KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Inspiring Place dari Kota yang Masih Tertitah untuk Bangun
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc6a87a8012ae634d37ca5f/inspiring-place-dari-kota-yang-masih-tertitah-untuk-bangun

Inspiring Place dari Kota yang Masih Tertitah untuk Bangun



Dulu yang tengah berjuang, gersang dari banyaknya hiburan dan berbagai pelajaran edukasi, dulu yang selalu tersisihkan dan yang hanya dianggap sebelah mata, dulu yang terbilang minim wisatawan dan hingga sekarang ku belum tahu apa makanan berat asli dari kota ini.

Bayangkan betapa garingnya hidup di sini, tak seperti kota-kota yang mungkin memiliki makanannya sendiri, bahkan saat ku ke ibukota dan sempat kusebut nama daerah tempatku tinggal, mereka bingung padahal masih satu provinsi.. Ah, betapa kejamnya.. emoticon-Berduka (S)

Melalui acara MLDSPOTKONTENHUNT yang diselenggarakan KASKUSXMLDSPOT kuingin berbagi mengenai perkembangan yang kami usahakan agar kota Ngawi ini sedikit lebih dikenal oleh para tetangga. Ku jadikan INSPIRING PLACE karena sedari kecil hingga sekarang 98% kehidupan berada di sini dan lihat, dengan bersyukur ane jadi tahu betapa kota Ngawi memberi banyak dukungan untuk berbagai kegiatan dan pembangunan ditengah derasnya informasi di era digital.



Awal dimulainya pembangunan ialah dengan mempercantik pusat kota, mereka membuat taman-taman dengan beberapa tema berbeda, seperti Taman Pintar yang memiliki berbagai macam permainan edukasi untuk anak-anak, taman Terapi untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan olahraga, baik olahraga sederhana yakni berjalan di atas bebatuan yang tertata sedemikian rupa (terapi kaki) maupun olahraga yang alatnya dibuat dari besi dengan bentuknya meniru alat-alat gym, ada sekitar 5 jenis alat yang bisa digunakan, hingga Taman Lalu Lintas yang terdapat jalan buatan beserta rambunya untuk memberi edukasi terhadap para pengunjung khususnya anak-anak. Taman yang ane sebutkan tadi baru tiga, belum di beberapa tempat lainnya yang tak kalah digenjot anggaran hanya untuk sekedar rekreasi sederhana.




Sudah berkali-kali kota ini mengadakan acara yang berbau perayaan dan budaya, dalam satu tahun bisa ada lebih dari 30 acara terselenggarakan, tengok saja 2 hari yang lalu di mana kota Ngawi memperingati Hari Aksara yang mendatangkan Dinas Pendidikan Kabupaten & Kota se-Jawa Timur. Mereka mendirikan stand untuk menunjukkan kebolehannya dalam setiap kota, berbagai kesenian seperti Reog Ponorogo pun ditampilkan, ada juga jalan santai dan lomba drumband se-Jawa Timur. Karena banyaknya yang datang maka perbedaan pun merupakan hal biasa, seperti seorang pendatang dari Madura, memesan makanan, minuman dan camilan disalah satu warung yang ada disekitar, sedikit banyak ia membawa untuk teman-temannya dan harga yang diberikan oleh penjual ternyata sangat murah daripada di tempatnya, mungkin ini salah satu keramahan dari Negeri Ngawi Ramah, jargon yang ia sandang setelah memakai nama Ngawi Berjuang.




Mulai dari bulan Juli yang merupakan 'hari jadi' kota Ngawi hingga November 2019 ini ada berbagai acara dengan TASTE THE LOCAL banget. Jadi jangan ragu untuk berkunjung di kota ane yang jarang agan sista ketahui ini dan akan ku kupas tuntas di dalam thread ini, kalian harus sesekali berkunjung untuk menikmati betapa syahdunya 'Kartonyono Medot Janji'emoticon-Cool


Pasar Jadul bertempat di bawah hutan bambu yang tumbuh subur di sini, banyak pedagang yang menggelar lapaknya, dari makanan, minuman, jajanan, baju hingga ada Dokar (delman) yang mengitari taman, untuk membeli barang-barang yang ada di Pasar Jadul, kita menggunakan uang buatan yang bisa ditukar di pintu masuk. Selain jual beli ada pula berbagai permainan yang disediakan, tentu saja permainan tradisional yang sudah sangat jarang terlihat di perkotaan seperti Dakon dan Engkle.





Saat merayakan kemerdekaan NKRI 2019 lalu di sini juga mengadakan lomba-lomba umum seperti lomba makan kerupuk, balap karung, balap kelereng, lomba egrang, hingga lomba tapen beras (memisahkan beras dari kulitnya) dan ndondomi klambi (menjahit baju). Hiburan tradisional juga memeriahkan Pasar Jadul sebut saja Cokekan, Keroncong, Tari Bambangan Cakil yang memiliki cerita tentang Perang Kembang dalam pewayangan, selain ksatria dan raksasa yang berperang dalam Tari Bambangan Cakil, Pasar Jadul juga menyediakan photobooth dengan Anoman, Buto Babrah, dan Petruk.


Berbagai kegiatan bisa kita lakukan di sini, selain pergi ke Pasar Jadul, kita juga bisa berenang di kolam yang berada di bawah Hutan Bambu. Kita juga bisa menaiki perahu bebek dengan melewati Bulus yang ada di dalam perairannya. Menurut cerita yang beredar, apabila kita mengambil Bulus untuk dibawa pulang maka kita akan mengalami sakit hingga Bulus itu dikembalikan kembali ke asalnya, jadi jangan coba-coba ya!



Di Tawun ini ada sumber air yang tak ada habisnya, biasa disebut dengan sendang. Tiap Selasa Kliwon di bulan Suro banyak orang berdatangan untuk melakukan acara Keduk Beji, yakni pembersihan sendang dari kotoran yang ada dan mengganti kendi di dalam gua yang ada di sendang agar tetap bersih airnya. Kemeriahan juga bertambah dengan adanya mandi lumpur Sendang Beji yang dipercaya bisa mempercantik diri. Saat ada Keduk Beji biasanya juga ada panggung yang menampilkan hiburan untuk para pengunjung. TASTE THE LOCAL banget kan.





Bagi yang sering melakukan wisata religi jangan lupa untuk berkunjung di Ngawi ya! Di sini ada lebih dari 10 makam orang penting lho. Dari wilayah Ngawi Kota, tepat di belakang masjid agung Baiturrahman Ngawi yang berada di Alun-alun terdapat makam dari RM Tumenggung Poerwodiprodjo, Benteng “Pendem” van Den Bosch, Ngawi ada makam K.Muhammad Nursalim, seorang pengikut Pangeran Diponegoro yang kebal tembak sehingga beliau dikubur hidup-hidup di dalam Benteng oleh Belanda. Dekat dengan Tawun yakni Ngawi Purba terdapat makam dari Patih Pringgo Koesoemo. Selain itu masih ada beberapa lagi yakni;




Pada tanggal 1 Juli 2019 kemarin Bapak Bupati Ngawi, pak Kanang mengelilingi makam-makam tersebut lho.. Lalu dilanjutkan acara Jamasan Pusaka yang berlokasi di Pendopo Kabupaten. Kebiasaan untuk memandikan pusaka-pusaka yang tersimpan saat bulan Suro tiba, selain melakukan jamasan, acara ini juga mengadakan gunungan yang berisi bahan makanan untuk diarak keliling alun-alun Ngawi. Di sepanjang bulan Juli ini diadakan Ngawi Tourism Festival nama kerennya ialah pasar malam di alun-alun Ngawi yang luasnya berhektar-hektar, ramai sekali dengan berbagai macam permainan dan banyak juga para pedagang yang menggelar lapaknya.



Di Ngawi juga sering lho diadakan pagelaran Wayang Kulit, terkadang ada pula yang dalangnya masih anak-anak hingga diadakan lomba menjadi Dalang untuk usia anak-anak dan diikuti oleh peserta dari seluruh Jawa Timur. Mengembangkan bakat untuk peserta didik dan melestarikan budaya Jawa memang perlu, jadi mari kita dukung pagelaran Wayang Kulit dan berbagai lomba yang berkaitan dengannya emoticon-Smilie

Selain Wayang Kulit ada juga perlombaan lainnya seperti Dimas Diajeng yang mirip dengan Abang Nona, perlombaan Wushu, tinju, karate, panahan, sepeda, motorcross, jeep adventure, hingga lomba burung berkicau nasional, bagi para pecinta kegiatan-kegiatan tersebut bisa mengikuti lomba-lomba yang ada lho, untuk panahan baru saja kemarin mulai emoticon-Big Grin Beberapa tahun belakangan ini Ngawi mencoba peruntungan dalam industri kain batik, di mana batik Ngawi dihasilkan dari para siswa sekolah yang membatik sendiri dalam salah satu pelajaran kesenian, dan yang terbaik akan ditandingkan dengan sekolah-sekolah lainnya, kini batik Ngawi memiliki tempat sendiri dengan diadakannya Ngawi Batik Fashion. Membudayakan masyarakat mencintai pakaian nasional agar cinta terhadap tanah air semakin besar dan selalu menghargai budaya sekitar emoticon-Kiss (S)



Beberapa festival untuk lebih mengenal kota sendiri juga kerap di adakan seperti Festival Kopi, di mana Ngawi memiliki kopi khas sendiri, yaitu Kopi Selondo yang memiliki bau nangka! Diambil dari nama daerah di Kecamatan Jogorogo yakni Seloondo Ngrayudan, Ngawi merupakan desa wisata yang memiliki keindahan alam dan masih sangat asri, di sana terdapat bumi perkemahan, ladang pohon kopi, air terjun, paralayang dan masih banyak lagi. Di Ngrayudan ini tiap tahunnya diadakan Festival Gravitasi Bumi yang mengundang banyak para punggawa kesenian seperti Reog, Sanggar Tari, Dalang Wayang Kulit, Tari Kolosal dan lainnya. Festival ini ialah bentuk syukur dan perayaan sebagai ucapan terimakasih atas kinerja masyarakat yang senantiasa menjaga alam, budaya serta wisata yang ada di Ngrayudan, festival Gravitasi Bumi telah dilaksanakan sekitar bulan Agustus, dan pada tahun 2017 mendapat Original Rekor Indonesia Award sebagai satu-satunya dan yang pertama dalam mengadakan event rutin tiap tahunnya, jadi jangan lewatkan yah untuk tahun depan, dijamin satu tahun tak akan habis agan sista mengelilingi keindahan kota ini emoticon-Big Grin



Di Jogorogo ada lebih dari satu desa wisata, selain Ngrayudan ada juga desa wisata Brubuh yang biasa disebut dengan desa Kayangan, di sana ada wahana sederhana seperti jaring yang terbentang dan ditarik seperti ayunan namun tinggi dari tanah, sehingga dipanggil dengan nama kayangan swing (ayunan kotak), ada juga ayunan tinggi (High Swing) yang digunakan satu orang dan ia akan diayunkan dengan view persawahan di pegunungan, seperti flying fox namun ia tidak menyeberang. Untuk flying fox terdapat di desa Brubuh juga dengan panjang 200 meter dan rutenya bisa bolak balik, pemandangan di sekitar yang kehijauan memanjakan mata bagi para pengunjung. Di Brubuh juga ada persewaan ATV dengan rute persawahan, hati-hati untuk bajumu gan! Bisa kena lumpur saat mengendarainya. Bagi yang ingin basah-basahan kita juga bisa melakukan arung jeram dan ini aman untuk anak-anak, aliran sungainya yang tak begitu deras namun masih bisa memicu adrenalin saat melewatinya membuat pengalaman yang seru dan tak terlupakan, ajak keluarga ya biar semakin ramai. Wahana mini trail juga disediakan lho di sini, jadi bagi yang anaknya ingin menjadi pembalap, bisa latihan juga, selain motor, di Brubuh juga menyediakan sepeda untuk berkeliling. Pemandangan yang asri dengan latar belakang gunung Lawu ini patut untuk dicoba.

Jangan melewatkan untuk berkunjung di Jogorogo ya karena selain Desa wisata juga ada tempat wisata lainnya lho seperti Air terjun Srambang, Air terjun Pengantin, Pemandian Hargodumillah, Air terjun Suwono, Pesanggrahan Srigati yang terletak di lereng gunung Lawu.


Saat bulan Suro kemarin di Srigati ada upacara adat yang bernama Ganti Langse, di mana Langse/kain penutup yang berada di pesanggrahan diganti dengan kain yang baru. Upacara ini dilakukan saat malam hari, tempat yang begitu kental akan mistisnya menjadi ramai dengan para pengunjung dan tari-tarian yang diselenggarakan. Konon di Srigati ini pula banyak orang bermeditasi di beberapa pelenggahan, ngalap berkah dan melakukan pesugihan karena dipercaya bahwa di Srigati terdapat 'pintu gerbang' ke dunia lain, ada pula yang mandi di pertemuan dua arus sungai yang disebut dengan 'Kali Tempuk' untuk membuat diri menjadi kebal, awet muda dan tujuan-tujuan aneh lainnya. Di sinilah Raden Wijaya bertapa sebelum membangun kerajaan Majapahit dan di sini pula Prabu Brawijaya V singgah terlebih dahulu untuk melepaskan baju kebesarannya sebelum melanjutkan perjalanan ritual ke puncak Gunung Lawu.


Berbicara mengenai sejarah, di Ngawi juga terdapat Benteng Van den Bosch yang terletak di Ngawi kota jadi tak terlalu jauh dari alun-alun Ngawi. Mengenal sejarah dari dekat ialah sesuatu hal yang sangat mengesankan, kita jadi tahu gambaran para serdadu yang tengah berdiri di lapangan atau komandan yang berteriak-teriak, bahkan kita bisa membayangkan penyerangan dari pribumi dengan melalui sungai di belakang benteng, tak luput juga adanya penjara yang terbengkalai menggambarkan penyiksaan yang begitu ngeri hingga terdapatnya makam pengikut Jenderal Soedirman yang konon kebal senjata serta sumur yang katanya sebagai tempat pembuangan mayat, begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sejarah besar bangsa ini.

Selain benteng pendem ini, di Ngawi juga terdapat rumah yang bersejarah yakni rumah dari dr. KRT Radjiman Wediadiningrat seorang tokoh pendiri dan pemrakarsa dari Badan Pergerakan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), barang-barang beliau masih tertata dan tersimpan rapi di sini, semoga rumah ini tetap berdiri kokoh agar anak cucu kita bisa melihatnya emoticon-Belo


Untuk sejarah yang lebih jauh lagi, lebih lama dan lebih purba, di mana saat sekolah kita mengenal Pithecanthropus erectus yang bersemayam di Trinil, salah satu desa bernama Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi ialah lokasi berdirinya museum Trinil. Di sini kita bisa melihat berbagai macam tengkorak dan tulang binatang purba, selain itu di Trinil juga dibangun patung-patung yang tingginya sesuai dengan keadaan jaman purbakala, keren kan emoticon-Big Grin kita bisa membandingkan tubuh sendiri dengan patung-patung itu. Edukasi yang mengasyikkan dan sangat menginspirasi karena kita jadi tahu bagaimana rupa nenek moyang kita, bisa jadi tempat untuk menenangkan diri juga karena letaknya yang dekat dengan aliran Bengawan Solo membuat mata jadi segar.




Untuk hiburan skala nasional, Ngawi juga sering lho mendatangkan para artis ibukota, terkadang hanya individu, terkadang melalui acara-acara musik di TV swasta yang booming di tahun lalu emoticon-Big Grin Limbad pun juga sempat mengunjungi emoticon-Belo paling sering Didi Kempot yang almarhum kakaknya, Alm.Mamiek asli Ngawi dan Kirun yang memiliki rumah di Ngawi. Saat mengunjungi beberapa acara hiburan yang penuh sesak seperti ini sebaiknya hati-hati ya, banyak pencopet lho, mereka sempat mengeluh di sosial media karena menjadi korban, tak hanya satu dua saja, karena copetnya lebih dari lima!



Untuk yang hari ini di Ngawi (9/11/2019) bisa melihat acara Kebo Ketan di Sekaralas, Kecamatan Widodaren Ngawi. Diramaikan dengan berbagai kebudayaan Ngawi yang kian melambung tinggi emoticon-Cool
emoticon-I Love Indonesia (S)Terima kasih KASKUSXMLDSPOT emoticon-I Love Indonesia

Spoiler for sumber:

profile-picture
profile-picture
cwiti dan memberi reputasi
Diubah oleh cwiti
tetap lestarikan ya, jangan sampe punah
profile-picture
cwiti memberi reputasi
Diubah oleh MrJeffBezos
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di