alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Lifestyle /
Beres-Beres Rumah, Yuk! Perhatikan 4 Hal ini Supaya Lebih Efektif
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc1309d0577a96ee708b1db/beres-beres-rumah-yuk-perhatikan-4-hal-ini-supaya-lebih-efektif

Beres-Beres Rumah, Yuk! Perhatikan 4 Hal ini Supaya Lebih Efektif

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 3
Balasan post artono21
menurut ane, biar ga ilang, barang2nya sebelum diberesin disapu gtgt, ditaro diatas meja aja dulu semua gan. nanti abis sapu dll, baru masukin barang yang sejenis atau setipe, atau tujuan penggunaannya sama, di meja/lemari/tempat yang sama. kalo perlu dikasih note tempel itu, contoh lemari atas kasih note tulisnya kaoskaki atau jam tangan. gitu gannn


Quote:


Iye sih gan benerrr, tapi go klean di saat malas ya aja whah
Mantap infonya gan..rumah gw dah kya gudang karna penghuninya menerapkan nomer 3&4
Untuk point nomor 3 & 4 ini sih betul banget gan.

Ketika ane lagi beresin ruangan untuk memilah mana barang yang benar-benar perlu dibanding barang yang hanya sebatas memorable pasti mereka selalu bilang gini : "Jangan dibuang, itu banyak kenangannya"

Kalo untuk yang nomor 4 lebih gokil lagi, setiap ane mau menyingkirkan barang-barang yang menurut ane gak penting penting amat malah orang tua ane bilangnya gini : "Jangan dibuang itu untuk jaga-jaga siapa tau nanti kepake"
Padahal mah sampe itu barang berdebu juga kaga kepakeemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
makasih gann infonyaa jadi lebih tauu nihh soal beres beres kamar ahaha
Balasan post Ikhsan.Setiawan
@werra Mantan pembantu adah....
kesukaan ane saya nih, beres2 rumah
gini ni tipsnyaaa... niceee... threadnya bagus nih... informatif sekaliii... sukakkk ane kaya gini... penuh informasi... dan keren... jd bacaan2 buat ngisi waktu... ditunggu thread lainnyaaaaa... mantep2 emang gannnn... gas2 nulissnyaaa..
Ane kasih tambahan tips nya juga:
1. Jangan biarkan barang berantakan terlalu berlebihan kayak di gambar paling pertama thread ini (yang bagian before), ya.
Quote:


Soalnya kalau ndak segera dibersihkan, biasanya bakal ada hal yang bikin agan-sista kerja lebih repot dari sekedar merapikan. Ane tahu sih agan-sista bakal ngebiarin sampai kayak gini karena kesibukan dalam beberapa hari berturut-turut. Tapi jangan sampai lebih dari 1x24 jam. Bisa jadi ada kecoa, atau yang lebih parah ada centipede yang bersarang di sela-sela atau di dasarnya. Jadi harus benar-benar mengorbankan waktu kesibukan agan-sista untuk merapikan yang berantakan tersebut. Kalau ndak mau repot kayak gini, berarti mulai dari sekarang harus benar-benar dijaga jangan sampai berserakan. Berserakan boleh tapi dalam batasan barangnya atau langkah-langkah yang ingin dibersihkan harus bisa dihitung pakai jari. Saran ane maksimal 10 barang aja.

Sebagai pengalaman, ane juga pernah punya kamar yang sebegitu berserakan kok. Waktu itu ane lagi hectic-hectic-nya persiapan untuk seminar hasil PKL (kayak dokumentasi laporan, melengkapi syarat mendaftar seminar, dsb). Jadi ane kaga urus sama sekali barang-barang yang ane letak dan berserakan (kecuali yang benar-benar penting kayak dompet bakal dijaga). Apalagi ane punya 5 ekor kucing dalam 1 kamar berukuran 3x3 meter. Kamar kos lagi. Jadi bener-bener survive, urus diri sendiri dengan segala berserakan tersebut. Saking berserakannya, ane tidur di lantai karena di kasur penuh dengan barang. Bau kotak pasir kucing yang penuh pun ane kaga peduli lagi. emoticon-Big Grin
Suatu ketika setelah kira-kira 2-3 minggu kemudian ane pengen membersihkan semuanya, ane menyadari kalau ternyata kucing-kucing udah beralih toilet dari kotak pasir menjadi selimut dan pakaian kotor. (o.O) Pantesan aja setiap teman-teman ane yang cuma di depan pintu kok udah kecium bau kotak pasir yang begitu menyengat. Padahal biasanya mereka sampai masuk ke dalam kamar malah biasa aja. Akhirnya kerepotan yang terjadi tidak hanya membereskan kembali barang-barang yang berserakan, namun harus menyuci selimut dan pakaian kotor secara manual (sikat) setidaknya 2x sesi cuci + 1 kali laundry biar harum. Belum lagi ngepel harus sampai keraknya hilang. emoticon-Big Grin Untung aja penghuni kamar kosan sebelah ndak mencium baunya.

2. Jika anda adalah tipe orang yang suka menyimpan barang kenangan (tipikal baper) + menyimpan barang sedia setiap saat (tipikal perkap) + batu (keras kepala), jangan melibatkan orang untuk membantu apalagi memanggil jasa untuk membereskannya. Persis seperti kata agan/sista ini:

Quote:


Karena hal itu justru membuat proses membereskan bakal menjadi lebih lama dengan adanya sesi berdebat seperti "ini benda yang udah ndak penting/rusak, buang aja sampah itu!" dan "jangan, itu sangat berkenang/bakal diperlukan saat darurat". Orang tidak akan gampang merasakan seperti apa yang kita sendiri rasakan ya, kan?

Kebetulan, ane juga kombinasi dari tiga tipe ini. emoticon-Big Grin Jadi bayangin aja dengan kejadian ane sebelumnya, tapi ane adalah tipe orang yang seperti ini wkwkw. Mau tidak mau ane harus survive dan kedepannya rela berbagi waktu dengan tips no.1 jika udah seperti "kapal pecah". Jadi jika agan-sista pengen banget manggil orang (jasa) atau dibantuin, setidaknya barang yang berserakan masih bisa dihitung dengan jari dan tidak merepotkan orang. Jika anda tipikal orang yang dikit-dikit berhenti, merenung kenangan, baper, ya bolehlah ada orang yang membantu, tapi untuk membantu mengingatkan bahwa membereskan adalah prioritas things to do nomor 1 daripada merenung kenangan. emoticon-Big Grin

<> <> <>
Sekian tips dari ane, semoga membantu agan-sista sekalian. Terima kasih. emoticon-thumbsup emoticon-Angkat Beer
Halaman 3 dari 3


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di