alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jasa BJ Habibie Untuk Dunia Aviasi Indonesia
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d79a14265b24d6a643d92d9/jasa-bj-habibie-untuk-dunia-aviasi-indonesia

Jasa BJ Habibie Untuk Dunia Aviasi Indonesia

Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 4
Quote:


Lah emang dasarnya gitu cara ngomongnya.
Quote:


beliau technokrat sejati bukan politikus
Quote:


Yeah tapi isi otaknya penuh strategi. Eh mpir dilapkku donk kli aja nemu siput di situ emoticon-Ngakak
Quote:


teknokrat sejati berdaya imajinasi tinggi tapi terukur berdasarkan ilmu pasti, jika iya dikatakan iya jika tidak dikatakan tidak, straight to the point
Quote:


Quote:


Bagaimanapun, asing tetap ingin menguasai indonesia
Quote:


siput apa maksudnya?
antara pemikiran (strategi) teknokrat dengan pemikiran (strategi) politikus beda jauh
dasar ilmunya saja sudah beda
profile-picture
rykenpb memberi reputasi
sayang beliau gak sempet liat R80 mengudara nanti emoticon-Mewek
Jasa BJ Habibie Untuk Dunia Aviasi Indonesia
Quote:


Siput2an haha. Yeah. Intinya tetap berstrategi. Jika tak digunakan strategi tentu beliau gak keluarin peraturan2.
Balasan post bon123456789
Quote:


Pengen nangis gua liat gambar ini....

emoticon-Sorry
Panutanku ini ... dari SMP, sejak aku tahu beliau punya julukan Mr. krack, semoga amal baiknya membawa ke surga emoticon-Turut Berduka
Diubah oleh tsuway.c001
di thread mencantumkan:
".. Sayang seribu sayang, saat krisis moneter melanda Tanah Air sekitar tahun 1998, IPTN terpaksa ditutup, meski kini sudah bangkit dengan nama PTDI. Hal itu terjadi karena saat itu International Monetary Fund (IMF) menolak untuk memberi bantuan kepada pengembangan pesawat. "
----------------------

maka tanpa mengurangi rasa hormat terhadap beliau, ane menyimpulkan kemungkinan di dalam tubuh pt iptn disaat itu terjadi kesalahan pengelolaan manajemen diluar kekuasaan beliau sebagai teknokrat, unsur politis dan kepentingan penguasa saat itu sangat kental di tubuh pt iptn, alasannya:
jika dasar pt iptn ditutup karena alasan krisis moneter berarti selama itu pt iptn hanya bertindak sebagai perakit pesawat terbang dengan mendatangkan komponen (suku cadang) dari luar negeri bukan pure seluruh atau 75% buatan lokal hal itu menyebabkan lonjakan biaya perakitan pesawat akibat adanya nilai tukar rupiah yang anjlok besar terhadap dolar amerika, karena jika seandainya benar pt iptn memproduksi total seluruh komponen pesawat terbang buatan dalam negeri maka sebenarnya kondisi krisis moneter adalah kesempatan bagi pt iptn untuk bisa merebut pasar dari pesaing dengan penawaran harga yang jauh lebih murah dari pesaing asal eropa dan amerika, di krisis moneter telah dibuktikan bahwa perusahaan yang bertahan adalah perusahaan lokal yang memproduksi barang menggunakan bahan lokal dengan tujuan ekspor
Diubah oleh barulangit
Quote:


Ya iya sih gan...tapi coba deh perhatikan kalo beliau wawancara ( penilaian saya sih ) mimik wajah + gerakan tangan seolah olah seperti semua ide idenya mau disampaikan saat itu juga dan detik itu juga ibarat nggak bisa nanti nanti barang 2 ato 3 menit lagi
pesawat ber turboprop menurut ane keren kyk airbus a400m sama antonov an22
Quote:


Iya juga yah. Klo diingt2
Sayang sekali ya kala itu Indonesia juga terkena imbas dari krisis moneter. Coba N-250 bisa berlanjut kala itu, dengan dukungan Pak Habibie paling tidak Indonesia bisa menghasilka pesawat berkualitas. Semoga proyek R80 bisa terus berlanjut dan menjadi kenangan untuk kecerdasan dan jasa Pak Habibie emoticon-Nyepi
Quote:


Maaf seingat saya baik industri otomotif maupun dirgantara tidak ada yg pure 100% diproduksi sendiri...engine, avionik, landing gear ada produsen sendiri ( hal yg wajar dan umum dihampir semua industri ) justru hal yg sangat riskan ( butuh berapa ratus unit buat bisa nutup ongkos R&D...ntar bisa BEP nggak dll ) bila produksi sendiri tapi tetep juga riskan kalo dollar ambruk kalo gantungkan pemasok mancanegara...dan setau saya beliau menekuninya dlm bidang rancang bangun struktur pesawat bukan dlm rancang bangun engine avionik landing gear ( beliaupun pasti faham urusan non rancang bangun ntar produsen lain sebagai suplier )...ya kesimpulannya krismon tetep pengaruh ke kinersia perusahaan
profile-picture
profile-picture
Titikhitam198 dan rarebali memberi reputasi
Quote:


betul memang tidak mungkin 100% komponen bisa diprodukai dalam negeri, tapi bisa diminimalisir sebagian besar komponen buatan luar negeri dengan buatan lokal dalam negeri hingga 75% atau lebih jika saja sebelumnya sudah dipikirkan mengenai manufakturnya dengan matang mulai dari hulu ke hilirnya sehingga terbentuk rantai industri dalam negeri yang mendukung industri penerbangan
Quote:


Yup betul bro...diawal gantiin alm soeharto beliau sudah bilang kalo cuma selesaikan periode waktu yg tersisa + nyiapin pemilu demokratis...klo di UUD 45 ada kalimat " menghantarkan ke pintu gerbang bagi seluruh rakyat indonesia " ( Alm soekarno hatta sebagai bapak proklamator )...nah beliau meski tidak tertulis tapi bisa dibilang " menghantarkan seluruh rakyat indonesia kepintu demokrasi "...bisalah disebut sebagai bapak demokrasi...ya karena dari beliau yg berani membuat maupun merevisi aturan aturan yg selama itu dikekang...multipartai, kebebasan organisasi, kebebasan sampaikan pendapat, pembatasan lama waktu presiden menjabat dll...siapa berani coba canangkan kek gitu ditengah antek antek orba yg masih kuat
Pesawat2 yg digembar-gemborkan bikinan indon itu suku cadangnya dari luar semua. Indon cuma ngerakit. Itupun jadinya ga beres. Ingat dulu mau dituker ama beras ketan ke Thailand dan setelah beberapa saat Thailand menolak krn pesawat made in indon banyak masalah.
profile-picture
profile-picture
eggnostick dan herocin memberi reputasi
Halaman 3 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di