alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / Movies /
Once Upon a Time in Hollywood (2019) | Leonardo DiCaprio, Brad Pitt
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b58ac99d675d4b7348b4567/once-upon-a-time-in-hollywood-2019---leonardo-dicaprio-brad-pitt

Once Upon a Time in Hollywood (2019) | Leonardo DiCaprio, Brad Pitt

Tampilkan isi Thread
Halaman 18 dari 22
ntar malam baru bisa nonton ... jam 19.50 WIB tepatnya ... semoga kebijakan sensor LSF gak terlalu mengganggu deh
profile-picture
profile-picture
bam09 dan pengomon memberi reputasi
benar kata agan agan yang udah nonton duluan, ane kebagian nonton jam 12 siang di XXI , ga usah pasang ekspektasi tinggi, ada bagian adegan yang bikin boring dengan durasi yang lumayan lama, sensor ada kok, tapi ga terlalu parah walau kelihatan skipnya, aktingnya om Brad Pitt di film ini, bad as* bener, tenang, gahar, ga mudah panik, kalo om Leo lebih ke pendalaman karakter, ga byk aksi gore darinya ketimbang om Brad yg habisin 3 Hippie sampe segitunya haha.. rating dari ane 6.8/10 aja bukan karena akting aktornya jelek, tapi storyline yg seharusnya bisa ditrimming. bikin ngantuk ane di tengah tengah. πŸ˜…
profile-picture
profile-picture
bam09 dan pengomon memberi reputasi
Lihat 1 balasan
wahh reviewnya byk yg kurang terpuaskan.
gw nunggu bluray klo gitu. drpada ketiduran di bioskop.
profile-picture
sosismalam memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post koibrush
Quote:


Sebetulnya kalau ga di cut dan zoom sana sini sepertinya lumayan aksi gorenya emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
bam09 dan pengomon memberi reputasi
Diubah oleh sosismalam
Quote:


Iya gan brutal bgt itu wkwk... nunggu tensi gore tipikalnya paman Quentin akhirnya ketemu juga, tapi yahh yg namanya dicut pasti kerasa ga menikmati penuh πŸ™ˆ
profile-picture
bam09 memberi reputasi
Balasan post socceripoy
Sama nih gan ane juga untuk film qt kali ini ane skip aja di bioskop
Eee yg bilang ane bukan fans abang qt lihat id ane hehehehe
profile-picture
profile-picture
mr.fahrenhelt dan ryanfadhila11 memberi reputasi
+karakter brad pitt,dicaprio,timoty oliphant aktingnya mantap semua
+Paling suka scene dicΓ prio olypant,ane baru ngeh itu one single shot scenenya.
+Brad pitt bad ass abis,alpha male sekali om om ini walopun cuman bawa mobil doang
+Dark humornya lumayan,trutama yang leo tiba2 kebelakang bawa flametrower buat bakar si hippie itu

-Jalan cerita bener2 mumet,ada 3 story disini,storynya leo,pitt sama robbie,.yang robbie geje abis,itu kalo critanya robbie dicut kayanya gk brpengaruh ke main story

-Banyak flashback yng tdk mnjelaskan bahwa itu flashback,jadi ksannya kaya lompat2 ceritanya(contoh scene pitt vs bruce lee itu)

-Durasinya kepanjangan!!!ane msuk studio jam 6 sore keluar jam 9malam,dan smpe slese ane msih gk paham main story film ini apa

-endingnya gitu doang???

Skor 7/10 aja deh,next time nonton dvdnya aja
profile-picture
profile-picture
bam09 dan pengomon memberi reputasi
Quote:

Quote:

Hmm...! emoticon-Thinking Kalo gitu;





guwa mending nonton film Gundala aja kali yak? emoticon-Amazed
Diubah oleh pengomon
Quote:


Menurutku cerita margot robbie sebagai sharon tate punya peran yang penting.
Kalau sebelum nonton baca" tentang Charles Manson & Sharon Tate kayaknya bikin impact ke filmnya lebih nampol lagi.

Effectnya kayak hitler di inglorious basterds.

------
Tarantino di film ini menurutku pingin chill aja dan bikin tribute ke golden age of hollywood.
Untuk ukuran tarantino emang awal" rasanya bukan tarantino banget. Baru masuk ke 3/4 filn baru kerasa tarantinonya.

Suka banget duo acting pitt & caprio. Bikin betah nontonya.
Dan endingnya sebenernya punya pesan yang dalem banget menurutku.
Meskipun masih bukan yang terbaik dari QT.


4/5
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qqeeyy dan 3 lainnya memberi reputasi
@agan cecepsdr udah nonton belom? gimana tanggapannya??
klo ane: pilemnya datar abis. kirain tentang dua cerita tentang leo/ pitt plus margot terus diending digabungin, eh ternyata,....whatttt, gitu aja???
paling scene yang keinget bruce lee dihajar sama 'stuntman' plus iklan rokok (gila ajib banget akting leo dari ngiklan eh pas di cut langsung berubah drastis)
profile-picture
ryanfadhila11 memberi reputasi
Seberapa parah ya cutnya, ane keganggu soalnya kalo "bumbu"nya di cut emoticon-Betty apalagi margot robbie ini grad AAA actress yg ga bisa dilewatin.

Dr konsep ane ga masang ekspektasi tinggi sih. Secara bukan film mengarah action haha.

Tp patut dicoba drama has QT ini.
profile-picture
bam09 memberi reputasi
Quote:


barusan nonton tadi. Hitungan masih lumayan tapi masih kalah sama karya tarantino yang lain emoticon-Jempol

Lebih terasa mirip inglorious bastards. Sejarah aslinya diubah ya. Untung sempet baca tulisan om cecep. Jadi ane terasa impact perannya sharon tate di sini. Jangan2 kalau nonton film2 yang diputer di axn bisa lebih ngeh ya? Soalnya banyak istilah film 60an yang ane ga mudeng emoticon-Toast

Entuh lah ini lsf masak adegan klimaksnya kena cut sih? Flamethrower bruh emoticon-Marah

Once Upon a Time in Hollywood (2019) | Leonardo DiCaprio, Brad Pitt
Once Upon a Time in Hollywood (2019) | Leonardo DiCaprio, Brad Pitt
Once Upon a Time in Hollywood (2019) | Leonardo DiCaprio, Brad Pitt
Once Upon a Time in Hollywood (2019) | Leonardo DiCaprio, Brad Pitt
profile-picture
profile-picture
qqeeyy dan pengomon memberi reputasi
Diubah oleh bam09
What a letdown from QT, akhir2 ini sempet liat Pulp Fiction buat yang kesekian kali di TV, keliatan banget perbedaan kualitasnya, bahkan dibanding The Hateful 8, ane masih enjoy nonton Hateful Eight. Its not a bad Movie, its good but not great, filmnya bland, biased, dan adegan Bruce Lee nya bikin ilfil LOL.
profile-picture
bam09 memberi reputasi
Hey ini repetisi dari Hateful Eight dengan settingan 1960 an tentunya ..

Vibes yang lu dapet dari film ini sama dengan ketika lu nonton The Hateful Eight

Bosen, Asik lagi, balik lagi bosen, and dang ... scene kronologi. puter musik jadi backsound scene, adegan bunuh bunuhan, gore, muka berdarah darah, kebayang muka Samuel L Jackson gue jadinya

Quentin, walopun elu ga pake margot robbie as sharon gue rasa ga bakal ngaruh karena disini margot cuma penutup hole minor di plot cerita.

Al Pacino, sama juga, ga pake juga gabakal ngaruh.

kita ga ngomongin Al Pacino main sebagai salah satu main actors disini. more like a cameo.

Quentin Jual cast untuk narik penonton? Hell fuckin no. dont you dare doubting on yourself old man.

Tapi jujur, sedikit biased tentunya meskipun banyak kritik , gue suka film ini..

Aktingnya
Skoring nya
Ambience nya
Dialog nya ( walo jauh dari hateful eight )
Dan Endingnya

Kalo Hateful Eight kuberi 8/10
Nah untuk OUATIH 7.5/10

Fair enough

Kill Bill 3 Kapan om Quentin emoticon-Ngacir

Edit : baru baca yang kisah shanon/sharon tate itu, kalo bener berarti emang iya karakter penting untuk film nya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
danu5399 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tiofix22
apa ekspektasi ane aja ya yang terlalu tinggi tentang film ini ya,,
Diubah oleh achmad526
Quote:


entah katanya sih aslinya dibunuh pakai garpu pas lagi hamil emoticon-Takut

Imo kalau bukan QT yang jadi sutradara
Paling respon di thread ini jadi beda emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
qqeeyy dan pengomon memberi reputasi
REVIEW FILM ONCE UPON A TIME IN HOLLYWOOD (TANPA SPOILER)

Produksi
Sony Pictures, 2019

Skenario & Sutradara
Quentin Tarantino

Durasi
160 menit

Pemain
Leonardo DiCaprio – Brad Pitt – Margot Robbie – Al Pacino – Kurt Russell – Timothy Olyphant – Luke Perry – Margaret Qualley – Dakota Fanning – Damon Herriman – Austin Butler – Nicholas Hammond – Bruce Dern – Michael Madsen – Scoot McNairy – Emile Hirsch – Damian Lewis – Rebecca Rittenhouse – Rachel Redleaf – Mike Moh – Zoe Bell – Rebecca Gayheart – Sydney Sweeney – Victoria Pedretti – Lena Dunham – Dreama Walker – Costa Ronin – Samantha Robinson – Mikey Madison – Madisen Beaty – Maya Hawke – Rumer Willis – Rafal Zawierucha – Lorenza Izzo – Julia Butters

PLUS

ENDINGNYA SUPERHOT!!!

Akting Leonardo DiCaprio sebagai Rick Dalton dan Brad Pitt sebagai Cliff Booth. Serius mereka berdua LUAR BIASA. Mereka yang membuat film ini begitu menyenangkan sejak menit pertama hingga akhir. Oscar untuk mereka berdua deh setidaknya nominasi, tapi saya yakin Brad Pitt bakal menang Oscar sebagai Cliff Booth, peran terbaiknya sampai sekarang menurut saya.

Sebenarnya akting semua aktor dan aktris di sini menurut saya bagus semua, pas dengan karakter masing-masing, tapi selain DiCaprio dan Pitt, saya justru sangat terkesan dengan akting si Marabella itu, si gadis kecil Julia Butters.

Quentin Tarantino membuat film ini (menulis skenario dan menyutradarai) kayak bukan karya dia saja, seperti karya orang lain. Ini brilian menurut saya karena dia berani membuat terobosan baru dari semua film karyanya. Pokoknya film ini beda sekali dengan delapan film dia sebelumnya, terkecuali mungkin … Jackie Brown. Agaknya Quentin Tarantino sangat mengincar Oscar sebagai Sutradara Terbaik lewat film ini dan bukan hanya Oscar Penulis Skenario seperti yang sudah dia dapatkan lewat Pulp Fiction dan Django Unchained.

Saya suka dengan hampir semua lagu di film ini, terutama yang memainkan bagian kunci dari alur cerita film ini yaitu Treat Her Right dari Roy Head, Hush dari Deep Purple, Mrs Robinson dari Simon & Garfunkel, Good Thing dari Paul Revere & The Raiders, Son of A Loving Man dari Buchanan Brothers, Bring A Little Lovin’ dari Los Bravos, Brother Love’s Travelling Salvation Show dari Neil Diamond, California Dreaming dari Jose Feliciano, Out of Time dari The Rolling Stones, dan tentunya You Keep Me Hanging On dari Vanilla Fudge.

Bagian Artistik dan Kostum di film ini mantap sekali. Saya betul-betul merasa berada di Hollywood tahun 1969, bravo Barbara Ling! Sementara untuk kostum, Arianne Phillips patut saya acungi jempol terutama untuk kostum hitam putih Margot Robbie serta kostum merah semi transparan Lorenza Izzo, juga jaket kulit dan hitam Leonardo DiCaprio, serta kostum Hawaii ala Brad Pitt. Oscar untuk Ling & Phillips.

Sinematografi karya Robert Richardson sungguh juara banget-nget-nget-nget. Oscar deh yang keempat.

Sound Mixing dan Sound Editing di film ini top sekali sepanjang 160 menit. Oscar lagi harusnya.

Saya juga suka dengan penampilan tokoh-tokoh nyata di film ini, ada Michelle Phillips dan Mama Cass dari grup musik The Mamas and The Papas, ada Bruce Lee, ada Steve McQueen, juga ada penyanyi Connie Stevens dengan rambut pendeknya, ada sutradara Roman Polanski yang kondang dengan Rosemary’s Baby dan di kemudian hari film detektif terbaik sepanjang masa Chinatown dan tentu saja ada Charles Manson dan para pengikutnya, juga sutradara Sam Wanamaker serta aktris Joanna Pettet.

Nuansa Spaghetti Western dan Euro Spy kentara sekali di film ini, Quentin Tarantino banget.

Terakhir, poin plus dari film ini adalah saya baru sadar betapa SANGAT CANTIKNYA Margot Robbie!

MINUS

Oke, saya sudah menyebutkan bahwa Margot Robbie sangat cantik di film ini tapi penampilannya kok tidak sebanyak Leo dan Brad serta sedikit sekali dialog untuk aktris kaliber Oscar seperti dia?

Dakota Fanning kenapa tampil sebentar sekali? Saya SUKA SEKALI soalnya. Saya ingat dia jejeritan sebagai putri Tom Cruise di War of the Worlds empat belas tahun lalu dan sekarang? UHUY!

Keteknya Margaret Qualley, mbok ya dicukur mbakyu.

Ini minus terbesar yang barangkali bisa menghalangi film ini memenangkan Best Picture Oscar yaitu EDITING. Ya anda tidak salah baca saudara-saudariku sekalian. Saya sedih saat mendengar meninggalnya Sally Menke, editor tetap Quentin Tarantino sejak Reservoir Dogs sampai yang terakhir Inglourious Basterds. Nah pengganti Menke adalah sang asisten yaitu Fred Raskin yang menjadi editor Django Unchained dan The Hateful Eight. Kentara sekali beda Menke dan Raskin karena Menke itu β€œsehati sejiwa” dengan Quentin Tarantino, sementara Raskin belum sampai pada tahap itu. Editing yang saya soroti adalah Babak Kedua film ini. Astaga, babak kedua film ini bisa membuat siapapun penonton, bahkan penonton fanatik sekalipun, terkantuk-kantuk, kecuali bagi penonton seperti saya yang terbiasa menonton film drama tahun 60-an yang panjang dan lama semacam dua film karya David Lean, Lawrence of Arabia (1962) dan Doctor Zhivago (1965).

Rating Akhir Dari Saya?

9/10 (Gara-gara Editingnya itu)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
danu5399 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
REVIEW FILM ONCE UPON A TIME IN HOLLYWOOD (TANPA SPOILER)

Produksi
Sony Pictures, 2019

Skenario & Sutradara
Quentin Tarantino

Durasi
160 menit

Pemain
Leonardo DiCaprio – Brad Pitt – Margot Robbie – Al Pacino – Kurt Russell – Timothy Olyphant – Luke Perry – Margaret Qualley – Dakota Fanning – Damon Herriman – Austin Butler – Nicholas Hammond – Bruce Dern – Michael Madsen – Scoot McNairy – Emile Hirsch – Damian Lewis – Rebecca Rittenhouse – Rachel Redleaf – Mike Moh – Zoe Bell – Rebecca Gayheart – Sydney Sweeney – Victoria Pedretti – Lena Dunham – Dreama Walker – Costa Ronin – Samantha Robinson – Mikey Madison – Madisen Beaty – Maya Hawke – Rumer Willis – Rafal Zawierucha – Lorenza Izzo – Julia Butters

PLUS

ENDINGNYA SUPERHOT!!!

Akting Leonardo DiCaprio sebagai Rick Dalton dan Brad Pitt sebagai Cliff Booth. Serius mereka berdua LUAR BIASA. Mereka yang membuat film ini begitu menyenangkan sejak menit pertama hingga akhir. Oscar untuk mereka berdua deh setidaknya nominasi, tapi saya yakin Brad Pitt bakal menang Oscar sebagai Cliff Booth, peran terbaiknya sampai sekarang menurut saya.

Sebenarnya akting semua aktor dan aktris di sini menurut saya bagus semua, pas dengan karakter masing-masing, tapi selain DiCaprio dan Pitt, saya justru sangat terkesan dengan akting si Marabella itu, si gadis kecil Julia Butters.

Quentin Tarantino membuat film ini (menulis skenario dan menyutradarai) kayak bukan karya dia saja, seperti karya orang lain. Ini brilian menurut saya karena dia berani membuat terobosan baru dari semua film karyanya. Pokoknya film ini beda sekali dengan delapan film dia sebelumnya, terkecuali mungkin … Jackie Brown. Agaknya Quentin Tarantino sangat mengincar Oscar sebagai Sutradara Terbaik lewat film ini dan bukan hanya Oscar Penulis Skenario seperti yang sudah dia dapatkan lewat Pulp Fiction dan Django Unchained.

Saya suka dengan hampir semua lagu di film ini, terutama yang memainkan bagian kunci dari alur cerita film ini yaitu Treat Her Right dari Roy Head, Hush dari Deep Purple, Mrs Robinson dari Simon & Garfunkel, Good Thing dari Paul Revere & The Raiders, Son of A Loving Man dari Buchanan Brothers, Bring A Little Lovin’ dari Los Bravos, Brother Love’s Travelling Salvation Show dari Neil Diamond, California Dreaming dari Jose Feliciano, Out of Time dari The Rolling Stones, dan tentunya You Keep Me Hanging On dari Vanilla Fudge.

Bagian Artistik dan Kostum di film ini mantap sekali. Saya betul-betul merasa berada di Hollywood tahun 1969, bravo Barbara Ling! Sementara untuk kostum, Arianne Phillips patut saya acungi jempol terutama untuk kostum hitam putih Margot Robbie serta kostum merah semi transparan Lorenza Izzo, juga jaket kulit dan hitam Leonardo DiCaprio, serta kostum Hawaii ala Brad Pitt. Oscar untuk Ling & Phillips.

Sinematografi karya Robert Richardson sungguh juara banget-nget-nget-nget. Oscar deh yang keempat.

Sound Mixing dan Sound Editing di film ini top sekali sepanjang 160 menit. Oscar lagi harusnya.

Saya juga suka dengan penampilan tokoh-tokoh nyata di film ini, ada Michelle Phillips dan Mama Cass dari grup musik The Mamas and The Papas, ada Bruce Lee, ada Steve McQueen, juga ada penyanyi Connie Stevens dengan rambut pendeknya, ada sutradara Roman Polanski yang kondang dengan Rosemary’s Baby dan di kemudian hari film detektif terbaik sepanjang masa Chinatown dan tentu saja ada Charles Manson dan para pengikutnya, juga sutradara Sam Wanamaker.

Nuansa Spaghetti Western dan Euro Spy kentara sekali di film ini, Quentin Tarantino banget.

Terakhir, poin plus dari film ini adalah saya baru sadar betapa SANGAT CANTIKNYA Margot Robbie!

MINUS

Oke, saya sudah menyebutkan bahwa Margot Robbie sangat cantik di film ini tapi penampilannya kok tidak sebanyak Leo dan Brad serta sedikit sekali dialog untuk aktris kaliber Oscar seperti dia?

Dakota Fanning kenapa tampil sebentar sekali? Saya SUKA SEKALI soalnya. Saya ingat dia jejeritan sebagai putri Tom Cruise di War of the Worlds empat belas tahun lalu dan sekarang UHUY!

Ini minus terbesar yang barangkali bisa menghalangi film ini memenangkan Best Picture Oscar yaitu EDITING. Ya anda tidak salah baca saudara-saudariku sekalian. Saya sedih saat mendengar meninggalnya Sally Menke, editor tetap Quentin Tarantino sejak Reservoir Dogs sampai yang terakhir Inglourious Basterds. Nah pengganti Menke adalah sang asisten yaitu Fred Raskin yang menjadi editor Django Unchained dan The Hateful Eight. Kentara sekali beda Menke dan Raskin karena Menke itu β€œsehati sejiwa” dengan Quentin Tarantino, sementara Raskin belum sampai pada tahap itu. Editing yang saya soroti adalah Babak Kedua film ini. Astaga, babak kedua film ini bisa membuat siapapun penonton, bahkan penonton fanatik sekalipun, terkantuk-kantuk, kecuali bagi penonton seperti saya yang terbiasa menonton film drama tahun 60-an yang panjang dan lama semacam dua film karya David Lean, Lawrence of Arabia (1962) dan Doctor Zhivago (1965).

Rating Akhir Dari Saya?
9/10 (Gara-gara Editingnya itu)

profile-picture
bam09 memberi reputasi
Quote:


Meskipun kurang bagus tapi masih worth it nonton di bioskop sis emoticon-Big Grin

Cewe gue sih tidur terlelap sampai akhir emoticon-Leh Uga

Quote:


Respon masih pada kalem karena respecr jg ke QT. Meskipun ini film ga enjoyable bgt.
Hateful eight lebih banyak dialog yg bagus. Endingnya pun lebih klimaks daripada ini.

QT pernah ngmng kalo hasil film ini bagus bakal pensiun.

Smoga dengan hasil film ini yang ga sesuai ekspektasi QT bakal buat film ke 10 nya emoticon-Leh Uga

Dari 9 film QT

Once upon a time ini film terburuknya bagi gue emoticon-Mewek

Gw masih lebih enjoy ntn death proof
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pengomon dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mr.fahrenhelt
Lihat 1 balasan
Halaman 18 dari 22


GDP Network
Beritagar β€’ Bolalob β€’ Garasi β€’ Historia β€’ IESPL β€’ Kincir β€’ Kurio β€’ Opini β€’ Womantalk
Β© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di