alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kisah BJ Habibie Pulihkan Rupiah dari Rp 15.000 Jadi Rp 6.500/US$
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d79975c0577a91ef435c88d/kisah-bj-habibie-pulihkan-rupiah-dari-rp-15000-jadi-rp-6500-us

Kisah BJ Habibie Pulihkan Rupiah dari Rp 15.000 Jadi Rp 6.500/US$

Jakarta - Presiden RI ke-3 BJ Habibie tutup usia. Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pada usia 83 tahun.

Kabar soal meninggalnya BJ Habibie disampaikan oleh Kepala RSPAD Dr Terawan, Rabu (11/9/2019). "Benar, pukul 18.05 WIB," ujarnya.

Sosok yang satu ini punya peran penting dalam kehidupan bernegara di Indonesia.



Ia merupakan seorang insinyur yang berhasil membuat pesawat terbang yang diakui dunia. Selain itu, keahlian teknologinya itu membuatnya dekat dengan pemerintah dan akhirnya ia menjabat sebagai Presiden ketiga Republik Indonesia pada 21 Mei 1998.

Habibie diangkat menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia pada 14 Maret 1998. Namun kerusuhan dan gejolak politik yang berpusat di Jakarta akhirnya menggulingkan Presiden Soeharto, yang telah berkuasa selama 32 tahun.

Setelah lengsernya Soeharto pada 21 Mei 1998, Habibie pun otomatis diangkat menjadi Presiden ketiga Republik Indonesia. Meski masa jabatannya terhitung singkat, Habibie berhasil menerapkan beberapa terobosan di Indonesia, seperti Undang-Undang Antimonopoli, Undang-Undang Partai Politik, dan Undang-Undang Otonomi Daerah.

Dari sektor ekonomi, Habibie berhasil mendongkrak nilai tukar rupiah terhadap dolar, yang awalnya berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per dolar AS menjadi Rp 6.500 pada akhir pemerintahannya.

Hal ini bisa terjadi lantaran Habibie konsisten pada kebijakan keuangan. Kala itu, Habibie yang mengikuti tren global, yang menerapkan sistem pasar terbuka untuk valuta asing. Habibie mematok nilai tukar rupiah pada Rp 8.000.

Konsistensi Habibie ini ternyata berhasil menekuk dolar AS hingga di level yang cukup rendah, yakni Rp 6.500. Hal itu terungkap dalam laporan pertanggungjawaban MPR pada akhir periode jabatannya.


Sumur: https://m.detik.com/finance/sosok/d-...jadi-rp-6500us


Satu satunya presiden RI yg bisa nurunin dollar sepertinya..

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riccorizza dan 45 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KaskusKreator
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Quote:


Bukan gak dukung ya.

Saat itu Rupiah dari 2000 ke 16000an lebih, jadi hitungannya Habibie hanya memulihkan sebagian.

Tapi kalau seperti keadaan SBY atau Jokowi sekarang diturunkan sedrastis itu dijamin akibat export hancur negara bisa kolaps

Bisa dikatakan itu akibat Habibie bisa netralin kondisi setelah kerusuhan 👍. Dan juga perlu diakui Presiden setelahnya sulit jaga kondisi Rupiah (dulu saat jaman Suharto dijaga banget kursnya hingga hampir gak ada CAD, makanya bisa di 2000 terus)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riccorizza dan 27 lainnya memberi reputasi
profile picture
kelilipan.duren


@sukakuda yoi
Karena almarhum kembali menganut pasar tertutup sama seperti Indonesia sebelum 1992-1996 lupa makanya pada mencak2 termasuk IMF.
1998 IDR terjun bebas karena ngikutin pasar sama kayak sekarang.
Tp karena kebijakan beliau, orang2 jd gak kaget lg
Paling demo
profile picture
hartantoshine


Dibaca dulu komenku

Kalau keadaan sekarang turun drastis, bukan sewaktu Habibie menjabat 😞
profile picture
slider88
@hartantoshine iya gw baca jaman sekarang dan zaman dulu ya sama aja. Emangnya zaman Habibie nggak export indon? Ya elah indon lebih tinggi export dari import. Yang ada kalau ceteris paribus indon jauh lebih untung kalau rupiah lebih perkasa.
profile picture
slider88
@sukakuda @kelilipan.duren indon menganut pasar tertutup kata siapa? Sejak awal merdeka indon aja sudah export minyak gila gilaan
profile picture
hartantoshine
@slider88

Rupiah dulu jaman Habibie itu buatku seperti menormalkan tepatnya.

Kalau sekarang digituin ya Indonesia dijamin hancur.

Kamu gini aja istilahnya, jual barang saat US$ masih 14000. Lalu mereka bayarnya saat US$ 6500. Itu sdh rugi berapa, blm kalau kamu kirimnya ribuan sd jutaan ton. Yg Impor memang untung besar, tapi kalau gak seimbang ya hancur (kalau turun pelan2 masih bisa atau redenominasi kalau mau amannya)
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di