alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kerusuhan dan Isu Eksploitasi Anak, Bagaimana Masa Depan Dunia Olahraga Tanah Air?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d7781c5337f937dd52a39f9/kerusuhan-dan-isu-eksploitasi-anak-bagaimana-masa-depan-dunia-olahraga-tanah-air

Kerusuhan dan Isu Eksploitasi Anak, Bagaimana Masa Depan Dunia Olahraga Tanah Air?

Kerusuhan dan Isu Eksploitasi Anak, Bagaimana Masa Depan Dunia Olahraga Tanah Air?

Selamat pagi, sore, malam untuk semuanya. Hari ini, gimana kabar-kabar, GanSist sekalian? Baik-baik saja, kan? Ngga seperti dunia olahraga tanah air yang sedang terpuruk?

Ngomongin soal dunia olahraga tentunya bakal panjang kali lebar, ngga akan ada habis-habisnya. Termasuk di negeri kita tercinta, Indonesia. Pastinya ada saja topik setiap harinya tentangnya.

Nah, kalo bincang-bincang tentang olahraga, semua pastinya kenal sama sepak bola dan bulu tangkis. Dua olahraga itu termasuk olahraga paling populer di tanah air dengan basis penggemar yang besar pula. Namun, seperti yang GanSist tau, nih. Akhir-akhir ini dua cabang olahraga itu sedang diterpa kejadian tak enak.

Kerusuhan dan Isu Eksploitasi Anak, Bagaimana Masa Depan Dunia Olahraga Tanah Air?

Di cabang olahraga sepak bola, tepatnya Kamis lalu, kejadian yang sangat disayangkan terjadi. Saat itu, di stadion utama GBK sedang melangsungkan pertandingan antara Indonesia dengan rival bebuyutannya, siapa lagi kalo bukan negeri tetangga, Malaysia. Indonesia sempat unggul di babak pertama, tetapi sang lawan berhasil membalikkan keadaan hingga Indonesia berhasil dibungkam 3-2 oleh Malaysia.

Kerusuhan dan Isu Eksploitasi Anak, Bagaimana Masa Depan Dunia Olahraga Tanah Air?

Namun, bukan itu yang pokok masalah. Perkara justru datang dari kalangan pendukung fanatik yang tak terima kekalahan itu. Alhasil, mereka mengamuk, lalu menyerang suporter tim lawan. Kejadian ini pastinya mencoreng nama baik negeri di mata dunia. Bahkan, lebih parahnya kini Indonesia dijuluki, “suporter rusuh”.

Kerusuhan dan Isu Eksploitasi Anak, Bagaimana Masa Depan Dunia Olahraga Tanah Air?

Sama halnya, pada cabang bulu tangkis juga diterpa isu kurang menyenangkan, yang tak lain adalah tudingan KPAI soal eksploitasi anak yang dilayangkan untuk PB Djarum. Alhasil, hal ini menyebabkan penyetopan beasiswa bulu tangkis oleh PB Djarum sendiri.

Nah, mendengar dua kabar buruk itu, tentunya membuat orang-orang bertanya bagaimana nasib dunia olahraga masa depan Indonesia? Bahkan, dua berita itu seakan-akan menutup prestasi-prestasi yang sudah ditorehkan dari dua cabang olahraga tersebut.

Menarik kesimpulan atas peristiwa ini, tentunya harus ada kerja sama antara pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah sendiri bahkan para suporter. Pemerintah sendiri harus melakukan pengawasan lebih pada pengelolaan sumber daya regenerasi atlet-atlet. Dan untuk suporter sendiri, harus menjadi lebih sportif. Jangan bangga akan kemenangan, tetapi tak terima akan kekalahan.

Nah, sebelum menutup thread kali ini, mari kita doakan masa depan cerah untuk dunia perolahragaan tanah air. Semoga tak ada lagi masalah yang sama maupun lain menerpa dunia olahraga kita, ya.

Sukses terus untuk Indonesia. Mari belajar dari kesalahan, jangan mengulangi hal yang sama!



Sumber : Opini Pribadi
Sumber Gambar Google
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sriwijayapuisis dan 17 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Nah bener gan ane setuju, pemerintah harusnya memang yg lebih banyak bergerak dalam mengembangkan olahraga dr taraf paling bawah, dr grassroot.
Kemudian swasta juga bisa berperan dengan mendanai program program grass root tersebut yg tentunya sesuai dengan regulasi yg diterbitkan pemerintah
profile-picture
noenlim memberi reputasi
Nah kalau masalah seperti ini menurut ane peran media sangat penting
Media juga bisa menentukan masa depan mental atlet yang sudah berprestasi di usia media
karena terkadang framing di media terlalu berlebihan dalam mengabarkan masalah seperti ini
Terlalu dipuja akhirnya lupa daratan
Ya semoga aja masa depan olahraga Indonesia semakin cerah
profile-picture
noenlim memberi reputasi
Quote:


Intinya, memang harus ada kerja sama antar pihak-pihak terkait.
Quote:


Betul banget, media itu seperti bumerang
klo udah fanatik bawaannya baper yah bre hehe
profile-picture
noenlim memberi reputasi
Quote:


Hooh, jadi mudah kebakaran pantat juga
setuju, belajar dari kesalahan dan punya kesadaran diri itu, penting banget
profile-picture
noenlim memberi reputasi
Eh salah post,

Indonesia ga bisa maju kalo orangnya ga kerjasama
profile-picture
noenlim memberi reputasi
Diubah oleh adhiet6
Quote:


Tapi, keknya kejadian kerusuhan seperti udah sering banget. Indonesia belum bisa belajar dari kesalahan, seharusnya itu hal yang wajib
profile-picture
darmawati040 memberi reputasi
Quote:


Yup, selalu ada yang mengedapankan kepentingan atau pendapat pribadi dan golongan. Jadinya, ya, susah terjalin kerja sama yang baik
gak tau ane nih breeee

ane bukan peramal :goyang
profile-picture
noenlim memberi reputasi
Quote:


indigo? bukan juga emoticon-Ngakak
Quote:


Haha
Revolusi olahraga nasional.
profile-picture
noenlim memberi reputasi
Quote:


wajib itu
Quote:


Kedepan'a biar gak kisruh lg,
mending pemerintan bikin UU baru,
bahwasa'a swasta wajib tiap tahun'a membayar sejumlah dana utk pengembangan olah raga.
Dan krn ini adlh iuran wajib maka swasta tdk berhak mencantumkan nama & logo pribadi/perusahaan/yayasan mereka.
Bagi swasta yg tdk mau membayar maka akan diancam tuntutan hukum.

emoticon-Shakehand2

aman dah, kgk bkl ada kisruh masalah nama/logo lagi...
profile-picture
profile-picture
Yagami92 dan noenlim memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


pemikiran yang bagus👍 top, gan
profile-picture
agh05t memberi reputasi
Diubah oleh noenlim
wah aku terkejut dengan foto profilnya
profile-picture
noenlim memberi reputasi
Quote:


menyembunyikan identity 😁
Quote:


Iya, Gan. Terjadi lahi, dan lagi.
profile-picture
noenlim memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di