KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mengenal Bank 'raksasa' buatan Tiongkok dan 'rekan', AIIB (Bank Infrastruktur Asia)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55484e9496bde67b738b4569/mengenal-bank-raksasa-buatan-tiongkok-dan-rekan-aiib-bank-infrastruktur-asia

Mengenal Bank 'raksasa' buatan Tiongkok dan 'rekan', AIIB (Bank Infrastruktur Asia)



Sebelumnya ane udah coba cari mengenai trit yang membahas secara mendetil mengenai Bank Infrastruktur Asia, atau yang lebih dikenal sebagai Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), tapi keliatannya masih sebatas berita-berita yang beredar belakangan ini:
Spoiler for Berita mengenai AIIB di Kaskus:

Nah, ane pengen coba membuat trit yang membahas lebih jauh mengenai bank raksasa buatan Tiongkok yang kabarnya bakalan berjalan di landasannya per akhir 2015 nanti nih gan, di mana Indonesia merupakan bagian di dalam Bank ini. Untuk selanjutnya, Bank Infrastruktur Asia (dalam bahasa Indonesia) akan disapa dengan AIIB yah, sok-sok internasional dikit gak apa lah sekali-sekali emoticon-Malu (S)
Perlu ane tekankan, ane gak berpihak sama negara lain apapun selain INDONESIA emoticon-I Love Indonesia (S)
Jadi kalo sampe ada yang bilang ane itu anteknya AIIB, WB, ADB, reumason, wahyudi, dan lain sebagainya, tolong lihat2 dulu...

Sebelumnya, apa sih AIIB itu???
Spoiler for Apa itu dan untuk apa AIIB???:

Spoiler for Kapan Bank ini dibentuk, dan oleh siapa saja?:

Spoiler for Lah, bagaimana dengan INDONESIA???:

Spoiler for Negara mana saja yang sudah bergabung dengan Bank ini?:

Sayangnya, AIIB ‘belum’ membuka pintu bagi Taiwan dan Korea Utara karena satu dan lain hal.

Taiwan: Sebenarnya, Taiwan memproposalkan keanggotaannya pada tanggal 31 Maret 2015 dengan nama ‘Chinese Taipei’ namun kemudian ditolak oleh secretariat AIIB pada 13 April 2015 tanpa alasan yang dipublikasikan. Konon kabarnya, China ‘menyarankan’ agar Taiwan tidak berdiri sebagai Negara sendiri dalam keanggotaannya di bank ini, mengingat ‘One China Policy’.

Korea utara: Negara sang dear leader ini ditolak keanggotaannya oleh AIIB karena ketertutupan informasi mendetil mengeni kondisi ekonomi dalam negeri dan keadaan pasar dalam negeri.

Dikabarkan pula bahwa Hungaria sudah mengajukan proposal untuk bergabung dengan AIIB per 31 Maret 2015 lalu. sumber Ternyata perdana menteri Hungaria ingin mengikuti jejak Kazakstan yang sebelumnya sudah menjadi anggota AIIB, karena kebetulan lagi kunjungan ke Kazakstan maksudnya emoticon-Ngakak (S)

Gosipnya, Belgia, Kanada, Republik Ceko, dan Ukraina juga sedang mempertimbangkan untuk ikut serta dalam bank ini. Sampai 5 Mei 2015, status keanggotaan negara-negara tersebut belum keluar keputusannya. Begitu pula dengan Hungaria.

Lalu bagaimana sikap, tindakan dan komentar Amerika Serikat terhadap Tiongkok mengenai bank raksasa ini?
Spoiler for Agak was-was kali yah:

Kalau Amerika sempat keki, bagaimana dengan 'sahabat' Amerika di Asia, yang notabene tetangganya Tiongkok, alias negeri matahari terbit alias Jepang?
Spoiler for Kata Jepang...:

Spoiler for Sumber-sumber berita dan informasi: :

Berita lainnya:
EBRD eyes cooperation with AIIB

Kalau ada informasi atau trivia yang kelewat sama ane, silahkan berbagi informasinya di mari gan
emoticon-Blue Guy Peace


Mampir ke trit ane yang lainnya gan/sis:
Spoiler for Hot trit ane lainnya gan/sis::
Spoiler for Trit ane lainnya gan/sis::

Diubah oleh charlies280590

EBRD eyes cooperation with Chinese-led Asian bank AIIB

http://www.reuters.com/article/2015/...0Y62P220150515
Bonds | Fri May 15, 2015 10:19am EDT
TBILISI | BY MARGARITA ANTIDZE

May 15 The European Bank for Reconstruction and Development (EBRD) said on Friday it was ready to cooperate on projects with China and its newly launched Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). In March, a number of European governments decided to become founding members of the AIIB despite misgivings in the United States, which fears the bank will expand China's global influence at the expense of Western lenders.

"Our approach is to face reality and to try and work with Chinese companies and the Chinese government," EBRD president Suma Chakrabarti told a news conference in the Georgian capital Tbilisi after an annual meeting of the EBRD board of governors. He said many member countries of the EBRD, whose traditional investment focus since its founding in 1991 has been the former Soviet bloc, were keen to attract investment from the AIIB and to see the London-based EBRD as a co-financer.

"We would be honoured and delighted if we could find some projects where we could have a fresh start of co-financing with them. I think the two institutions (the AIIB and EBRD) have quite an interesting future together as partners." The EBRD, set up after the collapse of communism in central and eastern Europe, has in recent years expanded its area of operations to include other countries including Turkey, Mongolia and Arab countries such as Egypt and Jordan.

The EBRD last year suspended new lending to Russia, traditionally its largest market, over the Ukraine crisis, a move Russian Deputy Finance Minister Sergei Storchak said on Thursday was "politically motivated". On Friday, Chakrabarti reiterated that he did not expect to make any new loans to Russia this year but stressed the EBRD was keen to resume lending if the political climate improved.

"We will be ready if one day the geopolitical situation changes and shareholders decide to ask us to go back," he said, noting the bank saw its assets in Russia as "very important". The EBRD has been hit by a sharp drop in both the Russian rouble and Ukraine's hryvnia currency since Moscow's annexation of Crimea and economic sanctions over what the West says is Russia's support for pro-Russian rebels in eastern Ukraine.

Storchak linked the EBRD's 2014 net loss of 568 million euros ($650 million) to its decision regarding Russia, but Chakrabarti on Friday denied any such link. (Editing by Gareth Jones and Louise Ireland)

AIIB semakin mendapat lebih banyak lagi apresiasi dari negara benua biru dan asia barat.
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di