alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Supranatural /
si HITAM di Pabrik Mie Instan.
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caadd2b7e3a7211131b2460/si-hitam-di-pabrik-mie-instan

si HITAM di Pabrik Mie Instan.

[img][/img]hallo agan agan, apa kabar?
sehat? alhamdulillah.
kurang sehat? semoga cepat sehat kembali, amin

sebelumnya terima kasih sudah mampir ke sini.
jadi sebenarnya aku mau post cerita tentang si lelaki hitam yang pernah aku janjikan. ada beberapa juga yang ngirim pesan supaya aku lanjutin cerita yang pertama tapi sekarang aku harus menegaskan kalau aku ga bisa melanjutkannya karena ada beberapa alasan yang cukup mengganggu kenyamanan ku sendiri makanya ga jadi aku post.
oleh karena itu aku minta maaf yang sebesar-besarnya yah...

oke kali ini aku mau cerita tentang lelaki hitam yang lain yang pernah aku temui di PT tempat aku bekerja dulu.
jadi kalau si lelaki yang biasa aku temui itu hanya ketika aku sedang mengalami astral projection tapi kali ini aku melihatnya dalam keadaan nyata dan sesadar-sadarnya.
disini aku sendiri juga gatau ya, kenapa yang selalu muncul di depan ku itu selalu saja yang berbentuk lelaki dan warna nya hitam semua.  jadi supaya agan ga bingung, aku mau ngasih julukan aja.
lelaki hitam yang aku temui di PT itu sebut saja " si hitam " sedangkan lelaki yang sudah menemaniku sejak SMP masih belum bisa aku berikan julukan. aku ga bisa sembarang memberikan dia nama walaupun kami sudah saling mengenal sejak lama. kenapa? karena sifat si dia ini sedikit pemarah. dia sangat tidak suka kalau aku menyinggung tentangnya, pernah satu hari aku nulis cerita tentang dia kemudian malamnya aku mengalami astral projection lagi terus dia teriak kenceng banget di telinga aku, kalian tahu teriakan jin dalam film atau sinetron?ya, kurang lebih seperti itu hanya saja suaranya lebih berat dan menggelegar. makanya aku agak takut sama dia.


oke balik ke topik yang ingin di bahas.
jadi, waktu pertengahan tahun 2017 lalu aku putus kontrak dengan perusahaan tempatku bekerja karena perusahaan sedang down dan mau tidak mau mereka harus mengurangi jumlah karyawan nya. lalu selang beberapa bulan kemudian pada bulan oktober aku di terima kerja di sebuah perusahaan yang memproduksi makanan instan di bekasi.
aku merasa percaya diri bekerja disana karena sebelumnya aku juga pernah bekerja di 2 perusahaan lain di bidang makanan juga. jadi, aku punya pengalaman yang cukup handal untuk kecepatan tangan dan mengoperasikan mesin.
sampai pada hari pertama masuk, aku masuk di grup C dan leader yang memimpin grup menugaskan ku di bagian supply. aku sempat kecewa karena di tugaskan di tempat yang bukan keahlianku padahal jika aku masuk di bagian produksi, aku punya banyak keterampilan yang bisa aku kembangkan. tapi apa mau di kata, aku hanya anak baru yang harus menerima dimana pun di tugaskan.
setelah pembagian tugas selesai, aku dan satu temanku namanya Siti yang sama-sama masuk di hari pertama di ajak ke tempat supply oleh kartap yang bertugas di sana juga. karena berada di lantai atas, aku dan siti harus menaiki 2 anak tangga untuk sampai disana.
sesampainya di atas, aku terperangah melihat betapa luas dan sepinya gedung itu. dan untuk sampai ke ruang supply, aku harus melewati satu ruang supply lainnya. satu ruang supply lainnya itu adalah ruang supply untuk mi instan Cup sedangkan aku di bagian supply kemasan biasa.
sesampainya di supply, aku di tempatkan di line 18 sedangkan siti 19 jadi kami terpisah dalam bekerja.
hari pertamaku itu adalah hari kamis dan masuk malam dimana jam kerja di mulai sejak jam 11 sampai jam 7. selama 2 hari itu aku langsung menguasai pekerjaanku dan mampu mengoperasikan mesin yang sebenarnya jauh berbeda yang biasa aku pegang. karena aku cepat bisa maka aku langsung jadi anak baru kesayangan senior.
sampai tibalah hari sabtu, waktu kerja hanya 6 jam di mulai dari jam 5 sore sampai jam 10 malam. dan itupun tidak jalan produksi, hanya bersih-bersih seluruh ruangan dan mesin.
bekerja di bagian supply jauh berbeda dengan yang di bagian produksi di lantai bawah. jika di produksi ada ratusan orang yang bekerja di supply hanya sekitar 15 orang. lelaki sekitar 10 sedangkan wanita nya 5 termasuk aku.
karena aku jadi anak kesayangan senior ku. aku di berikan pekerjaan yang lebih mudah. aku hanya bertugas menyapu seluruh ruangan. jujur rasanya capek karena harus menyapu seluruh ruang yang luas seperti ini. tapi menyapu lebih baik di banding harus mengepel dan membersihkan seluruh mesin.
tibalah aku dan seniorku sebut saja namanya ka Bunga di ruangan yang terlihat cukup engap. banyak sekali pallet tempat kardus mi instan yang belum tersentuh dan oil dan bumbu mi yang masih terbungkus rapi. aku di arahkan ka bunga untuk menyapu beberapa tempat dan dia menyapu tempat lainnya.
setelah hampir satu jam tepat sebelum maghrib akhirnya tugasku dan ka bunga pun selesai. hari itu terasa biasa saja.
sampai 3 minggu kemudian kejadian aneh itu pun terjadi. aku kedapatan masuk shift malam lagi. awalnya sejak hari senin sampai jum'at semua terasa biasa saja. aku sama sekali tidak merasakan hal hal aneh. tapi saat hari sabtu tiba ketika jam kerja di mulai dari jam 5 sore kejadian aneh aku alami.
ka bunga teman ku menyapu yang sebelumnya harus pergi menemui leader. akhirnya aku menyapu bersama siti. siti ini anaknya agak lemot dalam kerja. jadi ka bunga menyuruhku untuk mengarahkannya.
setelah menyapu seluruh ruangan kemudian sampailah giliran aku dan siti harus menyapu ruang pallet yang engap. jika sebelumnya ka bunga yang mengarahkanku sekarang aku yang mengarahkan siti. aku menyuruhnya menyapu di tempat yang yang sebelumnya aku sapu. sedangkan tempat ka bunga aku yang mengambil alih. suasananya sangat sepi, karena memang tidak ada satupun mesin yang menyala. terlebih lagi di ruangan itu hanya ada aku dan siti.
" siti"
" siti "
aku bahkan memanggil nama siti untuk memastikan apakah dia masih ada atau tidak.
" iya kenapa mi?" tanya siti
" gapapa" jawabku

aku melanjutkan tugasku dan menyapu sebuah ruangan dimana di dekat ruangan itu ada sebuah pojokan kosong seluas 1x2 meter. tempatnya sangat kotor seperti tidak di sapu berbulan bulan. aku mendekat ke pojokan itu.
" assalamualaikum permisi, saya mau bersihin tempat ini"
aku berbicara sendiri selama menyapu pojokan itu. jujur aku merasa takut dan lututku terasa lemas tapi pikirku aku harus membersihkan tempat itu. sampai tiba-tiba
BRAKK!
mesin yang ada di belakangku tiba-tiba menyala. aku hampir loncat saking kagetnya. aku menyebut kalimat istighfar dan takbir untuk menenangkan diri. di bawah mesin itu ada sebuah lubang besar. setelah aku lihat ke bawah ternyata ada seorang karyawan yang menekan tombol mesin yang membuatnya menyala.
" woy bang, ngagetin orang aja lu "
" oh sorry neng sorry "
setelah itu aku pun lanjut menyapu dan selesai tepat sebelum maghrib. setelah maghrib kami semua lanjut mengepel dan membersihkan mesin lainnya. tapi selama itu badanku terasa sakit dan pegal kepalaku juga pusing. aku hanya mengira mungkin aku kelelahan karena menyapu ruangan yang luas.
dan waktu akhirnya menunjukan jam 9:00 malam. satu jam sebelum pulang siti menangis dan bilang ingin curhat denganku. aku pun mengajaknya ke ruang supply cup dan duduk di antara pallet, hanya ada aku dan siti disana. aku hanya menenangkannya saat dia bilang dirinya sering dikatain lemot oleh rekan kerjanya.
tidak terasa jam sudah menunjukan 10 malam. teman-temanku  kaget melihat aku dan siti duduk hanya berdua di supply cup.
" dih mia, ngapain kamu disini?"- tanyanya
" kepo deh " jawabku
" ayo cepetan pulang, berani-beranian kamu duduk berduaan di sini"- ucap temanku dan aku hanya tersenyum. dalam hati berkata " emangnya kenapa?".

hari telah selesai libur telah tiba, namun sayang saat libur aku justru tidak enak badan. kepala ku masih terasa pusing sejak sabtu lalu.

senin nya,giliran masuk siang. jam kerja di mulai dari jam 3 sore sampai jam 11 malam. artinya solat ashar maghrib dan isya kami laksanakan di PT.
saat solat ashar semua biasa saja. tapi saat maghrib tiba, itulah pertemuan awalku dengan si hitam.

saat itu jam sudah menunjukan waktu solat maghrib. karena mesin tidak boleh mati, akhirnya aku dan temanku menggunakan sistem rolling. aku dapat jatah pertama untuk solat. aku mengajak siti ke musholla dan berjalan sampingan.
10 menit kemudian aku dan siti selesai dan hendak kembali ke tempat kerja, tapi siti mendadak bilang harus ke toilet. karena aku gamau citra baik-ku hilang. aku pun meninggalkan siti.
seperti yang sudah aku bilang, untuk sampai ke ruang tempat aku bekerja aku harus melewati 2 anak tangga dan sebuah ruangan luas tempat supply mie instan cup. dan kebetulan selama satu minggu termasuk hari itu mie cuptidak di produksi yang artinya ruangan itu kosong.
aku melangkahkan kakiku dengan terburu-buru karena takut temanku marah jika aku terlalu lama, apalagi waktu solat maghrib sangat singkat.
sampai pada saat aku menaiki tangga, langkah demi langkah terasa aneh. aku mendengar suara langkah lain selain langkah kakiku.

tak (tak)
tak (tak)
aku merasa aneh, seperti ada sosok besar di belakang dan mengikuti langkahku. aku pun memperlambat langkahku untuk memfokuskan pendengaranku.
tak (tak)
tak (tak)
sial, ternyata memang ada langkah lain selain langkah kakiku.
aku mempercepat langkah kakiku lagi, dan membuka pintu ruangan. pintu itu memang sangat berat. aku meembuka dan langsung menutupnya kembali. tapi 2 langkah setelah aku berjalan pintu yang tadi aku tutup tiba-tiba terbuka lagi. aku terdiam karena kebingungan.
jadi gini gan, saat buka pintu itu langsung terhubung oleh ruang supply cup jadi aku berdiri diam tepat di ruangan tersebut.
tidak ingin ambil pusing, aku pun melanjutkan perjalananku. tapi langkahku kembali terhenti karena aku merasakan bayangan hitam mendekat ke arahku dari belakang terlebih aku merasakan gelombang panas yang kental memaksa masuk ke tubuhku. aku berhenti tepat di tengah ruangan dan memabalikan badanku. tapi nyatanya... tidak ada apapun di belakangku. aku bahkan melihat kesekeliling dan tetap tidak ada apapun. padahal aku yakin, ada seseorang yang sedang mengikutiku sedang di tangga tadi.
aku pun melanjutkan perjalananku lagi karena harus rolling waktu solat dengan teman ku. tapi untuk yang ketiga kalinya langkahku kembali terhenti, dan ini lah puncaknya.
aku melihat sesosok lelaki sangat tinggi dan berkulit hitam berdiri di depanku yang berjarak sekitar 20 meter dariku. aku tidak bisa melihat wajahnya karena dia menghadap ke samping. entah apa yang ku pikirkan, aku justru penasaran dan mendekatkan diriku.
" ngapain itu orang"- kataku
aku berjalan mendekat ke arahnya dan ketika aku melangkah,lelaki hitam bertubuh tinggi itu berjalan cukup lambat menembus tumpukan bak, kardus bahkan mesin mesin dan hilang secepat kilat.
saat itulah aku baru tersadar kalau dia bukan orang biasa. mulutku menganga dan aku merinding.
aku ingin berlari tapi kaki ku terasa sangat lemas. aku pun menguatkan diri agar bisa terus berjalan dan bertemu temanku di supply.
aku terdiam dan tidak berani berkata apapun. rasa penasaran dan takut bercampur aduk.
sampai pada waktunya solat isya selama apapun siti, aku menunggunya.
tepat pukul 9 malam, ketika semua nya sudah selesai solat isya dan formasi kembali lengkap juga kebetulan mesin berjalan lancar. aku dan beberapa orang membentuk sebuah lingkaran, awalnya kita semua membicarakan tentang rencana makan bersama, tapi karena aku sudah tidak kuat menahannya lagi akhirnya aku menceritakan kejadian yang tadi aku alami.
" ka tadi pas abis solat maghrib aku.... bla bla bla " aku mulai menceritakannya secara rinci.
" gila lu mi, serius ngeliat dia?"- tanya ka bunga
" iya ka" jawabku.
" anjerrr merinding gue "- ka rose
" lu liat dimana?"-  ka bunga
" di deket ruang cuci oil"- aku
" kampretttt, di situ emang ada dulu pernah ada yang liat di pojok yang kotor itu bentuknya item juga.
dari situ aku baru ngeh.
" pojok ruang yang kotor itu? ya ampun sabtu lalu aku nyapu itu sendirian. jangan-jangan dia yang nampakin aku tadi"
seketika gempar, kami semua ketakutan bahkan 10 lelaki yang lainnya pun ikut takut. mereka bahkan menceritakan kejadian mistis yang pernah terjadi sebelum aku bekerja disitu.
" lu sih mi, di bersihin"- bang ilham
" gue lupa nyuruh mia buat ga nyapuin iyu ham"- jawab ka bunga.
" salah lu berarti kampret"- ucap bang ilham.

" besok-besok jangan pernah ke ruang cuci oil sendirian"- pesan ka bunga.

aku baru ingat sebelum kejadian itu pun, aku sudah cukup sering ke ruang cuci oil sedirian. walaupun hanya sekedar untuk mencuci muka atau tangan.

dan akhirnya...karena kejadian itu, aku mengundurkan diri dari perusahaan.

aku tidak ingin terus terusan berada disana karena semenjak si hitam muncul, aku selalu terbayang tentangnya.
Diubah oleh xolimi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
kirain ceritanya bisa lbh panjang lg ...... emoticon-Frown
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di