alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[TAMAT] The Piece Of Life ( Story About Comedy love)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5accaddb902cfe9d4c8b4572/tamat-the-piece-of-life--story-about-comedy-love

The Piece Of Life ( Story About Comedy love And fist BB17)

Piece of life
Story about comedy love and fist + BB17
Content rating: PG18+



Thanks buat gan Blood.for.mercy untuk cover keren
Quote:




Ini adalah thread yang pernah gw tulis di forum SFTH dg judul KATAK DALAM TEMPURUNG . Tapi karna ada masalah dg para tokoh yg komplain karna nama yang jelek dan bermakna negatif serta beberapa tokoh yg muncul cuma sekali. Akhirnya cerita itu gak gw lanjutkan. Gw ganti dg cerita ini. Dg sedikit nuansa berbeda tapi tidak menghilangkan kesan katak dalam tempurung. Mungkin ada beberapa tulisan berbau BB17 maka, tanggapi dg bijak. Dan ada beberapa gw edit demi kenyamanan pembaca.

Mari kita segarkan pikiran, berkaraoke dg lagu lagu ini
Quote:





Quote:




WELCOME TO MY THREAD
Spoiler for ketakutan:


Setelah lama menjadi silent reader akhirnya gw ingin menceritakan kisah hidup gw semasa bersama seorang wanita unik, tapi gw lebih suka menyebutnya istimewa.
Dia melakukan semua dengan caranya sendiri. Cara yg gak akan terpikirkan ataupun dilakukan oleh orang waras lainya. Cara yg kejam menurut sebagian orang tapi tidak dengan gw.

Gw yakin bahwa wanita sepertinya hanya ada satu dimuka bumi. Jika agan mendapat tamparan dari kekasih agan? Menurut gw itu sudah biasa. Tapi bagaimana dengan tinjuan, tendangan, bahkan balok kayu? Gw pernah.
Kisah ini terjadi saat gw menginjak kelas satu SMK hingga saat ini. Gw mengenal wanita ini dengan cara yg aneh dan sedikit kampret menurut gw. Bahkan yg lebih aneh adalah kesamaan pada motor gw dan wanita ini serta perbedaan usia 3 tahun. Wanita ini lebih tua dari gw.

SMK identik dengan tawuran, nakal, dan hal negatif lainya, yap... Benar sekali. Gw pun mengakui itu, bukan berarti gw sok jagoan, raja jalanan, dan sebagainya. Semua hal negatif itu ada alasan tersendiri. Alasan yg berujung 1 yaitu 'sakit hati'
Cerita ini mungkin amburadul makanya gw seorang newbie minta bimbingan pada agan dan sista sekalian. Nama tokoh disini tentu sudah disamarkan dg baik tak terkecuali nama gw dan wanita yg menemani hari hari gw.


*****

Biarkan gw memberi sedikit gambaran diri gw. Gw seorang laki laki yg menyelesaikan masalah dengan cara primitif. Gw orang temperamen tinggi, mudah marah. Jika gw dirumah hanya ada 2 aturan.
1. Gw gak pernah salah
2.jika gw salah kembali lagi ke nomor 1
Gw lebih dekat dg kakak cewek gw dan gw anak bungsu dari 4 bersaudara. Keluarga gw adalah keluarga memegang teguh agama. Kakak gw lulusan pondok pesantren semua kecuali gw. Yap bisa dipastikan gw anak setan dikeluarga gw. Kalo gw marah semua dalam keluarga bisa takut, tidak termasuk ibu gw. Beliau punya cara tersendiri untuk menaklukan gw, ketika dia bilang A maka gw gak pernah bisa melakukan hal diluar A!. Nama gw gak nyambung banget dg panggilan, tapi panggil saja gw slamet, (karna nama asli gw pasaran)

Dan ijinkan gw menceritakan wanita yg menemani hari hari gw. Seorang wanita kelahiran medan tapi tak punya logat medan, aneh bukan? Jika ada yg bertanya kenapa, maka akan gw jawab. Dia tinggal di jakarta, karna medan hanya tempat kelahiranya. Dia cantik, bahkan gw dan kebanyakan laki laki setuju menyebutnya sempurna. Tapi terlepas dari kesempurnaan itu ada banyak hal yg bikin gw gak habis pikir
Dan gw sebenernya gak tau harus mikir gimana?, kok bisa manusia kek gw bisa mendapat hal hal menyenangkan dari sahabat gw yg notabene lebih baik dari segalanya? Mungkin tuhan yg terlalu baik, atau gw sedang di uji keimanan gw?
*****



Spoiler for spoiler alasan gw nulis ini:

Jika ada yg bertanya kisah ini asli atau fiksi, udah!! Ini Fiksi aja lah!!! Biar gak repot mempercayai cerita ini
Nb: ada beberapa kejadian lucu kisah ini yg buat gw berkecimpung di forum sebelah

Quote:



Spoiler for brake fluid:




Quote:



PERMULAAN
MOS (masa orientasi seksual eh salah!!!
Siswa)
Gw menjalani MOS masa smp. Masa pembodohan dengan embel embel orientasi, memakai pakaian perlente layaknya orang gila. Dg osis berjiwa senioritas yg menindas dan menunjukan kekuasaan. Tapi entah kenapa gw kok malah nurut, mungkin karna si osis wanita bernama Zahra dan novi.
Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
seterahgue dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh slametfirmansy4
Thread sudah digembok
Part 196 Apa bedanya??



" Lu ganjal batu truck lu" kata gw

" Udah gw handbrake"

" Gak bisa kampret" kata gw

Gw sedang mengganti cross joint, propeller lepas begitu saja dijalanan. Cukup sulit melepasnya karena dia memang ogah modal dg membuat joint ini di las agar solid, kebodohan yg tak pernah hilang. Gw harus memotong beberapa bagian agar cross joint bisa dilepas. Tapi omongan gw tentang ganjal roda tidak dihiraukan oleh supir pemula itu dan bukan salah gw jika dump truck itu meluncur bebas ke lahan warga dan menabrak pohon kelapa karena kebodohannya. Tak ada korban selain bemper yg penyok, awalnya gw disalahkan atas kejadian ini. Gw biarkan saja, mereka gak tau kejadiannya. Ketik gw menceritakan penyebabnya, mereka diam seketika. Tak ada yg bisa disalahkan atas kejadian ini kecuali sopir teledor itu.

" Lu gw bilangin ngeyel sih..." Kata gw

" Kan udah gw handbrake"

" Kagak nyambung kampret!" Kata gw

Akhirnya kami mengawali debat kusir itu. Tak ada yg menang selain malah nyasar ke hal mesum. Ya.... Laki laki emang gak jauh pemikirannya dari selangkangan.
Entah sudah berapa liter kopi yg kami habiskan untuk debat kusir selangkangan bersama para sopir lainya. Tapi sepertinya gw mendapat ilham pencerahan dimana saja letak surga dunia berlendir di kota ini.



" Ngapain lu disini??!!" Bentak Zahra di kamar kos Mbak Firda

" Elu yg ngapain disini kampret!!" Gw masih gak melupakan apa yg dia perbuat dulu disekolah.

" Elu juga ngapain disini?"

" Elu yg ngapain disini??"

Kami masih bersitegang dengan urusan yg gak gw ketahui. Entah apa yg akan dia lakukan, Mbak Firda memisah kami.

" Ngapain si kampret ini dikamarmu mbak??" Tanya gw

" Mbak??"

" Kaget lu!!" Kata gw

" Dia adek gw" kata Mbak Firda

" Dia kan adiknya Zizi"

" Udah gw anggap adik sendiri" kata Mbak Firda

Gw dan Zahra saling menatap benci! Manusia jutek kek gini harus dimusnahkan! Gw lebih baik keluar dari kamar ini dan mengambil barang yg diminta Dian dari kamarnya. Gw juga segera kembali kerumah, apakah yg sedang dilakukan Dian.
Dan ternyata dia sedang asyik menonton TV dg duduk di sofa. Gw juga ikut duduk disofa, gw sengaja menginjak kakinya dan Dian tak merespon sama sekali. Sebenarnya gw juga ingin menyerah, tapi ada hal yg mustahil dijelaskan yg membuat gw enggan.

Kami tertawa bersama melihat adegan lucu kartun itu, gw kemudian membantu Dian ke kursi rodanya entah apa yg akan dia lakukan. Gw mendengar suara menyalakan kompor dibelakang, gw mencoba melihat Ternyata dia sedang memasak mie instan. Gw kembali untuk menonton acara TV yg sebenarnya gak bermutu itu. Gw lebih memilih memainkan ponsel dan TV itu kini berganti yg menonton gw. Entah Sudah berapa lama gw main HP, Dian datang dg semangkuk mie.

" Buat lu" kata Dian

" Ngapain sih repot bikin ginian??" Tanya gw

" Gw juga gak mau jadi manja, toh lu juga baru pulang kerja, pasti laper"

" Yaudah makasih ya..." Kata gw menyantapnya sambil menonton TV.

" Gimana kerjaan lu?? Gak ada masalah kan" tanya Dian

" Semua baik baik aja"

Kami terdiam karena tak ada bahan obrolan.



******




Gw menyiapkan api untuk membakar ayam, tak lama kemudian Nadya dan Tiffany datang dg ayam. Bumbu olespun juga sudah siap. Dan Dian membantu mentiapkan sambal dan Nasi bersama Mbak Riska.

" Siapa tuh??" Tanya Viki

" Tiffany, kakaknya Nadya"

" Buset!! Kakak adek sama sama cantik!" Kata Viki

" Udah! Lu udah ada Vinna gak usah lirik yg lain! Liat noh, si Vinna udah melototin elu" Kata gw, memperlihatkan Kepada Viki apa yg sedang dilakukan Vinna

" Mata laki emang otomatis focus!" Kata Viki

" Serah lu" kata gw

Kami membakar ayam itu diselingi dengan petikan gitar dari jemari Viki, semua menyanyi bersama kecuali gw! Gw takut merubah nada yg sudah tertata apik itu. Hingga saatnya kami siap menyantap ayam itu, semua tampak saling menyenangkan.
Mereka berbincang hangat didepan api yg masih menyala itu, gw melihat keluarga yg sesungguhnya! Keluarga yg gw inginkan. Tak ada yg lebih penting dari sekumpulan manusia ini.

" Belum ada perubahan ya??" Tanya Nadya disamping gw yg memandangi mereka

" Belum nad" kata gw, didepan api itu mereka tampak bercanda

" Lu masih ngasih obat dari gw kan??" Tanya Nadya, gw lupa kalo ada obat darinya. Obat itu bahkan belum terpakai sama sekali

" Udah... Mungkin udah digariskan seperti itu"

" Jangan nyerah, ataupun jangan putus doa ya... Gw yakin kok" kata Nadya

Lalu Nadya bergabung dg mereka yg sedang bercanda, saling ngebanyol dan gw memilih mengamati mereka dari sini. Kini Dian yg mengarahkan kursi rodanya ke arah gw yg mengamati mereka dari kursi belakang.

" Dari tadi Nadya ngelirik elu terus" kata Dian

" Emang kenapa??"

" Dia suka sama lu tuh, lu pake pelet apaan sih??" Tanya Dian yg membuat gw terkekeh

" Gw tau" kata gw

" Lu tembak gabakal nolak tuh"

" gw pura pura bodoh aja, tapi gw gak mau nembak Nadya "

" Kenapa??" Tanya Dian

" Bukan bermaksud rasis, gw dan Nadya beda keyakinan!"

" Cuma itu masalahnya??"

" Emang kenapa?? Gw lebih milih elu, gw mau nemenin elu" kata gw

" Kalo masalah keyakinan, Trus apa bedanya gw sama Nadya??" Tanya Dian mengangkat sebelah alisnya.

Gw kembali menyadari perbedaan antara kami, entah itu baik atau buruk gw akan mencari tau.


profile-picture
profile-picture
profile-picture
seterahgue dan 14 lainnya memberi reputasi
profile picture
jiyanq
Dian sekarang gak berani cemburu ya,met?
×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di