alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / ... / Pilih Capres & Caleg /
KALO SAYA SHARE INFO INI, TERMASUK BLACK CAMPAIGN GA?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53a55a31128b46d04d8b4673/kalo-saya-share-info-ini-termasuk-black-campaign-ga

KALO SAYA SHARE INFO INI, TERMASUK BLACK CAMPAIGN GA?

langsung aja gan dibaca...



TEMPO.CO, Jakarta - Di hari jadinya ke-487, Jakarta mendapat kado pahit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Temuan BPK atas APBD DKI Jakarta 2013 menunjukkan ada 86 proyek yang ganjil sehingga berpotensi merugikan daerah dengan nilai total Rp 1,54 triliun.

Anggota V BPK Agung Firman Sampurna mengatakan temuan itu terdiri atas temuan berindikasi kerugian daerah Rp 85,36 miliar, potensi kerugian daerah Rp 1,33 triliun, kekurangan penerimaan daerah Rp 95,01 miliar, dan 3E (tidak efektif, efisien, dan ekonomis) alias pemborosan Rp 23,13 miliar.

"Arah kebijakan pemeriksaannya berfokus ke dana belanja bantuan sosial, belanja jasa, dan modal," kata Agung dalam konferensi pers di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat, 20 Juni 2014. (baca: Temuan BPK, Ahok: Ada Pencairan ke Rekening Pejabat).

Temuan-temuan yang mencolok pada era Gubernur Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama itu terdapat di Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan, dan Dinas Perhubungan. (baca: Temuan BPK, Ahok Ingin Inspektorat Dicopot)

Temuan di Dinas Pendidikan meliputi penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) ganda kepada 9.006 penerima senilai Rp 13,34 miliar. Selain itu, hasil audit dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) di sampel sebelas sekolah negeri menunjukkan indikasi kerugian Rp 8,29 miliar. Padahal, total anggaran BOP untuk sekolah negeri mencapai Rp 1,57 triliun.

BOP untuk sekolah swasta juga terindikasi merugikan daerah Rp 2,19 miliar karena ada manipulasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan ada sekolah yang mendapat BOP walaupun tidak meminta bantuan dana.

Program pengadaan bus Transjakarta dan bus sedang di Dinas Perhubungan dinilai tidak sepenuhnya sesuai ketentuan dan diragukan kewajaran harganya senilai Rp 118,40 miliar dan Rp 43,87 miliar.

Selain itu, ada pula keganjilan di Dinas Pekerjaan Umum karena adanya pencairan uang persediaan pada akhir 2013 sebesar Rp 110,04 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak Rp 104,62 miliar ditransfer ke rekening kepala seksi kecamatan, suku dinas, dan kepala bidang pemeliharaan jalan.

"Dari hasil uji lapangan, ditemukan belanja yang tidak didukung bukti pertanggungjawaban Rp 2,24 miliar," kata Firman. Ada pula indikasi kerugian Rp 4,49 miliar akibat proyek pembangunan jalan kampung yang volumenya kurang dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Program Kampung Deret juga dinilai tak optimal karena tidak mencapai target. Dari anggaran Rp 214 miliar, hanya terealisasi Rp 199 miliar hingga 30 Mei 2014 atau 93,12 persen dari target. Selain itu, banyak juga rumah deret yang berdiri di atas tanah negara, di lokasi drainase, dan garis sepadan sungai. (baca: Jokowi Janji Kampung Deret Bertambah Tahun Depan)

Ketua DPRD DKI Jakarta Ferrial Sofian mengaku tidak menyangka rapor keuangan DKI Jakarta bakal merosot pada tahun ini. "Saya juga kaget," ujar Ferrial seusai rapat paripurna luar biasa dengan agenda mendengarkan hasil pemeriksaan oleh BPK. "Ini kado pahit untuk ulang tahun Jakarta," ujar dia.

ANGGRITA DESYANI


sesudah itu ane dapet reaksi ahok gan..

RMOL. Pelaksana Tugas Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama geram dengan temuan BPK mengenai indikasi korupsi di Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum. Ahok menyatakan akan melakukan sejumlah langkah sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut.

"Ada beberapa (SKPD) yang harus kami ganti," kata Ahok di kantornya, Jakarta (Jumat, 20/6).

Ahok mengatakan tak bisa membiarkan SKPD alias Satuan Kerja Perangkat Daerah yang kedapatan melakukan penyelewengan anggaran.Namun sayangnya, Ahok tak bisa memecat SKPD bermasalah dalam waktu dekat ini. Surat pemecatan mesti diteken Jokowi yang saat ini sedang mengambil cuti untuk berkeliling Indonesia melakukan kampanye pencapresan dirinya.

"Tunggu Pak Gubernur kembali. Akan kami copot SKPD-SKPD yang masih menantang kami," demikian Ahok.

Sebelumnya diberitakan, BPK menemukan indikasi korupsi di lingkungan Pemprov DKI. Anggota V BPK Agung Firman Sampurna menjelaskan pihaknya menemukan kerugian negara dalam proyek pengadaan bus Transjakarta oleh Dinas Perhubungan DKI sebesar Rp 4,49 miliar.

Dia menjelaskan dari total kerugian itu, biaya sebesar Rp 2,24 miliar yang digunakan dibawah kontrol Dinas Perhubungan DKI diantaranya tidak disertai bukti pertanggungjawaban.

Selain terkait proyek pengadaan bus Transjakarta, BPK juga menemukan indikasi korupsi dari Dinas Pekerjaan Umum DKI. Ada dua yang disorot BPK, yakni transaksi keuangan Dinas PU DKI sebesar Rp 110,04 miliar pada tahun 2013, sebanyak Rp 104,62 miliar diantaranya ditransfer langsung ke rekening kepala seksi di kecamatan, kepala seksi duku dinas dan kepala bidang pemeliharaan jalan.

"Selain itu, hasil pengujian lapangan atas 57 pekerjaan pembangunan jalan kampung menunjukkan kekurangan volume dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. ," paparnya lagi.[dem]



semoga tidak ada yang tersinggung dengan trit saya ini, dari pihak JASMEV maupun PANABUNG
memang info yang saya sampaikan terkesan timpang, menyudutkan jokowi, atau apalah. terserah persepsi kaskuser masing..
mau bata silahkan, kalo cendol juga gpp

ini saya ambil sumbernya bukan dari media ga objektif (metro, tv one, kompas, viva, voaislam, pkspiyungan, dsb)
ini langsung dari BPK RI, jadi kalo ada yang mau bilang ini black campaign, silahkan tuntut tempo, rmol beserta BPK RI yang memberi pernyataan, jangan ane.
ane cuma menyampaikan aja pada temen2 kaskuser

salam damai gan


sumber
Spoiler for tempo:


update :
karena sebagian kaskuser berpendapat kalo tulisan merah ane menjurus ke salah satu calon, ane ganti ke item warnanya..

jadi ini bukan red campaign, tapi black campaign emoticon-Ngakak
Diubah oleh kriegs
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
Quote:


Agan ini luar biasa...ane coba jawab gan...

Ane coba jawab sebisa ane aja gan...

Yang point pertama berarti agan deal klo sebenernya Prabowo yg membawa jokowi ke Jakarta dan Prabowo yg membantu dya menang dan seterkenal sekarang...

Jokowi udah 2 periode ya disolo dan sebelum diajak udah disurvei kan ke warga solo dan semuanya mendukung Jokowi ke Jakarta...

PRABOWO mengajak jokowi ke jakarta untuk membenahi jakarta bukan untuk nyapres ya gan...
Dan sepanjang dya kampanye agan bisa nonton video2 kampanye jokowi dan jokowi udah berjanji ga akan nyapres dan ada perjiannya sampai pada acara debat resmi dya bilang ga akan nyapres...

Sampai 2 bln sebelum sekarang setiap ditanya ga akan nyapres...
Ga taunya dya nyapres...

Ane malah jadi bingung kok ad orng yg mau disuruh jadi Presiden dalam waktu kurang dari 2 bln tanpa persiapan...truz yg nyiapin siapa?

Logikanya berarti jokowi sebenernya udah tau kalau dya akan nyapres tapi dya ga terbuka supaya ga terjadi kisruh dan saat2 terakhir baru diomongin spy tinggal media yang nutup2in...

Inget yg pertama kali bergabung itu surya paloh (metro tv) jd makan kliatan alurya...
Knp dari awal mau koalisi ramping...karna udah sadar bahwa elektabilitas jokowi tinggi jadi tingkat kepedean jokowi tinggi sehingga point untuk koalisi ad ditangan mereka...

Bukan berarti ga transaksional...ane berani tarhan berapa pun klo ad anggota tim ses jokowi atau koalisi jokowi atau pdi p ada yg jadi menteri...

Jelas2 dya ngomong ga transaksional udah pembohongan publik...

Jokowi yang sekarang beda sekali dengan jokowi wkt pas gilbub...

Keluar sifat ambisinya nyerang2 terus tapi malah keliatan ambisinya...
Ane kasian malah tambah keliatan ketidak mampuan beliau...

Alesan jokowi tidak cuti alesannya ribet bla..,blaa...

Loh...kok ga mau ribet kalo gitu ga usah nyapres donk...

Knp baru mau nyapres pas udah deket ga dipersiapkan dari jauh2 hari...

Ini pertanyaan simpel gan...

Pada saat dimata najwa yg banyak ngomong ahok kok...

Masalah HAM yang diangkat2 kubu jokowi malah terdengar aneh...

Karena Jokowi dipartai apa ya...
Kok pilpres sebelumnya mau dijadiin cawapres..
Kok jokowi mau diajak ke jakarta sama si pelanggar HAM...
Terdengar aneh...

Klo mo dibongkar semua udah abis citra tni kita dan kebuka dalang sebenernya ternyata bos nya jokowi sang dalang sebenernya...
Bukan asumsi tapi dari bokap gw sendiri yg ngamanin rumah salah satu cukong pas kasus 98...

Justru kerusuhan itu terkordinir disetiap wilayah ada 1000 orang yg entah dari mana asalnya memulai kerusuhan...

Justru memang benar prabowo yg mengamankan klo ga ad prabowo dan tentara ga tuun tangan malah tambah parah jakarta waktu itu...

Ane lucu sm para pendukung jokowi membandingkan orang yg pernah dipemerintahan dengan yang militer...

Tapi pada lupa keduanya bukan lulusan pemerintahan sebenernya...

Tapi keduanya pernah jadi pengusaha dan pernah ikut andil di pemerintahan...

Keduanya bukan manusia yang sempurna...

Tapi untuk Jokowi selsaikan dulu janji2mu kepada Jakarta karna warga jakarta telah memberi amanah kepadamu...

Pak Prabowo semoga jadi pemimpin kita...

Ingat AFTA ane merasakan sendiri banyak karyawan asing dikantor ane gan...

Kalo kita tidak mempunyai pemimpin yang benar2 tegas mengatur negara ini...

Makin susah kita bekerja di negara kita sendiri karena kalah dengan bangsa asing...

Metode pendidikan militer memang cocok untuk Indonesia menurut ane,..

Sudah terbukti selain soekarno pemimpin militer tidak pernah bisa...

Semoga Prabowo jadi Presiden Kita...
Karena Jokowi Jk adalah Kita rakyat Indonesia...

Terima kasih...
×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di