alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Santet Dukun Sumetera, Membuat Tanteku Tersiksa Selama 13 Tahun !
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d78a9262ac14824f840bf70/santet-dukun-sumetera-membuat-tanteku-tersiksa-selama-13-tahun

Santet Dukun Sumetera, Membuat Tanteku Tersiksa Selama 13 Tahun (TAMAT)

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 24
jejak gan
Setia menunggu part 3
Ninggal jejak
emoticon-Ngacir2
Gas pool
Mana update nyaaaa cuyyyyy
yuk updatee ts
Lumayan menarique, nitip sendal dulu bre, ntar ane balik lagi



emoticon-Traveller
Quote:


Kirain nggak bayar, ternyata semahal itu 😄
masih lebih murah om ane ternyata..

ditunggu update berikutnya sis
ditunggu sis
mirip dg cerita tante ane dulu..
banyak keluar paku juga..
namun saat ini tante ane udah meninggal dunia tahun lalu.

parah lagi yg di alami alm bapak ane dulu tahun 2008, hal ini dimulai ketika alm bapak ada kasus besar tahun 2000.
paku mistis cuma 1 biji namun gede dan itu nancep dileher..
sempat dirawat di RS terkenal di sby dan masuk ICU (indikasi medis memang dileher, entah apa tuh namanya lupa ane, tp memang tidak ada diagnosa berupa PAKU secara medis).

setelah tau karena hal ghaib, maka dilakukan pembersihan secara ghaib oleh guru atau dianggap sesepuh oleh kami. (dan maaf.. ini memang tanpa sepeserpun yg dikeluarkan untuk biaya ritual pembersihan tsb)
namun ada resiko besar ketika pembersihan.. kami sekeluarga ikhlas jika alm bapak ane dipanggil oleh Tuhan, namun jika ternyata masih diberi kehidupan maka kami juga diharuskan bersyukur (intinya takdir kematian hanya Tuhan yg tau dan kami hanya berusaha yg terbaik)

setelah sang guru menyatakan telah bersih dan menunjukkan paku gede itu, kami semua merasa lega dan tetap ikhlas apapun yg terjadi dikemudian hari.

selang beberapa hari kemudian, alm bapak ane wafat.

hmm...maaf terlalu banyak cerita..trid ini jadi inget2 masa lalu kami yg kelam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dwikusumad dan 14 lainnya memberi reputasi
Part 3 nya sis ditunggu
menunggu jejak , sis kalo di izinkan upload sama foto paku nya ya emoticon-Maaf Agan
update dong sis
PART III Terungkap Pelaku Santet.


Dijawa tante M dan Suaminya bertempat tinggal di rumah kakek sy, yang jaraknya hanya berselang sekitar 250 meter dari rumah sy, karena memang masih satu RT. Kaget sy awal ketemu tante, badanya terlihat ringkih sekali, mukanya pun terlihat jauh lebih tua dari umurnya, mungkin karna efek terlalu kurus ya, pipinya cekung bagian bawah alis seperti lebih masuk kedalam, sangat berbeda ketika terakhir bertemu, dulu badanya berisi terlihat segar.

3 hari pertama di Jawa tdk ada kejadian aneh, kondisi tante masih sama seperti terakhir waktu di Sumatera, tante hanya berbaring di tempat tidur dan tdk bisa berbicara. pengobatan blm diputuskan karna mash menimbang beberapa opsi yg disarankan oleh keluarga, dan kondisi om pun waktu itu masih sakit karna kelelahan setelah perjalanan jauh. Dirumah kakek sekarang tidak pernah sepi, karena kami keluarganya selalu bergantian datang untuk berjaga jaga takut ada kejadian yang tidak diinginkan sedangkan kondisi dirumah itu selain om dan tante hanya ada kakek sy yg sudah tua, namun masih sehat.

Sore hari pada hari ke-3, setelah maghrib Bu lik menggedor pintu menyuruh ayah sy untuk segera ke rumah kakek. Menceritakan bahwa tante M kesurupan, dan sedang dijagal oleh om dan pak lik. Tanpa banyak persiapan ayah sy langsung menuju rumah kakek, karna khawatir sy dan ibu jg ikut untuk melihat keadaan tante.
Ayah sy memang bisa menenangkan org yg kesurupan dg membacakan beberapa ayat2 al-quran, namun ya hanya sebatas itu.
Sesampainya di rumah kakek, benar saja dr ruang depan sj sdh terdengar suara erangan laki-laki. sy bingung suara siapa tdk mirip suara pak lik apalagi suara kekek, sy sebenarnya takut untuk melihat ya, jd sy cuma mengintip dr balik pintu tengah. sy amati suara erangan itu adalah suara tante, lho tp suara laki2 lho itu,entahlah. Pkoknya karena trs berontak akhirnya ibu jg ikut memegangi kaki tante, jd posisinya saat itu tante dijagal 5 orang, ayah sy hanya memegangi kepala sambil membaca beberapa doa, alhamdulilah tdk berselang lama kondisi tante melemas, dan sdh bisa dibaringkan lagi ke tempat tidur.

Kami mash duduk2 dr rumah kakek, sampai sehabis isya, tante kembali dirasuki kali ini dia bisa berbicara bahasa sunda. ayah sy kembali menenangkan, alhamdulilah tante bisa tenang kembali.
sekitar pukul 9 malam sy dan ibu pulang, ayah berencana menginap dirumah kakek untuk menemani dan berjaga-jaga.
sy dan ibu tidur dikamar masing2, sebenarnya kami sama2 penakut, sekitar pukul 2 pagi semua hewan peliharaan berbunyi dan membuat kami terbangun, sangat riuh. dirumah memang ayah memelihara 2 kucing, dibelakang rumah ada kandang kambing, dan disamping kanan rumah ada beberapa kandang ayam. Sy pun pergi ke kamar ibu karena agak takut, kami berasumsi mungkin ada maling diluar, jd hewan2 diluar kaget dan berbunyi bersamaan, tp anehnya kalau ada maling diluar, kenapa kucing yg di dalam rumah ikut riuh suaranya. Kami berdua tdk berani keluar melihat suasana. suara hewan2 ini berlangsung cukup lama hampir 15 menitan.

Paginya setelah ayah pulang, ibu menceritakan kejadian semalam, dan ternyata diwaktu bersamaan tante jg kerasukan lagi. Ayah hanya berpesan kepada kami untuk tetap berdoa jika merasakan sesuatu yg ganjil. Dan jangan pernah meninggalkan sholat. Insyaalloh Alloh akan selalu melindungi.

Siang harinya, ayah dan om mendatangi salah satu tempat pengobatan di kel.kent*** yg masih satu kabupaten, hanya berbeda kecamatan saja. disini ada pak Rahmat yang mengobati, dan tidak mematok tarif pengobatan, hanya seikhlasnya saja, karna biaya pengobatan yg tidak membebani tempat ini sangat ramai, banyak pasien datang berobat dari daerah yg jauh. Setelah ayah dan om menemui pak Rahmat, beliau menyarankan pengobatan dilakukan malam hari diatas pukul 9, selain supaya di tempat pak Rahmat ini sdh sepi pasien, pengobatan juga bisa dilakukan dg lebih khidmat.

Kami berangkat 8.30 dari rumah, sy ikut karena takut ditinggal sendirian dirumah. sy melihat pengobatan dari jarak sekitar 8 m, kita msh dalam satu ruangan yg sama, tp karna memang tdk boleh melihat terlalu dekat. Hanya om saja yg diperbolehkan duduk di samping tante.
posisi tante dibaringkan,terlihat pak rahmat memegang ibu kaki, lalu perpindah ke perut,dada dan kepala. Lalu terlihat pak Rahmat membisikan sesuatu ke telingga tante dan tante lgsg seperti kejang kejang ringan beberapa menit, dan kembali lemas tidak sadarkan diri. Pak Rahmat lalu mengatakan keras bahwa dia akan membedah perut tante. Lalu dia pergi kebelakang untuk mengambil sesuatu.

sy sedikit berbincang dg ibu waktu itu, ini tante mau dioperasi bu? Pake pisau disini? lah gimana kalo berdarah-darah disini kan ga ada peralatan apa2. sy bener2 masih awam waktu itu,pikiran sy dibedah ya dioperasi yaa. cukup lama kami menunggu sekitar setengah jam pak Rahmat baru kembali dg membawa air putih segelas dan mangkok. *dalam hati kok yang dibawa cuma mangkok sama air.

proses pun dimulai, setelah dilakukan doa bersama, karena sy melihat dari jarak cukup jauh ya sy agak kurang jelas tp sepenglihatan sy pak Rahmat cuma mengepalkan tangan kanan diatas pusar, lalu entah menyedot atau meniup dg suara keras lama lama digenggaman tangan kanan pak Rahmat seperti terlihat paku-paku mencuat, lalu disapulah bekas td dengan tangan kirinya pak Rahmat.
pakunya mulai dikumpulkan di mangkok, dan pak Rahmat mengulang sampai beberapa kali.
jujur sy sendiri kaget ya, masih ada jaman sekarang santet pake paku2 begini, yg biasanya cuma liat di TV Indosiar film2 santet paku, ternyata ini beneran ada.

setelah proses pembedahan selesai, pak Rahmat mengajak om untuk berbicara empat mata diruangan lain. karena pembicaraanya agak sensitif dan rahasia jd tdk semua anggota keluarga boleh tau.
sy memberanikan diri mendekati mangkok yg penuh dg paku2. astagfirulloh sy cuma bisa menyebut nama alloh, ini benar2 diluar nalar pikiran, kenapa bisa paku2 ini ada didalam perut manusia. Setelah dihitung ada 214 paku, diantaranya banyak yg sudah keropos dan patah menjadi kecil kecil, ada juga yg terlihat seperti paku baru, dan ada 1 paku hitam paling besar diantara yg lain tp blm keropos hanya saja warnanya hitam. (sy tdk berani memposting foto paku, maupun proses pengobatan, karna kondisi tante sampai saat ini masih sakit, mohon dimaklumi).

Pukul 12 malam lewat kami baru sampai rumah kakek, diruang depan om berbincang dg ayah sy membahas hal rahasia yg td dibicarakan om dengan pak Rahmat. sy sedikit menguping, ternyata pak Rahmat membicarakan bahwa disana ditempat om dan tante dulu ada orang yg iri dg kesuksesan om, org itu berkedok membantu tp sebenarnya ingin menghancurkan keluarga om, dilihat dari jenis kiriman santetnya ini asli org sumatera katanya, karna dijawa kebanyakan dukun tdk akan memakai cara ini lagi katanya, tujuanya bukan untuk membunuh, hanya untuk menyiksa korbanya. Pak Rahmat menceritakan ciri2 orangnya, dan om saya langsung tau siapa pelaku santet ini.
Pak Rahmat menyuruh om untuk kembali berobat jangka seminggu, karen katanya santet yg ditanamkan itu paku raja dan ratu, sehingga setelah bertahun2 paku tersebut telah beranak pinak. Sedangkan pada pembedahan pertama baru ditemukan paku Ratu, paku Raja nya blm, memang sengaja blm diambil karena takut tubuh tante tidak kuat jika sekaligus.

Selama seminggu pasca pembedahan, kondisi tante semakin memburuk, selalu kerasukan setiap hari, tidak hanya tante yg merasakan efeknya, dirumah sy setiap malam selama seminggu, hewan2 peliharaan tdk pernah tenang, seperti ada yg mengganggu. kami kewalahan menjaga tante siang malam. Ketika om mendapatkan telepon dr anaknya yg disumatera, anaknya bercerita bahwa tetangganya bbrp hari yg lalu bertemu dg pak Bimo, dan pak Bimo sempat menanyakan dimana sekarang tante M kenapa sdh tidak pernah berobat lagi kerumah pak Bimo, tetangga nya menjawab jika sekarang tante M dan suaminya di jawa sedang berobat ke org pintar disana.

Sampailah waktu yg telah dijadwalkan untuk pembedahan ' kedua, kami berangkat ke rumah pak Rahmat, kami kesana malam hari seperti sebelumnya. Disana kami bercerita bahwa kami mendapatkan beberapa gangguan sejak pembedahan pertama. bahkan setiap hari tante kerasukan, lalu pak Rahmat juga menimpali bahwa dia disini pun ikut diganggu oleh si pelaku santet tsb.
tutur pak Rahmat "yg disana" itu tidak terima kalau tante M diobati disini, jd sebisa mungkin dia ingin membuat kondisi tante makin parah, dan menghalangi semua yg ingin membantunya disini. Tp kata pak Rahmat tdk apa2, yg penting masing2 dari kami tetap berdoa dan mendekatkan diri ke sang pencipta.

Pembedahan kedua ini didapatkan 54 paku lagi, salah satunya paku Raja telah berhasil diambil. Alhamdulilah. Pak Rahmat menyarankan untuk dilakukan pengajian setiap malam dirumah kakek selama sebulan atau lebih, untuk menghalangi hal-hal buruk, karena menurut pak Rahmat "yg disana" tidak akan tinggal diam, pasti akan semakin gencar mengirimkan hal2 negatif lagi. kamipun menuruti saran pak Rahmat. Namun tidak ada yg berubah, wlwpun kami melakukan pengajian setiap malam, tetap saja tante kesurupan, dilain waktu jika kondisi tante normal, kesehatanya pun sama seperti sebelumnya hanya bisa berbaring dan blm bisa berbicara. Akhirnya om mencari opsi pengobatan lainya.


Spoiler PART IV "Pengobatan di Pantai Selatan"
Om mendapatkan saran dari temanya untuk melakukan pengobatan dg salah satu dukun, pengobatan dilakukan di pinggir pantai, dengan memakai beberapa sesajen. (ayah sy tidak menyetujui dilakukan pengobatan ini, karena menganggap ini tdk sesuai syariat) tp om tetap melakukanya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
putriandinn dan 11 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sinsin2806
Lihat 1 balasan
Lanjut gan
lanjut... ane pantengi...
izin berkemah ya gan... >°<
Quote:


Monggo gan
santetnya parah yag
waduh serem juga gan, merinding jadinya
smoga kita semua dihindarkan dari kejadian spt tante gansis. Dan tante gansis diberi kesembuhan
Lihat 1 balasan
Halaman 3 dari 24


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di