alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Tech / ... / Android /
*** lounge graphic processing unit (gpu) android ***
4.13 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000010560604/lounge-graphic-processing-unit-gpu-android

*** lounge graphic processing unit (gpu) android ***

Quote:


WELCOME TO LOUNGE GPU(graphic processing unit)

kali ini saya akan menjelaskan tentang Graphics Processing Unit (GPU) yang mengotaki kinerja grafis di perangkat Android kita. GPU prinsip kerjanya sama dengan Video Graphics Adapter (VGA) di PC/Komputer.

GPU memegang peranan penting juga ketika Android kita digunakan untuk bermain game-game 3D kelas High Definition (HD) atau video berkualitas tinggi. Nah, bagi agan yang sering bermain game atau mengolah grafis, artikel ini bisa membantu anda semua tentang GPU yang dipakai di perangkat Android masing-masing. Berikut ini adalah jenis-jenis GPU yang dipasang untuk di Android untuk membantu kinerja CPU atau prosesor dalam mengolah grafis:

1. GPU Adreno pasangan prosesor QUALCOMM

Spoiler for read more about adreno:


2. PowerVR

Spoiler for read more about PowerVR:



3. Mali

Spoiler for read more about Mali:



4. NVIDIA TEGRA

Spoiler for read more about GeForce ULP:


5. VIDEO CORE BROADCOMM
lebih lengkap disini http://en.wikipedia.org/wiki/VideoCore

Diubah oleh masiverJOGJA
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Quote:

Tergantung game engine yang dipake developer game. Kalau basednya uda yang dari android, yaitu OpenGL, mah hampir pasti compatible, karena semua android uda punya (dengan mengabaikan android versi lama yang uda punah). Kalau pake game engine yang uda cross-gpu, ya bikin satu obb uda bisa support semua gpu. Contoh gaming engine yang support cross-gpu, seperti unity dan unreal engine. Tapi kadang2 ga keluar semua efeknya, tergantung GPU. Kalau yang proprietary, kadang2 mereka pake engine mereka sendiri. Optimizenya per tipe GPU. Setiap GPU tu instruction set nya beda2, ibarat bahasa nya beda. "Putih" di adreno mungkin tampilnya jadi "abu-abu" di powervr dan "transparan" di mali. Untungnya sih, dua tahun terakhir rata2 dev uda pake game engine yang cross-gpu; uda agak jarang ketemu yang masih pake obb terpisah (atau mungkin ane yang uda terlalu milih2 game emoticon-Big Grin)

Mungkin aja sih buat satu obb nampungin semua jenis instruction set dari 3 gpu utama. Tapi kan obb nya jadi besar banget. Apalagi sebelumnya ada limit obb max 2 Gb. Kalau data game nya uda 1,5 Gb, lalu nambahin misalnya resource 2 gpu lain lagi jadi 2,5 Gb; kan kelebihan. Terpaksa dipecah jadi file kecil, ga bisa main obb.

Di PC atau lebih tepatnya windows, rata2 based directX. Dan GPU nya cuma dua pemain besar toh, si merah dan hijau (tiga kalau ngotot mau masukkan si biru). Biasanya sih kompatibilitas game enginenya uda dihandle dari driver GPU nya, jadi dev game cuma sediain data dalam satu jenis bahasa saja. Tinggal driver nya yang translate ke bahasa masing2. Tapi ya tetap ada optimalisasi per GPU, toh cuma ada 2, jadi gampang.
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di