alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Tech / ... / Android /
Tutorial Root Android Qualcomm-based
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58516b755c7798dd2b8b4568/tutorial-root-android-qualcomm-based

Tutorial Root Android Qualcomm-based

Tutorial Root Android Qualcomm-based


Disclaimer
Dengan mulai membaca dan menggunakan semua informasi yang akan disajikan di bawah, agan setuju bahwa semua resiko ditanggung sendiri. Semua saran, panduan dan informasi disediakan apa adanya, dan tidak ada unsur paksaan supaya agan melakukan sesuai dengan yang tertulis. Setiap warning telah ditambahkan ke setiap informasi/saran yang agak beresiko, dan kalaupun tidak ada, agan sendiri sudah tahu bahwa agan wajib melakukan backup secara berkala. Proses rooting sebenarnya tidak berbahaya selama mengikutin sesuai tutor. Tapi apa yang bisa agan lakukan setelah root, itulah yang berbahaya. Oleh sebab itu, jika agan tidak siap untuk mengambil resikonya ataupun tidak mengerti apa yang akan agan lakukan, berhentilah membaca sampai di sini.

Ane tidak bertanggungjawab atas segala resiko apapun yang terjadi pada HH agan, baik karena menggunakan tutor di bawah ketika batere HH lowbat, mati lampu, kabel putus, PC hang, SIM card error, microsd lumer, HH terjatuh, colokan melonggar, ataupun bencana apapun yang terjadi pada saat agan menerapkan saran di bawah, termasuk di antaranya banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, tsunami, angin topan, hujan batu, bumi terbelah, huru-hara, serangan teroris, pasar saham jatuh, perang dunia ketiga, nuklir meledak, serangan virus epidemi, pesawat jatuh, bom meledak, gedung ambruk dan segala rintangan yang tidak terlihat sekarang dan bisa mengganggu penerapan informasi di bawah. Sehingga mengakibatkan HH Force close melulu, data hilang, IMEI invalid, bootloop, bootstuck, bricked, berasap, terbakar, meledak, dan lain-lain.

Mungkin saja pada suatu masa, ada agan yang menggunakan tutor root di bawah ini dan mengakibatkan HH nya meledak, dan agan tersebut juga menghilang dalam ledakan tersebut, sehingga tidak bisa melaporkan kejadiannya. Oleh sebab itu,
DO WITH YOUR OWN RISK!!!
Jika di kemudian hari ada masalah, agan mengetahui bahwa tanggungjawab berada di tangan agan sendiri, tidak ada unsur paksaan, semua informasi yang ada di sini disajikan apa adanya. Keputusan untuk menggunakan tutor di bawah masih tetap berada di tangan agan sendiri. Jadi belajarlah untuk bertanggungjawab atas keputusan agan sendiri. Jika terkena masalah, fokuslah ke pemecahan & solusinya.

Daripada mengutuk kegelapan, lebih baik menyalakan lilin….
Atau bayarlah rekening listrik anda tepat pada waktunya!

Petunjuk Trit ini
Tolong baca dulu tutor di bawah secara detail sebelum mulai eksekusi. Lebih gampang bacanya di PC/laptop, karena tutor ini sendiri juga pasti memerlukan PC/Laptop. Ingat tanyakan di sini kalau ada step yang kurang jelas/meragukan. Ingat juga untuk baca disclaimer di atas kalau belum baca. Ada beberapa teks yang ane kasih warna maupun efek bold, untuk mempertegas maknanya.

Adapun beberapa contoh penggunaan :
Hitam normal : Teks biasa
Hitam tebal : Penekanan perintah, nama file, bagian yang perlu perhatian lebih.
Biru normal : Komentar dan tambahan info untuk step tersebut
Biru tebal : Path dari file ataupun nama file, seperti /sdcard/Root/
Hijau tebal : Status/mode, log/output dari perintah yang dilakukan
Merah tebal : Command yang perlu diketik, peringatan khusus

Sebelumnya ane mohon maaf bila ada penggunaan kata2 yang agak keras ataupun sindiran yang sangat tajam. Karena memang banyak user bandel yang sering melangkahin step di tutor root seperti ini, dan setelah terjatuh akhirnya nyalahin pembuat tutor, nyalahin tetangga, nyalahin dunia. Kata2 yang agak keras dan tajam tersebut diperlukan untuk membuat mereka tersadar dan kembali ke jalan yang benar, ataupun untuk mencegah ada yang akan terjerumus, supaya mereka tidak menjadi seperti yang ane sindir. Dalam upaya menyembuhkan ataupun mencegah penyakit, terkadang dokter pun harus menggunakan obat yang pahit, jarum suntik yang menyakitkan bahkan operasi yang menakutkan. Jadi mohon dimaklumi.

Perhatian : Buat yang mo copy tutor saya ini keluar, entah ke blog atau manapun, mohon tidak menghilangkan tutor sedikitpun, terutama di bagian backupnya. Sering kali banyak yang copas tanpa mengetahui fungsi dari setiap step, malah menghilangkan bagian paling pentingnya (yaitu backup). Akhirnya jadi celakain banyak orang, karena membypass step backup. Karena banyak yang copas itulah yang menyebabkan korban berjatuhan tanpa mengerti apa yang terjadi, dan akhirnya mewek di trit. Kalau ternyata itu yang terjadi, ane doain yang lakukan tu blog atau apapun itu jadi sepi, rezekinya tertutup dan kalau mo usaha apapun selalu gagal. Kecuali kalau memang tutor sudah disajikan sesuai yang di sini, tapi user nya yang bandel dan tidak mengikutin; itu memang salah mereka sendiri. Bagaimana pun juga, tutor ini akan ane update seandainya ada informasi baru, atau update baru. Jadi sebisa mungkin untuk tidak copas isinya keluar, namun link ke trit ini saja.

ChangeLog
20161214 : Initial release


Daftar Isi
Belum selesai, lagi disusun.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!

Step by Step to Root

Step by step to Root

01. Persiapan di HH
a. Backup dulu data agan semua yang bisa dibackup. Dalam hal ini, contact, call log, sms, bookmark, data app, game, chatting, termasuk isi microsd dan internal storage dicopy ke PC semuanya via MTP (colok kabel ke PC). Contact/sms bisa dibackup dengan app seperti SMS & Contact backup atau superbackup sejenis. Data game bisa disync ke FB atau Google play games jika game nya mendukung. Untuk beberapa socmed seperti Whatsapp, chattingnya bisa dibackup ke /sdcard. Meskipun tutor sudah terbukti work, alangkah baiknya tetap backup untuk berjaga-jaga seandainya terjadi sesuatu yang tidak beres. Apalagi bagi agan2 yang baru pertama kali nya mencoba root dengan metode ini, pastinya akan mengalami rintangan tidak terlihat yang mungkin membuat agan jantungan saat eksekusi. Backup data sebelum memulai adalah awal yang paling bagus. Jika agan melangkahin step ini, dan kemudian terjadi sesuatu di luar dugaan; maka agan tau itu semua adalah salah agan sendiri yang tidak mengikuti prosedur di sini.
Tujuan step ini adalah membuat salinan data agan di PC. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, minimal data agan tidak hilang semuanya. Data dalam hal ini terutama data app, contact, sms, chatting, foto, video, lagu, ataupun data2 penting lainnya.

b. Copy SuperSU zip, Boot Unsecure dan TWRP ke internal virtual sdcard (atau microsd), untuk diflash nantinya. Taruhlah di satu folder di sdcard, contohnya di /sdcard/Root/ untuk memudahkan pencarian nantinya
Spoiler for 01. 3 Bahan flashable:
Copy bahan2 yang akan diflash nantinya. Dalam hal ini ada 3, yaitu Boot unsecure, TWRP dan SuperSU untuk root.

c. Nyalakan Wifi dan bluetooth. Buka Settings > Scroll cari about phone > Status dan catatlah semua identitas HH yang ada di sana. Screenshot tentunya akan lebih gampang, simpan hasil screenshot di tempat yang aman, bukan di HH. Sebisa mungkin agan mencatat manual (ditulis pake pen) semua detail penting seperti IMEI, MEID, ESN, wifi mac, bluetooth address dan serial number (adb). ID ini berbeda2 di setiap HH, dan merupakan identitas tidak terpisahkan dari HH agan. Wifi mac dan bluetooth address kemungkinan hanya akan terlihat kalau wifi dan bluetooth nya on (makanya disuruh aktifkan dulu sebelumnya).
Spoiler for 02. IMEI dkk:
Tujuannya adalah mencatat Identitas HH secara manual. Dalam kasus terburuk seandainya terjadi hal2 yang tidak diinginkan dan agan terpaksa edit manual IMEI dkk ini, agan sudah punya catatannya. Kasus terburuk tidak harus terjadi pada saat proses rooting ini. Bisa saja terjadinya setelah 2 tahun kemudian, mungkin agan entah modif apa dan mendadak IMEI dkk ini hilang. Dengan adanya backup di awal, setidaknya agan ada tali pengaman terakhir untuk menyelamatkan jati diri HH. Tanpa IMEI dkk, HH agan akan menjadi tablet tanpa fungsi wireless. Wifi, bluetooth, 2G, 3G, 4G semuanya tidak bisa berfungsi normal jika tidak ada IMEI dkk ini.

02. Persiapan di PC/laptop
a. Download dan siapkan bahan2nya di satu folder di PC. Sebisa mungkin taruhnya di drive D: saja. Karena di beberapa PC, mungkin adminnya ataupun mungkin antivirusnya ngunci drive C:, sehingga lebih susah untuk eksekusi dari sana. Dalam contoh ini, ane copy ke folder D:\Android\Pureshot\Root\. Agan boleh saja copy ke folder lain, yang penting nanti disesuaikan path nya. Misalnya jika HH agan adalah PSP2, maka mo dicopy ke D:\PSP2\ juga boleh.
Spoiler for 03. 4 Item:
Dengan menyiapkan semuanya dalam satu folder, akan mempermudah step berikutnya. Dari 4 file yang dicopy, sebenarnya di PC kita hanya butuh 2 file saja, yaitu ADB, Fastboot and Drivers dan TWRP saja. Sementara Boot unsecure dan supersu zip hanya digunakan di HH.

b. Double klik di ADB, Fastboot and Drivers, Install driver ADB dan fastboot, termasuk driver HH sendiri. Akan ada muncul window command prompt dengan background biru. Jawab yes (y) sebanyak 3 kali untuk install semuanya.
Spoiler for 04. Driver & 05. yes all:
Langkah ini akan menginstall ADB dan Fastboot supaya diakses dari command prompt. Pertanyaan install ADB system-wide adalah supaya bisa diakses dari folder manapun juga, bukan terbatas di folder installasi ADB saja.

c. Setelah jawab Yes 3 kali, akan ada keluar window baru untuk install device driver. Next saja, dan tunggu hingga selesai dan klik Finish.
Spoiler for 06. install driver:
Step ini akan install driver universal untuk semua HH, termasuk driver fastboot; yang akan digunakan di tutor ini.

d. Untuk beberapa HH, mungkin perlu driver tambahan supaya bisa terdetek di PC. Dalam kebanyakan waktu, agan tinggal colok HH nya dalam keadaan hidup normal, via kabel ke PC dan ketika ada prompt, pilih cdrom, install phone driver. Sementara untuk HH lain, ada kemungkinan perlu download official drivernya dari website vendor nya. Untuk ini silahkan cari sendiri, karena berbeda2 di setiap HH. Agan mungkin tidak perlu melakukan step ini lagi jika HH sudah terdetek nantinya di fastboot.
Spoiler for 07. Driver installed finished:
Tujuannya adalah supaya HH bisa dikenalin oleh PC. Tanpa driver, mo dicolok dengan kabel apapun, HH tidak akan terdetek di PC sebagai adb device ataupun fastboot device. Langkah ini boleh diskip bila HH sudah terdetek di step berikutnya.

Setelah install driver selesai, sekarang perlu boot HH ke Bootloader mode. Step ini akan berbeda2 di setiap HH. Khusus untuk Hisense Pureshot series, caranya akan dijelaskan di beberapa langkah berikut.

03. Masuk ke Bootloader/Fastboot
a. Untuk masuk ke fastboot, perlukan matikan HH dulu. Dari keadaan HH off, tekan dan tahan tombol power dan volume down selama beberapa detik. Akan ada getar yang menandakan HH booting.
Spoiler for 11. Tahan tombol:
Tombol power + vol down adalah untuk masuk ke recovery. Tapi akan melewatin Status screen terlebih dahulu.

b. Setelah muncul status product, tahan tombol untuk melanjutkan. Dalam keadaan normal, maka seharusnya status masih official, seperti System status : Official. Jika agan sudah root atau pernah otak/I sebelumnya, di sini bisa muncul sebagai Custom, rooted, brushed atau sejenisnya yang menyatakan sudah tidak official.
Spoiler for 12. System Status:
Tombol power adalah untuk melanjutkan ke recovery

c. HH akan masuk ke recovery original. Jika sebelumnya agan sudah pernah pake TWRP atau custom recovery lainnya, maka yang muncul adalah custom recovery itu. Dari recovery ini, gunakan tombol volume down beberapa kali untuk memilih menu Reboot to bootloader.
Spoiler for 13. Recovery Original:
Tombol Volume up dan down adalah untuk memilih menu yang diinginkan. Karena kita ingin masuk ke bootloader, maka kita tekan Volume down beberapa kali.

d. Setelah berada di menu reboot to bootloader, tekan tombol power untuk menjalankan perintah tersebut.
Spoiler for 14. Reboot to Bootloader:
Tombol power adalah tombol OK/enter nya di mode recovery.

e. HH sudah berada di mode fastboot aka bootloader. Di layar seharusnya akan muncul tulisan Fastboot Downloading …, Bootloader mode, Download mode atau kata2 sejenis. Dalam mode ini, colokkan HH ke PC dengan menggunakan kabel original, baik dari bawaan maupun kabel original HH lain. Sebisa mungkin colok di port usb belakang untuk PC, dan jangan menggunakan usb hub atau sejenisnya lagi. Ini memastikan HH mendapatkan supply power yang mencukupi untuk terdetek di PC/laptop. Jika agan tidak mencolokkan ke PC pada saat ini, hanya ngetes step ini saja, agan bisa booting kembali ke mode normal dengan cara tahan tombol power beberapa detik. Ada yang mungkin tahan 2 detik, ada yang perlu tahan 10 detik baru bisa reboot.
Spoiler for :
Step inilah awal pertama kali HH dicolok ke PC supaya bisa terdetek fastboot nya. Dalam keadaan normal, TWRP maupun boot img hanya bisa diflash ketika HH sudah root, yang tentunya tidak bisa karena justru kita mau root lewat TWRP. Makanya perlu masuk fastboot untuk bisa boot/flash manual TWRP/boot img nya.

Bagian masuk ke bootloader ini berbeda2 untuk setiap HH. Step di atas adalah khusus untuk HH dari Hisense, khususnya uda dites di Hisense Pureshot/+ dan Pureshot Plus 2; dan mungkin kebanyakan HH Hisense lainnya. Untuk HH lain, ada kemungkinan tombol kombinasinya seperti :
Tahan tombol power + volume Up;
Tahan tombol power + Volume Up juga, tapi perlu tahan volume Down setelah ada status;
Tahan tombol power + Volume Down juga, tapi perlu tahan volume Up setelah ada status
Tahan tombol power + volume Up/Down + tombol home;
Tahan Tombol power + volume Up/Down, tekan Volume down untuk pilih menu fastboot dan tekan tombol power,

dan masih banyak kemungkinan kombinasi lainnya. Silahkan dicoba atau ditanyakan kepada yang lebih berpengalaman dengan brand HH tersebut.

Jikalaupun tidak bisa dari tombol kombinasi, agan juga bisa reboot langsung ke bootloader dengan command dari adb. Tentunya HH harus masih bisa hidup normal, USB debugging sudah diaktifkan. Untuk mengaktifkan USB debugging, perlu aktifkan Developer Options dulu. Caranya masuk ke Settings > About Phone > Kemudian tap 7 kali di kernel version (HH tertentu perlu tap di ROM version atau sejenisnya). Akan ada toast message Your are now a developer. Akan muncul setting Developer Option. Buka dan enable USB Debugging nya. Kemudian colok HH dalam keadaan hidup ke PC dengan usb debugging on. Di adb, ketikkan command adb reboot bootloader atau adb reboot-bootloader untuk reboot HH ke bootloader.

Khusus HH yang lock dari opsel, biasanya bootloader sudah dilock ataupun dihilangkan sama sekali. Sehingga tidak ada akses khusus untuk flash TWRP seperti cara di bawah. Bagi yang bootloader nya dilock, agan perlu cari tahu cara unlock nya. Ada yang segampang command fastboot oem unlock atau fastboot flashing unlock; ada yang perlu centang OEM unlock di developer option; ada yang perlu kirim email surat cinta ke vendor untuk minta password/unique key/unlock code; tergantung dari jenis HH nya. Ingat, unlock bootloader berarti factory reset, semua data agan akan hilang, baik di partisi Data (userdata) maupun Internal storage (internal virtual sdcard). Makanya di step sebelumnya sudah diberitahu untuk backup lengkap semuanya.

Sementara untuk yang bootloadernya dihilangkan, agan perlu cari cara root lain atau cara lain untuk bisa flash TWRP nya. Biasanya USB debugging juga dipassword, sehingga tidak bisa memakai cara di atas. HH yang termasuk dalam kategori ini adalah andromax series, termasuk HH Hisense apapun yang sudah dilock oleh Smartfren (Max R, Max Es, Max R2 dkk). Untuk HH seperti ini, silahkan cari cara alternatif. Jika agan ada ketemu cara apapun untuk minimal bisa boot TWRP ke HH, maka agan baru bisa mengikutin tutor root di bawah. Salah satunya adalah melalui TF update, yang selama ini memang hanya ada di andromax series dan beberapa OEM seperti Hisense, Haier sejenisnya. TWRP akan disisipkan di ROM QPST dan kemudian diflash ke HH melalui “jurus tiga jari”. Sama seperti unlock bootloader, jurus tiga jari ini akan factory reset, semua data termasuk yang ada di internal storage akan hilang. Untuk ini, tidak akan ane jelaskan di sini. Mungkin ke depan nya, Om Sugi bisa bantu untuk buat tutor lengkapnya.
Diubah oleh Desmanto
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di