alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PSI Soroti Anggaran untuk Formula E Meningkat Drastis di APBD-P DKI
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5275fe09b5ca51d779c24e/psi-soroti-anggaran-untuk-formula-e-meningkat-drastis-di-apbd-p-dki

PSI Soroti Anggaran untuk Formula E Meningkat Drastis di APBD-P DKI

Diskusi PSI (Rolando/detikcom)

Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta menyoroti adanya peningkatan drastis anggaran untuk ajang Formula E dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019. Peningkatan ini mencapai ratusan miliar rupiah.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD terpilih PSI Jakarta, Idris Ahmad, dalam diskusi 'Mendadak Rajin di Akhir Jabatan: Menelisik Perilaku DPRD DKI yang Membahas Anggaran Secara Kilat di Akhir Masa Jabatan', di DPP PSI, Jalan KH Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

"Jadi setelah kami analisis dan kami baca-baca, kami cari informasi, salah satu anggaran KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) terbesar itu ada di peningkatan di dinas pariwisata. Ada namanya agenda event internasional dalam negeri. Agendanya tahu sebelumnya berapa? Rp 3 miliar, peningkatannya berapa? Rp 340 miliar. Untuk apa? Teman-teman tahu isu Formula E? Formula E DKI Jakarta," kata Idris.

Idris mempertanyakan mengapa anggaran untuk Formula E ada dalam APBD-P. Idris menilai sebaiknya dana yang besar itu dialokasikan untuk kepentingan pendidikan.

"Pertanyaannya, seberapa strategis program ini untuk Jakarta saat ini? Ada tidak di RPMJD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)-nya? Dan kenapa harus di (anggaran) perubahan sekarang? Apakah sudah siap semuanya? Karena angka Rp 340 miliar ini kalau kita konversi untuk KJP (Kartu Jakarta Pintar) ada berapa orang?" ujarnya.

Idris lalu menyoroti kemungkinan adanya perubahan alokasi anggaran karena ada penambahan di sektor wisata. Dia mengatakan perlu pengawasan dalam menyusun APBD-P, apalagi di sisa masa jabatan Anggota DPRD DKI periode 2014-2019 yang hanya sisa 2 minggu.

"Kalau kita bicara anggaran kita bicara distribusi dan alokasi ketika ada yang dilebihkan, pasti ada yang dikurangkan," ucapnya.

"Ini yang harus kita cari tahu dan kawal bersama apa saja sih yang dikurangi, ditambahi, sehingga kita benar-benar tahu dan bayangkan proses ini berjalan 2 minggu," sambungnya.

Selain itu, Idris menyinggung anggaran Dinas Pariwisata di APBD 2019. Dia juga menyoroti anggaran untuk Dinas Pendidikan yang seharusnya dievaluasi di APBD-P.

"Dinas Pariwisata itu ada salah satu anggaran itu ada sekitar Rp 3 miliar terkait branding Pulau Seribu 2019 itu bukan di (APBD) Perubahan, di APBD 2019. Di Dinas Pendidikan anggaran rehab, harusnya dievaluasi, saya menemukan lebih dari 90 kegiatan totalnya Rp 1,4 triliun, harusnya di APBD-P ini dievaluasi, mana yang tidak berjalan harusnya dimatiin, bukannya ditambah anggaran lainnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yakin bisa menyelesaikan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019. Meskipun, sisa masa kepengurusan anggota Dewan tinggal dua minggu.

"Ya, semua kalau fokus juga selesai," ucap Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (12/8).

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setelah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum bisa mengumumkan rute perhelatan balap Formula E 2020 yang akan digelar di Jakarta. Yang jelas, Anies menyebut Jokowi mendukung acara tersebut.

"Belum bisa diumumkan (rutenya), karena memang harus dibicarakan final dengan tim di Formula E. Tapi tadi saya melaporkan itu dan Presiden berikan dukungan, pemerintah pusat akan memfasilitasi. Karena nanti akan ada kendaraan-kendaraan formula yang masuk ke sini harus ada soal cukainya, soal imigrasinya, dan lain-lain, itu tadi," ujar Anies di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

SUMBER


Kalo urusan penyerapan anggaran.. wan abud emang no 1 dah.. pameran buku 3 hari aja bisa ratusan M.. anggaran tunjangan guru bisa kelebihan puluhan T.. emoticon-Malu (S)

emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
cipokan.yuk memberi reputasi
Diubah oleh valkyr7
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
kmaren katanya cm milyaran, kok skrg jatuhnya 340M??
mw cari dana nyapres bole2 aja bud, tp ini sih udah kebangetan emoticon-Cape d...
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di