alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Pacaran Atau Tidak? Berhentilah Bertanya "Kapan Nikah?"
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d75ea3fe83c72659c23aa7e/pacaran-atau-tidak-berhentilah-bertanya-quotkapan-nikahquot

Pacaran Atau Tidak? Berhentilah Bertanya "Kapan Nikah?"

Halo Agan Sista, sebelum membahas lebih lanjut, izinkan ane sedikit menceritakan kisah pernikahan yang sedang viral saat ini.

8 Tahun Pacaran, Akhirnya Dua Sejoli Sejak SMP Ini Menikah




Berawal dari keisengan, dua sejoli yang berpacaran sejak SMP ini akhirnya memutuskan untuk menikah. Perkara jodoh benar-benar tidak ada yang tahu. Pada saat SMP, Agus dan Sang Kekasih sempat berfoto dengan pose pura-pura sedang melakukan akad. 8 tahun berlalu, keisengan tersebut menjadi kenyataan. 

Melalui akun facebooknya, 05 September 209 lalu, Agus Gunawan membagikan kisah cintanya.
Tak pernah ada yang benar-benar tahu perihal jodoh. Baik Siapa? Kapan? Dimana? Sebagai manusia, tugas kita adalah berusaha.




Pacaran Atau Tidak? Berhentilah Bertanya "Kapan Nikah?"

Belakangan ini, ane mendengar stigma bahwa justru pacaran lama tidak berakhir pada pernikahan. Malah belakangan ini yang kenal sebentar langsung menikah. Tidak salah, dan tidak bisa juga dibenarkan. Hal ini sungguh adalah relatif, persoalan pribadi masing-masing. Bicara dari sudut pandang agama islam, tentu berpacaran itu dilarang. Haram hukumnya mendekati seseorang yang bukan mukhrim. 



Dewasa kini, berpacaran susah sekali untuk dihindari. Lagipula, menikah tanpa mengenal terlebih dahulu rasanya terlalu berisiko. Banyak pernikahan yang pendekatan atau pengenalannya tidak lama justru berakhir tragis. Awalnya si A bersikap sopan, santun, lemah lembut. Belum genap tiga bulan menikah, sifat aslinya mulai keluar. Main tangan, berkata kasar, bahkan pekerjaan yang tidak sesuai dengan yang diinformasikan sebelumnya. (Ini terjadi pada salah satu sahabat TS, sedih sekali).

Begitupun berpacaran lama, TS setuju bahwa tidak menjamin ketika menikah kelak, akan harmonis dan sebagainya. Masalah lain yang timbul (katanya) adalah rasa bosan. Belum lagi bahaya-nya zinah ketika berpacaran. Namun perlu diingat, dalam proses mengingatkan, akan lebih efektif jika menggunakan cara yang halus (persuasif), berhentilah menghakimi dan merasa paling benar. Kita ini manusia, bukan tuhan. Menghakimi (sungguh) bukan tugas kita. 



Lagipula, setiap hubungan memang kembali ke individu masing-masing. Komitmen, Komunikasi, dan Pengertian adalah kunci mutlak suatu hubungan. 

Berhentilah menanyakan kepada orang lain "KAPAN MENIKAH?" pertanyaan tersebut sesungguhnya juga ditanyakan oleh orang yang bersangkutan padanya sendiri, dan juga tuhan yang maha kuasa.

Banyak faktor yang membuat pernikahan tidak bisa langsung dilakukan begitu saja. Ada biaya untuk resepsi, ada keluarga yang mesti dikenalkan, ada persyaratan yang harus dipenuhi, dan masih banyak lagi. 

Jadi, kecuali Agan-Sista mau bantu persoalan-persoalan tersebut, berhentilah bertanya hal menohok seperti itu. Jadi manusia, kenapa julid sekali?



sumber foto : google
referensi : disini dan opini pribadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
masnukho dan 38 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh agungdar2494
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Quote:


Siap mbak. Thanks wejangannya emoticon-Toast

Quote:


Get well really soon, bro
profile-picture
profile-picture
masnukho dan indahmami memberi reputasi
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di