alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
The Monster of Florence (part 1) : The Victims
5 stars - based on 13 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a58bb1ea09a3935228b456d/the-monster-of-florence-part-1--the-victims

The Monster of Florence (part 1) : The Victims



"We all have a Monster within. The difference is in degree, not in kind".

- Douglas Preston, The Monster of Florence : The True Story



Spoiler for Antonio Lo Bianco dan Barbara Locci:


Pada tanggal 21 Agustus 1968, Antonio Lo Bianco yang berumur 29 tahun, yang merupakan seorang pekerja konstruksi yang baru saja pindah dari Sicily ke Tuscany. Beserta kekasihnya, Barbara Locci, yang berumur 32 tahun dan merupakan seorang ibu rumahtangga. Mereka berdua ditembak hingga tewas dengan senjata kaliber 22, disebuah kota bernama Signa, sebelah barat Florence.

Anak Locci, Natalino Mele, yang berumur 6 tahun. Saat Lo Bianco dan Locci ditembak, dia sedang tertidur dijok belakang. Ketika dia bangun, dia mendapati ibu dan kekasih ibunya tewas. Lantas Natalino pergi ke sebuah rumah terdekat dan mengetuk-ngetuk pintu sambil mengatakan,

"Buka pintunya dan biarkan aku masuk. Aku ingin tidur dan ayahku sedang sakit dirumah. Kamu harus mengantarku pulang karena ibuku dan kekasihnya tewas dimobil mereka".

Spoiler for Crime Scene:


Ditempat asalnya Sardinia, Locci dikenal sebagai perempuan yang memiliki banyak kekasih. Kemudian dia pindah dari sana dan menikahi Stefano Mele, ayah Natalino. Stefano merupakan laki-laki yang ulung yang umurnya 20 tahun lebih tua dari Locci. Saat Locci diberitakan tewas, Stefano diberitakan sedang berada dirumah karena sakit.

Beberapa kekasih dari Locci dijadikan sebagai tersangka atas tewasnya Locci. Bahkan Stefano sempat mengatakan bahwa salah satu dari tersangka itu adalah pelaku yang membunuh Locci.



Spoiler for Pasquale Gentilcore dan Stefania Pettini:


Kemudian pada tanggal 15 September 1974, sepasang kekasih yang bernama Pasquale Gentilcore yang berumur 19 tahun, dan Stefania Pettini yang berumur 18 tahun. Mereka ditembak dan ditusuk hingga tewas disebuah daerah bernama Borgo San Lorenzo, ketika mereka sedang berhubungan sex dimobil Fiat 127 milik Gentilcore.

Spoiler for Pasquale Gentilcore:


Mayat Pettini mengalami kekerasan dengan menggunakan batang kayu dan 97 luka tusukan.

Beberapa jam sebelumnya, Pettini sempat mengatakan pada temannya tentang seorang laki-laki yang membuatnya takut. Menurut teman Pettini yang lain, laki-laki tersebut sempat mengikuti dan mengganggu Pettini dan kekasihnya ketika menjalani latihan menyetir beberapa hari sebelumnya.

Dikabarkan, beberapa pasang kekasih yang pernah berada ditempat yang sama dimana Pettini dan kekasihnya dibunuh, juga mengatakan bahwa tempat tersebut memang sering dikunjungi oleh voyeur*.

*seseorang yang mendapatkan kepuasan seksual saat melihat orang lain sedang melakukan hubungan sex.



Spoiler for Carmela De Nuccio dan Giovanni Foggi :


Berikutnya pada tanggal 6 Juni 1981, Giovanni Foggi dan Carmela De Nuccio, mereka ditembak dan ditusuk hingga tewas dimobil mereka yang diparkir didekat Scandicci, tempat dimana mereka tinggal. Tubuh De Nuccio ditarik dari mobil dan bagian kemaluannya dipotong dengan menggunakan pisau.

Spoiler for Crime Scene:


Keesokan paginya, seorang voyeur muda bernama Enzo Spaletti, yang juga seorang paramedis dan ayah dari dua anak, ditangkap karena membicarakan tentang pembunuhan sebelum mayat De Nuccio ditemukan.

Spaletti dihukum penjara atas tuduhan pembunuhan. Namun setelah tiga bulan menjalani masa tahanan, Spaletti dibebaskan karena pembunuh yang sebenarnya melakukan pembunuhan lagi tiga bulan kemudian.



Spoiler for Stefano Baldi dan Susanna Cambi:


Tiga bulan kemudian yaitu pada tanggal 23 Oktober 1981, pasangan kekasih yang akan menikah dalam beberapa bulan, Stefano Baldi dan Susanna Cambi, mereka ditembak dan ditusuk hingga tewas disebuah taman di Valenzano. Dan sama seperti De Nuccio, bagian kemaluan Cambi juga dipotong dengan menggunakan pisau.

Spoiler for Crime Scene:


Seseorang yang tidak diketahui identitasnya, sempat menghubungi ibu Cambi pada pagi hari setelah pembunuhan itu terjadi. Dan orang tersebut mengatakan bahwa dia ingin membicarakan tentang Cambi pada ibunya.

Dan beberapa hari sebelum tewas, Cambi pernah mengatakan bahwa ada seseorang yang berusaha untuk menyiksanya dan bahkan mengejarnya dengan mobil.



Spoiler for Antonella Migliorini dan Paolo Mainardi:


Pada tanggal 19 Juni 1982, pasangan yang juga akan menikah dalam beberapa bulan, Paolo Mainardi dan Antonella Migliorini. Keduanya ditembak didalam mobil milik Mainardi ketika mereka berada dipinggir jalan daerah Montespertolli.

Mayat Migliorini tidak dimutilasi, bahkan Mainardi yang mengalami luka serius, masih mampu bertahan hidup saat ditemukan. Walopun pada akhirnya dia meninggal di rumahsakit beberapa jam kemudian.

Spoiler for Crime Scene:


Polisi menduga bahwa pelaku sempat mengemudikan mobil Minardi beberapa meter untuk menyembunyikannya di semak-semak. Namun dia kehilangan kendali dan meninggalkannya begitu saja.



Spoiler for Wilhem Friedrich Horst Meyer dan Jens Uwe Rüsch:


Lalu pada tanggal 9 September 1983, Wilhelm Friedrich Horst Meyer dan Jens Uwe Rüsch. Keduanya adalah warga negara Jerman dan mahasiswa di Osnabrück. Mereka datang ke Italia untuk merayakan beasiswa yang baru saja didapat Meyer.

Spoiler for Crime Scene:


Ketika mereka berdua sedang berada di Volkswagen Samba Bus milik mereka, seseorang menembak mereka. Rüsch memiliki rambut pirang dan berperawakan kecil, sehingga pelaku mengira dia adalah seorang perempuan.

Namun polisi justru menduga bahwa mereka adalah pasangan gay. Terbukti dari barang-barang yang berbau pornografi yang ditemukan didalam mobil mereka.



Spoiler for Claudio Stefanacci dan Pia Rontini:


Pada tanggal 29 Juli 1984, Claudio Stefanacci yang merupakan seorang mahasiswa jurusan hukum, dan kekasihnya yang masih berumur 18 tahun yang bernama Pia Gilda Rontini. Keduanya ditembak dan ditusuk dimobil milik Stefanacci yang diparkir di daerah Vicchio. Si pelaku juga memotong bagian kemaluan dan bagian payudara sebelah kiri Rontini.

Spoiler for Crime Scene:


Ada beberapa laporan yang mengatakan bahwa ada seseorang yang mengikuti Stefanacci dan Rontini ketika mereka berada dikedai eskrim beberapa jam sebelum mereka tewas.

Salah satu teman Rontini juga mengatakan bahwa Rontini mengaku dia diganggu oleh seseorang ketika dia bekerja disebuah bar.



Spoiler for Jean Michel Kraveichvili dan Nadine Mauriot:


Terakhir, pada tanggal 7 September 1985, sepasang kekasih dari Prancis yang bernama Jean Michel Kraveichvili dan Nadine Mauriot, mereka sedang menjalani liburan mereka dengan berkemah di daerah San Casciano.

Mauriot ditembak dan ditusuk ketika dia sedang tidur didalam tenda. Sedangkan Kraveichvili ditembak dari jarak dekat ketika dia sedang berusaha untuk kabur. Mayat Mauriot dimutilasi dan potongan bagian payudaranya dikirim beserta sebuah surat yang berisi ejekan kepada seorang jaksa penuntut yang bernama Silvia Della Monica.

Spoiler for Crime Scene:


Dalam surat tersebut menyatakan bahwa si pelaku menantang pihak setempat untuk segera menemukan korbannya. Namun seseorang yang sedang mencari jamur, menemukan mayat Kraveichvili beberapa jam sebelum surat itu sampai ke meja kantor jaksa penuntut.



to be continued..

Sekian thread dari ane, dan terimakasih.

emoticon-terimakasih emoticon-terimakasih emoticon-terimakasih

Sumber 1
Sumber 2


Diubah oleh marywiguna13
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
Alter Ego gan:tepuktangan
×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di