alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Tech / ... / Android /
Kaskus Android Lounge - Part 1
4.21 stars - based on 47 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/52e1048119cb17bc4b8b45aa/kaskus-android-lounge---part-1

Kaskus Android Lounge




Quote:

Quote:
Diubah oleh dluhansa
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
Quote:

Fast charging, QuickCharging, PumpXpress, VooC; tu semuanya dari charger, Hardware HH dan kernel/firmware HH. OS hampir tidak ada hubungan sama sekali. Yang jelas, Charger harus support, HH juga support, baru fast chargingnya bisa jalan. Kabelnya juga kadang2 ikut menentukan; kabel non ori yang tipis, cenderung bikin ga aktif fast chargingnya.

Sebisa mungkin pake charger ori lain dengan output yang sama. Kalau chargernya ori (dari HH lain), mo output lebih tinggi seperti 2 Ampere, QC 2.0, ataupun sejenisnya juga ga masalah. Karena biasanya uda ada auto proteksi, untuk mencegah overcharge. Tapi kalau charger abal2, mo tulisan outputnya berapa pun, ane tetap takut pakenya. Ciri2nya abal2, ngecas 1/2 - 1 jam, tu chargernya panas luar biasa, hampir bisa goreng telur.
Quote:

Agan ada pake Xposed atau app seperti lucky patcher/freedom sejenis? Coba dinonaktifkan atau uninstall dulu. Cek juga last installed nya.
Quote:

2,5 tahun uda termasuk bagus gan. Semua eMMC tu ada MTBF nya. Ini komponen yang biasanya paling pendek umurnya karena read/write semuanya kan di sini. Rata2 sih memang umurnya 2-5 tahun, tapi tetap masih balik tergantung pemakaian. Kalau sering2 gonta/i ROM, copy file gede dalam jumlah masif dan terus2an, sering ambil foto/video, install/uninstall banyak app; ya lebih cepat aus nya. Tidak sering lakukan itu pun, belum tentu awet. Ya namanya barang elektronik, ga bisa diprediksi, tetap bisa rusak kan.

Sebagai perbandingan dengan HH ane sebelumnya, ZTE andromax v aka N986. Uda tidak terhitung jumlah agan yang post di kaskus kalau rusak kena di emmc (ditandain dengan error 3149/5069 di SPFT pas diflash). Yang ane sempat save link postnya, uda minimal 50 lebih; total seluruhnya mungkin uda di atas 100 (banyak banget lo). Ini masih belum termasuk user di luar sana yang kalau uda rusak, ga tau cara post di kaskus (mereka mungkin juga ga tau kaskus itu makanan apa). Jadi jumlahnya mungkin ada 500 - 1000 (perhitungan kasar). Punya ane sendiri kena setelah 2 tahun 3 bulan, tepat sehari sebelum ane pake HH baru.

Lantas apakah ZTE ini jelek? Kalau dicek, mereka juga pake eMMC dari merek terkenal lo, SK Hynix (perusahaan semikonduktor chipset storage terbesar nomor 2 di korea, setelah samsul). Mereka juga ga mo kan buat produk cacat, yang akhirnya merepotkan Service center mereka sendiri. Galeri smartfren entah uda diklaim garansi berapa karena masalah emmc ini. Karena ada banyak kasus yang rusaknya di tahun pertama (sebelum garansi habis). Uda diganti pun, entah gimana, ada yang 1 tahun kemudian kena lagi; ada yang bahkan 4 bulan kena lagi. Yang kasus max v ini memang termasuk special case, karena uda termasuk penyakit bawaan. Belakangan mereka juga ada rilis new max v, aka N986D. Ini pake eMMC 8 GB, dan ternyata uda jarang yang kena. Seingat ane sih bahkan ga ada yang lapor rusak di trit.

Kalau bendera kapal, terutama dari samsul; mereka pastinya pake eMMC kelas atas produksi mereka sendiri. Makanya bisa lebih lama MTBF nya. Tapi untuk HH mid dan low mereka, tetap ada yang ke SK Hynix juga tuh. Kapasitas produksi mereka sendiri kan pasti ada limitnya.

Mo gimanapun, tetap rusak tuh. Ane uda liat Galtab2 dari 2012/3 tu rusak di eMMC di 2015, uda 3 unit dari lingkungan kantor ane sendiri. 2 langsung bootstuck, tewas di tempat; 1 kena eMMC write lock (satu tahap sebelum bootstuck). Galnot10 dari 2013 (bendera kapal kan?), juga sama rusak tahun ini, sekitar 4 bulan lalu. Ane uda tes download firmware nya ampe susah payah, putus2 beberapa kali. Setelah flash, sukses, tapi dihidupin masih tetap bootstuck. Bawa ke service center, bakalan kena 2,3 juta untuk ganti "mesin". Di official loungenya juga mulai banyak yang report kejadian serupa.

Kalau uda kena seperti ini, mayoritas uda ane saranin beli HH baru ja. Diperbaikin seringkali sudah tidak worth nilainya. Perkembangan device terlalu cepat, dengan uang sama, agan nambah lagi uda bisa dapat device yang jauh lebih powerful. Jadi bagusan tetap direlakan aja. Kalau uda sunk cost seperti ini, jangan biarkan kata2 "sayang banget" mengelabui keputusan.
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di