alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sedih, Ini Alasan Investor Lebih Pilih Malaysia dan Vietnam Daripada RI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d70b5dbe83c723e830f5c82/sedih-ini-alasan-investor-lebih-pilih-malaysia-dan-vietnam-daripada-ri

Sedih, Ini Alasan Investor Lebih Pilih Malaysia dan Vietnam Daripada RI


Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) (BPMI Setpres/Kris)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesal. Pria yang akrab disapa Jokowi ini kecewa gara-gara Indonesia belum optimal menjaring investasi.

Dampak perang dagang dengan Amerika Serikat (AS), banyak perusahaan China yang melakukan relokasi kegiatan operasionalnya. Perusahaan-perusahaan ini malah masuk ke Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Thailand, tidak satu pun ke Indonesia.

"Dari investor-investor yang kita temui, dan catatan yang disampaikan Bank Dunia kepada kita, dua bulan yang lalu ada 33 perusahaan di Tiongkok keluar, 23 memilih Vietnam, 10 lainnya pergi ke Malaysia, Thailand, Kamboja. Nggak ada yang ke kita," tegas Jokowi di depan para menteri Kabinet Kerja kala membuka rapat terbatas yang membahas perkembangan perekonomian dunia, Rabu (4/9/2019).

Dipilihnya Vietnam bukan tanpa alasan. Negara ini dinilai memiliki keunggulan dibanding Indonesia dalam menarik minat relokasi dari China.

Ketua Komite bidang Kerjasama Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam Kadin Indonesia Juan Gondokusumo juga mengakui kelebihan yang dimiliki Vietnam dan Kamboja sampai Malaysia sehingga pengusaha China mau berinvestasi atau merelokasi perusahaannya di sana.

"Ini lebih keamanan dan stabilitas yang diterapkan di situ, lebih merasa nyaman bagi investor," kata Juan kepada CNBC Indonesia, Rabu (4/9/2019).

Ia menjelaskan, kondisi aman dapat dilihat dari tidak adanya demonstrasi para pekerja di sana. Keadaan ini berbanding terbalik dengan Indonesia, buruh kerap melancarkan demonstrasi, terutama soal kenaikan upah setiap menjelang akhir tahun.

"Di situ nggak mungkin ada demonstrasi. Jadi itu stabil. Lalu produktivitas mereka lebih tinggi dari kita," ucapnya.

Selain itu, ia menganggap, persoalan tenaga kerja di Indonesia yang menuntut kenaikan upah tidak diimbangi dengan peningkatan produktivitas. Faktor stabilitas, keamanan, kemudahan perizinan dan produktivitas tenaga kerja menjadi kunci keberhasilan Vietnam dan Kamboja.

"Kenapa kok lebih menarik Vietnam dan Kamboja, terutama dua ini, karena mereka berlomba lomba agar orang (investor) masuk dan membuat suasana investasi itu nyaman bagi investor. Ada tax, macam macam (kelonggaran) dibuat sedemikian rupa agar mereka (investor) nyaman," kata Juan.

https://finance.detik.com/berita-eko...647.1492400884

Beda ya etos kerjanya pekerja disana dan disini.

Disini tuh demo udah kayak bagian dari jobdesk. emoticon-Ngakak (S)

Minta gaji gede tapi kerja males. Imbasnya? ya investor ogah masuk kesini!
emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sav.grezza dan 61 lainnya memberi reputasi
disini ribet...
apalagi pekerjanya...
dikit2 demo mulu...

emoticon-Ngakak
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di