FR FR FR .... Celeng Part II

Alhamdulillah, syukur pada Tuhan perjalanan kedua ke Trek Celeng oleh Lone Survivor sembari menemani temen-temen dari Blitar sudah terlaksana dengan baik.

KOSKAS MALANG - ride & share
Awalnya inisiatif untuk ke sana bisa dibilang hanya nebeng acaranya temen-temen BFB dari Blitar, tetapi dalam hati kecil Pak Kades sebagai punggawa desa, trip sebelumnya memang KURANG MEMUASKAN karena sebagai orang tua, kita sangat paham dan mahfum apabila ada yang mengalami masalah, kita HARUS SIAP sebagai garda belakang alias sweeper, dan kadang-kadang pemeran pengganti. Trip sebelumnya Pak Kades lebih banyak berperan sebagai sweeper karena beberapa teman mengalami trouble pada kampas rem.

Karena itulah rencana trip hari Minggu 12 Jan. 2014 kemaren benar-benar diniati sebagai acara PARTY se PARTY PARTY nya ... sekaligus sebagai ajang uji nyali dan uji hati dalam menikmati suguhan track yang ciamik.

Ada tiga titik utama pada Trek CELENG yang bener-bener SANGAT BISA DINIKMATI, yaitu Track setelah Pondok sampai Pertigaan (dominasi kontur turunan dengan jalan yang sangat lebar kira-kira 8 meter) lalu TRACK PASCA SUNGAI KECIL - TANDON AIR dan yang Ketiga adalah TRACK ESKALATOR.

Ketiga track ini benar-benar memanjakan kita saat melibas turunan, meliak liuk di sela-sela dedaunan dan berusaha untuk mepet ke tebing agar tidak terperosok ke dalam jurang yang lumayan.

Awalnya ada 8 orang yang berminat ikut trip kali ini, tetapi karena sesuatu hal, akhinya tinggal 4 orang saja yang berangat. Bagi saya, 4 atau 10 sama saja, sama-sama bergumbira dan bersuka cita.... emoticon-Big Grin

Namun tanpa dinyana, saat perjalanan menuju Jemplang, kami bertemu dengan salah seorang anggota KoskasMalang yang sedang galau dan tersesat ke jalan kebimbangan sejak trip ke Gunung Mujur beberapa waktu yang lalu. Yah, dia PENASARAN ingin mancal dari MALANG ke BROMO ... Gilaaaaak .... dibela-belain pada trip sebelumnya berangkat dari Malang jam 2 Pagi, sampai di Ngadas sudah Jam 9 pagi hahahaha ..... akhirnya kita ajak dan kita tuntun dia kembali ke jalan yang benar, yaitu jalan bergeronjal di atas pickup loading emoticon-Ngakak

Pukul 08.30 kami sudah ada di warung Jemplang, sambil ber haha hihi kami pun sarapan dan ngopi dulu, Tak lama kemudian, satu per satu temen2 dari Blitar mulai berdatangan dan langsung menyerbu warung untuk sarapan dan melepas lelah setelah melibas Tanjakan Teletabis - Jemplang.

Sekitar pukul 11.30 semua anggota dari Blitar sudah lengkap dan kami segera mempersiapkan diri untuk berangkat memasuki jalu Jarak Ijo. Beberapa meter setelah masuk, kami harus menghadapi track yang bisa dibilang HANCUR akibat gerusan ban motor trail jadi-jadian (karena motor trail beneran dan joki yang bener tidak akan memilih jalan yang enak dan mencari jalan yang rusak tapi tetap bisa lewat - DI SITULAH SENSASI NGETRAIL YANG SEBENARNYA).

Saya sebagai tim dokumentasi dadakan sekaligus aparat desa di bawah arahan Pak Kades selalu berupaya untuk menyebar mulai dari posisi depan, tengah dan belakang untuk mengambil gambar sekaligus.

Setelah lepas dari pertigaan jarak ijo, kami pun menuju track di desa Jarak Ijo, di sini Pak Kades sempat beraksi ala Rossi ... berputar-putar dan berguling akibat kebablasan dan ngerem mendadak di jalur Beton emoticon-Ngakak

Lepas dari Jarak Ijo, kami pun memasuki jalur KUBURAN CELENG kata temen2 Blitar emoticon-Big Grin Memang di sini jalur sedikit agak menyiksa karena sama sekali tidak bisa dipancal namun dengan sedikit teknik nekat, kita masih bisa menggelinding ke bawah koq .... meskipun ada juga sedikit acara panggul sepeda.

Lepas dari kuburan celeng, kami pun melewati Pondok yang dulu kita gunakan untuk acara masak-masak. Namun melihat kondisi teman-teman yang sudah lelah dan waktu yang sudah menunjukkan pukul 14.00, kami pun lanjut turun sampai ke pertigaan arah Benjor dan Duwet. Di situ ada sedikit kekeliruan, sebenarnya kita harus putar balik ambil yang ke arah Benjor, namun berhubung temen2 dari Blitar ada yang sudah kadung turun duluan akhinya kami pun menyusul ke bawah. Setelah sampai ke jalan aspal (dan sadar kalo salah jalur), kami pun memberikan opsi kepada temen Blitar apakah balik ke atas ambil arah Benjor ato tetep lurus dan kita dari Koskas Malang akan balik masuk jalur lagi. Di situlah kami berpisah jalur karena waktu juga menunjukkan pukul 15.00, tidak mungkin bagi teman-teman Blitar untuk masuk jalur lagi mengingat kondisi fisik dan juga jumlah peserta yang lumayan banyak sangat mustahil bisa finish lewat Benjor sebelum Magrib.

Nah di sinilah pesta yang sebenarnya dimulai.

Setelah kami sedikit keluar nafas untuk mancal nanjak lagi, kami menemukan sebuah gubug petani yang cukup nyaman untuk buka kompor, buka bekal dan buka kopi emoticon-Big Grin

Kami tidak lama, di situ, kami batasi jam 15.30 harus sudah lanjut dan kami pun segera memacu ritme permainan karena mengejar waktu yang sudah tidak lagi berkompromi. 4 orang di jalur yang seru memang benar-benar luar biasa, Kami pun saling susul menyusul di sela-sela rintik-rintik hujan yang terus mengguyur sejak kami masuk jalur Jarak Ijo.

A very ideal track for Lone Survivor .....

sampai ketemu di track berikutnya

foto2 bisa dinikmati di sini yah ... bingung milihnya emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin