alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
.: 20 Fakta Unik Hibernasi Mamalia :.
4.53 stars - based on 30 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/538f16236c07e769418b456f/20-fakta-unik-hibernasi-mamalia

.: 20 Fakta Unik Hibernasi Mamalia :.






HT #4


Hibernasi adalah proses ketidakaktifan pada makhluk hidup (true hibernator) ataupun suatu proses penurunan kecepatan metabolisme menjadi pelan, penurunan suhu tubuh menjadi lebih rendah, frekuensi pernafasan yang menjadi lebih perlahan, detak jantung yang lambat dan aliran darah yang menjadi lebih lemah, yaitu penurunan sekitar setengah *(1/2) atau lebih dari keadaan normal tubuh (semi hibernator). Perbedaannya, true hibernator seakan-akan seperti makhluk yang mati suri lalu bangun kembali ketika sudah sampai waktunya, sementara semi hibernator, melakukan salah satu syarat hibernasi dan mampu bangun dikarena suatu sebab mada masa hibernasi. Proses hibernasi bertujuan untuk menghemat energi, terutama selama musim dingin sewaktu terjadi kelangkaan makanan, dengan membakar cadangan energi dari lemak tubuh secara perlahan-lahan. Hibernasi dapat terjadi selama beberapa hari atau minggu, tergantung dari spesies, suhu sekitar dan waktu. Hibernasi umumnya ditemukan pada hewan berdarah panas. Hewan berdarah dingin mungkin akan tidur ketika cuaca sangat panas dan kering dan disebut sebagai Estivasi.

Kalau berbicara yang paling tangguh melakukan hibernasi (bahkan estivasi), maka jawabannya jatuh kepada filum Tardigrade (domain Eukaryote), yang serba paling mampu bertahan pada kondisi ekstrim 151°C (304 °F) atau −272°C (−458 °F) beberapa menit, bahkan beberapa spesies mampu bertahan pada tekanan (pressure) rendah (vakum) + radiasi matahari selama 10 hari (luar angkasa) atau tekanan (pressure) tinggi mencapai 1.200 x atmosfer , bahkan mencapai beberapa spesies hingga 6.000 x atmosfer. Sementara itu, selama lebih dari filum ini juga mampu 10 tahun hidup tanpa air (dehidrasi), bahkan bertahan dalam radiasi 5.000 Gy (gamma rays) dan 6,200 Gy (heavy ions) dimana (5-10 Gy sudah mampu membahayakan manusia) [link]. Beberapa contoh spesies dari filum ini adalah Paramacrobiotus areolatus, Ramazzottius oberhaeuseri, Milnesium tardigradum, dll. Berikut klasifikasi dari filum Tardigrade [link]. Meskipun begitu, pahamilah ini sebagai tanda-tanda kebesaran pencipta, Allah ta'ala, karena ternyata ada sekat-sekat yang menentukan apakah hibernasi bisa terjadi atau tidak, yang penuh dengan kompleksitasnya, antara hidup dan mati. Berikut fakta2 unik yang kurangkum selama hampir 6 jam, pekerjaan yang menguras tenaga juga, semoga bermanfaat bagi kita semuanya.



1. Sedangkan, untuk Mamalia, maka juaranya hibernasi yaitu dalam suhu rendah adalah "Urocitellus parryii" (read: Arctic Ground Squirrel) dimana mampu menurunkan temperatur tubuhnya dari 37°C (99°F) hingga mencapai −3°C (27°F) dengan detak jantung lebih kurang dari 5 bpm (beat per minute) bahkan −6°C tanpa tubuhnya membeku dari September - April. Mereka mampu bertahan dalam kondisi ini selama 6-8 bulan lamanya di wilayah Alaska, Siberia, Yukon, dan sekitar wilayah Canada yang pada saat itu temperatur sekitar −51.1°C (−60°F ) [link].

Spoiler for ..:


Code:
http://www.inaturalist.org/taxa/180001-Urocitellus-parryii
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4023073/


2. Sementara itu, rekor sebelumnya dipegang oleh "Marmota monax" (read: Groundhog) dan Marmota marmota (read: Alpine Marmot), hanya selisih 0.1°C antara keduanya [link]. Saat memasuki masa Hypothermia (fase tidur), maka detak jantung akan turun menjadi 5 bpm dari keadaan normal 180-200 bpm, bernafas 1-3 x/menit, suhu tubuh yang hampir mendekati titik beku, yaitu 0.1°C, dan pada masa Euthermia (fase pemulihan), mamalia ini akan mengeluarkan 85-95% energi dalam rentang waktu 24-50 jam, berdasarkan statistik, sekitar 6 dari 15 (40 %) dari mamalia ini akan mati saat proses pemulihan.

Spoiler for ..:


Code:
http://thealpinemarmotproject.org/learn-more-about-marmots/hibernation/
http://eol.org/pages/312651/details


3. Hanya ada 4 spesies dari famili Ursidae (read: Bear) yang melakukan hibernasi yaitu "Ursus americanus" (read: American Black Bear), "Ursus thibetanus" (read: Asiatic Black Bear), "Ursus arctos" (read: Brown Bear) dan "Ursus maritimus" (read: Polar Bear). Mamalia yang penuh kontroversi dalam masalah hibernasi, kenapa? karena banyak yang mendebatkan apakah mereka benar melakukan hibernasi atau tidak? ada yang mengatakan Torpor (tidur panjang sementara), dimana proses Dormansi (keadaan berhentinya perkembangan tubuh) yang terjadi. Kalau hanya menjadikan syarat hibernasi berhubungan dengan penurunan suhu tubuh, maka penurunan tersebut tidak terlalu signifikan; hanya berkisar 5,5°C menjadi 31°C, namun dalam proses metabolisme, dikabarkan Ursus (beruang) tidak buang air selama lebih dari 5-7,5 bulan, serta penurunan 75% konsumsi oksigen dan penurunan detak jantung dari normal rata-rata 55 bpm sebelum hibernasi menjadi 14 bpm, bahkan detak jantungnya mampu berhenti selama 20 detik. Selain itu, Beruang melakukan hibernasi bukan karena dingin tapi karena kekurangan makanan sebab ketebalan kulitnya ±10 cm melindunginya dari hawa dingin. Kesimpulannya hibernasi beruang tidak secara komplit (semi-hibernator). Mamalia terbesar yang hibernasi adalah Ursus arctos dengan berat 680 kg, tinggi 2.1 m, kuku kaki depan 12 cm dan mampu berlari dengan kecepatan 56 kph (35 mph).

Spoiler for ..:


Code:
http://www.bear.org/website/bear-pages/black-bear/hibernation/190-do-black-bears-hibernate.html
http://news.sciencemag.org/2011/02/secrets-bear-hibernation


4. Selain beruang, maka cerpelai termasuk mamalia yang juga kontroversial dalam hal hibernasi, berlainan dengan sangkaan banyak pihak, bahwa sebenarnya tiga spesies dari famili Mustelidae yaitu Meles meles (read: European Badger), Meles anakuma (read: Japanese Badger) dan Meles leucurus (read: Asian Badger) sama sekali tidak melakukan hibernasi. Seperti juga dalam kasus beruang, mamalia ini dapat aktif (terbangun) sewaktu-waktu diperlukan karena suatu sebab dan kondisi tertentu sehingga bisa melindungi dirinya sendiri (tidak rentan) dari pemangsa ataupun hal lainnya [link]. Belum ada bukti otentik bahwa telah terjadi penurunan suhu tubuh, proses metabolisme, detak jantung ataupun konsumsi oksigen (frekuensi bernafas), melainkan yang dilakukannya tidak lain adalah Hibernaculum yaitu strategi melindungi diri dari suhu dingin dengan bersembunyi di tempat yang mampu menutupi atau menghangatkan tubuh mereka.

Spoiler for ..:


Code:
http://www.theanimalspot.com/americanbadger.htm
http://www.ontariobadgers.org/biology.html


5. Bukan cuma itu, "Mephitis mephitis" (read: Striped Skunk) yang juga dari famili Mustelidae (read: Weasel) juga bukan termasuk mamalia yang melakukan hibernasi melainkan bersarang di dalam tanah (meskipun ada indikasi hibernasinya menyerupai beruang, mamalia ini torpor ±5 bulan dan bisa terbangun di tengahnya), diketahui hampir mencapai sekitar 80% mati pada saat musim dingin selesai. Begitu juga dengan genus yang lain Conepatus (read: Hog-nosed Skunks), Spilogale (read: Spotted Skunk) dan Mydaus (read: Stink Badger). Meskipun begitu, sigung memiliki keunikan tersendiri, yaitu mampu mempertahankan dirinya dari predator dengan menyemprotkan cairan yang mengandung (E)-2-butene-1-thiol, 3-methyl-1-butanethiol dan 2-quinolinemethanethiol, mamalia ini juga termasuk carrier nomor satu pembawa virus rabies. Hal sama juga menjadi miskonsepsi di tengah masyarakat, bahwa "Procyon lotor" (read: Racoon) hibernasi, melainkan yang mereka lakukan adalah torpor, dan mamalia ini termasuk berbahaya karena membawa parasit Baylisascaris (read: Raccoon roundworm) yang dapat menyebabkan kebutaan, kerusakan otak dan Nausea, sementara itu rentang hidupnya lama mencapai 21 tahun.

Spoiler for ..:


Code:
http://www.njaudubon.org/SectionNatureNotes/SuburbanSurvivalGuides/SkunksandOtherPestiferousAnimals.aspx
http://www.mnr.gov.on.ca/en/Business/Rabies/2ColumnSubPage/STEL02_166324.html


6. Ada yang unik dari sub famili Erinaceinae (read: Hedgehog), yaitu kemampuan mereka melakukan Hibernasi dan Estivasi; Genus Erinaceus yang memiliki habitat di Eropa cenderung melakukan hibernasi saat musim dingin, sementara Genus Atelerix cenderung melakukan estivasi di Afrika saat musim panas, namun perubahan musim yang kompleks tidak menghalangi mereka melakukan sebaliknya (walaupun ada limitasinya) seperti pada Atelerix albiventris (read: Four-toed Hedgehog). Hewan yang biasanya ditemukan di wilayah selatan Gurun Sahara ini, pada musim dingin terjadi penurunan detak jantung dari 190 bpm hingga 20 bpm serta suhu tubuh 35°C menjadi 10°C, sementara pada musim panas dia akan mencari perlindungan di tengah tumpukan dedaunan, lubang, dll, dan melakukan hal serupa. Mereka juga memiliki keunikan Self-anointing, yaitu memproduksi jenis saliva yang berbusa ketika mendapatkan rasa atau bau yang unik. Selain itu, Erinaceus europaeus (read: European Hedgehog), setelah hibernasi akan pindah ke tempat lain saat hibernasi berikutnya, bisa membuat yang baru atau menggunakan sarang yang ditinggalkan, dilaporkan perubahan sarang ini, terjadi lebih dari 30 x. Mereka adalah Hibernator sejati dan memiliki rentang umurnya berkisar 4-7 tahun.

Spoiler for ..:


Code:
http://wiki.hedgehogcentral.com/tiki-index.php?page=White-Bellied&highlight=Four-toed
http://www.wildlifetrust.org.uk/facts/hedge.htm


7. Para ahli memperkirakan bahwa tidak ada Ordo Primates yang melakukan hibernasi, namun penelitian terhadap salah satu Primates yang terkecil oleh Krystal (2013) yang dipublish PLOS ONE terhadap "Cheirogaleus medius" (read: Fat-tailed Dwarf Lemur) membuktikan sebaliknya, dengan indikasi REM (Rapid eye movement) sleep pada temperatur lingkungan sekitar 27°C, dimana suhu tubuhnya mengalami penurunan dari 37°C (98°F) menjadi 15°C (59°F) [link]. Sehingga membuktikan bahwa telah terjadi proses hibernasi pada spesies mamalia ini.

Spoiler for ..:


Code:
http://www.livescience.com/39425-lemurs-sleep-hibernation.html
http://lemur.duke.edu/discover/meet-the-lemurs/fat-tailed-dwarf-lemur/


8. Tidak semua spesies memang, namun beberapa spesies dari Ordo Chiroptera (read: Bat) melakukan hibernasi (torpor) juga, yang tidak semestinya menjadi aktivitas musiman bagi mereka, salah satunya adalah kelelawar yang terbesar yang melakukan hibernasi, "Nyctalus lasiopterus" (read: Giant Noctule), memiliki panjang tubuh 10,4 cm, dengan kepakan sayap mencapai 46 cm, panjang ekor hingga 6.6 cm, jangkauan tangan sampai 6.8 cm dan mampu terbang dengan kecepatan hingga 50 km/jam. Mereka menggunakan 2 jenis ekolokasi yaitu pada frekuensi 26–47 kHz (11.5 ms) dan 22–33 kHz (13.8 ms) dan melakukan hibernasi dengan suhu tubuh sekitar 10°C dan secara berkelompok mencapai jumlah 1000 ekor pada "Nyctalus noctula" (read: Common Noctule).

Spoiler for ..:


Code:
http://www.arkive.org/giant-noctule/nyctalus-lasiopterus/
http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/1476214.stm


9. Sementara itu, "Myotis lucifugus" (read: Little Brown Bat) bisa dikatakan bahwa mamalia ini merupakan salah satu mamalia terkecil yang melakukan hibernasi dengan ukuran tubuh 6–10 cm, rentang sayap 22–27 cm dan berat 5–14 g. Kelelawar ini mampu menurunkan detak jantung dari 300-400 bpm hingga hanya 10-25 bpm dan bahkan bisa berhenti bernapas selama 48 menit saat hibernasi, mengambil nafas setiap 2 jam sekali, dengan rentang masa hibernasi mencapai 64-68 hari bahkan ada yang mencapai 344 hari lamanya.

Spoiler for ..:


Code:
http://www.batconservation.org/about-bats/natural-history/how-bats-hibernate
http://www.biokids.umich.edu/critters/Myotis_lucifugus/


10. Inilah salah satu mamalia terkecil juga yang melakukan hibernasi, memiliki ukuran yang tak jauh berbeda dengan Myotis lucifugus, yaitu "Muscardinus avellanarius" (read: Hazell Dormouse) dengan ukuran tubuh 6-9 cm, panjang ekor 5-8 cm, berat 15-30 g. Saat hibernasi, suhu tubuhnya turun menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya mencapai 1-4°C, sementara detak jantung dan nafasnya turun mencapai 90% dimulai saat terjadinya badai salju pada Oktober/November sampai April/Mei (6-8 bulan) [link]. Hewan ini termasuk hewan yang langka dan terancam punah, namun sudah ada usaha pembiakan yang dilakukan, bahkan sekarang menjadi salah satu hewan yang paling disayangi di Inggris [link].

Spoiler for ..:


Code:
http://www.the-piedpiper.co.uk/th1k.htm
http://www.ypte.org.uk/animal/dormouse/73


11. Akan tetapi, mamalia terkecil yang melakukan hibernasi; juga dari ordo Rodentia, sama seperti Muscardinus avellanarius dari famili Gliridae (read: Dormice) namun mamalia ini berasal dari super famili-nya Dipodidae, adalah "Cardiocranius paradoxus" (read: Five-toed Pygmy Jerboa), memiliki panjang tubuh 50-75 mm (max 5 cm) dan panjang ekor 70-78 mm. Habitat mamalia ini yaitu Kazakhstan, Gurun Gobi, dan sekitarnya. Mamalia ini melakukan hibernasi selama 7 bulan dengan menurunkan suhu tubuh menjadi 1-2°C, akan tetapi mamalia ini termasuk sangat terancam punah karena jumlahnya yang sangat sedikit.

Spoiler for ..:


Code:
http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Cardiocranius_paradoxus/
http://www.iucnredlist.org/details/3858/0


12. Sementara itu, karena kelangkaan dari Cardiocranius paradoxus, maka "Perognathus flavescens" (read: Plain Pocket Mouse) adalah kandidat untuk mamalia terkecil yang melakukan hibernasi dimana ukuran tubuhnya 113-128 mm (max: 12-14 cm); ukuran ekor 47-65 mm; kaki belakang 15-17 mm; telinga 6-7 mm; berat 7-13 g [link]. Mamalia ini melakukan hibernasi pada musim gugur, dingin dan semi dimana suhu tubuh mencapai 8°C [link].

Spoiler for ..:


Code:
http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Perognathus_inornatus/
http://www.iucnredlist.org/details/3858/0
Diubah oleh samanosuke20
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
setau gw, manusia bisa saja menurunkan proses metabolismenya tp seperti yang TS bilang, ini hanya bisa dengan proses pembelajaran atau pelatihan

gw penasarannya, apakah dengan proses hibernasi seperti ini otomatis usia juga bisa diperpanjang? karena proses metabolisme menurun drastis kan emoticon-Matabelo

bagaimana dengan Cryo, apa itu juga bisa disebut hibernasi? atau hibernasi yang dipaksa?
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di