alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Review Gundala Super Hero Asal Indonesia! Mmmm B Aja?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d7239c7018e0d503b3780aa/review-gundala-super-hero-asal-indonesia-mmmm-b-aja

Review Gundala Super Hero Asal Indonesia! Mmmm B Aja?

Untuk pertama kalinya, perfilman Indonesia membuat sinema bertemekan superhero layaknya format MCU dan DC. Disini mimin berpikir bagaimana caranya film pahlawan super lokal bisa masuk dengan hati penonton dimana sebelumnya sudah dijejali dengan Marvel maupun DC. Ini membuat ekspektasi penonton terhadap film ini tentunya menjadi tinggi.


Eksekusi film pertama super hero dari Joko Anwar bisa dibilang cukup berhasi mengawali debut jagat Bumilangit. Kenapa "cukup". Ya karena film yang disutradarai dan ditulis Joko Anwar ini sebenarnya biasa saja.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan film ini mendapat kata biasa itu. Mulai dari cerita yang patah, perpindahan antar adegan, logika tema yang agak aneh, dan koreografi pertarungan masih "kurang greget" kalo kata mad dog.



Nah buat gansis yang pernah baca komik Gundala, narasi film pembuka dari Jagat Sinema BumiLangit ini sendiri sangat jauh berbeda dari seri komik aslinya lho gansis. Tapi terlepas dari sedikit rasa kurang greget ini, Mimin bakalan nonton buat next heronya karena satu kesalahan itu semoga jadi pembelajaran untuk kedepannya.

Tapi berbeda nih penilaian mimin sama reviewer yang satu ini, Gansis bisa langsung cekidots kupas tuntas bareng Opini Tengah Malam! Cekidoooots gan! Awas spoiler alert!













profile-picture
profile-picture
profile-picture
tirmidzy dan 4 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Gw sih belom nonton tp gw tergelitik membaca kata "biasa" yg berasal dari penilaian ts

hmmm sebenernya kalo ts jeli dalam menilai,

ts jg harus mempertimbangkan bagaimana sulitnya ketika memulai sesuatu yg baru tanpa harus dibandingkan dengan standard yg jauh dari luar

menurut ane pribadi agak egois kalo kita menilai barang lokal dengan menjadikan produk impor sebagai tolak ukurnya

harus dicarikan yg setara dong, cicakman dari malaysia misalnya, walaupun menjadi dikenal dan ditonton oleh masyarakat global, secara komersil nya film film kita ini masih di B class kalo dimasukan dalam prasmanan hollywood

ada banyak standard hollywood yg menjadi acuan perfilman dunia, terutama budget, aktor, dua ini sangatlah mempengaruhi dalam menaikan derajat satu film ke level yg lebih tinggi

ada banyak film dengan genre drama di hollywood yg memiliki plot bagus dan sinematografi yg apik namun karena dua faktor tadi tidak mencapai ekspektasi hollywood yaa mau tak mau hanya stuck di class A

Jadi membandingkan film kita dengan blockbuster hollywood adalah cara yg aneh menurut ane sih

profile-picture
profile-picture
profile-picture
tirmidzy dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tsimtsum
profile picture
karyanakbangs4


itu masalah selera sih. kalo gw lebih suka film Satria Garuda Bima dan Bima X (Btw, itu filmnya om Reino suaminya syahrini, itu film satria garuda bima cuman kelas ecek ecek, bahkan gak terlalu populer dikalangan overly proud nkri harga seperak). secara efek CGI mungkin lebih oke gundala, tapi gw lebih suka Satria Garuda Bima secara cerita dan efek kamera dan koreografernya. emoticon-Big Grin
profile picture
afo.mikami


Kalo tau emang sulit, berarti sutradaranya terlalu buru2 direct filmnya ya akhirnya bikin filmnya kedodoran

Harusnya bikin film superhero itu (apalagi pembuka universe) itu dibuat secata matang, dan jangan kejar setoran kaya gini

Saat pertama kali diumumkan sampe filmnya rilis terasa banget film ini seakan ngebut
Jadinya ya banyak yg kedodoran


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di