CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PKB ke Paloh: Kalau Jokowi Curiga, NasDem Tak Dapat 3 Menteri Premium
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc632739a972e7bc7776192/pkb-ke-paloh-kalau-jokowi-curiga-nasdem-tak-dapat-3-menteri-premium

PKB ke Paloh: Kalau Jokowi Curiga, NasDem Tak Dapat 3 Menteri Premium

Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merespons pidato Surya Paloh yang berbicara perihal 'rangkulan' dalam Kongres ke-II Partai NasDem. PKB menilai, pidato tersebut terkait sambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya rasa apa yang disampaikan Pak Jokowi bukan dalam konteks curiga apalagi sinis," kata Ketua DPP PKB Daniel Johan, Jumat (8/11/2019).

Baca juga: Surya Paloh: Rangkulan Saja Dicurigai, Bangsa Model Apa Ini?

Jokowi memang menyindir rangkulan Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman saat menyampaikan sambutan dalam perayaan HUT Golkar beberapa hari lalu. Daniel menilai, sindiran itu diutarakan karena Jokowi butuh penjelasan.

"Tetapi kan itu setengah guyon, tapi juga butuh penjelasan karena kan problemnya sesama koalisi," terang Daniel.

Daniel menyakini, Jokowi tak menaruh kecurigaan ke NasDem. Dia mengatakan, apabila kecurigaan itu ada, NasDem tidak akan mendapatkan kursi menteri strategis.

"Kalau (Jokowi) curiga nggak dikasih tiga menteri dong. Menterinya premium lagi. Itu maksudnya jelas bahwa kalau curiga nggak begitu," ucap Wakil Ketua Komisi IV itu.

Baca juga: Surya Paloh Bicara Partai yang Ngaku Pancasilais tapi Suka Marah

Sementara Sekjen PPP Arsul Sani menilai hal tersebut merupakan dinamika politik yang lazim.

"PPP melihat bahwa apa yang disampaikan Pak Jokowi dalam Munas Golkar tersebut dan pidato Pak SP (Surya Paloh) dalam pembukaan Kongres NasDem malam ini sebagai dinamika politik biasa, dan tidak perlu dimaknai sebagai adanya keretakan antara Pak Jokowi dengan anggota koalisinya," ujar Arsul lewat pesan singkat kepada detikcom, Jumat (8/11/2019).

Arsul mengatakan wajar bila rangkulan Paloh itu dimaknai beragam oleh para elite politik. Sebab, pertemuan Paloh dengan PKS anomali.

"Dalam dialektika koalisi politik maka wajar saja antar pemangku kepentingannya terdapat perbedaan pandangan ketika ada salah satu pihaknya melangkah dan pihak lainnya memandang sebagai sebuah langkah 'anomali'," ujar Arsul.

Wasekjen PPP Achmad Baidowi mengatakan tidak ada yang mencurigai rangkulan Paloh. Baidowi menekankan agar Paloh tak perlu bersikap reaktif.

"Sebaiknya tak usah terlalu reaktif menanggapi polemik di hadapan publik karena itu akan menjadi catatan. Kami kira tidak ada kecurigaan apapun dari Pak Jokowi kepada Surya Paloh yang berangkulan dengan Sohibul Iman," ujar Baidowi.

Menurutnya, singgungan Jokowi terhadap rangkulan Paloh-Sohibul Iman pada perayaan HUT Golkar, tempo hari, hanya sebuah gurauan.

"Konteks Pak Jokowi hanya bertanya, karena memang NasDem masih bagian dari koalisi. Orang bertanya boleh-boleh saja, apalagi disampaikan sambil gurau, tak perlu reaktif," ujar Baidowi

Baca juga: Anies Hadiri Kongres NasDem, Surya Paloh: Dia Adik Saya

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat menyingung rangkulan Paloh ke Sohibul Iman pada perayaan HUT Golkar beberapa hari lalu. Dalam pidatonya di Kongres ke-II NasDem, Surya Paloh turut berbicara soal 'rangkulan'.

"Tingkat diskursus politik yang paling picisan di negeri ini, hubungan, rangkulan, tali silaturahmi, dimaknai dengan berbagai macam tafsir dan kecurigaan," kata Paloh di arena Kongres, JI Expo, Jakarta Pusat, Jumat (8/11). 

Namun, Ketua Umum NasDem tak mengungkapkan pihak yang ia maksud. Paloh hanya meyakini pasti ada pihak yang curiga.

"Yang mencurigai NasDem ya kita nggak tahu. Tapi pasti ada," kata Paloh usai pembukaan kongres. (zak/isa)


https://m.detik.com/news/berita/d-47...emium?single=1
Sinyal dari presiden jelas, Nasdem nya over acting
Kecuali memang Nasdem py visi dan misi terselubung
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di