alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Education /
Teori Evolusi Tidak Pernah Mengatakan Manusia Adalah Keturunan Kera
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d71f0b782d4953bc14aa6e0/teori-evolusi-tidak-pernah-mengatakan-manusia-adalah-keturunan-kera

Teori Evolusi Tidak Pernah Mengatakan Manusia Adalah Keturunan Kera


Gbr diambil dr : BBC.co.uk

Ada beberapa hal tentang teori evolusi yang bikin orang kebanyakan gagal fokus pada prinsip-prinsip dan pemahaman konseptual dari teori evolusi.

Kemudian tanpa pemahaman yang benar, ribut berdebat tentang pernyataan-pernyataan yang memang masih berhubungan dengan teori evolusu, tetapi bukan pokok utama dari teori itu sendiri, atau bahkan merupakan kesimpulan yang salah dari mereka yang gagal memahami teori evolusi.

Misalnya kemudian sanggahan teori evolusi yang dilontarkan dan memancing perdebatan adalah, "Terserah kalau kamu merasa kamu itu keturunan kera."

Jadi dalam tulisan ini saya berusaha menjelaskan pokok pikiran dan konsep dasar dari teori evolusi.

Tiga pilar/prinsip/dasar dari teori evolusi :
1. Di dalam proses reproduksi, sifat-sifat dari orangtua diturunkan ke anak.
2. Di dalam proses reproduksi, terjadi variasi pada keturunan yang dihasilkan.
3. Terjadi seleksi alam, di mana varian-varian yang tidak mampu bertahan akan punah. Sementara varian-varian yang mampu bertahan akan berkembang biak.

Tiga prinsip ini semuanya bisa diamati, dibuktikan dan sudah dibuktikan secara ilmiah.

Atas dasar tiga prinsip ini, maka teori evolusi adalah sebuah penjelasan logis dan ilmiah, tentang apa dan bagaimana terjadinya, sehingga variasi berbagai macam spesies yang berbeda, bisa berasal dari satu spesies yang sama.

Ketiga prinsip itu, juga "menuntut" terjadinya evolusi.

Karena jika pada setiap proses reproduksi, ada proses menurunkan varian orang tua ke anak, dan di saat yang sama dari keturunan yang ada memiliki varian-varian yang berbeda.

Kemudian diikuti proses seleksi alam, yang menghilangkan varian tertentu dan di saat yang sama membuat varian tertentu memiliki kemampuan 'lebih" untuk bertahan hidup dan berkembang biak.

Jika proses tersebut terjadi demikian secara terus-menerus, berulang-ulang selama jutaan kali.

Maka tidak bisa dihindari, pada satu titik akan terjadi timbul spesies yang berbeda dari spesies asalnya.

Menurut pendapat saya pribadi, sampai pada titik ini, sebenarnya tidak ada konflik antara ilmu pengetahuan dan agama.

Perdebatan muncul, ketika metode ilmiah, yang tidak bisa menerima keberadaan "Tuhan" sebagai bagian dari jawaban/penjelasan, mengikuti jalan logika itu terus sampai ke awal mulanya.

Di mana tidak ada kehidupan, dan lewat satu proses kimia, cikal bakal kehidupan "dilahirkan".

Jadi teori evolusi tidak menyatakan bahwa manusia berasal dari kera. Teori evolusi bahkan tidak menyatakan, dari spesies apakah manusia berasal.

Teori evolusi hanya menyimpulkan bahwa spesies-spesies yang ada saat ini, berasal dari hasil evolusi, satu atau beberapa, spesies awal.

Sumber referensi : yg teringat dr pelajaran Biologi waktu SMA.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nuyins dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh lonelylontong
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Evolusi itu cuma teori cocok logi belaka, memang benar ada fosil2 kerangka mahkluk hidup yg ditemukan,

Tapi untuk mengatakan fosil mahkluk hidup yg ditemukan tsb merupakan jejak penerus fosil makhluk hidup yg ditemukan sebelumnya ataupun setelah, itu hanya mitos cucokloginya.

Kebanyakan fantasi ga masuk akal
profile picture
lonelylontong 
Waduh gan, kok dibilang cocoklogi...

Kan sdh ane jelaskan, ada 3 dasar dibangunnya teori evolusi :
1. Sifat diturunkan dr ortu ke anak.
2. Variasi pada anak dr ortu yg sama.
3. Seleksi alam.

Ketiga2nya bisa diuji dan dibuktikan scr ilmiah.

Sementara proses evolusi adlh teori yg dibangun di atas 3 fakta itu. Kalau ada sifat diturunkan, kalau ada varian di antara keturunan, dan ada seleksi terhadap varian2 itu, artinya dr generasi ke generasi akan terjadi bbrp varian yg berkembang menjadi bbrp kelompok varian yg berbeda.

Lompatan yg dilakukan Darwin (kl menurut saya pribadi) adlh keberanian utk mengatakan bahwa, kalau itu terus terjadi selama jutaan tahun, maka bukan hanya varian dr 1 spesies yg sama. Tp bahkan sampai pada terciptanya spesies baru.

Tp itu adalah sebuau kesimpulan yg logis, apabila mmg terjadi 3 fenomena di atas.
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di