alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Militer dan Kepolisian /
Diskusi Seputar Intelijen - Part 1
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b4dff7b14088d2d138b4568/diskusi-seputar-intelijen---part-1

Diskusi Seputar Intelijen

Tampilkan isi Thread
Halaman 261 dari 341
Emang masa nya teknologi yg dianggap mahal skrg jadi murah ..

Contoh hp nokia dulu kan mahal .. skrg sudah murah ..

Paket data internet dulu mahal .. skrg murah ..

Kebetulan pemimpin nya dia .. ngakak ..


Lu semua ngetawain si mardigu .. lu ga liat diri sendiri .. ngakak ..


Ane juga suka nyinyir padahal ane juga gitu .. tipikal indo gan ..


Ngakak ..
Quote:



Waduh, lha kok malah jadi mirip Mardigu emoticon-Malu (S)

Quote:


Narasi dan ajakan berpikir nya Mardigu bagus untuk memancing millenial mikir dan bertindak lebih radikal. Kalau ada yang kritik ybs, silahkan bikin klip posting ke YouTube untuk counter Apple to Apple emoticon-Smilie
Lihat 1 balasan
Ngritik orang macam Mardigu, Denny Siregar, Jonru bahkan Cak Nun itu ga worth it kecuali ada misi khusus, senggak enggaknya cari duit, misal. Bukan argumennya sulit dipatahkan, rombongan followernya itu lho...

Kalau ga ada misi khusus, kayak ane ngepost di kaskus begini ama wall temen ane yg terpapar Mardigu udah cukup lah. Femes gara gara debat ama influencer semacam ini malah bikin runyam. Out of my paycheck.

Warn gw cuma tuga:

1. Ati ati bisa kebakaran. Rombongan pentol korek sumbu pendek kok dikomporin.

2. Kalaupun ada misi khusus infiltrasi atau apa lah ke sono, kontennya yg nalar dikit. Mosok nyaranin naikin pajak. Emang bisa bikin aturan pajak cuma buat Freeport doang? Bertentangan sama asas perpajakan, yg bisa dinaikin itu royalti, tapi royalti udah diatur kontrak. Naikin royalti jelas lebih ngelanggar kontrak daripada beli saham. Nah kalau saham dibeli kata dia bisa bikin US ngamuk, gimana dengan naikin royalti? Argumennya patah sendiri. Pendukung papa minta saham bisa bikin rebuttal macam ini kalau mereka aware. Posisi Mardigu yg bersinggungan intelejen bisa jadi bulan bulanan untuk menjatuhkan kredibilitas pemerintahan.

Postingan dia diiyain lawan hasilnya menjatuhkan kredibilitas pemerintah, dikontra lawan hasilnya juga menjatuhkan kredibilitas pemerintah. Mau cari outcome apa sih? Intel ngritik pemerintah itu tetep aja wagu. Apalagi kalau kritiknya ga nalar. Nyamar jadi SJW dulu kek baru bikin channel.

3. Lempar ginian ke medsos terserah deh, apalagi klo ada misi khusus. Tapi kalau lempar info ke Pak Menteri, haram deh kalau kualitasnya begini. Sesat dan menyesatkan.
Lihat 13 balasan
Balasan post bimil
Quote:


Makin femes donk si mardigu kalo di counter emoticon-Leh Uga 🤭🤭🤭

Oh iya...lupaemoticon-Embarrassment , kan ada tujuan dibalik hadirnya sosok mardigu.
Balasan post HarsoMukmiin
Quote:


Kalo berita yang dibawah ini gimana? Presiden langsung "meng-iyakan" malah emoticon-Big Grin

Jokowi: Istana Presiden Dibangun di Papua Mulai Tahun Depan
Quote:

*https://nasional.kompas.com/read/2019/09/10/12463781/jokowi-istana-presiden-dibangun-di-papua-mulai-tahun-depan?page=all

• daku nga ngerti nih konsep berpikir nih manusia-manusia. Bukannya mikir gimana spy pembangunan infrastruktur di Papua lancar...eh mikirnya istana presiden 🤦‍♂️🤦‍♂️
Balasan post Mistaravim
@Mistaravim Bikin istana tapi pelaku penembakan di Deiyai cuma dihukum minta maaf plus lempar ular ke asrama mahasiswa Papua sambil ngescapegoat asing kok mau damai. emoticon-Ngakak

Mosok lupa kemanusiaan yg adil dan beradab sebelum persatuan Indonesia. Konslet tenan og.

Tak kasih konsep makro soal restorative justice ditanya konkretnya, tak kasih contoh penerapannya malah dibilang mikro. Disitu saya merasa embuh emoticon-Ngakak

Petugas waras dilapangan pasti muangkel sakpole.
Diubah oleh HarsoMukmiin
Balasan post HarsoMukmiin
Quote:


Seperti yang daku bilang, kalau rakyat tingkat literasinya tinggi, mana bisa dibegoin emoticon-Big Grin

Mardigu, somad, denny siregar...itu semua kan ada yg melihara, supaya rakyat tetap bego. Apalagi rakyatnya model trigger happy semua 🤭🤭🤭

Bukannya pada mikir pembangunan Papua secara menyeluruh. Mulai dari infrastruktur, membangun sekolah-sekolah, kampus2 yang memadai sehingga para putra-putri lokal tdk perlu lagi jauh mengejar pendidikan ke provinsi lain...serta rumah sakit2.

Dan bagaimana menjadikan itu sebuah konsep yang riil tidak sekedar wacana semata. emoticon-Cape d...
Diubah oleh Mistaravim
Balasan post Mistaravim
@Mistaravim ada ide ga gmn caranya naikin literacy rate org indo?
Balasan post ikandoreng
Quote:
makro apa mikro? 🤭🤭🤭

Quote:
ya gimana, mau konper bilang kalo hukum positif dinegara ini Masih kalah sama suara mayoritas + hukum agama/ adat?

Berani? emoticon-Leh Uga

Org yg terakhir mau mempertegas hukum positif diatas semua hukum lain malah berakhir dibui. Tentu yg setelah itu pasti tolol kalo tetep lewat jalan yg sama, lubang yg sama, musuh yg sama . Ginian dimainkan plutokrats dan diendorse mayoritas lho.

Repot musuhan ama Wong goblok bray
Wong goblok yg nekat bangsa jombie efpei 212 emoticon-Embarrassment

Quote:


Waktu Mis ,waktu
Mbedhil ndase org goblok lebih cepet Dari implementasi literasi rate. Literacy rate kudu memunculkan superstar nya sendiri dulu, Kyai langitanya sendiri

Baru bisa ngglinding cepet isunyaemoticon-Embarrassment
Balasan post Mistaravim
Quote:


Bangun insfrastruktur perlu waktu om, buat orang pintar juga lama dan belum tentu berhasil juga. Menghasilkan orang pintar kaya ente dan om harso tu susah dan komplek, ente juga ga tiba2 jadi pintar seperti sekarang juga kan dan pasti pernah mengalami namanya proses belajar.
Balasan post Mistaravim
@Mistaravim bangun infrastruktur secara menyeluruh itu butuh waktu yang lama. Lihat juga kondisinya disono.

Justru Bangun istana presiden jauh lebih efektif dalam meredakan kelakuan-kelakuan para "M#ny3t" disono dan kelakuan netizen kurang waras di medsos sekalian cari simpati dan dukungan dari masyarakat (terutama yang merasa kaum dan daerahya di Zholimi demi kepentingan "Jawa" emoticon-Bettyemoticon-Smilie. emoticon-Big Grin

Lagian orang pintar itu tidak langsung jadi dan butuh proses yang lama mis. Anyway, seperti yang ane pernah katakan di beberapa page kebelakang, Negeri ini sebenarnya lebih butuh orang yang jujur dan berbudi pekerti daripada orang yang sekedar pintar saja.
Quote:


Quote:


Quote:


Ya emang, semua butuh waktu. Lha wong makanan aja juga butuh waktu buat dicerna.

Berak butuh waktu, nge*tot juga butuh waktu emoticon-Stick Out Tongue Semua yg ada didunia ini butuh waktu.

Masalahnya punya niat nga memperbaiki bangsa & negara sendiri. Sama seperti seperti ngomongin ttg kecanduan...ntah itu rokok atau alkohol...punya niatan berhenti kagak? Sadar kagak klo yg dilakukan itu merugikan diri sendiri?🤷‍♂️🤷‍♂️

Punya niat nga?
Trus kalo sejauh apa niatan itu? Sebesar apa?

Btw...membangun istana presiden buat meredam netizen dll?? Nga ada alasan lebih koplak lagi? emoticon-Cape d...
profile-picture
cahmeneng memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post Mistaravim
Quote:

Yah kadang sebagai orang indo ,gw juga risih dicap lucu lucu sama orang luar sono. Cuma ya gimana

Stigma itu teamwork
Polisi yg rela melarat demi institusi bersih bisa semalam ditikung temen2 nya yg Masih demen salam temple. Sama juga org pajak, orang Jakarta org Islam dsb

Wah bisa capek ini ujung2nya ngomong gini emoticon-Leh Uga

Istana itu solusi jangka pendek. Buat redam aja. Sama kaya Babi babian disitu. Kita liatnya aneh, buat mereka tradisi.

Atau saweran, buat gw aneh, tapi buat yg nyawer sampe dibelain ngutang, itu kebanggaan emoticon-Embarrassment
Balasan post Mistaravim
Whatever with that stuff, cyin. emoticon-No Hope

Yang jelas, gua malah melihat membangun Istana Presiden bisa mengalihkan perhatian mereka dari isu yang selama ini dimain-mainkan... Untuk sementara. (Jelas-jelas lu ngeremehin Netizen dengan segala kemahabenar-Bacotannya emoticon-Big Grin)

Bagi orang-orang semacam mereka itu, Membangun Istana Presiden di Daerah mereka merupakan pertanda simbolis bahwa Pemerintah selama ini sudi mau berada di sisi mereka (yang selama ini teriak-teriak Refeendum sama Merdeka karena Jawa ini bla.. bla... Jawa itu bla... bla...)

Itupun kalau benar-benar jadi mis. Jadi sabar dulu emoticon-Big Grin , jangan langsung meledak emoticon-Stick Out Tongue

Sedangkan untuk jangka panjangnya yah seperti yang ada di post diatas, terutama balasanmu cyin.

Yah, semua memang butuh yang lama. Semua di Dunia ini memang butuh waktu. Tapi membangun dan memperbaiki serta mengembangkan Negara ini kagak secepat Berak atau Ng*wek dengan lonte di pinggir jalan.

Kalo emang kagak niat, Ngapain harus jungkar-jungkir bangun ini bangun itu, urusin ini segala macem sampe-sampe kejadian goblok macam ini terjadi hanya untuk menjatuhkannya.

(OOT dikit : Gua sebenarnya melihat Jokowi dengan segala hal yang diperbuatnya sebagai salah satu peletak batu loncatan di jaman ini untuk Presiden selanjutnya, regardless if that next president is a dumbass clown or not)

Untuk selanjutnya kita lihat saja kalau Memang benar-benar punya niat yang sangat besar buat mengurus Negara dan Bangsa ini dan gimana kedepannya.
Diubah oleh letnan.dirgan
Balasan post KangPri
@KangPri Di sisi lain, Gua cuman bisa nyengir melihat kelakuan orang luar yang "lucu"

nah ini, memang itu suatu Kepuasan kalo bisa menyawer penyanyi dangdut artis ibu kota dengan belahan dada dan pantat yang semok emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga nikmat mana yang engkau dustakan bre wkwkwk emoticon-Ngakak

Bener, Istana itu cuman solusi jangka pendek sama salah satu cara menarik dukungan dari Masyarakat (yang terutama tentunya sok-sokan peduli dengan "Saudara dan Saudari" di sono itu)
Balasan post Mistaravim
@Mistaravim gw bingung dgn org indo, bahkan di lingkungan yg boleh dibilang quartil atas masyarakat yg intelektualnya bagus, mrk juga tdk punya kultur membaca ini

Uniknya, mrk ini "pinter" ngomong, coba bayangin, org pinter ngomong, tp malas/sedikit baca...apa isi dari omongan mrk?

Nah omongan kosong itu kmdn didengerin sama masyarakat di 3 quartil bawahnya, apa ga kacau..
Turut berduka cita atas meninggalnya presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie. Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan emoticon-norose emoticon-norose
profile-picture
profile-picture
katana.ichi dan mbah_darmo memberi reputasi
Orang kita itu aneh, peduli Palestina ama peduli Rohingya, tapi begitu ada kasus serupa di dalam negeri, rata-rata reaksinya lebih mengerikan daripada Netanyahu ama Wirathu digabungin. Apa aja deh, mulai dari 98 Tionghoa, Sampit Madura ampe isu Papua hampir semuanya beringasan. Pas bikin anak spermanya pada dioplos pakai apa sih? Heran ane.
profile-picture
tiada.tara memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post ikandoreng
Quote:


Indonesia memiliki masalah membaca. Meskipun tingkat melek huruf orang dewasa yang dilaporkan 95%, sebagian besar bukti yang ada menunjukkan bahwa kemampuan rata-rata orang dewasa Indonesia untuk memahami dan memanfaatkan informasi tertulis sangat rendah.

Data PISA terbaru (2015) melaporkan bahwa lebih dari 86% orang Indonesia berusia 15 tahun membaca di PISA Level 2 atau di bawah - yaitu, mereka tidak dapat secara konsisten melakukan keterampilan Level 3 seperti 'menemukan dan… mengenali hubungan antara beberapa informasi dalam sebuah teks. Keterampilan ini sangat penting untuk pendidikan menengah dan tinggi.

Apa itu PISA Level?
Quote:
*https://en.m.wikipedia.org/wiki/Programme_for_International_Student_Assessment

Diskusi Seputar Intelijen - Part 1
Halaman 261 dari 341


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di