alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Ekonomi Tiongkok Tetap Naik ,Tak Tergerus Perang Dagang
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d79a6e710d2951d9061a54e/ekonomi-tiongkok-tetap-naik-tak-tergerus-perang-dagang

Ekonomi Tiongkok Tetap Naik ,Tak Tergerus Perang Dagang

: Ekspor Tiongkok mengalami kenaikan 2,6 persen pada Agustus 2019, begitu juga dengan impor yang turun 2,6 persen. Banyak media barat mengasumsikan data tersebut sebagai tanda melemahnya ekonomi negeri Tirai Bambu akibat perang dagang.
 
 
Editorial Global Times, seperti dilansir Medcom.id, Rabu, 11 September 2019, menjelaskan bagaimana ekonomi yang dipimpin Xi Jinping itu sebenarnya terus bertumbuh.

"Meskipun data ekonomi menurun, ekonomi Tiongkok pada kenyataannya tangguh," tulis laporan yang dipublikasikan pada 9 September 2019 itu. Perang dagang yang diluncurkan Amerika Serikat (AS) tidak mencegah Tiongkok untuk maju.
 
Memang, ekonomi dan perdagangan global menghadapi penurunan, dan Tiongkok berada di garis depan perang dagang. Imbasnya, Tiongkok memiliki perdagangan luar negeri yang tidak stabil. Namun, sebenarnya ini tidak mencerminkan fundamental ekonomi Tiongkok.
 
Faktanya, menurut laporan tersebut, ekonomi Tiongkok sedang mengalami penyesuaian struktural yang besar, beralih dari fokus investasi menjadi inovasi, dan mengarahkan perdagangan luar negeri untuk menjual barang konsumsi.
 
Keberhasilan Tiongkok untuk stabil tercermin dari total perdagangan luar negeri dalam delapan bulan pertama, mengalami kenaikan sebesar 3,6 persen, menurut data yang dirilis Badan Umum Kepabeanan (GAC).
 
Meskipun perang dagang telah menyebabkan kekacauan jangka pendek di rantai pasar Tiongkok dan dunia, perdagangan luar negeri Tiongkok telah meningkat dalam banyak hal, terutama di negara-negara di sepanjang rute jalur sutera, yang digagas melalui program Belt and Road Initiative (BRI).
 
Selain itu, perang dagang malahan merangsang penyesuaian aturan struktural di negara tersebut.
 
Tiongkok terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dan mempercepat inovasi. Dukungan kebijakan untuk konsumsi dalam negeri dan keinginan untuk mengonsumsi semakin kuat. Semua ini memberikan dorongan bagi ekonomi Tiongkok, yang belum terpengaruh secara negatif oleh perang dagang.
 
Meningkatkan kehidupan masyarakat telah menjadi poros yang semakin nyata untuk semua kegiatan ekonomi Tiongkok. Negara ini justru menjadi produktif di sektor pendidikan, perawatan medis, perlindungan lingkungan, pariwisata, dan transportasi.
 
Dengan kata lain, perang dagang sama sekali tidak mengganggu permintaan masyarakat Tiongkok, dan justru mendorong mereka untuk kehidupan yang lebih baik dan berkembang.
 
Sebaliknya, ekonomi AS jauh lebih monoton. Kekuatan pendorongnya yang paling menonjol adalah inovasi teknologi, tetapi tidak selalu tumbuh baik dan pengaruhnya terhadap ekonomi maih terbatas. Ketika inovasi mandek, maka kekuatan ekonominya juga akan melemah.
Keuangan adalah pilar ekonomi AS, dengan pasar saham sebagai pusatnya. Orang Amerika sensitif terhadap perubahan data, dan menjadi bom waktu yang bisa meledak kapanpun.
 
Terlepas dari bagaimana perang dagang berjalan, ekonomi Tiongkok mencerminkan bagaimana negara tersebut mampu menyelesaikan masalahnya, terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang sesuai dengan peningkatan standar kehidupan di Tiongkok.
 
Ekonomi Tiongkok tumbuh seperti seorang pemuda yang menunjukkan potensi besar untuk tujuan yang jelas. Beberapa elit AS menghibur diri dengan mengklaim bahwa data ekonomi Tiongkok adalah hasil dari perang dagang.
 
"Ini adalah mentalitas picik dan menipu diri sendiri. Nyatanya, kita tidak bisa melihat penyesuaian nyata di AS. Perang dagang mencerminkan kecemasan dan kekecewaan negara itu," tulis editorial tersebut.  

https://www.medcom.id/ekonomi/global...perang-dagang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kakek.Sugiono69 dan 4 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
profile-picture
Huawei.EMUI memberi reputasi
Diubah oleh .drunkard
profile-picture
profile-picture
Huawei.EMUI dan ushirota memberi reputasi
Ternyata xijinping jauh lebih unggul daripada indon yaemoticon-Ngakak
salut pada Tiongkok membuat nama Asia jadi hebat di dunia ini
dominasi bule barat perlahan-lahan memudar
Asia semakin berjaya
emoticon-Selamat
profile-picture
PANDEM memberi reputasi
amerika salah cari lawan
Tiongkok kok dilawan
bule american idiot trump pasti sewot

emoticon-Najis cuma bajingan anak asia idiot saja yg mau memuja mendukung bule amerika
yaelah....

ekonomi china mau gimana jg tetap naik...
Cm dulu bisa tumbuh 13%, skrg cm dikisaran 6%.

Ekonomi indo jg tetap tumbuh, walau kisarannya 5%.

Ekonomi amerika jelas stagnan, buat negara maju, pertumbuhan 2-3% udah bagus banget...
trump lg cari cara lain buat jegal tiongkok emoticon-Ngakak
emoticon-Bingung

Trus apa hubungannya dgn Indonesia Buat saya yg penting itu. Pengaruhnya bgmn dgn Indonesia? Apa yg bisa kita pelajari dr perang dagang ini untuk memajukan Indonesia? Dst.

Kalau cm isinya Tiongkok hebat atau nggak, ga urusan buat saya. Siapa yg menang antara Cina vs US, itu ga penting buat saya.

Yg penting itu Indonesia bgmn.

Lucu juga baca komen2 orang yg bangga2in Cina.

Ente orang Indonesia, atau orang Cina sih?
Diubah oleh lonelylontong
Lihat 4 balasan
Balasan post lonelylontong
Efeknya ke indonesia perekonomian lesu gan
Bu Sri mulyani aja uda bilang siap2 untuk pelemahan ekonomi yg diprediksi sampe 2020 besok

Pak Jokowi juga uda mulai wanti2, minta semua mentri kerja lebih keras supaya ga kena resesi kayak turki argentina dkk
Balasan post lonelylontong
@Wadijaya Kalau gitu mestinya kita prihatin dengan kondisi ini ya?
Balasan post lonelylontong
Quote:


gak usah lu bacain komennya krn yg komen kloningan dia semua...
TS nya cina GILA tukang berak sembarangan emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
samradler dan lonelylontong memberi reputasi
Balasan post Wadijaya
Quote:


Economy Indonesia tidak terlalu ada kaitannya dengan trade war USA-China.. Comodity Indonesia sudah lesu sejak 2013, permintaan dari China terus menurun drastis.. Paling akibat trade war, project OBOR Xi Jinping tidak bisa lagi dilakukan di Indonesia karena terkait cash money...

emoticon-Angkat Beer


Ekonomi Tiongkok Tetap Naik ,Tak Tergerus Perang Dagang


emoticon-Ngacir
profile-picture
samradler memberi reputasi
Diubah oleh dishfire
Kurang terang mata jadi sakit baca nya


Quote:

Segala cara dihalalkan?
profile-picture
rebelx memberi reputasi
Dia yang punya harga sekarang gans, dari jaman ane kecil sampai sekarang punya anak kecil barang apa yang gak coba dipasarkan? mulai dari mobil motor sampai pensil juga made in china. Sekarang waktu panennya kayanya
emoticon-2 Jempol
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di