alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
♥♥♥...All about Jesus...♥♥♥

"Penjualan" Indulgensi

Pada akhir 1507, Paus Yulius II mengawali pembangunan Basilika Santo Petrus. Ia menawarkan indulgensi bagi umat yang bersedekah untuk bangunan tersebut. Untuk memudahkan dan menertibkan sistem ini, Gereja memproduksi kertas mengenai penerimaan indulgensi yang akan diterima oleh mereka yang bersedekah.

Quote:


Di Jerman, pada tahun 1515, situasinya semakin kompleks dengan adanya masalah lain. Pangeran Albert dari Brandeburg, yang sudah membawahi dua keuskupan (Magdeburg dan Halberstadt), ingin memperoleh satu keuskupan lagi (Mainz). Ia perlu memberi bayaran dan suap untuk menjadi Uskup Agung Mainz, tetapi ia tidak sanggup. Demi mendapatkan dana tersebut, ia meminjam uang dalam jumlah besar dari para bankir Fugger, dengan perjanjian bahwa ia akan menggunakan uang sedekah dari indulgensi di wilayah kekuasaannya.

Quote:


Pada tahun 1517, Paus Leo X (1513-1521) menerbitkan Jubilee dan mengarahkan supaya sedekah yang diberikan hendaknya dikirim ke Roma untuk membantu menyelesaikan Basilika Santo Petrus yang sedang dibangun.

Seorang pengkhotbah Dominikan, bernama Johann Tetzel diutus berkhotbah ke Juterbog, Jerman. Derma yang selalu menjadi salah satu ungkapan perbuatan kasih, menjadi temanya, demi menggalang dana pembangunan basilika, dan ini dikaitkan dengan indulgensi. Sayangnya, memang Tetzel ini membuat suatu pantun yang cukup provokatif, demikian: "Ketika koin yang disumbangkan dalam peti simpanan Gereja bergemerincing, jiwa pun terbebaskan dari Api Penyucian".

Dengan khotbah dari Tetzel, Martin Luther merasa bahwa korban Yesus telah direndahkan makna dan artinya menjadi secarik kertas. Luther bahkan menuduh Tetzel berkata, "Dengan indulgensi ini meskipun kalian bersetubuh dengan Ibu Tuhan maka kertas ini akan menghapuskannya". Meskipun kalimat ini tidak pernah dilontarkan Tetzel.

Quote:
×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di