alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Flashback ke Masa Kecil, Bahagianya Makan di Sawah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d8758cfaf7e93136244952d/flashback-ke-masa-kecil-bahagianya-makan-di-sawah

Flashback ke Masa Kecil, Bahagianya Makan di Sawah

Hai, GanSis! Hari ini Ami mau bernostalgia, nih. Tentang; betapa bahagianya masa-masa kecil dulu.

Kalian percaya nggak, kalau makan di sawah itu rasanya sangat nikmat?

Flashback ke Masa Kecil, Bahagianya Makan di Sawah

Dulu, dulu sekali ketika saya masih menetap di kampung, momen seperti ini adalah momen yang paling dinanti. Menunggu padi masak hingga tibalah masa panen-- di Minang namanya 'manyabik' atau 'mairiak'.

Kalau masa panen tiba, saya beserta kawan-kawan akan ikut ke sawah bersama orangtua. Nanti, di saat orangtua kami 'manyabik' padi, kami akan bermain di pematang sawah. Menangkap belalang, kejar-kejaran sampai tercebur ke dalam tambak, atau memanjat batang jambu biji dan pohon nangka-- sekedar berangin-angin di sana.

Baca juga: Kabut Asap Di Pekanbaru = Replikasi Dari Peristiwa Adh-Dukhan

Nanti, atau besoknya, saat hari semakin tinggi, di tengah sawah akan tampak bumbungan ruman atau jarami-- membentuk bukit kecil yang menurut kami 'empuk'. Tanpa peduli akan miang yang akan membuat tubuh gatal, kami akan berlari ke sana-- menaikinya, melompat, berguling, bahkan main perang-perangan.

Flashback ke Masa Kecil, Bahagianya Makan di Sawah

Sungguh seronok.

Di antara rentetan kegiatan yang menyenangkan itu, yang paling saya tunggu adalah waktu 'minum kawa' atau istirahat makan siang. Kalian tahu rasanya? Sensasi makan siang di sawah sangat nikmat ketimbang makan di restoran mewah.

Flashback ke Masa Kecil, Bahagianya Makan di Sawah

Di sana, kita makan sambil melepas penat. Bercengkrama tentang hasil panen saat itu, atau apa saja yang menarik untuk dibicarakan. Sedangkan kami, para anak kecil akan menikmati makanan sambil berkecepak nikmat.

Eits, tapi tidak hanya makan di sawah, makan di ladang juga tidak kalah nikmat, lho. Dulu, saya sering sekali ikut Abah dan Ama ke ladang. Membantu mereka bersiang ladang. Di sana, kami akan makan di pondok kecil yang didirikan di bawah pohon rindang. Menikmati makan siang, sambil dibelai angin sepoi, rasanya sangat nikmat.

Selain itu, saya juga sering makan di pinggir kali. Kadang juga di atas batu besar di tengah sungai. Makan, sambil bercanda dengan kawan-kawan. Menyuap nasi, sambil memainkan kaki di dalam air.

Flashback ke Masa Kecil, Bahagianya Makan di Sawah

Sekarang, saya merindukan masa-masa itu. Rindu akan seronoknya tinggal di desa. Menikmati hidangan sederhana; sambalado hijau plus rebus daun singkong, gulai nangka muda, goreng ikan asin, tahu tempe-- tapi terasa sangat berharga.

Dulu, bahagia itu sederhana. Namun sekarang, bahagia itu menjadi rumit. Kalian tahu kenapa? Karena merek, gengsi, dan modern mode sudah membuatnya sulit.

Bagaimana cerita masa kecil kalian GanSis? Please, cerita di bawah!

Pariaman, 22 September 2019

Semua foto diambil dari Google.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Hirarahmi39
Halaman 1 dari 2
Cari lauk dulu sebelum makan makan Flashback ke Masa Kecil, Bahagianya Makan di Sawah
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
Dikampung ane nggk ada sawah, waktu kecil ane sering makan di pinggir dok kapal

ane the real anak laut
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
Diubah oleh tsimtsum
Yg penting ada lalapan emoticon-2 Jempol

Yg nganter makanannya si neng anak lurah kampung sebelah emoticon-Malu
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
Wah enak ya disawah
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
Asli cuy , dulu sering diajak ngeliwet sama petaninya disawah walaupun lauknya sederhana (tentu dengan kehigenisan yang kurang)
Tapi gapeduli , tetep nikmat gan

Beres makan deket sawah tersebut ada pohon jambu , biasanya ngaso di pohon jambu tersebut sambil ngambilin jambu air yang udah mateng

Beres ittu biasanya nyari bambu buat buat bikin meriam bambu , udunan beli karbit bakal peledaknya . Perang dah ama kampung sebelah sampe diusir ama pak rt wkwk

Indah masa ku dulu ~
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
Quote:


Waduuuh. Eneng-eneng mandiri ini mah. emoticon-Ngakak
Quote:


Gak kalah nikmat keknya, Gan. Ane belom coba makan di deket dek kapal. emoticon-2 Jempolemoticon-2 Jempol
Quote:


Kesukaan ente pasti
Quote:


Kadang kita jadi kangen masa kecil, ya, Gan. emoticon-Sorryemoticon-2 Jempol
Quote:


Lalapan kerupuk kentang dicampur kuah gulai aja udah nikmat banget, Gan. emoticon-2 Jempol
Quote:


Gimane caranya jadi kesukaan ane, Gan? Pan ane cewek? emoticon-Ngakak
Seperti lg piknik
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi


Quote:

Pernah coba ga bre
Jaman2 esdeh nih suka makan di sawah emoticon-Big Grin
Janjian sama kawan-kawans kalau libur atau pulang lebih awal nanti ke sawah bawa bekal makan bareng emoticon-Leh Uga
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
ortu gw bukan petani, jadi gak pernah ngerasain habis ngurus sawah terus makan digubuk, gw cuma pernah makan disaung yang deket sawah, emang suasanya lebih sedikit berbeda, lebih lahap makannya
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
Quote:


Pernah dongemoticon-Goyangemoticon-Goyang
Wah memang mantap gan makan di sawah, sambil angon kambing. Tapi itu dulu, saat ini sudah tidak ada lagi anak kecil angon kambing di daerah ane. Dulu anak-anak memang diajari angon kambing waktu ane kecil, sekarang sudah bergeser.
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
Quote:


Iya, tapi sekarang sawahnya dah kagak. Berubah jadi pohon beton emoticon-Mewek
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
Sekalian dah gemboked trit sawahnyah

emoticon-Malu
profile-picture
Hirarahmi39 memberi reputasi
Quote:


Angon kambing itu ngapain?
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di