alexa-tracking
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d11ef0caf7e9371d628b665/bos-aneh-dan-nyebelin

Bos Aneh dan Nyebelin

Tampilkan isi Thread
Halaman 11 dari 13
Quote:


Kirain mau numpang minum cendol emoticon-Cendol Gan
Quote:

Hi cewek... emoticon-Malu

Kenalan dong, aku manis lhoo. emoticon-Kangen
profile-picture
IztaLorie memberi reputasi
Quote:


Jiah yang ini malah jualan gula emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Apa kabarnya? Itu thread kenapa pada dihapus? Daku belum baca tahu-tahu hilang
Quote:

Alhamdulillah baik-baik aja kok. Keuangan baik, kerjaan baik, bahkan jadwal menstruasi juga baik-baik aja, nggak ada hambatan sama sekali. emoticon-Thinking

Quote:


Dicabut dari peredaran ah, malu terlalu pulgar teuing. emoticon-Peace
profile-picture
profile-picture
IztaLorie dan jiyanq memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post doctorkelinci
Gan doctorkelinci, sayang banget tritnya baru mulai seru malah menghilang. Kalo ngomong 'pulgar' kayaknya masih banyak yg lebih dari trit agan deh.
profile-picture
IztaLorie memberi reputasi
Quote:


Quote:


Aku baru baca part 1 lho malah udah hilang 😂😂😂
Padahal gayamu menulis kan bagus
Quote:


Wkwk segerrr
profile-picture
IztaLorie memberi reputasi
Quote:
Akutu mau lepas dari image penulis stensilan tau yanq, mangkanya sengaja dihapus. emoticon-Malu

Bohong deng, gampang kok tinggal request Undelete ke Moderator aja, otomatis Threadnya balik lagi. emoticon-Ngakak

Quote:
Ah mentor mah suka merendah gitu deh. emoticon-cih

Eike tau kamu novelist terkenal cuma nyamar aja main di Kaskus. IYA KAAAN! Bos Aneh dan Nyebelin
profile-picture
IztaLorie memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Ini pasti ngomongin diri sendiri kan? Pasti kamu yang novelist terkenal yang menyamar, hayo ngaku 😂😂
profile-picture
doctorkelinci memberi reputasi
Balasan post doctorkelinci
Quote:


Seperti ane bilang,gan,masih banyak yg lebih vulgar dr trit agan. Reader juga bisa menilai kok yg mana stensilan dan mana yg bukan. Kalo trit agan banyak bicara soal hubungan kyk gitu ya gak aneh kan sedang cerita soal perkimpoian. Itu menurut ane lho ya..Pisemoticon-Menang
profile-picture
profile-picture
IztaLorie dan doctorkelinci memberi reputasi
Tumben,belum up date....
Wah,bad weekend nih..emoticon-Sorry
profile-picture
IztaLorie memberi reputasi
Quote:


So sorry. Beberapa hari kemarin hari yang berat. Begitu banyak duka. Jadi nggak ada mood nulis.
profile-picture
jiyanq memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post IztaLorie
He he he..jangan d anggap serius komen ane,sis. Tapi emang tritnya ngangenin banget sih..Santai aja...emoticon-Toast
profile-picture
IztaLorie memberi reputasi
Quote:


Makasih banget malah kalau ditagih, jadi tahu kalau ada yang nungguin. Kalau nggak ada yang komentar kan mikirnya ga ada yang nungguin ceritanya.
Mood booster namanya emoticon-Malu
profile-picture
jiyanq memberi reputasi

Bos Aneh Dan Nyebelin

Bukan Kencan

Part Sebelumnya

Bos Aneh dan Nyebelin
Sumber : pixabay.com


Lori ingatkan sekali lagi ya kalau ini bukan kisah nyata jadi jangan baper 😊

Jangan lupa share link jika kamu merasa cerita ini layak untuk diketahui orang lain.
Terima kasih emoticon-Kiss

...

Isti memutar bola mata melihat kelakuan aneh si Bos. Tiap kali dia satu langkah mendekat, eh Wito juga menjauh satu langkah.

Mereka memang jalan bersebelahan tetapi seperti orang yang bermusuhan saja. Pada akhirnya cewek itu hanya membiarkan kelakuan sang Bos sambil berharap kalau cowok itu tidak lagi jaim ketika berhadapan dengan mesin-mesin game.

Isti melayangkan pandang ke bawah, kembali menghela napas. "Nggak punya celana jeans apa, Bos? Masa pakai celana kain."

"Punya, di rumah."

"Mumpung di sini gimana kalau habis main kutemani beli celana jeans. Dari pada wacana mulu." Isti melompat ke samping dengan tiba-tiba membuat Wito mencondongkan badan menjauh.

"Boleh juga."

"Kali ini nggak ada beli buat ponakan atau adik dan juga kakak. Beli sendiri buat njenengan."

Wito menaikkan alis, cewek satu ini memang ahli memerintah. Seharusnya dia yang jadi atasan, bukan Wito.

Isti berteriak kegirangan seperti kesetanan karena melihat mesin game. Dia menggoyang-goyangkan kartu Timezone tepat di depan Wito. Namun cowok itu hanya memandang tanpa ekspresi.

Cewek itu mundur dengan melompat kecil-kecil. Wito memasang senyum seperti biasanya karena menghadapi tingkah Isti.

Beberapa kali Isti berteriak kecewa karena gagal memasukkan bola basket ke ring. Wito hanya mengawasi tanpa ikut bereaksi.

Cewek itu sekarang sepenuhnya menghadap Wito. Seharusnya dia sudah menyangka bakal seperti ini jadinya. Bukannya ikut bermain dan bersenang-senang, cowok itu malah berdiri mengawasi.

"Jangan coba-coba mengajariku karena aku nggak percaya njenengan bisa main basket." Isti mengatakan itu untuk menutupi rasa gugup yang tiba-tiba menyusup karena seringai Wito. Rasa yang muncul seperti waktu seringai pertama kali dilihat di bioskop.

"Kita tanding." Wito menyambar kartu yang dipegang Isti.

Isti tersenyum lebar. "Siapa takut."

Mereka menikmati permainan ini, sesekali saling ejek dan menggoda ketika bola meleset dari target.

Isti merasakan bahu dicolek dari belakang, serta merta langsung putar badan dan memasang wajah sangar.

"Eh, Mas Reno. Sama siapa?" Raut wajah Isti melembut ketika menyadari siapa orang tersebut.

"Sendirian. Sengaja menyusul, takut kalau-kalau kamu bosan main sama Wito." Reno melirik Wito yang bergerak cepat, menyusup di antara Isti dan dirinya.

Alis Wito naik ketika memandang teman dekatnya itu. Akankah dia ditusuk untuk kedua kalinya oleh teman-teman yang sudah seperti saudara.

Reno mendorong bahu Wito hingga cowok itu menyingkir dari jalannya. Namun dia malah merasakan berat tubuhnya berpindah ke sisi kiri, terhuyung karena ada yang menariknya dengan keras.

"Hey, aku nggak tahu siapa kamu tapi jangan harap bisa mengganggu kencan mereka." Esy sudah berkacak pinggang di depan Reno.

Reno mengernyit tak suka pada cewek manis yang ada di hadapannya. Kenapa ikut campur dengan hidupnya.

"Tenang, Sayang." Reno melirik cowok jangkung yang mengelus pundak cewek itu.

Sementara Esy dan Reno melanjutkan perdebatan, Isti menarik lengan baju Wito agar cowok itu mengikutinya mundur pelan-pelan.

Isti balik badan, tetapi kerah bajunya sudah ditarik hingga pergerakannya tertahan. Dia mengumpat perlahan lalu memasang senyum paling manis.

"Tidak semudah itu untuk melarikan diri dari kami," ujar Dafam.

Esy menoleh dan mendapati cengiran lebar dari sahabatnya itu. Isti melepaskan pegangan pada lengan baju Wito lalu menghambur, melingkarkan kedua tangan ke lengan Esy.

"Aku nggak melarikan diri kok. Cuma memberi ruang aja."

"Ayo kita makan siang bersama. Kita berlima," ajak Dafam. Dia mengulurkan tangan hendak menyentuh punggung Wito, tapi Isti dengan sigap menarik lengan cowok itu hingga berada jauh dari jangkauan Dafam.

"Sama dia juga?" Esy menunjuk Reno dengan tidak suka.

Dafam mengangguk mantap. Esy mendekatinya dan bergelanyut manja.

"Kita berempat saja ya. Nggak usah tambah yang lain," rayunya.

"Aku setuju kok. Kita makan di mana," sahut Reno sambil menampilkan muka polos bayi tak berdosa.

Mereka berempat akhirnya memutuskan makan di warung sambal dekat dengan Mall Artos.

Dafam menarik kursi yang berada di samping Reno. Esy buru-buru duduk di sana.

"Yang, kok malah kamu yang duduk di situ. Bukannya kamu nggak suka sama dia?" Dafam menunjuk menggunakan dagu.

"Aku nggak mau duduk sendiri di tengah. Kamu tarik kursi yang dibelakang itu dan taruh di sini." Esy menunjuk ke bagian kosong tanpa kursi.

"Kalau begitu aku duduk di sebelah sana saja. Dekat dengan cowok-cowok jadi kami bisa ngobrol santai tentang cowok, tidak mengganggu kalian berdua." Dafam menunjuk sisi kosong yang ada di seberangnya.

Isti dan Esy teriak secara bersamaan, melarang cowok itu untuk pindah tempat. Isti bahkan menarikkan kursi dan Esy menarik Dafam hingga cowok itu terduduk.

Alis Reno terangkat melihat betapa paniknya kedua cewek itu menanggapi sikap ramah Dafam. Ketika Dafam pamit ke kamar kecil, dia mencondongkan badan.

Bibirnya berada begitu dekat dengan telinga Esy. Dia tidak peduli kalau bakal digampar oleh cewek itu karena bersikap tidak sopan.

"Cowokmu gay ya?" bisiknya kemudian.

...



Daftar Indeks bisa klik di sini.


*) njenengan = kamu
profile-picture
jiyanq memberi reputasi
Diubah oleh IztaLorie
Lihat 1 balasan
salut ama TS.. konsistent ampe tamat ya. srmangat
profile-picture
IztaLorie memberi reputasi
Quote:


Ya, ampun aku terkejut. Baru juga update eh udah dikunjungi sama cowok cakep emoticon-Malu
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
Quote:


Wkwkwkwk subscriber thread ini ane wkwkwk
profile-picture
IztaLorie memberi reputasi
Quote:


Owalah, tapi gercep bener. Baru dirapi-rapiin udah ada tamu datang.
profile-picture
agungdar2494 memberi reputasi
Balasan post IztaLorie
Ts nya pancen oye,weekend bukannya buat me time malah up date..emoticon-Toast
profile-picture
IztaLorie memberi reputasi
Halaman 11 dari 13


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di