alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Games / Games /
Kenangan Permainan Di Masa Kanak-Kanak, Masih Adakah Di Jaman Ini?
4.63 stars - based on 24 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d2df2d6b840881e91754aad/kenangan-permainan-di-masa-kanak-kanak-masih-adakah-di-jaman-ini

Kenangan Permainan Di Masa Kanak-Kanak, Masih Adakah Di Jaman Ini?

Kilas Balik Permainan Kanak-Kanak Jaman Dulu






Hai ... hai, ketemu lagi ma ane nih, moga aja kalian berkenan membaca trit ane kali ini yang membahas soal nostalgia masa kecil saat bermain di masa kanak-kanak, di mana permainan tempo dulu tak se-modern dengan permainan anak-anak jaman now.

Adanya event kali ini, mau tak mau memusatkan perhatian sejenak untuk kembali membuka album kenangan masa kecil. Di mana, macam-macam permainan yang biasa ane lakuin bersama temen-temen sebaya dan sodara ane ikut terkulik.

Okelah, tak perlu rasanya berbicara panjang lebar soal kenangan bermain di masa kecil ane, karena membahas ini saja membuat ane seperti masuk ke mesin waktu di mana saat itu bermain dan bermain adalah rutinitas wajib yang dilakukan saat pulang sekolah. Meski di sekolah pun pada saat jam istirahat tak luput dari bermain.

Inilah beberapa jenis permainan yang ane biasa lakuin di masa kanak-kanak, cekidot!


1. Bermain Engklek

Permainan ini hanya menggunakan satu kaki untuk melompati kotak bergambar kubus secara vertikal dan horisontal membentuk huruf T atau tanda silang yang sudah digaris terlebih dahulu di tanah.

Cara bermainnya juga mudah, para pemain hanya perlu membawa potongan genting atau batu.
Potongan genting atau batu tersebut di lempar di dalam kotak pertama yang bersusun layak tangga, lalu pemain melompat dengan satu kaki dan tidak boleh menginjak garis atau melompati kotak yang ada potongan genting/batunya.

Siapa yang kalah maka akan mendapatkan hukuman menggendong pemain yang menang di punggung, atau tergantung dari kesepakatan sebelumnya. Kalo ane sih sukanya memberi hukuman menyentil telinga teman yang kalah, soalnya ane selalu menang sih, heheheheemoticon-Big Grin

emoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-flower

2. Bermain Congklak

Congklak adalah permainan yang dimainkan oleh dua orang pemain.
Permainan ini menggunakan papan congkak dan biji congklak yang berjumlah 49 biji lalu dibagi ke 14 lubang kecil.

Dulu, karena belum punya papan congklak, maka ane mainnya pake punya temen. Kita main bareng, kadang kalo lagi pengen main, ane ma temen-temen menggali lubang di tanah sesuai jumlah lubang pada papan congklak. Istilahnya, tak ada papan congklak, tanahpun bisa.emoticon-Cool

Pemain yang memulai pertama membagikan biji yang ada di daerahnya ke lubang-lubang lainnya dan lubang besar adalah milik masing-masing pemain.
Membagikan biji secara berputar dengan satu biji congklak dan begitu seterusnya hingga biji congklak habis.

Ane biasa menggunakan kelereng sebagai biji congklak, atau batu-batu kerikil berukuran kecil. Kadang pula memakai biji salak, biji rambutan dan kacang merah punya emak, asal bisa main. Seru, kan?

emoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-flower

3. Bermain Gobak Sodor

Anak-anak zaman dulu termasuk ane juga suka bermain gobak sodor. Jenis permainan grup yang terdiri dari dua grup dan masing-masing terdiri dari 3-6 anggota. Biasanya, kami memilih bermain gobak sodor di tanah lapang, karena permainan jenis ini cocoknya di lapangan.

Setelah memilih temen-temen grup, maka sebelum bermain, kami membuat garis kotak-kotak sebanyak 6 kotak. Berbeda dari engklek, garis kotak ini berukuran besar yang bertujuan untuk mengurung lawan sehingga bisa dikalahkan dengan menyentuh salah satu anggota tubuh mereka, jika mereka berniat kabur dari kurungan lawan main.

Salah satu grup bertugas harus menjaga garis agar tidak ada lawan yang bisa melewatinya. Sementara itu, lawan yang bermain harus bisa melewati setiap garis-garis dalam permainan gobak sodor dengan penuh perhitungan, gesit dan tangkas hingga kembali ke posisi semula. Meskipun menguras keringat, tetapi bermain gobak sodor tak kalah seru dengan permainan yang lain. Kadang bermain gobak sodor kami lakukan pada sore hari sampai masuk waktu Maghrib, tentu saja kalo telat pulang alamat bakal dapat marah besar dari emakemoticon-Big Grin

emoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-flower

4. Bermain kelereng

Nah, mau tau apa alasan perempuan seperti ane demen banget main kelereng? Biar kalau menang, kelerengnya ane pake buat bermain congklak, heheheemoticon-Big Grin
Mainnya biasa sama temen laki-laki, ya iyalah jaman dulu permainan kelereng itu digemari oleh anak laki-laki, guys.
Jadi, asal menang ... kelerengnya bisa ane kumpulin buat persiapan main congklak, itu aja sih obsesi ane main kelereng, keren kanemoticon-Cool

Bermain kelereng juga sangat mudah. Kita buat gambar dulu di atas tanah, berupa lingkaran yang tidak terlalu besar, sedang-sedang saja dan menempatkan beberapa kelereng yang menjadi taruhan di dalamnya, pas berkumpul di tengah-tengah lingkaran.

Cara bermainnya cukup dengan teknik membidik dan menjentik satu kelereng dari jarak yang sudah kita tentukan hingga mengenai kelereng di dalam lingkaran. Berapa biji kelereng yang terpental keluar lingkaran, maka sah menjadi milik kita.

Oh iya, ternyata, selain untuk kesenangan, bermain kelereng juga mampu mengasah kemampuan motorik dan kognitif anak, lho! Memang tak banyak gerakan, tetapi analisa anak sudah mulai terasah. Bagaimana bisa membidik kelereng agar jumlah kelereng yang keluar lingkaran bisa lebih banyak.

emoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-floweremoticon-flower

Itulah beberapa jenis permainan yang ane, sodara dan temen-temen ane biasa lakuin. Sekedar mengisi waktu luang semasa kanak-kanak. Ada banyak ragam mainan jaman dulu yang begitu populer dan menjadi favorit anak-anak untuk bermain, selain sebagai bahan permainan yang menghibur juga sebagai alat edukasi yang melatih daya tangkap otak, membuka nalar dan melatih anak untuk selalu kompak dan bekerja sama dalam satu team/group.

Berbagai macam permainan edukasi anak-anak, dari kelereng yang bisa dibeli, lompat tali, bermain engrang, bola bekel, hingga mainan yang dibuat sendiri dari kayu atau pelepah pisang. Kadang memanjat pohon gersen, biasa ane lakuin bareng genk ane.Bahkan main di sungai beramai ramai pun sudah senang hati rasanya, karena terjalinnya kekompakan dan keterikatan emosional antara satu sama lain.

Quote:



Sampai jumpa di thread ane berikutnya, salam damai penuh ukhuwah.

emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2

Tiada gading yang tak retak, tiada manusia yang luput dari salah dan khilaf

Jangan Lupa
emoticon-Monggoemoticon-Monggoemoticon-Monggo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
actandprove dan 48 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh evywahyuni
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Ada kelereng emoticon-Angel

Mainan kaporit nih pas masih TK emoticon-Angel

emoticon-Kiss (S)emoticon-Kiss (S)emoticon-Kiss (S)emoticon-Kiss (S)emoticon-Kiss (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
actandprove dan 2 lainnya memberi reputasi
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di