alexa-tracking
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb3d9cc10d2954aa73dc41e/adikku-kekasihku

Adikku Kekasihku

Novel Cinta



Prolog

Quote:


Kisah asmara yang membawa suasana dalam arah yang berliku.
Cerita yang mengalir menjebak dalam tanda tanya. Masing-masing tokoh mempunyai latar belakang yang tersembunyi atau menjadi bayang-bayang setiap laku dan peran dalam kehidupan yang mewarnai jalan cerita.

Bukan keromantisan yang dalam menjadi latar cerita, namun hanya penggalan-penggalan kisah yang lahir dari keresahan dan ketidakberdayaan menyikapi nasib dan takdir yang tergurat di telapak tangan.

Kadang dialog yang lahir adalah keniscayaan dari kegamangan hati dan keraguan rasa yang membumbung menyesak di dada.

Karena cinta itu datang tanpa permisi.
Menjerat sepasang hati tanpa mengetuk pintunya lagi.
Kemudian memanaskan kehangatan hasrat.
Membumbungkan segenap angan dan harap.

Asmara yang salah.
Atau cupid yang salah dengan kenaifan anak panah cintanya, seakan tak punya mata,
Kemana sejatinya sasaran itu dituju?

Ini adalah romansa yang berusaha dibangun dari puing-puing kehancuran cinta yang semula telah menjadi kubur yang terkubur sunyi di kedalaman hati sepi.

Kemudian ia datang, sekali lagi.
Semua tidak bisa menolak.
Semua tidak bisa mengelak.
Terpaksa meniti jalur yang memerah resah dalam getar-denyar yang...
terkadang salah arah
terkadang malah menyerah

Merutuki cinta yang datang
Memaki cinta yang terbang hilang
Atau hanya sekedar memunguti serpihan kenangan yang berserakan mengisi hari-hari yang terus melaju tanpa henti.

Bersama matahari yang mengelilingi garis edarnya dan kemudian berganti tempat dengan rembulan yang menerangkan malam yang penuh gemintang.

Adikku Kekasihku bukan jaminan sebuah cerita yang beralur indah, mempesona, penuh greget namun pengharapan yang terlalu tinggi akan meninggalkan jejak-jejak tersamar dalam pengantar yang tidak sempurna penuh diksi-diksi dan kejutan-kejutan yang menggetarkan kesadaran.

Ini hanyalah pengantar dari sebuah kisah entah nanti akan sampai mana dipenghunjungnya?
Biar waktu yang menjawab.
Biar waktu yang memihak, sampai mana rangkaian ini akan maujud.

Semoga berkenan dalam mengisi kekosongan jeda waktu yang membangkitkan getar-getar kemanisan yang paling bening.

Cinta milik siapa saja
Ia akan memilih siapa saja
Siapa pun tidak bisa menolaknya

Cinta akan datang dan pergi tanpa tanda
Terkadang muncul mengingkari logika.


Selamat menikmati!


Bersambung...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bekticahyopurno dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ndutsetiawan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!

Mengawang Terbang

ilustrasi diolah dari Pinterest.com



Part.10

GG setelah menyadari bahwa gadis cantik yang ditabraknya adalah si Putih yang membuat hidupnya belakang ini jumpalitan, segera membalik badan, tidak jadi masuk lift. Ia mengurungkan tujuannya semula, untuk menemui kliennya kali ini. Masih ada waktu nanti. Yang penting secepatnya mengejar si Putih.

*

Setengah berlari GG memburu ke arah mana si Putih menghilang. Dua blok, empat blok, keberadaannya tidak terlihat sama sekali. Banyak yang berlalu-lalang dan berpapasan dengannya tidak satu pun adalah sosok si Putih.

Sampai suatu ketika, pandangan membentur sosok gadis berambut panjang, memakai blazer burgundy sedang berjalan menjauhinya.

Tidak mau kehilangan kesempatan sekali lagi, ia segera memburu ke arah gadis itu.

Langkah kakinya yang panjang-panjang berhasil mempersempit jarak antara mereka, tinggal satu langkah lagi.

Sengaja, GG melewati gadis berburgundy itu dan...

" Ha... maaf! Aku salah orang,"

Terputus sapaannya berganti dengan ucapan maaf yang membuat dirinya sangat malu.

Ternyata gadis yang berambut panjang, berburgundy itu wajah oriental berbeda sekali dengan si Putih.

Sedikit terkejut, tak urung akhirnya tersenyum ketika melihat GG minta maaf karena sudah salah orang.

Wajah orientalnya yang cantik tersenyum manis dan mengangguk saja. Kemudian sedikit mengerlingkan matanya yang seperti mata kucing itu, ia berlalu melanjutkan ayunan langkahnya yang sempat terganggu.

*

GG, benar-benar lepas kontrol.

Pesona si Putih yang sebenarnya ia sudah tahu di mana tempat tinggalnya karena di saat terakhir pertemuan, ia berhasil menguntit si Putih, sampai ke rumahnya.

Apalah artinya tahu rumahnya, tetapi tidak tahu namanya.

" Apa ia harus menyamar sebagai salesman, untuk mengetahui siapa dia?" batinnya kehabisan akal.

Tidak mungkin gedung seluas ini, apalagi Menara Prima ini berada di sebuah Super Blok yang luas.

" Ya, nasib. Gagal lagi," batin GG kesal.

Dengan pikiran galau dan kecewa akhirnya GG berbalik langkah kembali ke tujuan awal. Menemui kliennya di lantai 10, di Menara Prima.

Batinnya mencatat, satu lagi informasi, bahwa Si Putih bekerja di sekitar tempat ini.

Tempat hang-out sudah tahu.
Tempat tinggal sudah tahu.
Tempat kerja sudah tahu.


Tinggal namanya saja yang belum tahu.

Lift membawa tubuh GG membelah gedung perkantoran di Menara Prima ini.

*

" Hai... Marissa, sudah lama menunggu?" sapa PP ketika berhasil menemukan tempat duduk sahabatnya.

Kantin siang itu, terlihat ramai.

Kantin yang berbentuk segi empat, kira-kira seluas 40-an meter persegi ini, di jam istirahat makan siang cukup penuh.

Kantin dengan konter berderet dengan aneka makanan dari pelosok Nusantara, tak ketinggalan juga makanan dari Mancanegara juga.

Untung saja, Marrisa sudah mendapat tempat dan memesan makanan dan minuman terlebih dahulu. Ngetek tempat untukku.

PP segera duduk berhadapan dengan Marissa makanan dan minumannya pun sudah tersedia. Sebelumnya sambil turun ke lantai dasar, PP sempat mengirim pesan kepada Marissa untuk memesankan untuk makan siang baginya sekalian.

Sambil meletakan blazer burgundy di sandaran kursi, tiba-tiba ingatannya melayang pada peristiwa tabarakan di depan lift sebelumnya.

Tanpa sadar, ada senyum mengembang di bibirnya yang indah dipulas lipstik tipis warna senada dengan warna blezernya.

" Hai... mengapa senyum-senyum sendiri?" tegur Marissa melihat sahabat bertingkah aneh, senyum-senyum sendiri dengan tatapan mata mengawang, melamun.

PP masih sibuk melamun, mengenang kecelakaan tadi, pertanyaan sahabatnya sama sekali tidak mampir di pendengaraannya. Ia masih asyik saja melamun.
Sampai ia merasakan lengannya kiri yang ada di atas meja ditarik-tarik Marissa.

" Hee... Hellooowww... !"

Tarikan tangan dan suara Marissa membuatnya kembali mendarat di dalam alam nyata.

" He... he... Maaf... maaaf!," cengirnya merespon apa yang dilakukan Marissa.

" Mau, tahu apa yang terjadi denganku sebelum sampai di sini?" katanya berteka-teki.

Mata Marissa membulat lebar. Rambut ikalnya mengibas, ketika ia menggeleng-gelengkan kepalanya. Melihat kelakuan sahabatnya, yang sok misterius.

Akankah PP dan GG akan bertemu lagi?

Apakah kegagalan perkenalan itu akan berulang kembali?

Bersambung...


profile-picture
profile-picture
profile-picture
bekticahyopurno dan 5 lainnya memberi reputasi
profile picture
bekticahyopurno 
Picnya, kek anak muda pakde, cerita udah ngalir, hanya masih terlalu telling dan banyak kalimat belum efektif, but i like it that story, good job, Pak De 🤭🤭🤭
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di