alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA
4.2 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5795ad82d4955fba3b9705/boleh-percaya-boleh-tidak-cerita-kehidupan-nyata

boleh (PERCAYA) boleh (TIDAK) Cerita Kehidupan NYATA

Tampilkan isi Thread
Halaman 8 dari 9
Percaya .gak .percaya . Gak. Percaya . Gak.

gak percaya ah ftv banget emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
baca dah
emoticon-Traveller injin nenda dulu sambil baca2 santuy sisGan
AJARAN KEDUAPULUH LIMA

Wahai orang-orang yang miskin harta benda, mereka yang dijauhkan dari dunia dan wahai orang-orang yang tidak terkenal, yang lapar dan dahaga, yang tidak berpakaian, yang remuk hatinya, yang berkelana dari satu mesjid ke mesjid lainnya dan tempat-tempat sunyi, yang dibenci oleh orang-orang lain dan yang jauh dari cita-citanya, janganlah kamu menyangka bahwa Allah telah menjadikan kamu miskin papa, mencabut dunia dari kamu, memurkai kamu, memusuhi kamu dan menghinakankamu, padahal saudara-saudara kamu dilebihkan oleh Allah dengan kesenangan dan kekayaan dunia ini. Janganlah kamu mengira bahwa Tuhan itu menganiaya kamu. Sebab, kamu, keluargamu dan sudara-saudaramu adalah orang-orang Islam dan beriman juga serta keturunanmu dan keturunannya adalah keturunan Adam dan Hawa pula.

Allah menjadikan kamu seperti itu, karena kamu adalah orang yang suci dan rahmat Allah yang berupa kesabaran, tawakal, keridhaan, keimanan dan ilmu senantiasa meliputimu dengan tiada henti-hentinya. Cahaya Iman dan Tauhid akan menyelimuti hati kamu. Sehingga timbullah pokok-pokok keimanan di dalam dirimu dengan suburnya dan penuh dengan buah-buah yang ranum serta lezat dengan cita rasanya. Pokok keimanan itu semakin bertambah besar dan tinggi serta daunnya rindang tanpa diberi pupuk lagi. Apa yang telah ditentukan untuk kamu, pasti akan kamu terima, baik kamu sukai maupun tidak. Oleh karena itu, janganlah kamu tamak dan terburu nafsu dan jangan pula kamu merasa sedih lantaran kamu tidak mendapati apa yang telah didapati oleh orang lain.

Apa yang tidak kamu miliki itu mempunyai dua kemungkinan; pertama, ia adalah milik kamu, maupun kedua, ia adalah milik orang lain. Apa yang telah ditetapkan untuk kamu, pasti akan datang kepada kamu dan kamu akan dibawa untuk mendapatkannya dengan segera. Dan apa yang bukan milikmu, akan dijauhkan dari kamu, kamu akan dijauhkan darinya dan kamu pasti tidak akan mendapatinya. Oleh karena itu, berpuas hatilah kamu dengan apa yang ada pada kamu, patuhlah kepada Allah dan janganlah kamu melihat selain Allah.

Firman Allah, “Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada sebagian dari mereka sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.”

Oleh karena itu, Allah tidak menyukai kamu menjadi tamak dan menginginkan kepunyaan orang lain. Tapi, hendaknya kamu berpuas hati dan rela dengan apa yang telah ada pada kamu, dan hendaklah kamu berserah diri kepada Allah. Apa yang tidak kamu punyai itu adalah ujian bagi orang lain yang mempunyai. Apa yang kamu punyai itu adalah lebih baik dan lebih bersih daripada apa yang tidak kamu punyai. Jadikanlah ini sebagai jalan hidupmu dan perilakumu, agar kamu selamat dan diberi kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Firman Allah, “Tidak ada seorangpun yang mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam ni’mat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”

Oleh karena itu, tidak usah kamu melebihi lima cara penyembahan dan mengelakkan segala dosa yang disebutkan itu serta tidak ada yang lebih besar, lebih mulia, lebih disukai dan lebih diridhai oleh Allah daripada apa yang telah kami sebutkan itu. Semoga Allah memberikan daya dan upaya kepada kita semua untuk melakukan apa yang disukai dan diridhai-Nya dengan karunia-Nya juga.
======================

Sahl bin Sa'ad As-Sa'idi berkata: "Rasulu'llah s.a.w. bersabda: "Barangsiapa menjamin bagiku, apa yang diantara dua tulang rahangnya (lidah) dan Yang diantara dua kakinya (kemaluan), niscaya akan aku jamin baginya sorga". Dirawikan A]-Bukhari dari Sahl bin Sa'ad.

====================
====================

Anggota badan yang paling durhaka kepada manusia, ialah: lidah. Karena ia tiada payah pada melepaskannya. Dan tiada perbelanjaan pada menggerak-gerakkannya. Dan manusia itu mempermudah-mudahkan pada penjagaan dari segala bahaya dan mala-petakanya dan pada berhati-hati dari segala pancingan dan buruannya.

====================
==================

Lidah itu medan luas. Tidak punya tempat tertolak. Dan tidak punya jalan yang berkesudahan dan berbatas. la punya lapangan luas pada kebajikan juga punya ekor yang dpt ditarik pada kejahatan. siapa melepas manisnya lidah dan menyiakannya terlepas ikatan, niscaya setan berjalan dengan dia dalam setiap lapangan. Dan menghalaunya ke tepi jurang yang menjatuhkan, sampai pada kebinasaan. Dan manusia itu, tidak jatuh dalam api neraka, atas hidungnya.

===================
====================

Tidaklah orang yang takut itu orang yang menangis dan menyapu dua matanya. Akan tetapi, orang yang meninggalkan apa yang ia takutkan, bahwa ia akan disiksa dengan perbuatan itu. Abdul-Qasim AI-Hakim berkata: "Siapa yang takut akan sesuatu, nescaya ia lari daripadanya. Dan siapa yang takut akan Allah, nescaya ia lari kepada Allah".

====================
Jika cuma melalui pemahaman akal saja, manusia tidak mungkin bisa memanen buah dari Rahasia-Rahasia Allah. Tubuh manusia tidak dapat mencangkup realitas makna mengenai Allah swt. Tubuh manusia mustahil mencapai Kerajaan Yang tersembunyi dari Yang Maha rahasianya rahasia.
====================

Nabi saw bersabda: Sesungguhnya Alloh Ta’ala memiliki seratus rahmat, satu rahmat diturunkan ke bumi dibagi antara jin dan manusia dan burung-burung dan binatang dan serangga. Maka dengan satu rahmat itu mereka mendapatkan rizki, dan dengannya mereka sayang menyayangi. Dan satu rahmat yang dengannya Alloh mengasihi satu hamba-Nya kelak di hari kiyamat.

===================
==================

Berkata Sahl At-Tusturi ra. : "Diantara ma'siat yang terbesar, ialah tak tahu dia bodoh diri, memandang kepada orang awwam dan mendengar perkataan orang lalai. Tiap-tiap orang 'alim yang telah berkecimpung dalam urusan duniawi, maka tidak wajar lagi perkataannya didengar. Tetapi hendaklah dicurigai dari tiap-tiap perkataan yang diucapkannya. Karena tiap-tiap manusia itu berkecimpung pada apa yang disukainya dan menolak apa yang tidak bersesuaian dengan yang disukainya". Karena itu, berfirman Allah Ta'ala : Artinya : "Dan janganlah engkau turut orang yang Kami lalaikan hatinya dari mengingati Kami dan diturutinya keinginan nafsunya dan pekerjaannya biasanya di luar batas ". (S. Al-Kahf, ayat 28)

===================
Kyai nur ya?
profile-picture
bototok memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post kotak47
Quote:

Ini santri
=====================

Di antara jenis riya’ ialah sebagi berikut : Riya Yang Berkaitan dengan Badan : Misal dengan menampakkan kekurusan dan wajah pucat, agar penampakan ini, orang yang melihat menilainya memiliki kesungguhan dan dominannya rasa takut terhadap akhirat. Dan yang mendekati penampilan seperti ini ialah dengan merendahkan suara, menjadikan dua matanya menjadi cekung, menampakkan keloyoan badan, untuk menunjukan bahwa ia rajin berpuasa.

=======================
=====================

Riya dari sisi Pakaian : Misal, membiarkan bekas sujud pada wajah, mengenakan pakaian jenis tertentu yang biasa dikenakan oleh sekelompok orang yang masyarakat menilai mereka sebagai ulama, maka dia mengenakan pakaian itu agar dikatakan sebagai orang alim.
Riya dengan Perkataan : Umumnya, riya’ seperti ini dilakukan oleh orang yang menjalankan agama.Yaitu dengan memberi nasihat, memberi peringatan, menghafalkan hadits-hadits dan riwayat-riwayat, dengan tujuan untuk berdiskusi.

========================
======================

Nabi Muhammad saw bersabda, “Hindarilah oleh kalian perbuatan ghibah . Karena ghibah lebih besar dosanya daripada zina. Seseorang terkadang berzina kemudian bertaubat kepada Allah ta’ala dan diterima taubatnya oleh Allah. Sedang orang yang berbuat ghibah, dia tidak akan diampuni sampai orang yang dia ghibahi memaafkannya”. [ Ihya Ulumiddin, Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali, jilid 4, hal 411 ]

========================
=======================

Rasulullah saw pernah bertanya kepada para sahabatnya, “Apakah kalian tahu apa ghibah itu? ”. Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasulnya lebih tahu”. Lalu dijelaskan oleh nabi, “Ghibah adalah menyebut sesuatu yang ada pada saudaramu, yang bisa membuat ia tidak suka”, sahabat bertanya, “Bagaimana kalau yang aku sebut memang ada benar dalam saudaraku?”. Nabi menjawab, “Kalau benar ada, berarti kau telah menggunjingnya. Kalau tidak ada benarnya maka kau telah memfitnahnya.

==========================
=========================

“Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah orang seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang” [QS. Al Hujurat: 12 ].

===========================
============================

Fudhail bin Iyadh berkata. ‘Amal yang dikerjakan kerana manusia adalah syirik, meninggalkan amal kerana manusia adalah riak, sedangkan ikhlas adalah jika engkau bebas daripada keduanya’.

============================
=========================

Manakala hati telah condong kepada membenarkan sesuatu dan yang demikian itu telah keras atas hati dan menguasainya. Sehingga sesuatu itu menjadi yang menetapkan dan yang menentukan pada hati dengan pembolehan dan pelarangan. Maka dinamakanlah yang demikian itu "yaqin". Dan tak syak lagi,

=============================
Halaman 8 dari 9


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di