alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Karma is real...or not?
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d43eac22f568d71b9362c21/karma-is-realor-not

Karma is real...or not?

hello guys, ini pertama kalinya aku pake kaskus.

Ga terlalu ngerti juga sih sebenernya fungsi kaskus apa, tapi dari sudut pandang aku, ini tempat dimana kamu bisa curhat ke orang random...? dan komentatornya pun random? bener ga?

Langsung aja ke cerita yang mau aku sharing.

Beberapa tahun yang lalu, pas aku SMA aku sempet kena depresi karena sekolah yang lumayan keras (maklum, swasta), orang tua bertentangan terus mengenai keputusan aku mau lanjut kuliah dimana, menemukan fakta bahwa salah satu orang tuaku ternyata selingkuh, dan tekanan ujian karena sudah kelas 3 SMA. Berat banget, aku sampai tiap malem ga pernah bisa tidur aka insomnia, kepala pusing terus, sekolah bawaannya ngantuk terus karena kurang tidur, kerjaannya nangis tiap waktu, dan selalu muntah tiap kali makan. Berat badanku turun sampai 3kg!

Sedihnya lagi, disekolah aku pun cukup dijauhi karena dianggap aneh, kacau, kerjaannya nangis terus, begitulah. Bahkan, orang yang akui sebagai sahabat karena dia adalah teman pertamaku ketika masuk SMA, pun ikut menjauh. sebenarnya aku sering main di kelasnya, sampai suatu hari dia minta aku jangan datang ke kelasnya (kita pisah kelas) karena dia sibuk mau mengerjakan tugas dan tidak mau diganggu. saya nurut aja, karena mau menghargai teman. Seminggu kemudian aku tanya apakah boleh aku datang ke kelasmu? jawabannya tetap tidak karena masih sibuk. ya mulai bingung emang ada tugas apa, walaupun kita beda kelas tapi tugas pasti kurang lebih sama. Beberapa hari kemudian aku menangkap dia jalan2 di koridor kelas, aku curiga sepertinya dia memang jaga jarak. ketika aku tanya salah satu teman yang sekelas dengannya, katanya ga ada tugas sama sekali. Disitu saya merasa sakit hati ketika saya butuh tempat sandaran dari orang yang aku sayang, ternyata dia bukan orang yang mau memberikan bahunya. dia malah ikut menjauhi... Sampai akhirnya aku pingsan dikelas karena terlalu lelah dengan ini semua. Dokter mengatakan aku mengidap gejala epilepsi karena terlalu stress dan banyak pikiran. Akhirnya selesai SMA aku memberi jeda satu tahun untuk menenangkan diriku sendiri dari semuanya dan memutus hampir semua hubungan dengan orang yang aku kenal di SMA, kecuali beberapa yang tetap berdiri disampingku ketika aku jatuh. Dia satu-satunya teman yang tidak akan pernah kulupakan.

Setahun kemudian, aku memulai kehidupan baru ku sebagai mahasiswi dengan orang-orang yang tidak aku kenal. Semua berjalan baik, sampai tidak sengaja aku bertemu dengan orang yang aku kenal dari SMA. menjadi sebuah trauma, aku langsung lari pura-pura tidak kenal atau tidak ingat karena kenangan masa SMA ku terlalu menyedihkan. beberapa teman di kampus yang tahu tentang masa laluku ikut berdiri disebelahku dan menawarkan pundaknya untuk menangis. Pelan tapi pasti, akhirnya aku mulai bisa bangkit berdiri dan melawan semua pikiran yang ada. Akhirnya aku bisa kembali seperti semula dan menjadi lebih kuat.

Beberapa tahun kemudian, satu-satunya teman SMAku cerita, 'mantan' sahabat SMA ku mengalami nasib yang kurang enak. semester 5, dia tiba-tiba menghilang dari kampus. Sesudah ditelusuri, ternyata dia nikah, karena hamil diluar nikah. Menurut temanku, dia pernah kelihatan nangis sama pacarnya di mobil, diduga itu nangis karena hamil. Sedihnya lagi, temanku yakin pasti orang tuanya marah besar karena ibunya yang memiliki watak keras dan ayahnya yang rohaniawan. Temanku menduga mantan sahabatku juga cerai setelah menikah 2 tahun karena keluarga dari pihak cowo sebenarnya gamau terima dia. Dia juga sempat stress karena terus-terusan curhat dan minta maaf kepada anaknya di insta story. In the end, dia ga pernah mendapatkan gelar S1 dan masa depannya tidak ada yang tahu.

Temanku mengatakan, bahwa itu adalah karma.

Ketika ada orang yang membutuhkan bahu untuk menyandar, dia tidak pernah mau memberikannya.

Dan ketika ia membutuhkan bahu untuk menyandar, tidak ada yang menawarkan bahu.

Tiap orang memiliki watak yang berbeda. Ada yang cocok satu sama lain, ada yang enggak.

Aku cuma mau sharing, ketika seseorang benar-benar percaya sama kamu, tolong hargai. dimata dia, kamu itu berharga. jangan di sia-siakan. Hargai. Karena ketika kamu jatuh, dia yang akan paling pertama datang untuk menolongmu. orang kayak gini itu langka. kita manusai punya perasaan, jadi jangan memperalat seenaknya orang lain demi ketenaran, membuang orang yang kamu rasa tidak berguna supaya tidak mengotori nama baikmu, jangan.

Hargai sebuah persahabatan. tidak peduli itu sesama jenis atau lawan jenis.

Hargai.

Terima kasih.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mynicknameisbag dan 13 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
kadang kamu juga harus nyadar TS.....ga semua orang punya temperamen dan ada waktu utk ngeladenin orang needy loh.....kadang (kamu entah tau entah gak ,tapi kaya nya gak karena terlalu fokus merasa diri paling apes dan sengsara sedunia) bahwa tiap orang punya masalah sendiri2 dan kadang orang uda cukup pusing dengan masala nya. bayangin kalo saya lagi pusing...terus ada temen gue tiap ari dateng ngelamun2 nangis2....apalagi gua maasi sma pasti jadi gunjingan dibilang kok mau temenan sama si antik si psiko...dll..pasti lah ada gunjingan gitu. maklu m kan usia ABABIL......kalo saya...bisa lebi jahat lagi. bisa gua usir loh kalo bikin hidup gua ga nyaman.....atau gua tell the hard naked truth.

tentang dia nangis MBA....itu bukan nangis sengsara. mungkin cumamalu aja dan skg setelah resmi menikah...uda ga malu lagi.
malah happy ama baby nya

sejujurnya i think u have a mental baggage and need to forgive n get over it. orang bertanggung jawab atas hidupnya. tapi tidak wajib menghibur teman2 nya . kalo dia mau itu kasih harunia. kalo dia keberatan...ya itu bukan dosa. krn dia...sekali lagi....GAK WAJIB.
dia uda punya shit nya sendiri.
profile-picture
profile-picture
mynicknameisbag dan drumble memberi reputasi
profile picture
mynicknameisbag
ya ga maksud drama sih, tapi kayak kamu percaya banget sama dia, udah jadi temen yang kamu sayang, tapi pas km jatuh baru keliatan watak aslinya gitu loh. sakit hati dan serasa dunia itu benci sama aku (orang depresi pikirannya pasti kadang ga masuk akal) jadi aku memutuskan semua hubungan dengan semua orang yg aku kenal di sekolah tersebut. setelah beberapa tahun baru dapet kabar "mantan" orang yang aku peduli ternyata kena nasib kurang memuaskan, dan ketika dia mengalaminya aku ga ada di sebelahnya. Jadi ceritanya kejadian itu sudah terjadi lumayan lama sekitar setengah tahun yang lalu, dan aku baru tahu. anyway kabarnya dia cerai sih emoticon-Frown
×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di