CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Alarm Bencana Pemprov DKI Pakai Toa, PDIP: Kita Kembali ke Zaman Batu
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e2050ae8d9b174f850e48b3/alarm-bencana-pemprov-dki-pakai-toa-pdip-kita-kembali-ke-zaman-batu

Alarm Bencana Pemprov DKI Pakai Toa, PDIP: Kita Kembali ke Zaman Batu

AKURAT.CO, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengkritik langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menggunakan pengeras suara atau toa sebagai sarana untuk menyampaikan peringatan dini bencana.

Bahkan untuk pengadaan toa, yang diklaim dilengkapi berbagai fitur canggih ini Pemprov DKI harus menggelontorkan biaya sebesar Rp4 Miliar untuk membeli enam unit toa.

Menurut Gembong, kebijakan Gubernur Anies Baswedan menggunakan toa untuk memberi informasi bencana membuat Jakarta seperti dibawa ke zaman batu. Penggunaan toa menurutnya adalah cara kolot.

“Mengembalikan (Jakarta) ke zaman batu ini,” kata Gembong saat dikonfirmasi Kamis (16/1/2020).

Ketimbang menggunakan, toa Gembong meminta Anies untuk mengembangakan berbagai teknologi yang di wariskan Gubernur terdahulu misalnya aplikasi daring “pantau banjir” yang dirilis Pemprov DKI pada awal tahun 2017 lalu. 

“Yang paling efektif itu memanfaatkan teknogi yang ada. Memaksimalkan teknologi yang ada,” tandasnya.

Apabila penyampaian bencana ini menggunakan teknologi digital, Gembong meyakini akurasinya lebih tepat dan jangkauan lebih cepat dan luas untuk deteksi dini banjir.

“Yang harus kita dorong kan kesana sehingga akurasinya bisa bener-benar terjamin,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bakal mengucurkan dana sebesar Rp4 miliar untuk pengadaan toa atau pengeras suara untuk peringatan bencana.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan BPBD M Ridwan mengatakan dana miliaran rupiah itu untuk membeli 6 toa. Biaya itu sudah dianggarkan di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun ini. 

Anggaran Rp4 miliar ini belum termasuk biaya perawatan selama setahun yang mencapai Rp165.000.000.

“Pemeliharaan anggarannya Rp165.000.000. Pengadaannya 6 set, anggaran Rp 4.073.901.441,"kata Ridwan saat dikonfirmasi Rabu (15/4/2020).

Ridwan menjelaskan, toa atau pengeras suara yang dinamakan Disaster Warning System (DWS). Perangkat ini tergabung dalam sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) BPBD DKI.

https://www.google.com/amp/s/m.akura...-ke-zaman-batu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 6 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Boleh ngritik tapi ya mbok jangan ngawur... peringatan tsunami di Jepang juga pakai sirine TOA, peringatan badai tornado di Jepang juga pakai sirine TOA..apa Jepang dan Amerika itu jaman batu..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
isu152 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Yang lebih penting pencegahan banjir, peringatan penting juga.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
wan aibon kan emang phytecantropus erectus, klo mw sarapan aja dia mesti hunting dulu di kebun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yeesalah dan 2 lainnya memberi reputasi
fix Japan masih jaman batu


emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RyanYulio dan 3 lainnya memberi reputasi
berarti toak toak di masjid itu peradaban zaman batu jg dong

ngetroll ni org.. emoticon-Big Grin
profile-picture
isu152 memberi reputasi
anggaran beli TOA ada?
profile-picture
stiv8785 memberi reputasi
Koruptor selalu cari dukungan dr para kadrun
Dan para alim ulama kadrun sangat suka, dpt fulus... Dosa mah urusan masing2
Hidup kecebong... Seneng banget musim hujan tiba, bisa keluar nyanyi2. Semoga musim hujan masih lama ya... Semangat!!!
profile-picture
profile-picture
hunterxhunterz dan stiv8785 memberi reputasi
Idenya bagus gk semua orang pegang hp saat tidur, jadi bisa evakuasi secepatnya dan bisa dipake buat bencana lain, tapi 6 toa doang 4m wtf?! Kirain ratusan toa emoticon-Ngacir2
Diubah oleh fahmibuster
Padahal di jkt banyak masjid dan musholla

Dasar arab bebal emoticon-Ngakak
profile-picture
stiv8785 memberi reputasi
kok jaman batu sih....

Jaman Toa lah....
yg harusnya ditanyakan bukan toa atau daringnya....

Tapi bagaimana system yg dipakai men "triger" warning tsb. Dan tindakan aparat terkait ketika warning tsb menyala....
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Anjrittt...kembali ke jaman batuemoticon-Ngakak
Zaman batu mana ada TOA... Kalau kentongan udah ada
Harusnya pake doa juga udah lebih dari cukup bangsad
profile-picture
profokatorcabul memberi reputasi
what, Zaman batuk??


uwu uwu kulu-kuluk.....

emoticon-Belgia emoticon-Belgia
.

6Toa harganya 4mlr??? hadeuhhhh mo ketawa ketiwi takut dosa=mledos gk terasa
zaman trotoar dong.... batu semua
emoticon-Leh Uga,

Pendukung maupun yg didukung sama goblognya


Quote:
Namanya juga



Alarm Bencana Pemprov DKI Pakai Toa, PDIP: Kita Kembali ke Zaman Batu
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di