KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / ... / Kids & Parenting /
7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5da7f20788b3cb03b6464754/7-dampak-buruk-membentak-anak-ketahui-sebelum-telat-dan-cari-tahu-solusinya-di-sini

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!
Jangan Bentak Aku!


Saat seorang anak bandel, tindakan apa yang diambil orangtuanya? Saat seorang anak melawan, nakal, susah dibilang, enggak nurut, dan lainlain, sikap apa yang ditunjukkan orangtuanya?


"Hey, kamu berani melawan Mama, ya?"

"Dasar nakal. Gak bisa dibilangin. Emang kamu tinggal di rumah siapa? Di rumah Mama, kan?"

"Awas kamu, ya!"



Marah, membentak, berkata kasar, atau bahkan kotor. Apalagi saat orangtua (ayah atau ibu) merasa penat, lelah usai kerja, stres dengan pekerjaan, atau masalah internal lain, tanpa disadari rumah menjadi tempat pelampiasan, anak-anak diikutsertakan sebagai korban.


Meski tidak dicubit atau dipukul, bentakan dan makian kotor cukup meninggalkan luka batin mendalam bagi anak, yang bisa jadi butuh waktu tidak sebentar untuk menyembuhkannya.


Meski dianggap hanya kata-kata, ucapan kasar dan kotor yang keluar dari mulut orangtua tetap dicatat sebagai doa serta afirmasi yang melekat di alam bawah sadar sang anak.


Quote:



Padahal, sesungguhnya tidak ada anak nakal atau bandel. Terkadang, tanpa sadar orangtua serta lingkungan sendiri-lah yang membentuknya.


Quote:



Baik, mari kita lanjutkan pembahasan!


Saya tidak memiliki teori ilmiah yang cukup. Saya juga baru berada di fase sebagai anak. Hanya saja berdasarkan pengamatan lapangan yang cukup lama, inilah di antara teori empirik beberapa dampak psikis yang terjadi pada anak yang kerap mendapat bentakan orangtuanya;



1. Minder dan tidak percaya diri

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!


Anak yang kerap mendapat ucapan buruk dari orangtuanya, merasa seolah-olah semua yang dilakukan adalah tidak baik. Sehingga, ia jadi gampang minder dan tidak percaya diri terhadap karya atau hasil tangan sendiri.

Kira-kira seperti ini alam bawah sadarnya berucap ...

"Mama aja bilang kalau tulisanku jelek, kok."

"Kata Papa aku tidak bisa jadi pembicara di atas panggung. Aku tidak pantas."

Blablabla


Benaknya mengklaim, "orangtuaku aja bilang jelek, apalagi orang lain."


Ini tentu saja menghambat prestasi, kemampuan, bahkan bakat terpendam sang anak.



2. Menyalahkan diri sendiri secara berlebihan

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!


Merasa bersalah adalah baik, artinya seorang anak peka dan mau berintrospeksi diri. Namun, jika ia secara berlebihan menyalahkan diri sendiri, bahkan ketika suatu kerancuan terjadi bukan karena kesalahannya tetapi ia tetap saja menyalahkan diri sendiri, itu sama saja merendahkan harkat dan martabatnya sendiri. Atau istilah lainnya, merendahkan diri.


Namun ada, beberapa orang yang bersikap berlebihan demikian. Tidak lain salah satu penyebabnya adalah dorongan luka psikis akibat orangtua yang gemar menyalahkan.


Sedikit-sedikit disalahkan. Kadang cara yang salah dalam menyalahkan adalah tanpa mau tahu motif di baliknya.



3. Dosis berlebih

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!


Seperti jika kita sudah biasa minum jamu, maka mungkin rasa pahitnya tidak terlalu berlebihan, begitu juga jika anak kerap dibentak, bisa jadi sudah tidak mempan saat orang lain memberitahu dengan cara halus dan baik-baik.


Kalau sudah tidak mempan (sudah biasa dibentak), apa-apa yang didengar dari orangtua oleh telinga kanan sang anak, akan keluar kala itu juga melalui telinga kirinya.



4. Melampiaskan kepada yang lain

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!


Gan-Sis sudah menonton Film Joker? (Saya, sih, belum. Hehe)

Hanya saja banyak quote dari film ini berseliweran di media sosial. Ada satu yang cukup populer, bunyinya kira-kira seperti ini; "Orang jahat adalah orang baik yang tersakiti."


Dalam agama manapun, saat kita disakiti (hatinya), maka kita diajarkan untuk tidak membalas, dan lebih baik sabar serta mengikhlaskannya. Dengan pahala besar sebagai ganjaran.


Quote Joker mungkin dijadikan beberapa orang sebagai alasan pembenaran atau pembelaan. Meski itu tidak baik, tetapi nyatanya memang banyak penjahat lahir dari batin seseorang yang terus menerus disakiti.


Bagaimana menurut Gan-Sis sendiri?


Ada orang pendiam yang tiba-tiba menjadi pembunuh. Bisa saja karena seluruh rasa sakit yang terpendam direalisasikan dengan cara yang tidak siapapun sangka sebelumnya. Ini semacam bom waktu yang setiap saat bisa meledak.


Bisa jadi, anak durhaka lahir dari orangtua yang terus menerus menyakiti.


Tidak bisa orangtua berlindung di balik mulianya gelar ayah dan gelar ibu, demi melampiaskan egoisme dan amarah. Sebab ini bisa fatal akibatnya.



5. Membenci orangtua

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!

Beberapa kali saya sempat diskusi ringan dengan orang-orang yang pernah menemukan, ada orangtua yang dilentarkan oleh anak-anaknya sendiri saat sudah tidak lagi berdaya.

Motifnya rata-rata sama, yakni dendam dan sakit hati, sehingga timbul kebencian yang terlanjur bersemayam di hati.


Saya tidak membenarkan tindakan demikian. Sama sekali tidak. Sebab walau bagaimanapun, keridhoan Tuhan ada pada ridho orangtua. Murka Tuhan ada pada murka orangtua.


Kunci bahagia dunia-akhirat ada pada ridho orangtua terhadap anak-anaknya. Karena itu anak wajib memaafkan segala kekeliruan orangtua dalam pengasuhan. Anak wajib membahagiakan dan mendoakan orangtua.


Hanya saja, sekali lagi, tidak semua anak memiliki hati yang lapang, memaafkan bentuk rasa sakit yang kadung ditanam oleh orangtuanya sendiri. Sudah banyak sekali kasus semacam itu terjadi, anak tidak sudi kepada orangtua sendiri, dengan motif dendam dan sakit hati.


Sebagai orangtua, atau calon orangtua, tentu kita tidak ingin hal seperti itu terjadi kepada diri kita, bukan?


Oleh sebab itu, perlu bagi kita untuk berhati-hati dalam pengasuhan. Memahami psikologi anak, menyayangi mereka sepenuh hati, mencari cara lain yang lebih adem dalam memberitahu saat anak-anak melakukan kesalahan.


Bukan membentak, menyalahkan tanpa mencari tahu penyebab, menghardik, berkata kasar dan buruk, apalagi main tangan. Itu semua adalah pendiskriminasian dan pem-bullyan yang jarang disadari.


Sebab apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai.



6. Anthropophobia

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!

Anthropophoia, silakan cari tahu definisi lengkapnya di google.

Hemat saya, anthropophobia adalah phobia terhadap manusia. Takut kepada manusia.


Hah, kok, bisa?


Ada beberapa orang tanpa disadari mengalami kelainan psikis seperti ini. Ia takut bertemu orang. Tidak pandai bersosialisasi, lebih asyik di kamar daripada keluar berbincang dengan tetangga atau tamu yang berkunjung, apalagi mengikuti perkumpulan serta bertemu banyak orang.

Rasa takut itu menyerang secara berlebihan. Kehidupan sosialnya menjadi cacat.


Beberapa kasus anthropophobia disebabkan oleh rasa trauma. Trauma yang bisa diciptakan oleh orangtua kepada anaknya sendiri.

Sering dibentak atau sering melihat secara langsung pertengkaran antara ayah dengan ibu, dan lain-lain. Rasa trauma bisa datang dari hal-hal seperti itu.



6. Masa depan jadi taruhan

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!

Anak-anak seperti tanah liat. Mereka bisa menjadi apa saja sebagaimana lingkungan membentuk, terutama ayah, dan lebih khusus, ibu.


Orangtua yang keras dan pemarah, sangat memungkinkan membentuk watak keras pada sang anak. Orangtua suka melembekkan semangat dengan ucapan-ucapan tidak baik, anak bisa menjadi pribadi yang pesimistis.


Kesuksesan atau kegagalan di masa depan sang anak, bisa sangat dipengaruhi oleh pola pengasuhan sejak dini di rumah.


Sebab pendidikan sejati bagi anak bukan teori-teori di sekolah, melainkan apa yang ada di rumah, sikap dan tindak tanduk bunda dan ayah.


Bunda dan ayah, dua cermin abadi bagi sang buah hati, maka mari menjadi cermin yang indah, agar tumbuh anak-anak yang baik dan saleh.


Itulah 7 dampak buruk bagi anak yang sering dibentak orangtua.


Solusinya?


1. Saat kita marah, hindari mengeluarkan kata-kata kotor, makian. Dan jangan pernah membentak

Akan lebih baik jika Gan-Sis mengutarakan langsung dengan bahasa yang santun, misalnya;

"Nak ... Mama enggak suka, ya, kamu bangun kesiangan."

"Nak ... Mama marah, nih. Letakkan baju di gantungan supaya rapi."


Dan lain-lain.


Tanpa membentak, itu terdengar lebih friendly. Lebih baik mengatakan dengan santun jika marah, daripada tidak mengatakan dengan santun jika sedang marah, tetapi justru mengutarakan amarah dengan bentakan, bicara ngegas dan meluap-luap.


Di sinilah perbedaan antara keras dan tegas.


2. Minta maaf

Tidak perlu malu meminta maaf kepada anak. Secara tidak langsung, ini adalah cara membentuk mental anak yang pemberani. Berani mengakui kesalahan dan meminta maaf.


3. Kelola emosi

Ya, marah itu manusiawi. Akan tetapi, sebisa mungkin kelola emosi saat hendak marah di hadapan sang anak. Tahan semampu mungkin. Jika misalnya tidak tahan, menyingkir sejenak dari keberadaan sang anak.


Apalagi jika sedang ada perdebatan antara ayah dengan ibu, maka tidak baik itu dilampiaskan di hadapan sang anak.



4. Doa

Doa orangtua untuk anak-anaknya adalah doa yang paling didengar Tuhan.

Doa orangtua adalah senjata pamungkas bagi kebaikan dan keselamatan anak.

Jika anak-anak belum mempan dengan perintah tegas orangtua, maka orangtua bisa mendoakan mereka. Hati mereka ada dalam genggam Tuhan. Ubah dengan memintanya kepada Tuhan.


Itulah dampak anak yang sering dibentak dan solusi bagi orangtua yang terlanjur (pernah) membentak.

Mari kita putus mata rantai amoralitas yang mengganggu hubungan harmonis antara orangtua dan anak. Jangan sampai anak-anak kita kelak bertindak tidak indah kepada kita, atau kepada anak-anak mereka kelak.


Mari kita putus mata rantai amoralitas ini!


Peluk anak Gan-Sis, dan katakan, Gan-Sis sangat bangga serta menyayangi mereka.




7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!
Ibu


Sementara sebagai anak, kita wajib menghormati, menyayangi, membahagiakan, mendoakan, bahkan memaafkan kesalahan orangtua yang telah melahirkan serta membesarkan dengan penuh perjuangan. Sebab, tidak ada orangtua yang sempurna. Mereka adalah juga manusia.


Dan saya yakin, sesungguhnya tidak ada orangtua manapun yang tega dan sengaja berbuat buruk kepada anak-anaknya.

___o0o___



Thread ini, 100% opini pribadi, lahir berkat keprihatinan terhadap yang kerap terjadi di lingkungan sekitar. Jika ada pembahasan yang dirasa kurang dan tidak sesuai, mari diskusikan di kolom komentar.


Ditulis oleh @mbak.far, penyuka psikologi, parenting, dan bisnis.

Note: masih ada banyak yang perlu dibahas secara mendalam terkait parenting, dan psikologi. So, stay tuned dan follow akun ini, ya, Ges.



Terimakasih. Semoga bermanfaat emoticon-Jempol


profile-picture
profile-picture
profile-picture
mycatmikey dan 19 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Klik gambarnya, Guys 👇kamu akan berada di dimensi lain 😆

7 Dampak Buruk Membentak Anak. Ketahui Sebelum Telat dan Cari Tahu Solusinya di Sini!
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
Diubah oleh mbak.far
Diubah oleh mbak.far
Jangan sesekali mengatakan kata JANGAN pada Anak. Lebih baik melakukan aksi diam, tidak melakukan kontak mata dengan Anak jika Anak berbuat salah. Seperti saat Anak melompat-lompat di atas kasur. lebih baik Orangtua tidak serta merta langsung menyuruh Anak untuk berhenti. Lebih baik Orangtua mengatakan "Anak yang cantik tidak melompat-lompat seperti itu". Lalu saat Anak masih membandel lebih baik Orangtua hanya diam. Sehingga memicu Anak untuk bertanya "Ayah/ Ibu kenapa diam?" kemudian dengan sendirinya Anak akan mengerti kalau apa yang dilakukannya adalah salah.
profile-picture
profile-picture
ginanisa7 dan mbak.far memberi reputasi
Diubah oleh DanyMartadinata
Ya ampun bisa bahaya banget y efeknya
profile-picture
mbak.far memberi reputasi
ya, begitulah. didik anak itu gampang² susah, harus bisa tahan emosi dan kasih contoh yang baik.

nice thread
profile-picture
mbak.far memberi reputasi
yang pasti..walaupun kejadiannya sudah berlalu, anak akan tetap mengingatnya.. bahkan tersempan di memori otaknya..
profile-picture
mbak.far memberi reputasi
nahan emosinya itu yang kadang susah😭
profile-picture
mbak.far memberi reputasi
anak ku cowok 1,5tahun dah bisa jalan sih.
klo habis isya' tidur ntr jm 22.00 bangun,malamnya bisa begadang ampek jam 03.00 main bola,salto di kasur,naik meja.

Kadang ku sebut nama dia dengan nada tinggi. Lha pas ketiduran tau2 muka di injakemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
leonard21 dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Wow, amaze thread 👌
Benar sekali, Gan. Nais sekali solusinya.

Memang yang dibahas dalam parenting cukup luas juga emoticon-Jempol
Lihat 1 balasan
Quote:


Lebih ke psikis anak, dan tidak seperti luka fisik, luka batin lebih sulit disembuhin, sih. IMHO 😌
Quote:


Benar sekali, Gan. Perlu dipersiapkan ilmu dan mental sebelum jadi orangtua 👌

Terima kasih, Gan emoticon-Jempol
Quote:


Benar sekali, Sista emoticon-Jempol

Bekasnya kuat, luka batin lebih sulit disembuhkan dari luka fisik
profile-picture
ilafit memberi reputasi
Diubah oleh mbak.far
Quote:


Iya, Kak 😭 aku belum jadi orangtua udah ngebayangin yang begitu 😭
Quote:


Wah, keknya Kakak lagi menikmati masa-masa pertumbuhan si kecil, nih 😍👌

Wah, bisa diinjek, gitu, ya? 😮
Balasan post mbak.far
Quote:


Lebih bisa untuk menarik daya motorik si Anak biar kemampuan berpikirnya berkembang juga
profile-picture
mbak.far memberi reputasi
Just follow how Jeff bezos do with his child
profile-picture
mbak.far memberi reputasi
bisa trauma juga kalo pas masa anak anak sering dibentak
profile-picture
mbak.far memberi reputasi
Quote:


Ya kan cuman kamar petak,pake kasur 30cm . Klo ranjang kan ngeri jatuh dianya. Klo tidur kaya silat.

Ya bisa di main bola di kasuremoticon-No Hope
profile-picture
mbak.far memberi reputasi
Quote:


Wow, tidak salah. Si Agam pakar psikologi anak, nih emoticon-Jempol
profile-picture
DanyMartadinata memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Wow, Mr. Bezos, how did you get here? Nice to be greeted by you 😆
profile-picture
MrJeffBezos memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di