alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Rugi miliaran karena listrik mati, pengusaha tuntut PLN
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d48f8efa72768170255c85c/rugi-miliaran-karena-listrik-mati-pengusaha-tuntut-pln

Rugi miliaran karena listrik mati, pengusaha tuntut PLN


Sebuah toko sepatu di kawasan Pasar Baru yang mengalami pemadaman listrik, Jakarta, Senin (5/8/2019). Kalangan usaha mengaku rugi ratusan miliar dan menuntut ganti kepada PLN.
Pengusaha dan pelaku industri mengaku merugi dan akan menuntut PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) karena listrik mati pada hari Minggu-Senin (4-5/8/2019).

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Johnny Darmawan mengatakan di antara industri yang terimbas langsung adalah tekstil dan retail. Industri tekstil menurutnya, ada yang mengalami cacat produksi akibat listrik mati. Selain itu, sektor retail juga terdampak mati sehingga konsumen tak bisa berbelanja pada akhir pekan.

“(Pelaku industri) akan menghitung jumlahnya dan minta (ganti rugi) ke PLN,” kata dia kepada katadata.co.id, Senin (5/8/2019).

Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) menjelaskan, akhir pekan adalah saat masyarakat menghabiskan waktu luang di pusat perbelanjaan. Dengan matinya listrik pada Minggu itu, potensi kehilangan pendapatan menjadi besar karena masyarakat menunda belanja. Biaya operasional peretail juga ikut membengkak, lantaran beberapa gerai menggunakan genset diesel untuk tetap mengoperasikan toko mereka.

"Kerugian material anggota Aprindo akibat black out ditaksir total lebih dari Rp200 miliar pada 82 pusat perbelanjaan dan 2.500 lebih toko retail modern swakelola di Jakarta," kata Ketua Aprindo Roy Nicholas Mandey kepada katadata.co.id, Senin (5/8/2019).

Sedangkan operator seluler, menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, merugi dari soal pendapatan hingga Rp100 miliar. Angka ini diambil dari rata-rata pendapatan harian operator dari pasar Jawa bagian barat. Jika sehari pendapatan mereka Rp200 miliar, dan kemarin mati sekitar 12 jam, maka ketemu angka perkiraan kerugian itu.

Kerugian juga timbul karena 25 persen infrastruktur telekomunikasi nirkabel (Base Transceiver Station/BTS) mati. Menurut catatan Rudiantara, 5.263 unit BTS di Jabodetabek dan 712 unit di Jawa Barat mati karena padamnya suplai listrik PLN.

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun menyatakan pelaku UMKM mengajukan tiga tuntutan kepada PLN. Pertama, meminta PLN memperpanjang bayar tagihan listrik di bulan September.

Kedua, meminta PLN memberikan diskon tarif listrik. Diskon dinilai kompensasi yang ideal karena akan mengurangi beban kerugian UMKM pasca listrik padam. "Kan katanya akan ada 35 persen diskon, paling cocok memang diskon," kata dia kepada [URL="https://money.kompas.com/read/2019/08/06/083900226/omzet-ambruk-karena-listrik-padam-ini-3-tuntutan-pelaku-umkm-ke-pln. "]Kompas.com[/URL], Jalarta, Selasa (6/8/2019).

Ketiga, meminta PLN untuk membenahi diri, terutama dalam hal operasional. Perusahaan listrik pelat merah itu harus punya back up system yang berjalan baik. Hal ini dinilai pelaku UMKM sangat penting agar kejadian padamnya listrik dalam skala wilayah yang luas tidak kembali terjadi di kemudian hari.

"PLN harus tahu diri. Satu sisi dia genjot investasi untuk infrastruktur menambah pembangkit, tetapi di satu sisi jangan melupakan perawatan dan operasional back up," ucapnya.

Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PLN menyiapkan dana Rp1 triliun untuk memberikan kompensasi listrik kepada 21,3 juta pelanggan. Kompensasi yang bakal diberikan, sesuai peraturan adalah, kompensasi sebesar 20 persen dari dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen subsidi. Atau 35 persen untuk konsumen nonsubsidi.



Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...aha-tuntut-pln

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Ijtimak Ulama IV usulkan NKRI bersyariah

- Komik: Belajar dari blackout, yang belajar ya PLN

- Infografik: Sengon, mati lampu, dan rencana PLN

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di