alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Industri atau Pertanian? Hutan atau Perkebunan? Masa depan bumi perlu dipertimbangkan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5514f95cf6c4637c666962/industri-atau-pertanian-hutan-atau-perkebunan-masa-depan-bumi-perlu-dipertimbangkan

Industri atau Pertanian? Hutan atau Perkebunan? Masa depan bumi perlu dipertimbangkan

Assalamu'alaikum Para suhu Kaskuser yang aku hormati



Sudah bertahun-tahun aku dilema tentang masalah ini,  Industri atau Pertanian? entah bagaimana baiknya karena keduanya sama-sama menguntungkan, sama-sama memiliki dampak positif tentunya.

Namun tentunya kita tidak melihat hanya keuntungan semata, ada efek negatif yang dihasilkan dari sebuah keuntungan.

Indonesia mayoritas penduduknya adalah petani, atau lebih dikenal dengan sebutan negara agraris. hasil pertanian yang melimpah cukup sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan negri ini. Suburnya tanah nusantara ini menjadi berkah bagi rakyat indonesia pada umumnya, sumber daya alam pun begitu banyak di negri ini. Sebut saja beberapa diantaranya emas, batubara, minyak bumi.
Bersyukurkah kita akan kekayaan alam ini? Tentu saja! Tuhan menciptakan semua ini untuk kita manfaatkan, tuhan memerintahkan kita untuk mengelola ini semua untuk kebutuhan kita selama di hidup di bumi.
Tapi tunggu... Tuhan pun memerintahkan kita untuk menjaga bumi ini, menjaga keseimbangan alam dari kehancuran , ya walaupun kelak alam ini akan hancur juga. Tapi setidaknya kita jangan sampai ikut andil dalam menghancurkan alam ini dengan perbuatan kita.


==========================================================


Quote:



kolase by : me


Di era modernisasi saat ini, negara negara berlomba untuk masuk dalam kategori " Negara Maju", suatu negara maju tentunya memiliki teknologi yang canggih, perekonomian yang kuat yang didorong oleh industrialisasi global. 
Lantas bagaimana dengan indonesia? yang notabennya mayoritas penduduknya adalah petani? Seperti yang kusebutkan tadi negara maju memiliki industri yang kuat. dan kini indonesia tengah mulai mengebut pembangunan industrialisasi diberbagai kota, beberapa kota yang industrinya tumbuh baik. Tapi tidak untuk masalah kesehatan!!

Jangan menutup mata! Industrialisasi selalu diawali resistensi masyarakat sekitar walau akhirnya masyarakat selalu kalah dan pasrah.
Apa yang membuat masyarakat melakukan perlawanan? Tentu saja lahan.
Terpaksa masyarakat menjual lahan miliknya kepada perusahaan industri untuk dijadikan Pabrik Industri. Sedikit demi sedikit lahan pertanian mulai terkikis oleh berkembangnya industrialisasi, walaupun kini banyak petani yang beralih menjadi pekerja pada industri dan kehidupan mereka sedikit lebih baik dalam segi ekonomi karena upah yang layak dari industri.

Tapi pandanganku sedikit teralih kepada para resisten masyarakat ini, demonstrasi masyarakat seolah munafik, yang mana masyarakat itu sendiri memakai produk yang dihasilkan industri. Kuambil contoh resistensi masyarakat terhadap industri semen yang hendak akan didirikan, sontak masyarakat menolak keberadaannya. Alasannya karena lahan mata pencaharian mereka yang mereka tanam berbagai kebutuhan pokok terancam tergusur. namun kulihat rumah-rumah masyarakat ini mayoritas kini bukan rumah panggung melainkan rumah tembok, artinya mereka membangun rumah menggunakan semen, lah terus mengapa mereka menolak industri semen yang akan dibangun? 




Resistensi petani menolak industri


Akhirnya semua terlena oleh uang yang besar, aku berani katakan "Percuma saja perekonomian maju namun kesehatan masyarakat menurun!!". Mengapa aku mengatakan demikian? Jelas ini karena kegiatan industri banyak mencemari lingkungan baik itu air, tanah, udara. perlu bukti? Lihatlah beberapa kota diindonesia yang telah terindustrialisasi saat ini, begitu panas udaranya, udara yang tak sehat dihirup oleh masyarakat. Dulu kota industri adalah lumbung padi, kini hanya tersisa beberapa titik pertanian yang masih bertahan dari gempuran industrialisasi. Kedepan aku tak tahu apakah pertanian akan benar-benar habis tergerus industri atau akan tetap bertahan dari berbagai ancaman dan godaan uang ganti rugi yang menggiurkan.

Aku tidak menyudutkan pelaku industri, namun aku ingin mereka peduli juga terhadap lingkungan sekitar, bahwasanya pentingnya menjaga, memelihara alam ini untuk generasi mendatang. Juga mesti sadar bahwa makhluk tuhan bukan
hanya manusia, ada satwa dan tumbuhan yang hidup. Suatu waktu pamanku berkata bahwa pertanian itu banyak menguntungkan semua, bukan hanya manusia yang untung, beberapa satwa ikut merasakan manfaat dari pertanian.

Akupun tak memungkiri bahwa industrialisasi ini memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sehingga menurunkan angka pengangguran di indonesia, bahkan hasil dari para buruh industri mampu menyekolahkan anak-anak hingga jenjang pendidikan yang tinggi, tentu ini menjadi nilai plus juga.

Tapi balik lagi kepada masalah kesehatan bagaimana? Industri yang mencemari udara dan air? belum ada solusinya, walaupun ada regulasi pemerintah yang mengatur tentang pengolahan limbah industri namun tetap saja, semua selesai dengan uang. 
Bahayanya, air yang tercemar bukan hanya bahaya bagi masyarakat namun juga melumpuhkan kehidupan hewan air. Udara? pun demikian, Kepulan asap cerobong industri yang mengudara dan terbawa jatuh oleh hujan menjadi hujan asam karena tercampur zat kimia. 


==========================================================


Quote:





kolase by : me

Satu lagi yang membuatku dilema adalah Hutan dan Perkebunan. Bagiku hutan adalah sumber udara bersihku, sumber tanahku,  paru-paru dunia orang menyebutnya. Banyak keanekaragaman hayati hidup dihutan, rantai makanan terjaga ketika hutan ada karena hutan menyediakan makanan bagi flora dan fauna

Namun semua hanyalah dulu, kini hutan pun terkikis oleh maraknya pembukaan lahan untuk keperluan perkebunan. Akupun mengakui bahwa aktivitas perkebunan ini sangat menguntungkan, bagi negara tentunya. komoditas ekspor dari hasil perkebunan sebut saja diantaranya sawit, kopi, karet semakin tahun semakin naik. Ini menggiurkan bagi negara juga pengusaha. Alhasil perluasan lahan pun dilakukan, siapa yang menjadi korban? Tentu saja pohon pohon hutan terpaksa dibakar, ditebang untuk penanaman perkebunan. Itu saja korbannya? Masih ada kok. Satwa hutan kehilangan rumahnya, Burung-burung kehilangan tempat untuk membangun rumah, Kematian hewan-hewan yang menyebabkan rantai makanan terputus. Ketika Macan menerkam ternak warga kenapa macan disalahkan? Bukankah manusia yang memulai menghancurkan habitatnya? Mulailah sadar, uang yang dikejar tanpa memikirkan nasib makhluk lain adalah suatu boomerang.




pembukaan hutan untuk perkebunan

Tentu akupun sadar bahwa kepentingan manusia lebih penting dari satwa, maka banyaknya perkebunan meningkatkan ekonomi masyarakat dan negara. dan yah.. kumenyadari betul kebutuhan hidup semakin hari semakin meningkat, orang pun berupaya berbagai cara mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kehidupan keluarganya. 

Akupun mengakui bahwa perekonomian masyarakat bawah sedikit terangkat dengan banyaknya perkebunan menjadi mata pencaharian mereka, namun yang kusayangkan adalah demi meningkatkan perekonomian mengorbankan paru-paru dunia. Haruslah ada batasan agar keseimbangan bumi terjaga dengan baik. Jangan sampai membabi buta demi rupiah yang mana sebanyak apapun rupiah tak akan mampu membeli apa yang telah diproduksi oleh hutan untuk manusia, 

ya .. udara bersih tak ternilai harganya. air bersih lebih berharga daripada uang.

Jujur saja, ku tak menolak kesemuanya yang disebut diatas. Semua ada positif dan negatif, kusadar betul untuk berkembang haruslah ada pengorbanan. Layaknya seorang penulis amatir untuk bisa menjadi profesional maka giat berlatih, untuk berlatih maka mengorbankan waktu bermain, mengorbankan waktu nongkrong bersama temannya, mengorbankan waktu tidurnya, dan waktu lainnya untuk berlatih.

Disini kuhanya mengajak semua untuk menentukan batasan, tidak berlebihan dalam hal apapun karena sejatinya berlebihan hanya akan menimbulkan kerusakan.

Pesan terakhir dariku.. 



Quote:



Pro kontra itu wajar. Mari mencari jalan keluar dengan sedikit coklat panas dan beberapa buah kwaci ☕

Terima Kasih




Jakarta, 13 Agustus 2019


Image source : google.com

Opini pribadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hvzalf dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh deriandroid18
Industri atau pertanian?

Mungkin kedua-nya bisa berjalan ber-iringan. Contoh nih, banyak industri pakan ternak kelimpungan waktu keluar larangan import jagung.

Artinya apa?

Artinya msh ada banyak kesempatan dan kebutuhan, untuk pertanian di dlm negeri tumbuh.

Atau misalnya bio fuel dijadikan sumber energi.

Sehingga kebutuhan akan pertanian, naik seiring dgn perkembangan industri.

++++++++++

Hutan atau perkebunan?

Nah ini yg susah gan. Entah itu industri, entah itu pertanian.

Kalau ane lihat, mayoritas kegiatan ekonomi manusia itu bersumber dari eksploitasi alam.

Jadi mungkin bahasan-nya bukan perkebunan atau hutan.

Tp

Kesejahteraan sosial yg merata, atau lingkungan hidup?

Nah, mungkin ini bisa sedikit diatasi, dengan membuka lapangan pekerjaan dan ide-ide usaha baru yang sifatnya bukan meng-eksploitasi alam, tp justru memulihkan alam.

Misalnya usaha pengolahan limbah, lapangan pekerjaan jagawana, industri energi yg bisa diperbarui, dst.
×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di