alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Friend With Benefit, Siapa yang Diuntungkan?
3.7 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/59da90fd529a4570048b4567/friend-with-benefit-siapa-yang-diuntungkan

Friend With Benefit, Siapa yang Diuntungkan?







"Friend With Benefit (FWB)" adalah ketika dua orang teman tanpa ikatan emosional menjalani hubungan seksual.
Kalo diterjemahkan "Friend With Benefit" adalah teman dengan keuntungan. Apa yang diuntungkan dan mengapa menguntungkan?
Kalo di bilang HTS (Hubungan Tanpa Status) menurutku bisa juga dikatakan demikian, karena sepasang ini tidak memiliki status dalam hubungannya.
FWB tidak menganut prinsip monogami, yang artinya hubungan ini tidak menuntut kesetiaan. Masing-masing boleh saja punya pasangan dan FWB dijalani tanpa menggunakan emosional (baper).
Sebenarnya, FWB an merugikan wanita.

Cewe dibiayai cowok, dan cowok mendapatkan seks. Sederhananya begitu, dibayar dengan salah satunya makan malam atau jalan-jalan. Apakah termasuk prostitusi? Cukup anda yang menjawabnya dalam hati. Dengan cara FWB, cewek mencari cara supaya enggak dinilai murahan.

Cowok mendapatkan penghargaan jika tidur dengan banyak cewe. Karena kadar testosteron pada cowok lebih tinggi dari cewek, sehingga dorongan seksual lebih tinggi.

Cewek tak hanya dirugikan secara kultural, namun secara biologis.
Saat cowok kenal cewe baru, kadar testosteron naik. Saat cowok mencapai orgasme Oxytocin naik sekitar 500 %. Yang mengakibatkan rasa percaya dirk meningkat, namun hanya sesaat.
Jika sebelum berhubungan, cowok tak punya rasa ketertarikan maka setelah berhubungan pun akan melupakan semuanya.
Efek fisiologis cewek lebih lama. Cewek punya estrogen jika bercampur dengan oxytocin akan mengakibatkan keterikatan. Mengakibatkan jatuh cinta kepada orang yang salah. Cinta buta ini namanya!




emoticon-rose Secara garis besar, ada beberapa hal yang menyebabkan cewe mau FWB an :

Quote:




Quote:




Quote:




Jadi? Masih mau FWB an?
Silakan aja kalo mau, tapi pengalaman berharga datang dari hal yang paling pahit.
Ketika mau mengambil keputusan jangan selalu mau karena dibayangi hal yang indah indah, namun harus siap juga menghadapi resikonya.

Terima Kasih


emoticon-Angpau emoticon-Angpau emoticon-Angpau


emoticon-rose Kutipan Untuk Thread Ini :
Quote:

#989 emoticon-Paw



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Gw pernah punya partner FWB, status sama sama single; gw jendes, dia bujangan.

Kalo ada yang nanya kok mau sih FWB -an; ya.. simply gw jawab "I have needs" tapi bukan berarti gw gampang fucking arround, tetep lah seks bertanggung jawab; pake caps, periksa bersih std dll ~ dan gw minta partner gw juga gitu, sukurnya sih partner gw tipe yg mature, dia mau cek segala2.
Jadi alesannya pada intinya sih gw masih belom mau terikat di satu hubungan yang serius after divorce.

Kalo ada yang bilang laki gak bisa kebawa baper, salah banget. Partner gw baper akut.
Gw juga baper, cuma sadar diri gak mungkin bisa di seriusin; pokoknya gak bisa aja.

Keinget itu laki ngomong ke gw "aku gak bisa kaya gini, aku gak sebajingan yang kamu kira"

Gw jawab "jadi maunya gimana? Emang mungkin kalo di seriusin"

Terus di bales "Enggak".

Udah deh case closed.
Diubah oleh berewekberewi
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di