariknya. Tapi perlu diinformasikan bahwa ada hal yg menarik disini, yaitu PANTAI NUSADUA dengan PULAU NUSADUA-nya.
Nusa Dua adalah peninsula, dimana terdapat dua buah pulau kecil dipantai berpasir putih ini. Nusa sendiri artinya pulau. Karena ada dua pulau, maka daerah ini disebut Nusa Dua. Biar ga rancu, pulau Nusa Dua sering diistilahkan sebagai PENINSULA ISLAND. Jika memasuki kawasan perhotelan Nusa Dua, melewati Melia Bali & The Laguna Resort menuju Bali Collection, kita ambil jalan yg lurus aja. Ada papan petunjuk kok yg bertuliskan Bali Collection-Sogo & Pantai. Nah ambil jalur itu, kita akan nyampe di pantai. Tepatnya ada diantara hotel Melia Bali dengan Grand Hyatt. Pantainya indah banget, berpasir putih. Pohon2 sangat rindang disekitarnya. Tipikal pantainya adalah tenang, bisa buat mandi dan berenang (kalo lagi ga surut, karena kalo surut kagak ada air, hanya pasir dan batu karang saja). Di pantai ini, terdapat beberapa warung kecil yg jualan tipat cantok dan rujak manis. Teh botol dan kopi juga ada. Kalo mau duduk diatas pasir, ga usah takut kotor, karena ada yg nyewakan tikar plastic seharga IDR3000.- saja.
Kemarin sore, pas saya standby nganter Bp.Jusan & fam di Grand Hyatt, saya maen ke pantai ini utk cari kopi. Nongkrong diwarung sambil melihat hamparan pantai yg diapit oleh dua pulau kecil. Oooo ini toh pulau Nusa Dua. Saya memutuskan utk jalan-jalan ke arah pulau yg kanan yaitu Peninsula Island. Info ajah, pas pelepasan tahun 2006 ke 2007 ditempat ini digelar Rave Party. Pulaunya ga gede kok, paling sekitar 8are saja. Tempatnya sejuk, hamparan rumput dan pohon2 besar menghiasi pulau ini. Memasuki areal pulau, ada sebuah candi bentar dgn patung2 gajahnya. Utk mengelilingi pulau ini, udah dibuatkan jalan setapak dgn paving. Suasana sore ini bener2 menyegarkan. Biar lebih jelas , didepan candi bentar, ada map ttg pulau ini. Tinggal kita baca aja petunjuk2 yg ada disitu. Pulau ini adalah lokasi yg dijadikan tempat penanaman berbagai macam jenis pohon langka saat KTT WTO th 1993 oleh 107 negara. Ini bisa dilihat pada monument yg terpajang ditengah2 hamparan rumput. Pemandangan yg bikin saya kagum adalah WATERBLOW di arah tenggara. WATERBLOW adalah lokasi dimana terdapat pusaran air laut yg deras dan menghantam karang pulau. Hantaman air ini makan menyembur keatas..byurr ..bener2 indah. Hempasan air terjadi hampir setiap 5 detik. Bagus banget saya sangat menikmatinya. Jadi kalo maen kesini, nikmati indahnya waterblow-nya Pulau Nusa Dua sambil merasakan damainya pantai berpasir putih Nusa Dua.
PURA TAMAN AYUN
Spoiler for info:
Pura Taman Ayun adalah satu-satunya komplek pura yg memiliki struktur bangunan khas Bali yaitu berbentuk meru atau atap yg bertingkat-tingkat dan juga dikelilingi oleh telaga. Dibangun pada abad ke XVI oleh Raja Mengwi. Raja yg berkuasa pada saat itu bernama Badak Agung. Beliau adalah seorang figur yg sangat bakti kepada Tuhan. Maka dari itu, beliau mendirikan sebuah tempat pemujaan dgn beberapa bangunan pura sbg penyawangan (simbol) daripada 9 pura utama yg ada di Bali, spt Pura Besakih, Pura Uluwatu, Pura Batur, Pura Ulundanu, dll. Dengan lokasi yg ada disatu areal, Beliau berharap rakyat kerajaan tidak usah jauh2 jika ingin melakukan persembahyangan.
Taman Ayun berasal dari kata Taman=Kebun dan Ayun=indah/cantik. Jadi Taman Ayun adalah sebuah taman atau kebun yg indah dan cantik, yg pada jaman dahulu dipakai oleh keluarga kerajaan utk berpelesir. Disamping sbg tempat pemujaan, Taman Ayun juga dipakai sbg areal berkumpulnya para anggota kerajaan. Sampai sekarang, lokasi ini sering dipakai oleh ABG yg sedang pacaran makanya kalo malam minggu dan minggu siang, pepohonan disini ada penunggunya .yah itu, orang yg lagi pacaran..hehehehe
Harga tiket di Taman Ayun adalah Rp.3000.-/pax. Para pengunjung bisa menikmati areal sekeliling pura dari ketinggian dgn menaiki bale kulkul yg ada di sebelah kiri pintu gerbang. Bagi yg demen foto, saya pikir angel dgn background kori agung (gapura utama) yg berdiri megah adalah obyek yg indah. Bener2 keliatan di Bali.
ALAS KEDATON
Spoiler for info:
Salah satu tempat wisata yg ada monyetnya adalah Alas Kedaton. Maseh satu jalur dgn Bedugul dan Tanah Lot. Dilokasi ini, populasi monyet ada sekitar 300-an ekor dan jinak banget. Mereka hidup bebas diareal hutan sekitar. Ditengah hutan Alas Kedaton, terdapat sebuah pura yg dulu pernah dipakai oleh Raja Bali bertapa sekitar abad IX.
Memasuki areal Alas Kedaton, wisatawan akan diantar oleh Ibu-ibu sbg local guidenya. Mereka adalah para pedagang yg memiliki toko2 souvenir disekitar obyek wisata ini. Ada suatu aturan yg cukup bagus saya lihat antar para pedagang tsb. Mereka memiliki nomer antri utk bisa mengantar turis2 berkeliling melihat kawanan monyet yg ada. Selesai jalan2, mereka akan mengajak tamunya mampir di toko mereka dan mencoba menawarkan barang dagangannya spt kaos, daster, celana, dll. Karena ini adalah giliran mereka, jadi yg lain tidak boleh menawarkan dagangannya. Cukup teratur dan adil, jadi semua dapat giliran mengais rejeki. Oh yah, ibu-ibu ini lebih senang jika para pengunjung mau membeli dagangannya daripada dikasih tips atas jasanya nganterin. Alasannya yah alasan dagang, sebagai peng-laris
Back to the monkey. Disini kita bisa memberikan kera2 ini makanan berupa kacang tanah yg dijual seharga Rp.1.000.-/bungkus. Minta ajah si Ibu yg nganterin beli dan bawain, nanti kita yg kasih makannya. Kalo kita yg bawa repot. Bakalan dikerubuti monyet. Dimana-mana neh, jangan pernah megang monyet apalage kepala monyet. Dia bakalan galak loh . Kalau kita dinaikin monyet, gampang kok. Jongkok ajah, maka si monyet akan turun dgn sendirinya. Bagi orang Bali, dinaikin monyet adalah berkah rejekinya bakalan lancar. Di Alas Kedaton juga ada sekelompok kelelawar gede banget yg bergantungan diatas pohon. Biasanya mereka ada di pohon gede belakang pura. Kalo maseh belum puas liat kelelawar yg tadi, deket parkiran ada beberapa kelelawar yg jinak dan bisa diajak foto. Minumnya Fanta merah oeyy serius. Cukup dgn naruh donation ajah, si Bapak tua yg punya kelelawar dgn sigap akan membantu kita mencari pose yg pas. Jadi ga usah takut deh ama si Monyet mereka kan kawan kita juga .hehehehe
TANAH LOT
Spoiler for info:
Salah satu ikon pariwisata Bali adalah Tanah Lot. Gak komplit rasanya ke Bali kalo enggak mengunjungi Tanah Lot. Obyek wisata ini terletak di desa Beraban, kab. Tabanan. Sama dengan obyek wisata lain di kabupaten Tabanan, harga tiket masuk domestik IDR 7.500.-/pax dan foreigner IDR 10rb/pax. Pura Luhur Tanah Lot dibangun sekitar abad VXI oleh Dang Hyang Nirartha, seorang pendeta Hindu Siwa dari tanah Jawa. Pura yg terletak diatas sebuah karang batu ditengah2 samudera Indonesia adalah satu2nya obyek wisata seperti ini di Bali. Sangat indah.
Dari lokasi parkir menuju lokasi pura di pantai, kita mesti jalan kaki. Jangan lupa membawa tiket masuk, karena ada checking tiket disini saat anda berjalan kaki menuju areal pura. Dari checking tiket, belok kanan ajah dan ikuti jalan yg ada. Sepanjang jalan akan dijumpai kios2 souvenir berderet, mulai dari yg jualan kaos, daster, kain pantai, ukiran sampai tatoo temporary. Nah sesampai diujung jalan aspal yg ada pintu gerbang Bali-nya, kita turuni tangga kemudian belok kanan. Jangan ke arah pura dulu, mendingan ke arah Karang Bolong. Dari bukit di kanan pura, kita bisa lihat pemandangan yg spektakuler. Disebelah kiri adalah Pura Tanah Lot dari atas seperti gambar2 yg ada di internet. Sebelah kanan adalah Karang Bolong, yaitu hamparan karang dgn lubang ditengah-tengahnya. Juga hamparan laut dengan bebatuannya. Menakjubkan sekali ciptaan Tuhan .fantastis. Diujung bebatuan ini, disediakan lokasi utk photo dgn latar belakang pura Tanah Lot. Hasilnya mantap pastinya.
Dari lokasi ini kita balik arah menuju ke areal Pura Tanah Lot. Silahkan kalau mau photo2 disini. Hampir lupa, kalau air laut lage pasang, kita ga bisa menuju ke pelataran pura. Tapi kalo surut baru deh bisa kesono. Wisawatan ga diperkenankan utk masuk kedalam pura, kecuali yg sembahyangan saja. Disekitar pura, ada sebuah goa yg merupakan tempat bersarangnya ular laut yg dikenal dgn ular suci. Dikatakan suci karena masyarakat sekitar meyakini bahwa ular ini adalah penjaga dari pura Tanah Lot. Ular laut ini berwarna belang, hitam putih dgn ekor pipih. Ga galak kok, anda bisa pegang. Oh yah, percaya tidak percaya, saat memegang ular ini, lakukan doa dalam hati. Make a wish..mudah2an terkabul. Disamping ular, juga ada Air Suci yaitu air tawar yg muncul di tengah laut. Air ini dialirkan kedalam goa dibawah pura, dan kita bisa mencobanya. Air suci ini adalah sarana untuk pembersihin diri. Cuci muka, basahi kepala dan minum..sambil berdoa sesuai keyakinan kita. Who knows..God blessing. Siapkan uang kecil utk donation jika pengen memegang ularnya dan membersihkan diri dgn air suci itu.
Saran saya jika anda mengunjungi Tanah Lot, jangan terlalu siang panas banget. Lebih baik sore sekitar jam 5 atau 5.30..sambil melihat sunset disini. Juga kalau mau shopping, barang2 yg dijajakan di Tanah Lot juga lumayan bagus kok. So welcome to the paradise
DANAU BERATAN BEDUGUL
Spoiler for info:
Kalau mau cari tempat yg sejuk di Bali, jalan2 ajah ke Bedugul. Salah satu tempat tertinggi di Bali dengan hamparan pegunungan dan danaunya yg sangat indah, yaitu Danau Beratan. Kalau dari daerah Kuta seh sekitar 2 jam drive. Lumayan jauh emang. Bedugul berada di desa Candikuning, Tabanan, merupakan perbatasan antara kab.Tabanan dgn kab.Buleleng. Suhu rata-rata di daerah Bedugul siang harinya berkisar 18-22 derajat Celcius. Yah lumayan dingin seh. Apalagi kalau pas lagi hujan dan angin, tambah dingiiinnn .
Tiket masuk per-orang adalah IDR 7.500.- utk domestik dan IDR 10rb utk foreigner. Setelah membayar tiket, kita akan melihat sebuah taman yg sejuk dan hijau banget dengan bunga2 beraneka ragam. Melewati jalan setapak, kita akan mencapai sebuah gapura besar yg merupakan pintu masuk menuju Pura Ulundanu. Coba lihat ke arah kiri, disana ada candi Budha yg sampai skrng masih dipakai utk pemujaan.
Pemandangan alam Danau Beratan yg ada di Bedugul ini sangat indah. Hamparan danau sedalam 23meter membuat mata menjadi sejuk dan damai. Belum lagi ada sebuah pura luhur yaitu pura Ulundanu yg berada ditengah2 danau. Wow cantik sekali. Pura Ulundanu adalah tempat pemujaan untuk Dewi Danu atau Dewi Sri sebagai dewi kemakmuran yg dibangun sekitar abad XVI. Pura ini memiliki atap (meru) sebanyak 11 tingkat. Kalo pernah liat iklan Djarum76 di tv..nah mereka mengambil lokasi syuting di Danau Beratan dgn Pura Ulundanu-nya sbg background. Kalo maseh penasaran, datang ajah deh ke Bedugul .
DREAMLAND BEACH
Spoiler for info:
Anda pasti sering denger kan Dreamland?. Betul Dreamland adalah nama pantai di daerah Bukit Pecatu. Dari Kuta seh sekitar 35 menit drive. Lokasi pas-nya adalah arah GWK-Uluwatu, mmmhh .10 menit drive dr GWK ke Uluwatu, trus dikanan jalan akan terlihat komplek Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) dgn tembok panjang dan ada patung Garuda Wisnu dan Hanoman. Nah itu jalan masuknya. Masuk ajah melewati pos satpam yang ada dan lanjut drive. Ikuti jalan aspal, nanti anda akan ketemu lagi pos satpam dgn portalnya. Bayar per-mobil IDR 5.000.-..lanjut deh ke arah pantai. Kalo masih bingung pantainya dimana, tanya ajah deh ama satpam yg narik tarif masuk tadi.
Dreamland adalah sebuah pantai yg sangat indah dan eksotis. Dengan hamparan pasir putih halus, batu2 karang terjal, serta ombak yg cukup gede pantai ini layak dinamakan dreamland (tanah impian). Dreamland adalah hamparan pantai disepanjang Uluwatu area yg merupakan surganya para surfer. Pantai utk surfing dimulai dari Balangan, Dreamland, Bingin, Padang2 dan terakhir di Suluban. Dengan ombak yg mencapai ketinggian sekitar 3-4 meter, surfer mania menjadikan dreamland sbg surga dan arena internasional surfing competition.
Dreamland mulai dikunjungi turis sekitar th 2001. Akses mobil yg mulai gampang adl salah satu faktor ramenya turis2 asing ke Dreamland. Pantai yg berpasir putih dan masih alami, membuat para turis ini nyaman dan betah berlama-lama untuk berjemur (sunbath) bermandikan matahari. Jangan heran kalau disini banyak ditemukan bule2 yg topless no bra .Mereka menyewa kursi2 pantai kepada penduduk setempat sambil menikmati deburan ombak laut Hindia. Kalo foreingner seh ditawarin ongkos sewa 50rb, tp domestik bisa ditawar 10rb ajah. Disini juga banyak terdapat surfer2 professional yg mencoba menjajal ombak Dreamland, termasuk si Joe yg menjadi bintang dalam acara RCTI Joe Millionare itu .Potensi ini dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk menyewakan kamar2 bagi surfer dan membuat cafe2 kecil utk makan dan minum. Sambil menunggu sunset, pengunjung bisa menikmati bir, juice, atau air kelapa. Bagi yg suka photo2, alam Dreamland bisa menjadi lokasi yg sangat romantis dan eksotis.
Anda jangan berpikir kalo jalan ke arah pantai akan seperti pantai Kuta atau Sanur. Jalannya adalah jalan tanah, cukup berdebu, kemudian jelek lagi. Belum ada jalan aspal menuju pantai. Sampai di parkir, anda mesti jalan lagi ke pantai. Kalo pake jalan yg diselatan, tangga turunnya lumayan terjal. Turunnya seh gak masalah, naiknya itu loh ngos2-an. Mendingan pake jalan yg utara, datar dan langsung ke pantai.
GARUDA WISNU KENCANA (GWK)
Spoiler for info:
Bali terkenal sebagai gudangnya pematung kelas dunia. Patung2 yg ada di Bali biasanya terbuat dari kayu maupun batu dengan ukiran khas Bali yg sangat etnik. Ada sebuah patung yg bagi saya cukup unik dan tentu saja sangat buesaaarrr yah Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK).GWK terletak di daerah Bukit Ungasan, Pecatu. Ga jauh kok dari Kuta, palingan 30 menit drive. Daerah Ungasan & Pecatu adalah daerah bukit kapur yg sangat tandus. Diatas bukit inilah, Nyoman Nuarta, seorang dosen di ITB Bandung (kalo ga salah) menuangkan idenya membuat sebuah taman budaya (culture park) dengan sebuah patung raksasa didalamnya. Patung Ini adalah patung Garuda Wisnu Kencana.
Wisnu=Dewa Pemelihara dalam Hindu, Garuda=kendaraan dewa Wisnu, sedangkan Kencana=Emas. Jadi Garuda Wisnu Kencana adalah patung dewa Wisnu menaiki burung Garuda sbg kendaraannya dan berwarna keemasan. Patung ini rencananya berketinggian 146 meter dan merupakan patung tertinggi di dunia (liberty statue ajah lewat ). Cuman saat ini yg baru jadi hanyalah patung dewa Wisnu setengah badan tanpa tangan (22 meter) dan patung kepala garuda saja.Tuh liat aja pict saya ama tamu saya Mas Christian didepan patung Wisnu busyettt .kecil amat yah kitanya..ck ck ck
Areal GWK dikelilingi oleh bukit2 kapur yg dibelah-belah sedemikian rupa. Saya juga heran gimana mereka bisa melakukan hal itu. Belahan bukit berbentuk balok2 kubus ini memang didesain sedemikian rupa sbg sebuah seni yg akan diukir dgn gambaran relief epic Mahabarata dan Ramayana. Hamparan potongan bukit ini mengapit panggung terbuka (Lotus Pond) yg merupakan tempat diadakannya event2 tertentu spt konser musik, gala dinner, dll. Disini juga sering dilakukan pemotretan utk pra wedding, lokasi dan settingnya lumayan keren sih
Dari ketinggian lokasi GWK, kita akan melihat hamparan pemandangan pulau Bali bagian selatan. Terlihat bagaimana laut mengapit Bali, disebelah kiri juga nampak bandara Ngurah Rai dgn pesawat turun naik, kemudian Kuta, Jimbaran. Disisi kanan terlihat Nusa Dua, Benoa, dan tentu saja pemandangan kota Denpasar. Sayang memang, megaproyek yg rencananya selesai dlm 10th (1995-2005) mengalami kemacetan. Financial problem maybe. Entahlah. Yg jelas, kalo saja proyek ini rampung, hasilnya adalah luar biasaaaa ..
NAIK PERAHU KE PULAU PENYU
Spoiler for info:
Bagi anda yg membawa anak2 balita atau SD, naik perahu ke Pulau Penyu adalah salah satu alternatif pilihan yg bisa bikin mereka happy and have fun. Pulau Penyu terletak di desa Tanjung Benoa, sekitar 25 menit drive dari Kuta. Dinamai pulau penyu, karena lokasi ini oleh warga sekitar dijadikan sebagai tempat penangkaran penyu. Ceritanya, hewan penyu era th 1990-an hampir mencapai kepunahannya di Bali. Orang Bali gemar sekali makan daging penyu, karena rasanya enak banget. Belum lagi kalau ada ritual di pura, Penyu adalah salah satu hewan kurban yg wajib ada dan juga wajib untuk dijadikan lawar (makanan khas Bali). Akibatnya, populasi penyu mengalami kemerosotan yg sangat drastis, bahkan nyaris punah. Pemerintah kemudian membuat larangan penangkapan dan jual beli penyu dengan alasan apapun. Kalau itu utk ritual di pura, hanya diperkenankan utk pura2 besar saja dan ritual keagamaan yg bersifat besar, dan hanya 1 ekor saja yg kecil.
Masyarakat Tanjung Benoa sebelum aturan itu dibuat sudah berinisiatif sendiri melakukan konservasi thd satwa penyu. Kebetulan diareal mereka ada sebuah daratan timbul berupa hamparan pasir yg dikelilingi oleh rawa-rawa. Saat air pasang, daratan ini tertutup oleh air laut. Dipilihlah tempat ini sebagai lokasi penangkaran yg sesuai, karena penyu mutlak perlu air laut utk habitat hidupnya, beda dengan kura-kura. Sekali lagi, penyu TIDAK SAMA dengan Kura-kura, beda banget. Kura-kura menggigit, penyu tidak sama sekali. Kura-kura makanannya daging, penyu hanya rumput laut saja. Jadi penyu itu sangat sangat jinak banget. Penyu di lokasi ini populasinya semakin meningkat. Pada saat musim kimpoi, telur-telur yg ada diselamatkan oleh warga dan ditetaskan. Tukik (anak penyu) yg berumur 1 bulan, kira2 50%-nya dilepas kelaut bebas. Sisanya dipelihara utk dibesarkan kembali. Kalau dilepas semua, tukik2 ini kemungkinan akan mati dimangsa predator lain dialam. Kira-kira setelah berumur 1 tahun, 1/2 dari sisa 50% td yg masih hidup akan dilepas kembali ke laut. Sisanya baru dipelihara utk dijadikan indukan.
Untuk mencapai lokasi ini harus menaiki perahu dari pesisir pantai Tanjung Benoa. Perahunya adalah GLASS BOTTOM yg ada kaca dibawahnya. Sebelum menuju pulau penyu, anda akan diajak melihat pemandangan bawah laut Nusa Dua yg indah, penuh dengan ikan-ikan hias dan batu koral. Sambil melemparkan roti yg telah disiapkan oleh sopir boat, anda akan bermain-main dengan beraneka ragam ikan hias disini. Ikan disini hanya suka roti, ga doyan yg lainnya hehehe Setelah puas, baru diajak jalan ke pulau penyu yg ditempuh hanya dengan 10 menit saja. Di Pulau Penyu, anda akan dipandu oleh warga lokal sambil diajak berkeliling melihat penyu-penyu yg ada. Anda bebas untuk berfoto dengan penyu yg manapun disini. Dari mulai anakan sampai indukannya. Disini juga ada beberapa hewan lain spt burung elang laut, rangkong, kelelawar, dan ular yg sudah jinak dan bisa dipegang sambil anda difoto. Kalau haus, jangan khawatir, kelapa muda tersedia untuk anda disini. Sebelum meninggalkan pulau penyu, kerelaan anda berupa donation sangat diharapkan utk bisa membantu warga setempat membeli makanan penyu-penyu yg ada. So Lets make friend with turtle .
PASAR SENI SUKAWATI
Spoiler for info:
Yakin deh saya kalau nama SUKAWATI udah ga asing lage bagi mereka yg pernah maupun belum pernah ke Bali. Sukawati adalah sebuah kecamatan di Kab.Gianyar. Sukawati juga nama desa. Sebenarnya, warga asli Sukawati adalah jagonya pembuat topeng khususnya topeng barong dan rangda serta perajin wayang kulit. Tapi ketenarannya kalah oleh hebohnya pasar seni yg ada disana yaitu Pasar Sukawati.
Pasar ini terletak sekitar 30km arah timur Denpasar (40 menit drive dari Kuta), dipinggir jalan raya Sukawati. Kalau dari arah Denpasar, pasar seni ada di kiri jalan dan pasar tradisional ada dikanan jalan. Gampang banget nyarinya. Disini ratusan pedagang seni berkumpul menjajakan barang2 seni, mulai dari patung kayu, lukisan, kaos, celana pendek, tas, sandal, dll. Motifnya unik dan khas Bali. Cukup puyeng juga seh kalo masuk kesini, rame banget. Tapi kalau buat yg suka shopping, Sukawati adalah surganya.
Di Sukawati WAJIB MENAWAR. Para pedagang biasanya akan buka harga tinggi. Jangan pake ragu, langsung ajah tawar ke CEBAN alias IDR 10.000.- Mereka ga marah kok, namanya juga menawar. Nah nanti silahkan dilanjutkan negosiasinya. Naikin penawaran jangan kelewatan, cukup dari 10rb jadi 11rb, kemudian naik lage 12rb dstnya sampai tawaran anda mentok. Kalo ga dikasi..cabut ajah, paling dipanggil nantinya ama yg jualan. Kalau ga dipanggil lage artinya tawaran anda ga masuk itungan modal beli dia hehehe..Kalo ajah masuk dan mereka dapat profit walau hanya 1000 perak doang, yakin anda dipanggil kok.
Belanja murah di Sukawati juga harus tetap memperhatikan kualitas barang. Mesti dicek bener kondisinya, jangan sampai ukurannya kekecilan dan tidak sesuai dengan yg terjahit dilabel, atau jahitannya jelek dan lepas. Bila perlu coba langsung disana, ga apa apa kok. Kalau sekedar buat oleh-oleh sih ga masalah. Cuman untuk dipakai sendiri, mendingan cari disekitar Kuta utk kaos-kaos, daster, atau celana pantai. Sandal manik-manik juga kualitasnya agak kurang bagus sih. Apalagi lukisannya, kualitasnya agak dibawah. Lebih baik cari lukisan di Batuan/Ubud, kualitasnya jauh. Secara umum, mode dan design yg ada di Sukawati kalah dibandingkan dengan Kuta, karena Kuta adalah pusatnya mode. Tentu saja harga juga beda boss .hehehehe
Hampir kelupaan, orang biasa mengatakan ada 2 pasar Sukawati, istilahnya Sukawati 1 (lama) dan Sukawati 2 (baru). Sebenarnya Sukawati 1 adalah pasar yg lama dan saya tulis di blog ini, sedangkan Sukawati 2 adalah Pasar Seni Guwang yg jaraknya cuman 5km dari Sukawati 1. Tapi harga di Guwang lebih mahal dari Sukawati. Barangnya sama, lebih komplit malahan di Sukawati lama. Orang yg punya kios juga sama. Terserah anda mau jalan kemana, yang penting belanja murah dan happy ..LIHAT, COBA, TAWAR, COCOK, BUNGKUSSSS ..
KECAK DANCE
Spoiler for info:
Cak..cak cak cak yah itu adalah sepenggal nyanyian para penari Kecak. Sebuah tarian yg sangat menarik dengan ratusan orang penari dan menyanyikan lagu2 bernada unik dan teratur.
Ada sesuatu hal yang menarik buat saya tulis di blog ini waktu liat tari kecak kemaren di Uluwatu. Kalau ngelihat sih udah sering, dibilang bosan..yah gak begitulah. Cuman tumben yg kemaren agak sedikit takjub saya menyaksikannya, terutama saat Hanoman menendang2 api yg gede.
Cerita dulu yah tentang sejarah tari Kecak ini. Dari sumber yg pernah saya baca, tarian ini sudah ada sejak th 1930-an. Entah darimana asalnya, tarian ini menjadi sebuah kesenian massal yg berkembang dari desa ke desa, sampai akhirnya menjadi suatu tarian tetap bagi para turis yg berlibur ke Bali. Melihat ceritanya, tari kecak mengambil lakon Ramayana, tapi tidak utuh. Yang diambil cuman penggalan cerita saat Dewi Sita (istrinya Rama) diculik oleh Rahwana, kemudian dibebaskan oleh Sang Hanoman. Jumlah penari Kecaknya sendiri sekitar 100-an orang laki-laki. Kadang ada juga yang mencapai ribuan orang seperti yg bulan september nanti dipentaskan di Tanah Lot. Para penari Kecak ini sendiri melambangkan api, sebagai pembatas dari arena tari itu sendiri. Ke-khas-an dari para penari kecak ini adalah tidak memakai baju, cuman kain hitam putih saja, dan selama 1 jam show, mereka akan menari sambil menyanyikan lagu2 khas kecak sebagai musik pengiring cerita. Oh yah, tarian kecak ini tidak menggunakan gambelan sebagaimana tarian Bali lainnya, melainkan hanya menggunakan suara penari kecak saja berupa acapella. Bayangkan, 1 jam non stop nyanyi. Emang capek seh, tapi bagi mereka thats fun.
Tarian Kecak yg ada di Uluwatu juga mengambil lakon Ramayana. Atraksi yg paling ditunggu oleh penonton adalah saat Sang Hanoman yg tertangkap oleh anak buah Rahwana,dalam keadaan tangan terikat kemudian dibakar dengan api. Api berasal dari sabut kelapa yg telah direndam minyak tanah. Bayangkan, apa ga gede tuh apinya. Sebelum api dinyalakan, ada seorang pemangku (holy man) yg melakukan suatu ritual didepan Sang Hanoman yg sedang diikat dalam posisi duduk. Oleh bapak Pemangku ini, Hanoman diperciki air suci (tirta). Bersamaan dengan itu, sabut kelapa yg mengelilingi tubuh Hanoman mulai dibakar. Byurrr .apinya besar banget, ampe panasnya terasa dalam radius 10 meter. Tapi tiba2, Sang Hanoman berdiri sambil melepaskan ikatan tangannya dan tanpa ragu menendang api-api tsb ke segala arah sampai api tsb padam semuanya. Woww..apa ga kebakar tuh kakinya?? ya paling tidak panas gitu???. Ternyata TIDAK. Disinilah takjubnya saya kemaren. Biasanya api yg ditendang tersebut hanya berupa bara kecil saja, dan tendangannya juga ga jauh. Tapi yg ini, busyett kayak nendang penalti ajah dalam bola. Nendangnya kenceng banget saat api lagi gede-gedenya. Sampai-sampai penonton yg dibarisan depan pada kabur menyelamatkan diri Uedann tenan .
Rasa penasaran ini mengusik saya untuk bertanya kepada Bapak Pemangku yang tadi dibelakang panggung, kenapa kok Hanoman nginjek api ga ngerasain apa. Nah ada cerita menarik tentang hal ini. Sebenarnya, gelung (mahkota) yang dipakai oleh si penari Hanoman itu yang mengakibatkan kebal. Penari Hanoman pada saat diperciki air suci mengalami proses trance (kerasukan). Siapa yang merasuki? Adalah betara (spirit) yang ada disebuah pura disekitar kawasan Uluwatu. Ceritanya begini, kelompok penari Kecak ini saat membentuk grup kecak, pernah melakukan suatu ritual di salah satu pura di Uluwatu, mohon agar grupnya diberikan suatu kekuatan magis yang mampu menjadi daya tarik bagi penonton. Dari beberapa gelung yg disiapkan dalam tokoh cerita Ramayana, ternyata mahkota utk Hanoman yang diberikan suatu kekuatan magis. Siapapun yang menarikan tokoh Hanoman, saat pentas akan mengalami suatu proses trance dan kebal terhadap api. Biasanya, agar sebuah tari menjadi lebih hidup dan sakral, kelompok2 tari melakukan suatu ritual di pura-pura yang diyakini memiliki magic power, dengan harapan tarian yang mereka sajikan memilki kekuatan magis juga. Karena tarian Bali selalu memakai mahkota atau gelung ini, maka yang dipersembahkan untuk diberikan power adalah gelung-nya.
Kembali ke tokoh Hanoman tadi, saya juga penasaran dan pengen nanya langsung ke penarinya. Bli, apa ga panas tadi nginjak api. Jawaban Bli Made sang penari, Waduh, tadi saya gak ingat apa-apa setelah diperciki air suci. Yang saya rasakan badan ini rasanya kebal dan tenaga saya jadi gede. Saya lihat api itu seperti layaknya sebuah bola. Biasa saja tuh, kata dia sambil memeperlihatkan kakinya kepada saya. Emang ga ada luka sedikitpun, apalagi luka bakar. Dalam hati saya, Mmhh..this is Bali, a magic island.
Kalau anda sempet mengunjungi Uluwatu Temple saat sunset, jangan lewatkan tarian Kecak-nya. Arenanya di alam terbuka, menghadap ke arah tebing dan pura Uluwatu, sambil melihat sang mentari tenggelam di laut. Sangat indah Tiket masuk per orang cuman IDR 50.000.- (sama seperti tarian2 lain di Bali, kan mengikuti SK Gubernur Bali ttg tiket pertunjukan seni). Durasinya 1 jam dari jam 18.00-19.00. During show, you are free to take the picture, and free also to take pictures together with the dancer after the show finish.
Udah dari lama pengen nulis ttg Uluwatu, my favorite places in Bali. Dua hari yg lalu sempet nganterin clients, Tim & Winny jalan-jalan ke Uluwatu, ujung selatan barat pulau Bali. Bagi saya, Uluwatu adalah obyek yg sangat sangat very menarik dibandingkan dengan obyek wisata lain di Bali. Walaupun udah sering banget kesini, saya ga pernah bosan. Makanya, tamu2 yg saya drive pasti saya ajak untuk liat Uluwatu, sebuah peninsula dengan pemandangan pura Uluwatu diatas cliff (karang batu) yg sensasional banget.
Sedikit cerita yah ttg Uluwatu ini. Kata Uluwatu berasal dari kata Ulu=Ujung dan Watu=Batu. Emang kalo diliat posisi Uluwatu adalah diujung bawah barat Pulau Bali yg berupa tebing2 batu karang dengan hamparan Samudera Indonesia yg airnya biru gelap….Bayangin ajah, tebing karang setinggi 60meter dan laut lepas yg ombaknya guedee banget, wow…eksotik banget. Uluwatu masuk dalam wilayah desa Pecatu, kecamatan Kuta Selatan, kabupaten Badung. Kalau dari Kuta seh kira2 30 menit drive. Arah ke Uluwatu sejalur dengan GWK dan Dreamland Beach. Jadi kalau pernah ke GWK, tancep ajah keatas kira2 15 menit-an…nyampe deh Uluwatu. Jalannya mulus dan besar, walaupun agak turun naik. Maklum, ini kan daerah bukit kapur. Sebelum nyampe Uluwatu, anda akan liat Tirtha Bali, itu tuh…tempatnya si Glenn ama Dewi Sandra merit.
Areal Uluwatu adalah kawasan suci karena disini terdapat sebuah pura yg sangat utama yaitu Pura Luhur Uluwatu. Pura Uluwatu termasuk dalam 6 buah pura utama di Bali (Sad Kahyangan), yg pemeliharaannya dibantu oleh UNESCO. Disini adalah stana (rumah) dari Dewa Rudra, yaitu dewa penyembuh segala macam penyakit. Dari beberapa literatur yg saya baca, Pura Uluwatu ini sudah ada sejak jaman dulu. Pada abad ke-10, Empu Kuturan mendatangi lokasi pura ini dan mendirikan sebuah pura lagi berupa meru bertingkat 3 disini. Tahun 1546, Dang Hyang Nirartha sebagai penyebar ajaran Hindu Siwa di Bali, ketika mencapai Tanah Lot, beliau melihat sebuah bukit di kejauhan yang sangat mengesankan sekali. Beliau yakin, itulah tempat bagi beliau untuk moksa, yaitu melepaskan roh dari raganya. Bergegas beliaupun menuju bukit ini yg bernama Uluwatu. Disini beliau menambahkan bangunan pura yaitu padmasana, yg merupakan stana dari Tuhan. Dari Uluwatu beliau melanjutkan perjalanannya keliling pesisir pulau Bali sampai Lombok dan kembali lagi ke Uluwatu. Nah, di pura ini Dang Hyang Nirartha, pendeta yg sangat suci dan sakti melakukan proses pelepasan roh yg disebut dengan MOKSA. Beliau melakukan meditasi, dengan kekuatan dan kesuciannya, tubuh beliau menjadi abu dan ditiup angin ke laut. Hanya orang suci seperti beliau saja yg mampu melakukan hal ini.
Odalan (temple anniversary) di Pura Uluwatu adalah saat Anggarkasih Medangsia, setiap enam bulan sekali. Saat odalan berlangsung, ribuan umat Hindu dari berbagai pelosok Indonesia akan bersembahyang kesini. Untuk itu, kawasan Uluwatu ditutup 3 hari untuk aktivitas wisata guna memberikan kesempatan kepada umat melakukan sradha bakti kepada Tuhan. Sekitar akhir Mei lalu, tamu saya Mbak Novi and temen2 rencananya saya ajak ke Uluwatu dari Dreamland. Uppss..nyampe disana kita ga boleh masuk, saya lupa kalau hari itu adalah odalan di Pura Uluwatu.
Di areal Uluwatu ini juga terdapat sekawanan kera yg jumlahnya sekitar 300-an ekor. Badan si nyemot ini lumayan gede2 seh. Monyet disini cukup nakal, sukanya iseng ngambilin kacamata, topi, ikat rambut, dan anting2 para turis. Itu saja yg dia doyan, yg lain seperti kamera, handycam, tas…dicuekin. Ternyata dia melakukan ini hanya caper aja alias cari perhatian buat ditukerin dengan makanan. Cara dia nyopet, wuisss…cepat sekali. Terakhir tgl 7 Augt tamu saya Mbak Yenny diambil ikat rambutnya. Langsung dimakan ama dia ampe robek2, dikirain makanan kali. Jadi hati2 deh dengan barang anda khususnya kacamata baca alias minus. Diembat si nyomet kan berabe, kagak bisa liat eksotiknya Uluwatu. Tapi tenang, trick yg paling ampuh menjauhkan bahaya si monyet adalah dengan membawa batangan/tongkat kayu yg banyak terdapat disini. Ambil aja dan bawa, si nyemot bakalan keder deh, ga berani deket.
Oh yah, tiket masuk ke Uluwatu IDR 3.000.-/person. Karena kawasan suci, pengunjung diwajibkan memakai kain dan selendang yg sudah disediakan disana. Yg bercelana pendek akan dipakaikan kain warna ungu kemudian diikat pake selendang kuning. Sedangkan yg memakai celana panjang (paling tidak melewati lutut), cukup pake selendangnya aja. Di lokasi tiket, biasanya kita dikasih tahu ama yg jaga untuk melepas topi, kacamata ataupun ikat rambut…biar ga dicuri ama monyet. Ada juga papan gede yg berisikan warning ttg hal ini.
Uluwatu paling indah kalau dinikmati saat sore hari khususnya SUNSET time… Di Bali, one of the best place to see the sunset is Uluwatu. Apalagi kalau anda menikmatinya sembari menonton pertunjukan tari Kecak di sekitar pura…wow, makin mantap!!
- Sate Lilit Ikan Laut link klik
- Nasi Pedes Polsek Kuta klik (H)
- Warung Nikmat Jl. Bakung Sari klik (H)
- Nasi Pecel Ibu Tinuk Jl.Raya Tuban (dekat Bandara) klik (H)
- Warung Made. Alamat. Jl. Pantai Kuta, Bali. klik
- Kuta Food Court (KFC). Jl. Pantai kuta (samping kama sutra) klik
- BE PASIH. Jl. pemuda gg 3 renon paling pojok. klik
- sate kambing + gule Monang maning klik
- Warung nasi AMPERA (teuku umar) klik
- Ikan bakar Pantai Jimbaran klik
lain-lain (share dari anak2 reg bali)
- Pabrik kata2 JOGER - Kaos and oleh2 sepulang dari bali klik
- Arak Bali klik
- jangan berlibur ke Bali di saat berhalangan (menstruasi) (dari bro oon_forever) klik
- Suasana Nonton Kecak di uluwatu (dari bro k1ng) klik
- Ogoh2 (malam sebelum nyepi) dari bro k1ng klik
- hidden beach (arah Bukit GWK, (uluwatu) : dari bro k1ng klik
- Titiles mini zoo (dari sis yully) klik
- Rafting di UBUD (SOBEK) - by bro k1ng klik
- pantai balangan - by bro RATEM klik
- Air terjun Git Git - By bro RATEM klik
- Balangan - Dari bro RATEM klik
Ket : ***
(H) = cocok tuk yg muslim
(?) = Msh di cari infonya
gw gawe di agent travel asing, tapi maaf ga promo disini karena kantor gw bukan untuk tamu domestik
tapi untuk yang membutuhkan informasi atau bantuan tentang fasilitas liburan seperti hotel, transport, watersport, rafting, tempat shopping dan lain-lain gw siap membantu
Original Posted By oon.forever►gw gawe di agent travel asing, tapi maaf ga promo disini karena kantor gw bukan untuk tamu domestik
tapi untuk yang membutuhkan informasi atau bantuan tentang fasilitas liburan seperti hotel, transport, watersport, rafting, tempat shopping dan lain-lain gw siap membantu
ikut memajukan bali
info2 tempat2 and yg lain2 nya isa dong di share di sini
melihat- lihat doank lumayan untuk mendukung program pemerintah kerapat untuk Visit Indonesia 2008 semoga tempat-tempat di bali tetap menjadi yang terbaik untuk semua
Original Posted By oon.forever►gw gawe di agent travel asing, tapi maaf ga promo disini karena kantor gw bukan untuk tamu domestik
tapi untuk yang membutuhkan informasi atau bantuan tentang fasilitas liburan seperti hotel, transport, watersport, rafting, tempat shopping dan lain-lain gw siap membantu
ikut memajukan bali
wah bagus juga nih,,,ada program2 yg mau di rekomendasikan gak yah??? aku pengen water sport nya nih, dari mulai laithan surfing, diving, parasailing...??? kira2 kenak berapa yah....?? harga kaskuser yah bos kalo emang ada tour nya,,,hihihih
Original Posted By Prof.Lupin►wah bagus juga nih,,,ada program2 yg mau di rekomendasikan gak yah??? aku pengen water sport nya nih, dari mulai laithan surfing, diving, parasailing...??? kira2 kenak berapa yah....?? harga kaskuser yah bos kalo emang ada tour nya,,,hihihih
bantuin jawab dikit
keknya kalo surfing and tempat water sport yg lain agak beda bro..
misal paraceling, banana boat, flying fish, snorking, diving...
gw bukan travel agent atau tour jadi gak isa ksh harga..
cuman ada beberapa kenalan kalo soal pilihan..
PM aj kalo serius.. nanti gw lgsung ksh kontaknya dia.. ( gw cuman ksh no kontaknya yach... bukan dagang.. )
jadi bisa hub lgsung ke dia
atau coba cari info di daerah tanjung benoa... keknya gudang water sport di sana semua
ato mgkn ada kawan2 kaskuser yg mau share info water sport??
Semua laporan yang masuk akan kami proses dalam 1-7 hari kerja. Kami mencatat IP pelapor untuk alasan keamanan. Barang siapa memberikan laporan palsu akan dikenakan sanksi banned.