KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Kepolisian /
Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d8de63265b24d4e0e7c76f8/bedah-ruu-kuhp-ayo-biasakan-baca-pasal-jangan-cuma-sepotong-sepotong

Bedah RUU KUHP, Ayo Biasakan Baca Pasal Jangan Cuma Sepotong-Sepotong!

Tampilkan isi Thread
Halaman 10 dari 20
Quote:


Biasa gan, ada kepentingan dibalik isu dan berita yg tersebar. Itu sampai ada poster tentang RUU KUHP itu kan yang aneh gitu disebarin oleh pelaku ke masyarakat. Sampai digoreng dan diracik se enak mungkin ke tangan mahasiswa yang bar bar dan sok pinter. ya udah, habis sudah mereka oleh darah muda. Sebenarnya krisis literasi lah yg melanda bangsa kita. emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
Jazed dan vitawulandari memberi reputasi
Siapa lagi kalau bukan dari partai onoh. partai yang dulu sukses nyebarin isu PKI. di goreng lah pake Agama jadi bakwan yang pas dimakan di pagi hari emoticon-Leh Uga
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Diubah oleh wisnup451r
Mod, nitip jejak dulu ya...
Hbs uts ane edit
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Quote:


Yupz tull, yg ditekankan itu tanggungjawab si pemilik hewan piaraannya.. klw si pemilik tidak bertanggungjawab atas apa yg dikuasainya, kena pidana lah. Kan ujung dr pasal ini adalah masing2 pihak saling menjaga diri sendiri, menjaga aset yg dimiliki.
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Balasan post zetsjar
Ok bro..untuk kasus spesifik seperti kasus di cerita agan ane setuju ada solusi imbal balik,,tapi bukan dlm bentuk UU donk...apa banyak masyarakat yg kena kasus spt diatas. .janganlah dipukul sama..
Trus apa gunanya hukum adat/sosial ?..
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Quote:



Begini lho Gan yang nyapek-nya otak ane:

Coba dijelasin dulu sedetail-detailnya RUU unggas itu. Kalo bunyinya cuma:
Quote:


Bisa ngaret kemana-mana tuh. Takaran membiarkan itu seperti apa?

Namanya ayam Gan, duh gimana njelasinnya yak.
Sussah diajarin diem Gan, bawaannya mereka eksplor kemana², lompatnya bisa sampe 2 meteran lagi. Jadi walaupun dipager keliling area belakang rumah nih misalnya. ada aja yg masih bisa keluar zona nyaman. Ada yg nyruntul lah, lompat² lah semacam parkour. Lumayan banyak gan polemik unggas ini, agan @arieejack juga udah nyebutin beberapa kan. Itu baru beberapa Gan, belum semua.

Jadi bahkan yang punya sendiri pun sering sebel hadeeh sama si unggas ini.
emoticon-Ngakak
Tapi karena ayam ini relatif terjangkau buat diternakin dan bisa jadi investasi kecil-kecilan kayak yg dibilang agan @mexsivi, jadilah pemeliharaan unggas banyak diterapkan warga desa.

Terus karena agan kan yebutin lapak orang + ekonomi rendah nih, menurut ane RUU ini juga keliatan lebih memihak ke yg punya lapak. Kenapa yang punya lapak gk memagari lapaknya juga, kenapa bisa disinggahi unggas, lapak tak berpenghuni atau apa ini.

Kalo yg punya lapak sadar kalo daerah sekitarnya banyak warga yang punya unggas, harusnya mikir juga dong gimana ngatasin kemungkinan unggas-unggas ini menyambangi lapak dia.

Gimana kalo ternyata ada orang yang sengaja manfaatin RUU ini. Misalnya membangun lapak ato lebih gampangnya si membuat lahan pembenihan di dekat perumahan warga desa yg punya unggas. Ato dijebol dikit lah di salah satu sudut pager kelilingnya (biasanya orang desa klo buat pager belakang pake bambu Gan, maklum ekonomi rendah). Lumayan kan tuh omsetnya.

Perlu ane tegasin kenapa di trit ini, ane risih sama RUU Unggas ini. Karena RUU unggas yang udah ane baca di pekiwan seolah sudah sangat memahami polemik Unggas di pedesaan atau diperdusunan lah kalo mo lebih mengerucut lagi lokasinya. Padahal ane ini orang dusun Gan, dan gak sreg dengan adanya RUU ini, ada masalah lain yg lebih penting dari permasalahan unggas ini. Lebih baik urusin dulu lah peningkatan ekonominya ato kualitas SDM-nya. Buatlah trobosan-trobosan keren yg cocok, pas, dan bagus buat orang-orang di Desa.

Spoiler for Yang ini cuma prasangka ane Gan:
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
@Bibalinhgum ngetik panjang2 isinya cuma menunjukkan kegoblokan dan kemalasan saja kau itu! emoticon-Big Grin

Punya ternak tapi tidak mampu mikir caranya supaya tak masok lapak orang! emoticon-Big Grin

Coba kau lihat trit ini tong, biar kau sedokit ada gambaran! emoticon-Big Grin

Solusi Cerdas Ternak Ayam Agar Tak Terkena Pasal RKUHP

Itu hanya contoh kecil! emoticon-Big Grin

Sulit? Tidak punya modal?

Tidor saja kau tak perlu susah2 ternak! emoticon-Ngakak
Quote:


Pake logika satu arah ini ya, Logika Pelapak songong yang menyalahkan Peternak. Sekarang coba dibalik pake Logika Peternak songong yg menyalahkan Pelapak.

Punya lapak tapi tidak mampu mikir caranya supaya tidak kemasukan Unggas.

Coba lah lapaknya dikurung begitu kayak kandang² ayam yg dibuat gede tuh menyesuaikan gedenya lapak.
Unggas nggak bakal bisa masuk.

Quote:
Quote:


Tanah itu statis tong, tidak bisa bergerak seperti ayam2 kau yang berkeliaran dan eker2 kebun orang! emoticon-Big Grin

Makanya kau pikirkan pegimana caranya agar ayam2 kau tidak mengganggu lapak orang! emoticon-Big Grin

Akuk cumak mau kasih saran emoticon-Big Grin

Mending segera kau urus pitik2 kau ituk. RKUHP pasal unggas inik akan tetap ada, karena memang sudah ada di KUHP lama emoticon-Big Grin

Kalau kau malas, jangan salahkan pemerintah kalau pitik2 kau akan disita emoticon-Big Grin

Pasal 279 ayat 2
(2)Ternak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dirampas untuk negara.

emoticon-Wakaka
profile-picture
Jazed memberi reputasi
@vitawulandari satu lagi mod, bisa di jelaskan tentang yurisprudensi hakim? Apakah bisa diberlakukan untuk uu hukum pidana?

Terimakasih min...
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Diubah oleh irvan84
Quote:


Sebelum komen baca dulu secara detail, pan judul thread udah jelas jangan baca sepotong2. Jangan karena didasari kebencian langsung ketik dengan berapi2 gitu emoticon-Ngakak (S)

Mana pernyataan gue yang membenarkan atau setuju dengan pasal tsb? Di dalam thread ini gue sama sekali ngga ada satupun statement yang MEMBENARKAN atau MENYALAHKAN, nggak ada statement PRO atau KONTRA terhadap pasal manapun. Karena tujuan gue bikin thread ini bukan untuk itu. Disini gue cuma menyajikan isi pasal2 secara keselurahan, dari pasal2 yang selama ini di potong-potong seenak udel. Selanjutnya gue serahin ke kaskuser mau pro atau kontra ya silahkan, roh mereka punya sudat pandang masing2.

Ambil contoh pasal kritik presiden. Disini gue cuma mau menyampaikan kalau yg dipidana itu bukan mengkritik, tapi menghina. Sampai sini lu paham kagak apa yang gue maksud?

Nah sekarang kita bahas kenapa pasal itu dimasukkan lagi padahal sebelumnya udah dicabut MK. Lu udah baca belum pasal 226? Setiap Orang yang di muka umum menyerang kehormatan atau harkat dan martabat diri kepala negara sahabat yang sedang menjalankan tugas kenegaraan di Negara Kesatuan Republik Indonesia dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori III.

Lah kalo menghina kepala negara sahabat aja dipidana, kenapa presiden negara sendiri engga? Makanya pasal penghinaan presiden dimasukin lagi untuk menjaga kewibawaan presiden sesuai dengan prinsip asas equality before the law (persamaan dihadapan hukum).

Gue paham betul kalau pasal ini ngga ada ulasan yang jelas penghinaan itu seperti apa. Makanya rentan disalahgunakan untuk membungkam demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Kalau menurut elu, sebaiknya bagaimana? Tetap ada, dihapus atau direvisi? Lalu bagaimana dg pasal 226? Dihapus juga biar adil gitu?
Lihat 1 balasan
Quote:


Nah ini salah satu kaskuser yang males baca dan males nyari, yang penting komen emoticon-Ngakak (S)

Ancaman pidananya beda antara pemerkosaan terhadap istri dan anak. Makanya iqro alias baca.

Lanjutan dari pasal 479
(4) Dalam hal Korban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (3) adalah Anak dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun.
(8) Jika Korban sebagaimana dimaksud pada ayat (4) adalah Anak kandung, Anak tiri, atau Anak dibawah perwaliannya, pidana ditambah 1/3 (satu per tiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (4).

Quote:


Satu lagi yang ngga baca. Kan udah jelas itu pasal 418 merupakan delik aduan, dimana pengaduannya oleh suami, istri, Orang Tua atau anaknya. Bahkan gue kasih tulisan merah supaya ngga kelewat.

Quote:


Quote:


Sebenernya untuk pasal korupsi bakal gue bikinin thread sendiri, sekalian dengan RUU KPK 2019. Tapi takutnya ngga keburu karena sibuk, jadi mari kita singgung sedikit ajaaa..

Pasal 2 UU KPK No. 31/tahun 1999
(1). Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000.00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 satu miliar rupiah).
(2) Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu pidana mati dapat dijatuhkan.


Pasal 603 RUU KUHP
Setiap Orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu Korporasi yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit kategori II dan paling banyak kategori VI.

So, dalam RUU KUHP Pasal 603 yang secara umum ketentuan frasanya sama persis dengan Pasal 2 UU KPK, ancaman hukumannya diturunkan dari paling singkat 4 tahun ke paling singkat 2 tahun. (tulisan merah)

Penjelasan lebih detailnya nanti ya, karena gue juga masih dalam proses belajar dan mendalami agar informasi yang disampaikan ngga salah emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan


Quote:

Sekilas melemahkan ya gan, tapi ane masih berharap ada plot twist haha. Denger2 kemaren presiden masih ada kemungkinan bikin perpu kan ya.
Ok gan di tunggu trit yang lengkap nya emoticon-Blue Guy Peace

profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Balasan post vitawulandari
Quote:


Menurut ane penjelasan ini cukup jelas ya, masuk akal sekali.
Jika ada yg berasumsi lain, silahkan selama bisa menjelaskan dalil dan dalih nya secara masuk akal juga.
Kalo masih ada yg berasumsi lain berdasarkan fakta yg salah atau berdasarkan hoax, ini yg sulit di pahami kita bersama.

emoticon-Toast
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Balasan post vitawulandari
gan bikinin thread sendiri pakai pamflet/browsur atau apalah ente menyebutnya usahakan Threadnya harus seperti ini ada gambar nya, jadi mudah dimengerti, ane tunggu gan
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Quote:


Oke bagaimana kalo ada kasus pas kitaa naik sepeda motor dijalan terus tiba tiba kita nabrak ayam ,,kita jatuh ,dan org yg punya ayam minta ganti rugi ?
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi


Quote:


Santai aja mod, ga usah nge-gas gitu jelasinnya. Gw liat kaskus lewat hp, ga ada tuh yg di-bold merah seperti lu bilang. emoticon-Confused

Kalau memang penjelasan soal delik aduan dr pihak keluarga itu ternyata sudah ada di ayat 2 dan 3 nya.
Ok, that’s fine, my bad.

Tapi satu hal yang jelas ya mod, adanya pasal begini, dengan selalu landasan yg dipake adalah norma agama atau adat, akan membuat polisi2 moral macam FPI, punya legitimasi buat melakukan persekusi atau penggerebekan ke pasangan yg dituduh kumpul kebo.
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Diubah oleh gojira48
Quote:


Ya kl ente punya duit ya mendingan ganti rugi lah repot amat.. 😂 Yg bisa diselesaikan sama pak RT ngapain di bawa2 ke pengadilan. 😂
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Diubah oleh irvan84
Quote:


Justru logika ane adanya uu menghindari persekusi masyarakat..
profile-picture
vitawulandari memberi reputasi
Halaman 10 dari 20


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di