karena SIFATNYA yang belum DESKRIPTIF EKSPLANATIF, ane coba membuat review lagi yah selain dari Posmo


here comes the FR ...

KOSKAS MALANG - ride & share

Hari minggu yang cerah, meskipun bisa dibilang rencana dadakan, kami bersepakat dan bermufakat untuk mencoba jalur baru seperti yang pernah diulas sebelumnya, yaitu Jalur Patung Sapi - Bumiaji - Gunung Mujur/Wonokoyo

Sekitar jam 06.30, WW menuju UB Candi di atas pickup yang disewa. Di UB Candi, ternyata teman2 udah standby semua. Estimasi awal, yang konfirm ikut adalah 9 orang, ternyata tidak diduga jadi 11 orang. Gak pa2, tambah rame tambah asyik... meskipun loadingnya agak amburadul karena kapasitas pickup normal adalah 8-9 orang. Kali ini ada 4 anggota baru yang ikut gabung, yaitu Fiski dan temannya, Prima dan Ical (masih SMP kelas 3, saingannya Dimas Mini)

Setelah loading dengan sedikit pemaksaan, kami pun berangkat menuju Patung Sapi Pujon sebagai titik start gowes kali ini. Lepas dari Batu, saat melewati Payung, proses pengerjaan jalan yang longsor sedang berlangsung jadi harus gantian dengan kendaraan lain.

Tak lama kemudian sampailah kami di Patung Sapi. Setelah menurunkan muatan, kami pun menyempatkan untuk sarapan pagi dulu karena jelas ini nanti jalurnya masih belum terpetakan secara energi maupun nafas.

Setelah sarapan dan persiapan dirasa cukup, kami pun mulai start menuju Paralayang. Tanjakan pertama pun langsung menghadang. Terlihat Prima yang masih baru pertama kali mancal langsung ngos-2an melibas tanjakan. Tapi sebagai mana prinsip yang kami pegang, No one Left Behind.. tetep kita temani sampai atas.

Setelah mencapai puncak Paralayang, kami sedikit lega, karena terbentang di depan mata, turunan yang cukup panjang dan berkelok-kelok, dan disertai suguhan pemandangan perbukitan lereng Gunung Arjuno yang menyejukkan mata.

Turunan aspal pun kami lewati dengan sempurna, dan dilanjut dengan makadam dan aspal rusak yang cukup membuat beberapa teman tangannya mbergindhil .... Seperti biasa, dual suspension bike cukup membantu di track ini. Siwi meskipun belum dual suspension pun mencoba untuk melesat ke depan mengejar WW dan Harsa ... meskipun dengan perjuangan yang cukup menyita enegi karena handling sepedah supaya tidak terpeleset di makadam.

Lepas dari turunan, kami akhirnya sampai di Bumiaji, dan dilanjutkan dengan tekuk kanan menuju Kebon Jeruk. Kontur medan yang tampaknya menurun di peta GPS ternyata tidak seindah kenyataan. Meskipun landai, ternyata konturnya nanjak terus. Di sini beberapa teman mulai merasakan tenaganya yang terkuras. Sampai di pertigaan peternakan rombongan dipecah menjadi dua, 5 orang ambil jalur kanan untuk langsung pulang 6 orang ambil jalur kiri nanjak ke arah Gunung Mujur.

Target kami sebenarnya adalah makam Gunung Mujur, tetapi karena medan yang kurang bersahabat, akhirnya kami hanya sampai di tengah-tengah dan memutuskan untuk turun saja.

Meskipun sedikit, kami masih menemui turunan yang asyik untuk dilibas. WW melesat ke depan menunggu momen untuk dijepret, dan tepat seperti dugaan, korban pertama adalah Hanafi, dan selanjutnya wartawan Posmo pun terpaksa harus mengadu pundaknya dengan tanah (yang cukup sakit katanya hahahahah).

Tak lama kemudian kami pun menemui aspal peternakan dan akhirnya melanjutkan perjalanan pulang ....

Kesimpulan sementara, Track ini cocok untuk dicoba lagi, dengan jalur dibalik. Start dari Gunung Mujur, finish alun2 Batu. Pasti sip ...

Titik start Patung Sapi

Spoiler for unloading, preparing:


Mulai menuju tanjakan Paralayang
Spoiler for ngoshhh:


Selepas Tanjakan, kita disambut turunan asoyyyy
Spoiler for uhuyy:


Tibalah di wilayah Bumiaji
Spoiler for bumiaji :


Setelah lepas dari Kebon Jeruk, kita mulai memasuki lereng Gunung Mujur, daerah Peternakan
Spoiler for tanah: