alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Selain Mom Shaming Ternyata Ada Juga Dad Shaming
3.8 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5158b6c0cad7234b68db83/selain-mom-shaming-ternyata-ada-juga-dad-shaming

Selain Mom Shaming Ternyata Ada Juga Dad Shaming


Sumber gambar : pixabay.com




Selamat datang lagi di thread ane buat Agan dan Sista. Kali ini ane mau berbagi tentang Dad Shaming.

Beberapa waktu lalu ane pernah buat thread tentang Mom Shaming. Secara garis besar mom shaming merupakan sebutan bagi upaya mempermalukan seorang ibu. Membuatnya merasa bersalah dan apa yang dilakukan terhadap anaknya tidak benar.

Waktu ane jalan-jalan di berbagai platform dan portal berita buat baca artikel ane menemukan istilah dad shaming. Ternyata mempermalukan itu tidak hanya terjadi pada seorang yang berstatus sebagai ibu tetapi juga pada sesorang yang berstatus sebagai ayah. Buat ane ini ulasan yang baru diketahui jadi akhirnya mencari tahu dan sekarang berbagi dengan kaskuser semua.

Quote:


Menjadi orang tua itu tidak mudah karena pembelajarannya tidak jarang terjadi seumur hidup, tetapi bukan juga berarti tidak bisa dihadapi. Mengasuh dan mendidik anak sejatinya dilakukan oleh kedua orang tua walau pada umumnya seorang ibu akan terlihat lebih alami dalam mengasuh dan mendidik anak.

Peranan seorang ayah juga sangat penting walau tidak sealami seorang ibu bukan berarti ayah tidak bisa mengasuh dan mendidik anak.

Kekurang alamian ayah dalam mengasuh dan mendidik anaknya yang sering kali menjadi bahan dad shaming. Komentar yang tadinya dimaksudkan untuk mengingatkan karena disampaikan dengan pola komunikasi tidak tepat bahkan tidak baik jatuhnya malah mempermalukan.

Quote:


Aneka komentar yang ditujukan gaya pengasuhan ayah yang memengaruhi kebiasaan tidur, keamanan, pemberian jenis makanan atau penampilan anak secara keseluruhan.

Dad shaming ini ada pengaruhnya setidaknya menyebabkan kepercayaan diri seorang ayah menjadi berkurang dan tidak jarang ayah menarik diri dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Walaupun ada juga orang yang menjadikan komentar sekalipun komentar yang diberikan tidak menyenangkan malah menjadi pemacu agar bisa lebih baik dalam mengasuh dan mendidik anak.

Agar tidak terjadi dad shaming setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan diantaranya bisa memberikan informasi tanpa maksud merendahkan atau mempermalukan dengan informasi yang benar kepada ayah tentang mengasuh dan mendidik anak, jika masih melakukan kesalahan, tidak lancar, tidak sempurna maka berikan kesempatan pada ayah untuk memperbaikinya, tidak perlu membandingkan ayah yang lain karena tidak akan satu dengan yang lainnya karena memiliki keunikan tersendiri

Sejatinya, mom shaming ataupun dad shaming adalah hal yang sebaiknya dihindari, apapun alasannya. Banyak hal yang melatarbelakangi perbedaan satu dan yang lainnya. Berikan dukungan yang saling menguatkan terutama antara ibu dan ayah sehingga mengasuh dan mendidik anak bisa dilakukan oleh kedua orang tua.

Terima kasih sudah mampir, hantaran cendolnya dan pemberian deretan ratenya. Ditunggu kucuran ilmu dan diskusinya.

emoticon-2 Jempolemoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Rate 5 Star


profile-picture
profile-picture
profile-picture
wulaniyati dan 16 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
contoh mom shaming, "Jangan kayak ayah yang main hape mulu, ayo belajar."

dad shaming, "kamu cewek harus pinter masak kayak tante Upik, jangan kayak ibumu."


gini ya?


Apa kebalik? Ha ha ha
profile-picture
wulaniyati memberi reputasi
Diubah oleh alizazet
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di