alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sebut Salib Setan Jin Kafir, Abdul Somad Dipolisikan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d58b2f48012ae450b33275e/sebut-salib-setan-jin-kafir-abdul-somad-dipolisikan

Sebut Salib Setan Jin Kafir, Abdul Somad Dipolisikan



Jakarta - Organisasi Massa (Ormas) Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan Ustad Abdul Somad terkait pernyataan salib jin kafir yang viral di media sosial.

Dakwah UAS, sapaannya, dinilai tidak menghargai kemajemukan yang ada di Indonesia. Anggota Brigade Meo Jemmy Ndeo, menganggap dakwah Somad telah menistakan salib dan patung yang merupakan simbol agama Katolik dan Kristen Protestan.

Jemmy mengatakan laporan yang dilayangkan ke Polda NTT, pada Sabtu, 17 Agustus 2019, menyoal ceramah ustaz asal Asahan, Sumatera Utara itu.

"Apa yang dikatakan Ustaz Abdul Somad dalam videonya itu sudah sangat meresahkan masyarakat, terlebih umat Kristen dan Katolik. Dia harus bertanggung jawab," ujarnya.

Ia meminta UAS, sebaiknya segera mengklarifikasi persoalan atas tausiah yang disampaikan serta memberi permohonan maaf kepada umat Kristen dan Katolik.

"Kami laporkan Ustaz Abdul Somad sebagai pribadi, tidak ada kaitannya dengan umat Muslim. Jika Ustaz keliru, maka kami harap ada permohonan maaf dan klarifikasi," ujarnya.

Dalam video yang viral di media sosial, ada jemaah memberikan pertanyaan kepada UAS, mengapa mengigil ketika melihat salib.

"Apa sebabnya ustad kalau menengok salib menggigil hati saya?" kata jemaah itu.

"Setan. Saya tausiah di seberang Pulau Batam. Batam, satu jam setengah kami sampai. Tapi tak terasa satu jam setengah karena film yang diputar Tenggelamnya Kapal van der Wijck. Meleleh air mata penonton menengok Jainudin meninggalkan Ayat," katanya menjawab pertanyaan itu.

UAS mengaku, pernyataan tersebut mirip dengan perjalanannya saat ke Pulau Batam. Dia mengatakan, jika melihat salib seakan jin kafir sedang masuk.

"Apa sebabnya kata ibu itu, mirip macam gini. Saya terlalu terbayang salib, nampak salib. Jin kafir sedang masuk. Karena di salib itu ada jin kafir," kata Somad.

"Dari mana masuknya jin kafir? Karena ada patung. Kepalanya ke kiri apa ke kanan? Nah, ada yang ingatkan, itu ada jin di dalamnya. Jin kafir. Di dalam patung itu ada jin kafir," tutur pria berusia 42 tahun ini.

Kemudian ia kembali menyindir dengan mengatakan, untuk tidak menyimpan patung jika keluarga mereka tengah berada di rumah sakit, menurut dia, ada jin kafir.

"Makanya kita tidak boleh menyimpan patung. Jin kafir itulah yang mengajak. Makanya kalau keluarga kita di rumah sakit di dalamnya ada jin kafir itu, tutup itu," ucapnya.

"Kalau sampai dia sakratul maut, kita tak ada di situ. Dia sedang diajak jin kafir, berhasil. Berapa keluarga orang Islam yang mati dalam keadaan husnulkhatimah? Dipanggilin Haleluya. Nauzubillah.. Nauzubillah.. Selamatkan orang Islam," ujarnya.

https://www.tagar.id/sebut-salib-jin...ad-dipolisikan

Maafkan saja, doakan supaya hati somad diketuk oleh Tuhan, dan menjadi pengikut-Nya. Tidak perlu kita grasak grusuk, jika memang harus dihukum, biarlah tangan Tuhan sendiri yg melenyapkan nya dari muka bumi ini, Amin.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gojira48 dan 60 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KASKUS.HQ
Balasan post theJizyah
@fattahulamar @theJizyah

Isa adalah Yesus....

Alkitab Perjanjian Baru, aslinya ditulis dalam bahasa Yunani. Yesus ditulis dalam bahasa tersebut "Iēsou" karena Yesus adalah seorang pria maka di tambah akhiran "s" sehingga menjadi "Iēsous".

Sebenarnya tak ada satupun umatnya mengetahui nama Ibrani dan Aram Yesus. Kesimpulan ini didapatkan dari nama "Yeshua (Yehoshua)" yang terdapat dalam Alkitab perjanjian lama berbahasa asli Ibrani dimana nama tersebut berubah sama menjadi "Iēsous" dikala Alkitab PL tersebut ditranslate kedalam bahasa Yunani. Penyebab inilah sehingga kesimpulan itu terjadi bahwa Yesus bernama Ibrani dan Aram "Yeshua" dgn nama panjang "Yehoshua". Nama Ibrani dan Aram-nya sama karena di Yerusalem saat itu bahasa sehari-hari mereka adalah Aram dan bahasa keagamaan adalah Ibrani.

Saat itu tulisan yang dikenal tanpa huruf vokal (tanda baca) sehingga tulisan yang beredar hanya terdiri dari huruf konsonan saja dan tanda baca atau huruf vokal muncul pada abad ke-7 M. Nama "Yeshua" ditulis hanya dengan huruf konsonan ישוע , “ Y (yôḏ)-Š(šîn)-W(wāw)-’(ʿáyin) ”. Ketika Perjanjian Baru masuk ke Aram Syria dan ditulis menurut tulisan mereka, nama "Yeshua" yang hanya terdiri huruf konsonan ישוע “ Y-Š-W-’ ” berubah menjadi " iiso' ". Syria adalah pusat perdagangan saat itu. Banyak orang arab dari mekkah berdagang di kota tersebut sehingga mereka mengenal sosok Yesus dengan nama " iiso' " dan memeluk agama Nasrani. Karena keinginan mereka untuk menyebarkan agama tersebut di kota Mekkah sehingga mereka menyalin Alkitab PB kedalam bahasa Arab. Bahasa arab tidak mengenal penyebutan "o" sehingga penyebutannya berubah menjadi " 'iisa ". Mulai saat itulah dikalangan orang Arab di Mekkah mengenal Yesus dengan " 'iisa " hingga masa Muhammad.

Kristus hanyalah gelar bagi Yesus yang berarti orang yang diurapi Allah. Khristos (Yunani), “Hammāšîaḥ (Ibrani), “Mšîḥō” (Aram), Almasih (Arab)

profile-picture
gojira48 memberi reputasi
×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di