alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Onani di Atas Mayat Nissa, Shalahuddin Al Ayyubi Peragakan 37 Adegan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d84e19648c38d35fe12deb0/onani-di-atas-mayat-nissa-shalahuddin-al-ayyubi-peragakan-37-adegan

Onani di Atas Mayat Nissa, Shalahuddin Al Ayyubi Peragakan 37 Adegan



Onani di Atas Mayat Nissa, Shalahuddin Al Ayyubi Peragakan 37 Adegan

Di adegan selanjutnya, Shalahuddin melakukan aksi tak terpuji, yakni beronani di atas mayat Nissa

Suara.com - Polisi menggelar rekonstrusi kasus pelayan kafe, Hadryl Choirun Nissa yang dibunuh Shalahuddin Al Ayyubi (30) yang tak lain adalah rekan korban. Ada sebanyak 37 adegan yang diperagakan Shalahudin terkait rekonstruksi yang digelar kafe Penjara di Jalan Raya Banjarsari Cerme, Gresik, Rabu (18/9/2019).

Seperti dikutip Beritajatim.om, Shalahudin tampak tak merasa canggung memperagakan adegan pembunuhan terhadap Nissa.

Dalam adegan pertama, tersangka memeragakan ketika membuka pintu kafe yang untuk menemui korban. Adegan berikutnya, pelaku hendak menguasai ponsel milik korban. Namun, korban menolak sehingga pelaku mencekik leher korban hingga tidak bernyawa.



Di adegan selanjutnya, Shalahuddin melakukan aksi tak terpuji, yakni beronani di atas mayat Nissa. Setelah hasrat berahinya terpenuhi, Shalahuddin sempat hendak mengubur jasad korban di pohon yang letaknya di pintu kafe. Namun, saat itu tersangka kebingungan hingga hanya menutup mayat Nissa dengan karung dan melarikan diri.

“Rekontruksi ini untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Ada 37 adegan mulai dari pelaku menghubungi korban, membunuh, lalu meninggalkan mayat korban,” ujar Kapolsek Cerme AKP Iwan Harry Poerwanto.

Iwan menambahkan, berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan. Pelaku ada dugaan ada rasa hati terhadap korban tapi tidak diungkapkan.

Sewaktu melakukan adegan rekontruksi. Wajah pelaku sangat serius mendengarkan beberapa adegan yang disampaikan petugas. Sementara untuk adegan korban, dilakukan oleh peran pengganti.

Diketahui, aksi pembunuhan itu terhadap Nissa terjadi di Kafe Penjara pada Selasa (10/9/2019) malam. Sehari setelah kejadian, polisi lalu meringkus Shalahuddin yang diduga sebagai pembunuh pelayan kafe tersebut.

Dalam kasus ini, Shalahudin dijerat dengan pasal berlapis dan tercanam hukuman seumur hidup. Penerapaan pasal itu di antaranya, yakni Pasal 265 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.
sumber

☆☆☆☆☆☆☆☆☆
What is a name.

Alkisah, suatu hari saat si kecil masih balita.
"Anakku. Kuberi satu permintaan....," eh salah.
"Anakku. Kuberi kau nama bagus yang mengandung arti yang penuh makna agar kelak kau besar, kau menjadi anak yang berguna bagi agama, sesuai namamu. Aku tak memberimu nama seperti nama ayah dan ibumu karena nama ayah dan ibumu ndeso, ngampung, tidak bermakna apa-apa."

Siapa sih yang mau memberi nama anaknya jelek? Semua orangtua pasti ingin nama anaknya bagus, terlihat hebat, tidak mengendonesya. Makin sulit dibaca makin kelihatan wah.

Pastinya si anak nanti bangga andai namanya dipanggil orang lain saat pelantikan, wisuda, atau di padang Masyar saat dipanggil untuk ditimbang amal baik dan buruknya. Malu lah andai namanya buruk lalu dipanggil Malaikat, bisa-bisa 1 padang Masyar menengok kepadanya. Halah.

Nama, tak selalu mencerminkan ahlak si empunya nama. Kadang nama yang artinya sangat sangat sangat bagus, justru jadi beban bagi si empunya nama. Apalagi kalau tidak dibarengi dengan pendidikan moral yang baik, ilmu agama yang cukup, dan didikan orangtua yang ketat. Pendidikan saja tak cukup untuk membentuk perilaku seseorang. Kecuali sifat, sampai mati, sifat akan terbawa.

Nah, si Shalahuddin Al Ayyubi ini contohnya. Nama bolehlah, menyandang nama tokoh besar, kelakuan macam iblis laknat.

Sama-sama kerja di Cafe. Gaji sama, handphone beda, eh dia ngiri, mau menguasai. Padahal sekarang ini kredit online banyak. Tinggal isi form, hp datang. Eh si koplak ini malah ngebunuh demi handphone. Cukup membunuh? Blom. Dia malah coli diatas mayat rekannya yang dibunuh.

Kebodohan yang ditambah dengan kebodohan lainnya akhirnya akan membuat semakin bodoh. Nyatanya dia bingung saat mau menyembunyikan mayat rekannya, dia kabur karena bingung.

Sekarang ketangkep. Siap-siap diolesi balsem. Siap-siap meraung-raung.

Nasibmu, laknat.









profile-picture
profile-picture
profile-picture
AntiMAHOgan dan 20 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh i.am.legend.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
dia di tangkap gara2 onani?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AntiMAHOgan dan 4 lainnya memberi reputasi
profile picture
kardus2019
Membunuh.
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di