alexa-tracking
Kategori
Kategori
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/549b7c55a4cb170d618b4568/catatan-mimpi

Catatan Mimpi

Mimpi 1 : Tanggal 11 Desember 2014

Kesialanku

Aku dan kedua temanku Ilham dan Cahyo bersiap-siap untuk berangkat ke pantai. Semua barang serta perbekalan untuk disana nanti sudah kami siapkan. Selesai berkemas, kami bertiga bergegas menuju dermaga untuk naik ke kapal laut. setibanya disana kesialan menghantui kami. Kapal yang akan kami tumpangi sudah lebih dulu berangkat meninggalkan kami.

Aku : "gimana ini gan, kapalnya udah berangkat"

Cahyo : "emang ngga ada kapal yang lain"

Aku : "ngg ada gan"

Cahyo : " yaudah balik lagi aja, kita batalin"

Kami bertiga kembali kerumahku dengan rasa kesal. Setibanya dirumahku, rasa dahaga dicampur penuh keseselan bercampur aduk. kami bertiga menuju ke dalam dapur mencari minuman yang menyegarkan. Ku buka kulkas berwarna putih, berbagai macam minuman tersedia disana. Aku mengambil minum air beserta yakult sedangkan Ilham dan cahyo mengambil minuman bersoda. Lalu kami menuju ruang tamu untuk beristirahat sambil mengobrol dan menikmati snack yang ada di meja kami. waktu terus berputar , ilham dan cahyo berpamitan pulang.

Ilham : "udah siang nih, kita orang balik dulu il "

Aku : "yaudah gan hati-hati. Sorry yah gan hari ini ngga bisa jalan ke pantai"

Ilham : " ngg apa-apa bro , masih ada hari esok "

Mereka pun pergi. Tinggallah aku sendiri dirumah. Rasa bosan mengnhantuiku. Akupun keluar rumah menuju lokasi rental ps. Setiba disana, sekumpulan anal-anak sedang asik bermain game. kebetulan sekali masih ada yang kosong. Aku bersama anak-anak berbaur menjadi satu menikmati permainan game yang aku mainkan. Aku memainkan game sepak bola. Asik bermain game dengan serius, tiba-tiba seorang anak smp dengan pakaian pramuka yang melekat dibadannya menghampiriku dan sesekali menggangguku bermain.

Si Anak SMP : "bang gantian dong mainnya, jangan nambah terus. W juga mau main"

Aku : "apa sih lo anak kecil bukannya pulang dulu ganti baju. Sana pulang"

Anak smp tersebut dengan kekesalannya mencabut colokan ps dan tv sambil berucap.

Si Anak SMP : "rasain lo an**ng"

Emosikupun melonjak. Kupukul kepalanya dengan tanganku sambil berucap

"anak kurang ajar"

Ia menangis dan pergi meninggalkan lokasi rental ps. Bahkan orang yang punya rental ps membentak dan memakinya. Lengkap sudah penderitaan anak tersebut. Kuhidupkan kembali tv dan ps, melanjutkan permainanku. Sesaat kemudian, seseorang anak kecil memanggilku

Si Anak : "kak mail "

Aku : " iya "

Si Anak : " dipanggil sama ibunya kak "

Kuhentikan permainanku dan pulang menuju rumahku. Sesampainya dirumah, didepan pintu banyak sekali sendal berbagai macam ukuran dan bentuk. Kecurigaanku muncul. Benar saja ketika Masuk ke dalam, betapa kagetnya aku anak smp yang kupukul tadi duduk di sofa bersama dua orang bapak-bapak dan dua orang ibu-ibu serta ibuku.

Ibuku : "mail duduk disini sebentar"

Duduk disofa, aku disidang oleh mereka. Seseorang laki-laki bertanya padaku

Si Bapak 1 : " apa salah anak ini sampe kamu pukul kepalanya"

Aku : " tanya aja sama anaknya sendiri"

Si Bapak 1 : " kurang ajar kamu yah, saya laporin kepolisi kamu"

Aku : "loh kenapa bapak ini marah-marah. Mang bapak ini siapa"

Si bapak 2 : "saya om nya"

Aku : "om ngga usah marah-marah dirumah saya. saya sudah bilang tanya dulu anaknya kesalahan dia apa. Orang tua anak ini mana ?"

lelaki itu menunjuk ibu-ibu yang memakai jilbab dan seorang laki-laki memakai kaca mata.
aku berkata kepada laki-laki yang berkacamata

AKu : "Saya minta maaf kalau sudah memukul anak bapak. Tapi sebelumnya saya mau tanya ke bapak. Apa bapak ini sudah bertanya kesalahan yang sudah diperbuat oleh anak bapak"

Si Bapak 2 : "belum mas"

Aku : "oke sekarang bapak dan saudara bapak ini angkat kaki dari rumah saya. Dan tanyakan kepada anak bapak apa kesalahannya. Jika menurut perbuatan anak bapak benar, silahkan balik kesini atau bila perlu lapor ke polisi"

lelaki kacamata terdiam dan ia mengajak keluarga serta anaknya pergi meninggalkan rumahku. Ibuku yang khawatir padaku bertanya apa yang terjadi sebenarnya. Kuceritakan semua kejadian yang telah terjadi. Hingga akhirnya ibuku tenang dan tidak khawatir lagi. Aku yang masih merasa kesal menuju ke kamarku beristirahat dan berusaha untuk menenangkan diri.
Diubah oleh mimpimail

Catatan Mimpi : Petualanganku

Mimpi 2 : Tanggal 12 Desember 2014

Petualanganku

dirumah kawanku Ardi, aku duduk bersantai di ruang tamu bersama dengannya. Ditemani cemilan pisang goreng yang dibalut dengan mesis dan parutan keju diatasnya. Kami berdua membicarakan masalah usaha baju kaos yang Akan kami jalankan. Waktu cepat berlalu , malam semakin larut. Aku berpamitan kepada Ardi untuk pulang kerumah.

Aku : " coy w balik dulu, udah malem"

Ardi : " yaudah hati-hati"

Sampai dirumah aku menuju ke kamar dan tidur. Keesokan harinya, di pagi hari aku bersiap-siap berangkat menuju ke sebuah desa untuk menikmati petualanganku. Berangkat menggunakan motor, sekitar 2 jam sampailah aku di sebuah desa. Disana aku disambut oleh temanku yang merupakan salah satu warga disana. Ia bernama Samsul. Ia mengajakku untuk mengikuti upacara adat yang akan segera dilaksanakan.

Samsul : "ayo il berangkat upacaranya udah mau dimulai"

Aku : "iya sul"

Berjalan bersama dengannya, sampailah kami di dalam gedung kosong. Nampak penduduk sekitar bersiap-siap untuk melaksanakan upacara. Sang pemuka adat menghampiriku

Pemuka Adat : " bapak ingin kamu yang akan membacakan silsilah desa ini"

Ia memberikanku secarik kertas berwarna coklat yang digulung rapi.

Aku : " dengan senang hati pak"

Upacara dimulai, pemuka adat berpidato. Semua dengan tenang mendengar apa yang beliau sampaikan. Tiba giliranku, aku maju di depan panggung. Ku buka gulungan kertas, dan akupun mendapatkan kesulitan. Tulisan yang tertera pada gulungan sulit untuk membacanya. Dengan terbata-bata kusebutkan kalimat demi kalimat. Hingga akhirnya aku berhasil menyelesaikannya. Upacara berakhir. Aku kembali kerumah Samsul bersamanya. sampai disana aku beristirahat menunggu kedatangan temanku yang lain. Waktu terus beralu, teman yang sudah lama kutunggu kehadirannya datang juga. Ia seorang wanita bernama Mela. Ia tak sendiri, Mela membawa kedua temannya yang juga wanita.

Mela : " sorry il telat, oh ya w ngajak temen w ngg apa akan"

Aku : "iya ngg apa-apa. Yaudah istirahat dulu. Nanti sore kita berangkat ke pantai"

Mela : "oke"

Kami beristirahat sejenak, sambil menunggu waktu keberangkatan ke pantai. Waktu menunjukkan sore hari, kami bersiap-siap menuju ke pantai yang akan dikomandoi Samsul. Setelah semua siap, kami semua berangkat menuju lokasi pantai dengan mennggunakan kapal perahu. Sebagai juru kemudi, Samsul membawa kami berempat ke pantai yang sangat indah. Airnya begitu jernih. Kamipun menikmatinya dengan senang hati. Tanpa ragu, aku menyeburkan diri ke air bahkan temanku Mela juga menyeburkan dirinya. Sedangkan kedua temannya tak berani berenang. malampun tiba, kami menghentikan aktivitas kami di pantai dan kembali pulang ke desa. Setibanya dirumah Samsul, kami beristirahat dan tidur. Keesokan paginya aku dan teman-teman berpamitan pulang untuk kembali kerumah kami.
Senang rasanya bisa berpetualang walaupun itu hanya sehari dan itu hanya di alam mimpi.
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di