alexa-tracking
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d830bf9af7e934ccf7a9b0d/bukanperawan

[BUKAN]PERAWAN

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 5

[BUKAN]PERAWAN part 2

Zafran Pov


Ku pandangi wajah tidurnya. Nyenyak sekali, ya sudah satu bulan kau tak bangun dik. Linu di hatiku semakin menyiksa. Harusnya aku tak memaksamu untuk menikah denganku. Tapi aku egois, cintaku menutupi segalanya. Dan sekarang kau terluka karenaku.

Jika kau berfikir aku tak tau apapun tentang mu, kau salah dik. Aku paham seluk belukmu. Jauh sebelum aku datang mengkhitbahmu, aku sudah lebih dulu bertemu ibumu dan bertanya banyak tentangmu. Kau tau dik, tak ada sedikitpun ragu di hatiku saat semua tentangmu dibeberkan padaku.

Mungkin kau tak ingat tentang pertemuan pertama kita di majelis hari itu. Aku terpukau dengan tindak tandukmu, kau berbeda. Ketika gadis gadis lain sibuk berteriak manja saat bertemu denganku. Kau hanya diam bahkan tak menghiraukan hadirku.

Mulai hari itu bertemu denganmu menjadi canduku. Aku selalu berharap setiap hari adalah jadwalku berceramah di majelis tempatmu mengaji. Tapi Allah berkata lain,kita hanya dipertemukan seminggu sekali.

Tapi ada yang harus kau tau dik, mulai saat itu aku terus mencari tau tentangmu. Hingga suatu hari aku bertemu ibumu dipasar.

"Assalamualaikum ibu"sapaku

"Waalaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh ustadz, masyaallah senang sekali ibu bertemu ustadz disini." jawabnya ramah.

"Alhamdulillah, Zafran juga senang sekali bertemu ibu. Maaf bu, apa ibu buru buru?" tanyaku

"Mboten ustadz, pripon nggh? Ada yang bisa ibu bantu?" (tidak ustadz ,bagaimana ya? Ada yang bisa ibu bantu?) tuturnya, terselip rasa heran di wajahnya.

Untuk beberapa saat aku terdiam, kutimbang timbang tentang apa yang akan ku katakan pada wanita paruh baya ini.

"Sepurane ibu, namun saget kito sanjangan teng kafe mriko pripon? " (Maaf ibu, kalau bisa kita ngobrol di kafe sana sana bagaimana) kataku sambil menunjuk kearah kafe sebrang jalan.

"Oh, nggh saget ustadz. Monggo"(oh, ya bisa ustadz. Mari) sahutnya halus.

Saat menyebrangi jalan sesekali fikiranku melayang. Dari mana akan ku mulai. Ternyata benar kata teman teman melamar gadis bukan hal mudah.

"kita pilih meja pinggir saja ustadz." usul ibu setibanya kami di kafe.

"enggh ibu, disini saja. Silahkan ibu mau pesan apa? "tawarku

"capucino hangat saja ustadz "

Setelah memesan minum. Aku dan ibu kembali terdiam.. Ahh.. Lidah ini kelu sekali. Sopankah menannyai anak gadisnya di tempat ini. Aku ingin datang ke rumahnya tapi tidak tau dimana. Payah memang.

"Maaf bu, langsung saja ke point utama yang saya ingin bicarakan dengan ibu" tuturku kemudian menarik nafas sedalam dalamnya. Lalu ku hembuskan perlahan.

"Ibu.. Jika dizinkan boleh kah saya meminta putri ibu untuk menjadi pelengkap iman saya? " plap.. Dan kalimat itu pun keluar dari mulutku.

Wajah ibu tiba tiba berubah pasi. Ahh.. Ditolakkah aku? Harusnya aku tak berharap banyak untuk menjadi suami dari gadis bidadari itu. Entah siapa namanya akupun tak tau. Yang jelas dia berbeda dan aku mencintainya.

"Maaf ustadz, ibu tidak bisa menerima pinangan ustadz untuk Maysita"ujarnya tertunduk lesu.

Seketika membuat duniaku menghitam. Benarkah aku ditolak? "Malang sekali nasibku" hatiku mencibir

"Maaf ibu boleh saya tau apa sebabnya? "tanyaku lagi dengan suara bergetar.

"Hufftt... Ada hal yang tidak bisa ibu jelaskan pada ustadz. Tapi ustadz satu yang harus ustadz pahami. Ustadz orang baik, pantasnya untuk bersanding dengan orang baik pula." jawab ibu dengan senyum getir di wajahnya.

"Bu, saya jatuh cinta pada putri ibu sejak pertemuan pertama kami. Sedang dalam agama kita diajarkan jika jatuh cinta obatnya adalah menikah. Tolong bu, jika memang saya tidak pantas untuk putri ibu tong jelaskan apa yang menjadikan saya tidak pantas. "cecarku. Masih tak rela rasanya jika ditolak bahkan sebelum berperang.

kulihat wajah ibu kembali beku. Seperti ada beban berat yang ia pikul. Terbersit rasa bersalah dihatiku tapi aku terlalu penasaran untuk alasan apa aku ditolak.

"POST TRAUMATIC STRES DISORDER. Maysita mengidap itu PTSD ustadz. Ketakutan sebab kejadian masalalu yang terlalu berat. Itu sebabnya ustadz akan selalu melihat maysita diam dan acuh dengan keadaan. Sebenarnya untuk mengelabuhi rasa takutnya." jelas ibu dengan dengan suara berat.

Aku terhenyak mendenger pernyataan ibu. Apa kiranya yang membuat gadis bidadari itu sampai mengalami complex trauma seperti itu?. Belum sempat bibirku berucap ibu kembali menyambung ceritanya.

"Lima tahun yang lalu, rumah kami di rampok. Ibu dan ayah disekap dalam kamar. Maysita di... Hiks... Hiks.. Hiks.. " tangis ibu pecah. Aku semakin menyesal telah bertanya lebih padanya.

"Ibu sudah, jika bercerita membuat ibu sedih tidak perlu dilanjutkan. Saya sudah ikhlas jika ibu menolak pinangan saya untuk maysita." ahh.. Berat rasanya tapi tak tega jika harus melihat wanita paruh baya ini menangis.

"endak ustadz, ibu tidak mau ustadz salah paham. Ibu akan ceritakan semuanya. "tuturnya lagi

"para perampok itu mem..memperkosa maysita.. Hiks.. Hiks.. Hiks.. Maysita stres, dia ketakutan setiap kali melihat laki laki. Bahkan pada ayahnya sendiripun dia takut."

Dug.. Bagai di sambar petir rasanya mendengar penuturan wanita paruh baya ini. Tentu beban hati Maysita sangat berat.

"Ustadz orang baik, pantas bersanding dengan wanita baik pula. Maysita tak sempurna ustadz. "tambah ibu masih tergugu.

"Ibu, saya tidak pernah mempermasalahkan masalalu Maysita, jika ibu berkenan mari sama sama kita bantu maysita keluar dari traumanya."ujarku.

Aku mencintainya, tak peduli seperti apa masalalu nya karena bagiku yang terpenting bagaimana masa depan kami nantinya.

Ibu hanya menjawabnya dengan anggukan seraya air mata bahagia menyelimuti wajahnya.


'Nittttttttttttt'

Suara ECG memecah lamunanku. Alat itu sekarang menunjukan gambar garis lurus. Mayita.. Maysita.. Jantungnya.. Tidak sayang jangan pergi..


Dokter... Dokter... Dokter..







Lanjut part berikutnya yaaa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post nengpipi
nahh lo ...
Ga update lagi mbak😂✌🏻
lanjuttttttttt
Quote:


Up kok hehehe..nunggu senggang tapi
profile-picture
bryan10herera memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Asiiiiiiaaaappp gan
Lihat 1 balasan
Waduh bakalan lama kyake, istri yg sibuk kayaknya😂

Quote:


Quote:


Kyaaaa.. hhahhaha.. kok tempe
profile-picture
bryan10herera memberi reputasi
Blom ada update an nih?
Nunggu next kelanjutannya
Quote:


Blm sis.. hehhe
Quote:


Asiiiaappp
Sabar bentar lagi update kyaknya😂
jangan lama lama neng 😂
Balasan post nengpipi
Lanjut....
Balasan post nengpipi
Ohh... Masih ada... Kirain udah garis lurus di ECG....emoticon-Peaceemoticon-Peace
ninggal jejak
menunggu.. emoticon-Keep Posting Gan
colek kalo dah update sis
ninggalin jejaj dulu
Halaman 3 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di