KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ali Murtopo : Tokoh Orba yang Islamfobia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5de4fa0f4601cf01777ac3cd/ali-murtopo--tokoh-orba-yang-islamfobia

Ali Murtopo : Tokoh Orba yang Islamfobia


Ali Moertopo ialah mantan menteri penerangan Indonesia tahun 1978 – 1983 sekaligus pernah menjabat sebagau Deputi Kepala (1969 – 1974) dan Wakil Kepala (1974 – 1978) Badan Koordinasi Intelijen Negara(BAKIN, sekarang BIN).

Ali Moertopo mempunyai peran penting dalam sejarah pemerintahan masa Orde Baru.

Soeharto juga mempercayakan penggalangan dukungan politik kepada Moertopo. Ia berperan besar dalam penyederhanaan partai-partai politik. Sebelum 1971, ada banyak jumlah partai dan kemudian difusikan jadi 10 partai. Partai-partai ini semakin mengerucut lagi menjadi tiga partai yakni Partai Parsatuan Pembangunan (PPP) yang berisikan eks partai-partai Islam, Partai Demokrasi Indonesia yang berisi partai nasionalis, dan Golongan Karya (Golkar).

Beliau lahir  di Blora, Jawa Tengah, 23 September 1924

kemudian bergabung dengan BKR setelah Indonesia baru saja merdeka tahun 1945.

Ali ditempatkan di Kodam Diponegoro tahun 1950. Ia bertemu Suharto di sana.

Jabatan militer terakhir Ali ialah Asisten Kepala Staf CADUAD .

Ali Murtopo dianggap bertanggung jawab atas ditangkapnya Hariman Siregar, mahasiswa FK UI. Singkatnya peristiwa malari ialah penolakan investasi dari jepang di Indonesia dengan menggelar demonstrasi oleh mahasiswa. Hariman siregar ialah ketua BEM UI. Demonrtasi dikawal oleh Jendral Sumitroyang saat itu menjabat sebagai PangKOMKAMTIB. Berkatnya, Hariman dan kawan-kawan dipersilakan masuk ke gedung Bina Graha agar dapat bertemu dengan Presiden Suharto langsung. Ali bersama dedengkot CSIS-nya menilai hal ini mengancam kestabilan orde baru, Sebab pamor Sumitro terlanjur terangkat di kalangan mahasiswa. Ali menganggap Sumitro bakal menjadi pesaing Suharto dalam pemilihan Presiden. Kemudian Ali beserta CSIS membisiki Suharto tentang apa yang dikerjakan Sumitro.


kiri : Sumitro
kanan : Ali Murtopo

Ali harus berpikir bagaimana cara menjatuhkan Sumitro. Setelah Hariman dkk bertemu Suharto, demo masih terjadi karena Suharto menolak permintaan mahasiswa. Tiba-tiba datang segerombolan massa tak dikenal mulai membakar ban hingga mobil. Jakarta pun rusuh terbakar. Sumitro dianggap bertanggung jawab atas peristiwa ini karena menjabat sebagai PangKOMKAMTIB.Sumitro kemudian "dipecat" (dipensiunkan dini seperti Prabowo), Hariman Siregar ditangkap oleh tentara bawahannya Ali Murtopo. Proses penangkapannya pun lucu, Tentara mendatangi kampus FK UI lalu mencari mahasiswa bernama Hariman Siregar, kemudian temannya memanggil Hariman, ia pun datang dengan terbuka karena mengira tentara yang mendatanginya tsb adalah bawahannya Jend. Sumitro. Hariman pun dibawa pake Jeep dan ditinggalkan di markas Kodim. Hariman masih belum tau bahwa sebenarnya ia telah diciduk ABRI, baru keesokan harinya ia baru menyadari setelah ibunya membesuk ke Kodim sambil nangis-nangis.

Ia juga dianggap tokoh yang islamphobia. Dalam wacana TEMPO khusus. Diceritakan Ali yang dekat dengan kawan-kawan CSIS yg non-muslim (Hary Tjan + Jusuf Wanandi) melihat bahwa kekuatan Islam politik dapat mengancam orde baru. Selain itu Ali sendiri yang punya pengalaman lapangan dalam menumpas Pemberontakan DI/TIIdi jawa barat Di masa orde baru.

Simak kisah lengkapnya bersama Jas Merah hanya di Kaskus Podcast!




profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 8 lainnya memberi reputasi
dulu pernah denger nama ini, pas ane sd era 90'an...
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di