alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Automotive / Otomotif /
�� KLiK �� Komunitas Livina Kaskus ! - Part 5
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57a87e4d1a997572268b4568/klik--komunitas-livina-kaskus----part-5

�� KLiK �� Komunitas Livina Kaskus !


SEBELUM POST MENANYAKAN SESUATU BACA HALAMAN INI SAMPAI HABIS

Quote:



BUKA SEMUA SPOILER
LALU GUNAKAN AUTO SEARCH (ctrl + F)



Quote:





Spoiler for Livina Series:


Quote:


Thread ini merupakan reinkarnasi dari thread sebelumnya

Bagi yang ingin berbagi atau bertanya seputar Livina Series dari Nissan silakan mampir.

KLiK (Komunitas Livina Kaskus) mulai eksis ditandai dengan dimulainya thread KLiK yang pertama yaitu tanggal 12 September 2011.

Kopdar pertama diadakan tanggal 30 Oktober 2011.

Spoiler for Admin KLiK.Official:










Quote:




Quote:



Quote:

================================================
Tips Menghindari Dopost, Tripost, dll

Izin momod pembuatan sticker dengan logo kaskus




PART 0

PART 1

PART 2

PART 3


Diubah oleh KLiK.Official
Quote:


prinsipnya ngelitik itu adalah 'ledakan' pembakaran di dalam ruang bakar yang terjadi 'terlalu duluan' sebelum TMA, titik mati atas piston. sehingga piston yang masih bergerak ke atas, 'dipaksa' melawan energi 'ledakan' pembakaran yang seharusnya mendorong piston ke bawah.

kenapa kejadian, banyak sebabnya :
1. pembakaran diset terlalu maju, solusi : mundurkan seting pembakaran.
2. titik bakar sendiri/self combustion bahan bakar terhadap tekanan, dikenal sebagai RON, terlalu rendah terhadap tingkat kompresi ruang bakar mesin saat TMA, sehingga belum TMA/timing pembakaran sudah 'metu'., solusi : pakai BBM RON tinggi.
3. Deposit kerak kepala piston sudah tebal, sehinnga mengurangi volume ruang bakar, lalu memperbesar angka kompresi, sehingga terjadi nomor 2., solusi : carbon clean, atau kalau parah harus turun kepala silinder untuk 'dikerok'.
4. Pendinginan mesin kurang baik, sehingga panas mesin memancing campuran bahan bakar 'meledak' sendiri sebelum waktunya seperti nomor 2, solusi : jaga kondisi radiator, pakai cairan coolant yang titik didihnya tinggi, jaga kondisi kipas pendingin serta sensor pemicunya (water coolant sensor).
5. Pelumas terlalu kental, baik dari awalnya salah spek atau kotor. Memperberat kerja mesin sehingga piston 'terlambat' mencapai TMA, pembakaran 'duluan' memantik ruang bakar. solusi : pakai oli seencer mungkin sesuai spek mesin.
6. Campuran bahan bakar terlalu miskin/lean, sehingga efek 'pendinginan sendiri'/self cooling dari campuran bahan bakar dan udara tidak efektif, akibatnya seperti nomor 4. solusi : seting campuran bahan bakar diperkaya, jaga kondisi sensor-sensor yang menghitung campuran; Air Flow sensor, o2 sensor.
7. Sensor 'ngelitik' tidak berfungsi. mesin modern dengan ecu, mengatur maju-mundur timing pembakaran berdasar bacaan knocking sensor, kalau 'mendengar' knocking, maka waktu pembakaran dimundurkan. biasanya baru berfungsi di atas 2000 rpm, tapi ini 'benteng terakhir' terhadap knocking, kalau 1-6 sudah parah, dan sudah seting mundur maksimal, ngelitik tetap terjadi. solusi : ganti sensor knocking.

demikian yang saya tau semoga bermanfaat. CMIIW dan pendapat lain dinantikan *mumpung lagi santai hari Minggu.
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di