alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tak Persoalkan Audisi Bulutangkis, Kemenkes Cuma Soroti Tulisan 'Djarum'
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d77b252a2d1951c3703979f/tak-persoalkan-audisi-bulutangkis-kemenkes-cuma-soroti-tulisan-djarum

Tak Persoalkan Audisi Bulutangkis, Kemenkes Cuma Soroti Tulisan 'Djarum'

Jakarta - Keputusan PB Djarum menghentikan audisi bulutangkis memancing reaksi dari kalangan atlet dan masyarakat umum. Keputusan ini dinilai membahayakan masa depan bulutangkis Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, pihaknya tidak mempermasalahkan audisi. Namun tidak dengan penyertaan logo salah satu merk rokok tersebut.

"Standing point sudah jelas, bagi kami yang harus dilindungi adalah anak-anak dari aspek informasi soal rokok dan paparan yang tidak benar. Kami nggak ada masalah dengan audisinya," kata Anung di sela pameran teknologi farmasi dan alat kesehatan pada Selasa (10/9/2019) di Jakarta.

Menurut Anung penggunaan kata Djarum sudah merujuk pada produk tertentu, tanpa penjelasan lebih lanjut. Aturan terkait promosi dan iklan rokok telah diatur dalam Peraturan Pemerintah nomer 109 tahun 2012. Status sebagai sumbangan masyarakat tentu tetap harus mengindahkan aturan tersebut.

"Dengan aturan ini seharusnya tak perlu gaduh. Kami jelas ingin melindungi anak-anak dari paparan informasi dan atau perilaku yang merugikan kesehatan," kata Anung.

https://m.detik.com/health/berita-de...rom=wpm_nhl_26

Sudah Sangat Benar Sekali PB Djarum menghentikan Audisi karena terlihat sangat jelas bahwa PB Djarum di kroyok rame ramai, apalagi terlihat nyata adanya dana hibah dari Bloomberg!

Nanti muncul lain alasan lain lagi dari "Eksploitasi Anak", " Djarum " merujuk product tertentu, dan seterusnya


Quote:


Tapi Yayasan Lentera Anak yang di biayai Bloomberg inisiatif melakukan Sasaran Project yang di tujukan ke PB Djarum dan menyeret KPAI untuk melakukan Tindakan ke PB Djarum !!!

Quote:


https://m.kumparan.com/@kumparannews/bloomberg-initiative-dan-kisruh-pb-djarum-vs-kpai-1rpZJwmBs6k

Quote:


https://m.kumparan.com/@kumparannews/bloomberg-initiative-dan-kisruh-pb-djarum-vs-kpai-1rpZJwmBs6k


Ada yang percaya tah perkataan nya? Sedang belum lama ini perkataan nya di pers dan bukti hitam diatas putih saja berbeda! Iya deh pak tidak terima Rupiah terimanya Dollar US yaH!

Quote:


Note:
Oh ya wa terus terang sih tidak merokok, anti sama asap rokok cukup sensitif dlm jarak sekitar 3m-5 meter, soalnya hidung wa rada sensitif terhadap bau rokok bisa batuk batuk seharian! Jadi wa tidak ada masalah dengan segala nama merk rokok yang ada di dunia ini! Memang dengan membaca dan mendengar merk rokok "Djarum" langsung membuat wa menghisap rokok, menjadi perokok dan menjadi pecandu rokok? Wa juga tidak minum kopi wa biasa minum teh daripada kopi!

Quote:


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaoru koganei dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh daimond25
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Alasannya takut anak2 tiap hari liat tulisan jarum trus takut kalo ngerokok. Lah itu di indomaret, depan kasir jajanan anak2, tapi belakang kasir rokok dipajang, mana etalase nya kelap kelip terang benderang.

Sekarang gak usah pake alasan kampanye anti rokok tai kucing, tutup aja pabriknya atau suruh pindah ke vietnam... Kayak miras, dijual hanya untuk restoran dan hotel bintang 5 sekalian. Kalo pemerintah berani lepas sama cukai nya. Gw rasa gak berani...

Dan dimanapun namanya LSM itu hidupnya dari sponsor, siapa tau sponsor nya itu pabrikan rokok dari luar, kita gak tau juga kan. Coba sekarang liat, rokok mana yang masih dimiliki sama orang Indonesia, palingan cm djarum dan gudang garam. Sanpoerna udah milih Philip Morris, Bentoel udah milik BAT.

GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di